首頁 / Male Adult / GAIRAH MASA LAJANG / Bab 163. Para Sahabat Eva

分享

Bab 163. Para Sahabat Eva

作者: Andy Lorenza
last update publish date: 2026-06-06 20:26:30

Sebenarnya aku tak sampai hati pula melakukan semua itu, namun aku harus mengambil langkah itu demi kebahagiaan Dola bersama Bram, aku pun berfikir di samping Bram memang benar-benar mencintai Dola dan ingin membahagiakan mantan Guru ku itu, aku pun merasa tak mungkin membiarkan Dola menunggu ku hingga selesai kuliah, karena terlalu lama dan tak pasti pula kapan aku menyelesaikan kuliah ku yang baru aku jalani.

Satu semester telah aku lalui di kampus, semua biaya yang memang telah naik 3 kali l
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 171. Melayani Bram Di Ranjang

    Dola balas tersenyum, lalu ia pun mengambil nasi dan lauk untuk dirinya sendiri. Bukan hanya Bram yang merasa heran akan perubahan sikap yang ditunjukan Dola malam itu, Bi Lastri dan Bi Sumi tak kalah penasarannya dengan hal yang ditunjukan Nyonya mereka itu pada Bram di meja makan.“Tambah Bram, makan itu yang banyak biar kenyang! Kan seharian tadi kamu hanya sibuk di rumah mengecek hasil laporan bulanan dari karyawan-karyawanmu,” tutur Dola.“Ya, aku akan makan sebanyak mungkin selagi kamu yang mengambilkannya buat aku.” ujar Bram diiringi senyum gembiranya.“Harusnya sejak awal kamu berada di rumah ini hal itu aku lakukan, karena bagaimana pun juga kamu adalah suami sah ku. Aku merasa bersalah dengan sikap yang selama ini aku tunjukan di rumah ini padamu, meskipun pernikahan kita karena perjodohan Papa tapi aku juga nggak pantas bersikap terlalu dingin dan tak mengacuhkanmu di rumah ini.” tutur Dola.“Nggak apa-apa. Aku faham kok, memang nggak mudah menjalin rumah tangga karena per

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 170. Sikap Berbeda Dola

    “Udah lama kamu membuka usaha café ini?” sambung Dola yang saat itu mereka telah berada di luar ruangan café.“Udah lebih dari 5 tahun, Ryan juga suka bantu-bantu di sini saat pulang dari kuliahnya.” jawab Eva.“Oh begitu ya? Dia memang pria yang rajin, nggak memilih-milih pekerjaan. Apa yang bisa ia kerjakan akan ia lakukan tanpa diminta terlebih dahulu, itu lah salah satu kekagumanku padanya.” tutur Dola.“Oleh karena itu pulalah aku mempercayakan juga usaha kos-kosanku di dekat kampus sana padanya.” ujar Eva.“Sekali lagi aku ucapkan terima kasih, untuk semua penjelasanmu tentang Ryan. Jaga dia baik-baik, dan terima kasih pula buat traktirannya siang ini. Menu café ini sangat lezat,” ucap Dola dengan senyumannya.“Sama-sama, Dola. Jangan sungkan dan kapok untuk singgah lagi ke sini.”“Tentu saja, suatu saat aku pasti akan berkunjung lagi ke sini. Sekarang aku pamit ya?” ucap Dola.“Ya, hati-hati di jalan!” ujar Eva, Dola anggukan kepalanya sambil tersenyum dan lambaikan tangannya,

