Home / Romansa / Dokter Obgyn itu Suamiku / Bab 78 Fitting Ulang

Share

Bab 78 Fitting Ulang

Author: Nisa Hikaru
last update publish date: 2026-07-29 10:18:31

Satu hentakan kaki menjadi pertanda bahwa seseorang itu tengah dilanda kekesalan. Dengan menggerutu tidak jelas mulutnya terus berkomat-kamit mengeluarkan isi hati.

“Ah, yang benar aja, masa’ aku minta maaf sama mereka berdua. Seharusnya Nabila itu yang berterima kasih dan minta maaf sama aku. Aku kan udah bantuin dia, ngasih lihat bahwa orang-orang itu muka dua semua, nggak ada yang tulus sama dia.”

Sudah dapat dipastikan, air mata Lili tadi bercampur dusta. Ia
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 110 Momentum Subuh

    Kucuran air yang mengalir dari shower, mengusir rasa kantuk Nabila. Tubuhnya seketika terasa segar dan bersih. Sisa-sisa bangun tidur sedari tadi sudah menghilang. Wajah dan penampilannya yang cukup urakan, sudah berganti berseri-seri, rambutnya dicepol ke atas menyisakan anak-anak rambut di bawahnya.Selesai sudah sesi membersihkan diri pagi ini, handuk melilit tubuhnya hingga di atas lutut. Tangan Nabila memegang handle pintu, membuka benda tersebut, dan ia melangkah keluar. Selangkah Nabila keluar dari kamar mandi, tubuhnya langsung dibopong oleh sang suami. Perempuan itu kini sudah berada dalam gendongan lelakinya. Fahmi masih memasang senyum nakal seperti tadi. Hidungnya mencium aroma sabun yang segar dan wangi, semakin membuatnya gemas pada sang istri. Nabila cukup kaget, tiba-tiba dirinya langsung digendong oleh sang suami saat baru saja melangkahkan kaki keluar dari kamar mandi. “Kenapa nih, kok aku digendong?” tanyanya heran, namun tak

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 109 Bangun Tidur

    Pikiran-pikiran yang memenuhi kepala Nabila, kini sudah tersingkir. Sentuhan-sentuhan yang diberikan sang suami berhasil menimbulkan rasa nyaman, hingga terbitlah rasa kantuk dan membuat netranya terpejam. Fahmi membuka matanya, sosok cantik kekasih hatinya sudah terlelap tidur. Ia tersenyum hangat memandangi wajah tenang yang sudah hanyut dalam dunia mimpi. Kini, gilirannya mengistirahatkan tubuh, menyiapkan esok hari untuk sebuah perjalanan yang jauh. Pagi sudah tiba menggantikan malam, suara murattal dari masjid sudah mengalun memecah kesunyian fajar. Fahmi sudah bangun dari tidurnya, ia mengelus-elus pipi sang istri yang masih terlelap. Nabila menggeliat. “Sayang, bangun…” ucap Fahmi lembut membangunkan belahan jiwanya. Perempuan itu menggeliat lagi, tali terusan yang bertengger di bahunya terlepas, membuat Fahmi sedikit kaget dan… tergoda. Fahmi memgembuskan napasnya pelan, menahan seonggok gejolak yang berada dalam dirinya.

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 108 Kangen Mama

    Cukup satu koper berukuran sedang memuat pakaian dan barang-barang pasangan pengantin baru ini. Fahmi dan Nabila akan berbulan madu menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pakaian-pakaian dan barang-barang lain disusun serapi mungkin memanfaatkan ruang pada koper. Dengan cekatan Fahmi menyusun semua barang-barang tersebut, sedangkan sang istri hanya menontonnya saja. Perempuannya itu hanya diperkenankan untuk bersantai saja. “Mas, aku bantu, ya,” ucap Nabila. Fahmi menoleh pada sang istri dengan senyum manis, lalu menggeleng. “Sayang, duduk aja, bentar lagi selesai kok,” balasnya dengan lembut. Nabila tak menjawab, ia hanya mendengus pelan. Fahmi betul-betul memanjakan dirinya, bahkan air minum pun ia yang mengambilkan untuk sang istri. Selesai. Semua barang-barang milik keduanya sudah masuk ke dalam koper dengan susunan yang rapi.Fahmi menoleh pada sang istri yang tengah duduk sambil mengayun-ayun

