Share

Bab 343

Author: Hazel
Putro tidak mengamati Melati dengan baik tadi karena hanya fokus membela Aina. Meskipun wajahnya agak bengkak, pesona yang dipancarkan Melati jelas sangat memikat. Belum lagi kedua payudaranya yang besar itu.

Jika dibandingkan dengan gadis muda, wanita dewasa seperti Melati jauh lebih memesona. Melati memang tidak memakai pakaian seksi seperti Aina, tetapi Putro tidak keberatan. Lagi pula, semua wanita sama saja saat bertelanjang.

Putro menatap Melati dengan tatapan mesum. Dia terus mengamati da
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
goodnovel comment avatar
SYADRIZAL EFENDI
Luar biasa alurnya, sehingga para pembaca pun tak sabaran, namun sedikit masih ada beberapa huruf yang tertinggal, mohon korektor di perhatikan lagi.......
goodnovel comment avatar
Tifent Lim
kebanyakan dialog,makin gak bagus ceritana
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2958

    Melihat Tirta berbicara dengan santai dan tidak menganggap masalah ini serius, Nayara yang awalnya memang tidak banyak berharap merasa sangat putus asa.Nayara menggeleng, lalu menghela napas dan bergumam, "Nova, jangan salahkan aku. Cuma ini yang bisa kulakukan."Nayara meninggalkan gua Nova dengan lesu. Sudah jelas, sejak awal dia tidak percaya ucapan Tirta serius.Sebenarnya bukan hanya Nayara yang tidak percaya, bahkan Shanaya dan beberapa murid yang ikut keluar tadi juga tidak percaya Tirta bisa membunuh penguasa agung.Jadi, mereka juga tidak menanyakan nama Tirta. Bagi mereka, Tirta pasti mati setengah bulan lagi.Sementara itu, Tirta terkejut setelah masuk ke dalam gua. Ternyata di dalam gua tidak terdapat apa pun selain meja batu, kursi batu, dan tempat tidur batu."Apa gua seperti ini bisa dijadikan tempat tinggal? Selain energi spiritualnya yang melimpah, gua ini nggak ada bedanya dengan penjara," komentar Tirta.Tirta yakin bahkan anjing hitam juga akan menggila dalam waktu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2957

    Bisa dibilang, waktu setengah bulan adalah momen terakhir bagi Nova. Namun, Tirta malah tidak ingin melepaskannya. Tindakan Tirta benar-benar keterlaluan!Shanaya berkomunikasi melalui kesadaran spiritual, 'Pemuda ini benar-benar keterlaluan! Tetua Nayara, apa kita bisa langsung membunuhnya kalau bekerja sama sekarang?'Nayara menolak melalui kesadaran spiritual, 'Sudahlah. Kalau kita bertindak, dia pasti akan membunuh Nova. Sebaiknya kita tahan dulu. Dia sudah datang ke Sekte Hala.'Nayara meneruskan, 'Setengah bulan kemudian, penguasa agung pasti akan melawannya. Hanya saja, kasihan Nova.'Kemudian, Nayara berucap kepada Tirta, "Oke. Kalau kamu begitu mengkhawatirkan Nova, kami turuti kemauanmu. Kamu ikut aku saja, aku bawa kamu ke tempat tinggal Nova secara diam-diam."Selesai bicara, Nayara melompat dan Pedang Terbang langsung muncul di bawah kakinya. Pedang Terbang membawa Nayara ke belakang gunung Sekte Hala. Dia berencana masuk melalui pintu belakang secara diam-diam.Whoosh! Ti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2956

    Ketika Tirta dan lainnya sudah pergi sekitar sepuluh menit, tiba-tiba seekor anjing hitam besar yang bulunya mengilap melompat keluar dengan lincah dari hutan luas di belakang.Saat ini, wajah anjing hitam tidak membengkak lagi. Dia kembali terlihat gagah seperti sebelumnya. Anjing hitam memandangi titik hitam di langit yang perlahan menjauh.Anjing hitam yang terkejut bergumam, "Eh? Kenapa pemuda itu meninggalkanku tanpa berpamitan? Sepertinya dia jatuh cinta pada wanita yang ditidurinya. Hais, manusia memang repot. Mereka harus bertanggung jawab."Anjing hitam meneruskan, "Nggak seperti aku yang meniduri banyak wanita selama ribuan tahun, tapi nggak ada yang meminta pertanggungjawaban padaku. Kalau dia mau membereskan masalahnya, lebih baik aku berkeliling saja untuk mencari jejak majikanku dulu. Nanti aku baru cari dia dan mengembalikan peta bintang kepadanya waktu senggang."Anjing hitam menambahkan, "Sayang sekali, semua obat spiritual itu dibawa Tirta. Aku baru mengonsumsi satu k