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 107 Sisa Waktu di Hotel

    Gerakan tubuh Nabila yang berlari-lari kecil membuat rok terusannya berkibar dan mekar. Rambut hitam legam sedadanya turut bergoyang. Tawa kecil nan ceria bersemi di wajah cantiknya. Lari-lari kecilnya terus bergerak mengelilingi kamar, ia sengaja belum berhenti, membiarkan sang suami sampai berhasil mendapatkan dirinya. Dengan tawa-tawa kecil, senyum bahagia, Fahmi terus mengejar sang istri. Ia memang tak mempercepat larinya, karena ingin menikmati momen ini. Momen yang mungkin bagi orang lain akan terasa seperti anak kecil, tapi bagi Fahmi ini adalah sebuah kebahagiaan. Tingkah sang istri yang manja sungguh membuatnya semakin jatuh cinta dan menginginkan perempuannya itu. Nabila terus berlari-lari kecil, namun ia malah memelankan gerakannya, dengan cekatan Fahmi langsung menggendongnya. Nabila langsung mengalungkan kedua tangannya ke leher kokoh sang suami. Ia tersenyum mesra menatap pria yang berhasil membawanya ke dalam relung dada bidang

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 106 Kejarlah Daku

    "Mas, pulang yuk…” bisik Nabila tepat di sebelah telinga sang suami. Suara Nabila terdengar mengalun indah dan mesra di telinga Fahmi. Lelaki ini sampai mengedipkan matanya, ia merasa apakah salah dengar, namun suara itu terdengar jelas sekali. Fahmi menatap sang istri dengan hangat, namun sesuatu di dalam dirinya seperti memanggil-manggil. Suara sang istri sarat akan sesuatu yang membuatnya membangunkan jiwa kelelakiannya. Begitu juga dengan tatapan sang istri yang terlihat menginginkan dirinya. “Beneran? Baru sebentar loh di sini,” tanya Fahmi mencoba meyakinkan apakah istrinya memang benar-benar ingin pulang. Nabila mengangguk yakin. Tatapannya masih sama seperti tadi. Fahmi tersenyum setuju, ia ikuti saja kemauan sang istri. “Kita bayar dulu ya,” ucapnya lalu mengajak Nabila menuju kasir. Keduanya berjalan menuju kasir, Fahmi segera melakukan transaksi pembayaran non tunai atas belanjaan istrinya. Nabila yang berdiri di

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 105 Pilihan Suami

    Pikiran Nabila sudah berkelana ke arah sana, namun wajahnya yang telah merah padam membuatnya ketahuan sedang memikirkan hal tersebut. Sang suami tertawa renyah, ekspresi wajahnya pun terlihat jahil dan menggodanya. “Mikirin apa ayooo?” tanya Fahmi dengan nada jahil dan menggoda. Ia sudah dapat menebak ke arah mana pikiran sang istri berkelana, namun ia sangat menyukai hal itu. Nabila buru-buru menggeleng. “Nggak, nggak mikirin apa-apa,” elaknya dengan cepat. Wajahnya sudah merah padam menahan malu.Fahmi tertawa renyah, Nabila buru-buru berjalan ke arah lain. Entah ke mana, yang penting menyelamatkan kondisi muka dan jantungnya. Fahmi mengikutinya, ternyata langkah Nabila yang sembarangan itu malah mengantarkannya ke arah pakaian tidur wanita dewasa tersebut. ‘Aduh!’ Nabila menepuk keningnya. ‘Ini namanya menjebak diri sendiri,’ lanjutnya dalam hati. Fahmi yang mengikutinya, kini sudah berdiri di sampingnya. “Aku pilihin ya,” ucapnya

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 4 Pemberian Perempuan Lain

    ‘Ah, apa hanya aku saja terlalu heboh? Atau mungkin dia tidak antusias?’ pikiran Nabila mulai berlebihan, namun cepat-cepat ia mengusirnya. “Gimana, Nabila?” tanya Khairul, ia ingin tahu bagaimana respon anak gadisnya. Nabila menoleh ke arah Khairul, tatapannya bingung, lalu i

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 3 Pertemuan

    Nabila, nanti malam keluarganya Om Abdul mau ke rumah kita, silaturahmi. Sekalian pertemukan kamu sama Fahmi. Begitulah isi pesan dari Khairul yang membuat Nabila kaget. “Malam ini?” Nabila mencoba mencerna apa yang tengah terjadi. Terasa dar der dor sekali.

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 2 Berdebar

    "Dokter Fahmi?!” Nabila berseru, ia tak salah lihat nama yang tertulis di CV tersebut adalah atasannya. Khairul dan Farida saling menatap, lalu melihat ke arah anak gadisnya. “Kamu kenal?” tanya Khairul semakin antusias. Nabila mengangguk. “Iya, beliau ini atasanku di rumah sakit. Aku asist

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 1 Parfum dan Perjodohan

    “Enak ya jadi Nabila, bisa deket-deket terus sama dokter Fahmi,” ujar salah satu perawat di ruang jaga.“Bagi tipsnya dong, Bu Bidan Nabila,” sahut perawat lain.Nabila, gadis yang tengah memakai scrub dan kerudung berwarna merah muda itu hanya menggelengkan kepalanya sambil ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status