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2955

    Nayara terpaksa berbuat seperti ini karena Nova ditangkap Tirta.Mendengar perkataan Nayara, Tirta langsung cemas. Dia membalas, "Nggak usah bicara omong kosong. Gambar itu milikku, cepat kembalikan padaku. Aku sudah kembalikan obat spiritual pada kalian, jadi kalian juga nggak boleh menyimpan barangku."Peta bintang adalah barang berharga yang bisa membawa Tirta kembali ke Desa Persik kapan saja. Mana mungkin dia membiarkan peta bintang diambil orang lain?Nayara menegaskan, "Kamu mau aku mengembalikan gambarmu, aku juga ingin kamu mengembalikan kesucian muridku. Kalau kamu bisa memberi kompensasi pada muridku, aku akan mengembalikan gambarmu. Kamu nggak tahu Nova itu wanita suci di sekte kami. Di masa depan, dia akan dibawa ke Gunung Dewa untuk dipersembahkan kepada penguasa agung."Nayara menambahkan, "Tapi, mana mungkin penguasa agung mau menerima Nova dengan kondisi seperti ini? Mungkin dia yang mengamuk akan melenyapkan sekte kami!"Nova yang berstatus sebagai wanita suci dipilih

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2954

    Danendra menebas pedangnya. Jurus ini adalah yang terhebat di dalam Teknik Pedang Galaksi Sekte Hala. Seluruh kekuatan pengguna jurus ini bisa dikerahkan dalam waktu singkat! Cahaya pedang yang terlihat seperti galaksi terpancar dan kekuatannya sangat luar biasa."Untuk apa kamu menghabiskan tenagamu? Biarpun kamu berjuang mati-matian, kamu tetap nggak mampu melawanku," komentar Tirta sambil menggeleng. Dia berkelebat dan menghindari serangan pedang Danendra dengan mudah.Bruak! Muncul lubang besar sedalam sepuluh meter dan selebar ratusan meter karena tebasan pedang Danendra. Namun, tidak ada jejak Tirta di dalam lubang."Mana orang itu?" tanya Danendra dengan ekspresi muram.Tiba-tiba, terdengar suara Nayara yang mengingatkan, "Tuan Muda, hati-hati! Dia menyerang dari belakang!"Saat Nayara bicara, terdengar suara deru. Danendra masih belum sempat bereaksi, tetapi bokongnya sudah ditendang Tirta.Tubuh Danendra terpental dan tertancap di lumpur bagaikan lembing yang dilempar. Hanya k

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2953

    Shanaya mengeluarkan tungku kecil merah. Tungku itu melayang di udara dan tidak berhenti mengeluarkan energi spiritual alami.Di dalam tungku, bara api bergejolak seperti gunung berapi yang bisa meletus kapan saja. Kekuatannya sangat mengerikan.Shanaya dan lainnya melihat Tirta menggendong Nova yang tidak sadarkan diri sehingga tidak berani bertindak gegabah. Mereka takut Tirta membunuh Nova demi melawan mereka.Jadi, mereka menahan amarah dan tidak langsung bertindak. Kalau tidak, mereka tidak akan bicara omong kosong dengan Tirta. Tentu saja tindakan Tirta membuat mereka makin membencinya.Sebenarnya mereka salah paham. Tirta tahu mereka tidak mungkin percaya, tetapi dia terpaksa menjelaskan, "Kalian dengarkan penjelasanku dulu. Ini cuma salah paham, aku nggak tahu obat spiritual di sini milik sekte kalian. Selain itu, aku bukan sengaja ingin menidurinya. Tapi, semua sudah terjadi dan aku mau bertanggung jawab ...."Danendra yang tampak murka maju. Wajahnya merah padam dan urat di d

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 952

    Sebelum Niko sempat bicara, Lutfi menunjuk Karsa sambil marah-marah, "Sepertinya kamu masih nggak menyesali perbuatanmu! Awalnya kamu cuma dijatuhi hukuman tembak mati! Kalau kamu nggak takut mati, aku rasa lebih baik kamu dipenjara seumur hidup seperti dia!"Tindakan Lutfi sudah melanggar perintah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 869

    Setelah melepaskan sepatu, kaus kaki, dan pakaian luar, Arum naik ke ranjang dan bersiap untuk istirahat."Baiklah, kita langsung tidur saja. Ranjangnya nggak terlalu besar, kita berdua harus agak berdesakan. Maaf ya kalau ini merepotkanmu," ucap Yanti sambil mematikan lampu dan berbaring di samping

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 902

    Ketika Tirta dan Arum kembali ke klinik, mereka melihat sebuah mobil polisi diparkir di depan pintu. Susanti duduk sendirian di dalam mobil dan terlihat sedang melamun.Tirta berjalan mendekat, lalu bertanya dengan penasaran, "Susanti, kenapa kamu nggak masuk ke dalam? Kenapa malah duduk di dalam mo

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 923

    Harto menceritakan kejadiannya kepada Karsa secara singkat. Karsa berujar, "Apa? Kaki dan tanganmu dipatahkan? Mana Suci? Bukannya dia bilang barangnya aman?"Karsa menegaskan, "Oke. Harto, tunggu aku. Sekarang aku bawa bawahan untuk bantu kamu balas dendam!"Selesai bicara, Karsa langsung mengakhir

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status