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 169. Dola Merasa Bersalah

    “Hemmm... Sabar Dola, kamu nggak perlu emosi dengan menuduhku yang tidak-tidak. Harusnya aku yang menanyakan itu padamu, apa yang telah kamu lakukan hingga membuat hati Ryan hancur? Dan sekarang akibat dari semua itu, dia semakin nggak bisa dikendalikan untuk bergaul bebas bahkan berhubungan intim dengan lawan jenisnya.” tutur Eva yang membalikan pertanyaan dari Dola itu.“Maksudmu apa, Eva?”“Kamu pura-pura lupa atau memang sengaja menutupinya dariku? Kamu sadar nggak dengan semua yang telah kamu lakukan terhadap Ryan selama ini? Akibat semua itu, kini Ryan seperti nggak perduli lagi pada dirinya sendiri yang telah jauh terperosot dalam dunia yang seharusnya belum pantas untuk ia masuki. Dunia kebebasan dalam berhubungan dengan lawan jenis hanya sekedar happy-happy dan mencari kepuasan, itu semua berawal darimu yang telah mengajaknya masuk ke dunia itu.” tutur Eva berapi-api, sementara Dola hanya terdiam merenungi semua yang dituturkan Ibu kos ku itu.“Karena rasa sakit dan hancur pe

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 168. Gairah Liar Clara

    “Tante cantik sekali dengan gaun yang Tante kenakan itu.” puji ku, yang membuat Clara merasa senang.“Ah, kamu bisa aja Ryan. Jangan terlalu memujiku begitu, nanti aku bisa pingsan sambil berdiri.” ucap Clara diiringi senyumnya.“Memang bisa ya Tante, pingsan sambil berdiri?”“Bisa aja asal ada yang menopangnya dari belakang, hingga nggak terjatuh.” ucap Clara kali ini diiringi tawa renyahnya yang melukiskan kebahagiaan menikmati malam itu bersama ku.“Hemmm... Tante ini memang jago ya menyusun kata-kata.” ujar ku.“Aku juga jago di ranjang, Ryan.” kali ini Clara berucap lirih sambil berbisik ke telinga ku disertai senyum yang mengoda.“Ah, masa sih Tante?”“Eh, nggak percaya. Nanti deh aku buktikan ke kamu, dan aku pasti menaklukanmu.” ujar Clara.“Hemmm... Oke nanti kita buktikan!” ucap ku diiringi senyuman, seperti menjawab tantangan Clara.“Ngapain juga nanti, sekarang aja yuk!” lagi-lagi Clara berbisik dan menggoda ku.Aku pun tak kuasa lagi menahan gejolak akan godaan-godaan yan

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 167. Kaya Belum Tentu Bahagia

    Kehidupan Clara yang bergelimang harta dan kemewahan berasal dari perusahaan besar yang ia miliki, semua itu tentunya tidak didapati dengan mudah melainkan berkat kerja kerasnya selama ini, cara hidupnya yang terkesan bebas dan cenderung dipandang tak baik oleh kebanyakan orang, bukan pula tanpa alasan dan semua itu ada penyebabnya.Awal menikah dengan mantan suaminya dulu, kehidupan Clara penuh dengan kebahagiaan, baik dari segi materi maupun dalam hubungan rumah tangganya, namun setelah melahirkan Clara mulai diperlakukan tidak baik oleh suaminya, sang suami mulai sering tidak pulang ke rumah selama berhari-hari dengan alasan mengurus proyek perusahaan di luar kota.Pada mulanya Clara percaya pada suaminya itu, menurutnya tidak ada salahnya jika sang suami memperluas cabang perusahaannya di luar kota, toh semua itu demi dia dan buah hati juga, namun lama-kelamaan timbul rasa curiga dan kecurigaannya itu pun terbukti jika suaminya bukan hanya memperluas cabang perusahaannya di luar k

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 166. Jalan Dengan Clara

    “Tante tenang aja, aku udah faham dan pasti bisa antisipasi semuanya. Terlebih lagi dengan melibatkan perasaan, rasanya perasaanku untuk wanita benar-benar telah lenyap. Seperti yang Tante bilang semua ini nggak lain hanya untuk happy-happy aja,” ujar ku diiringi senyum.“Baguslah kalau begitu, aku nggak mau lagi kejadian dengan mantan Gurumu itu terulang lagi. Udah cukup kamu dibuatnya terjerumus dalam pergaulan bebas yang belum waktunya kamu ketahui, apalagi menjadi bagian di dalamnya.” tutur Eva.“Tante nggak perlu mengingatkan aku pada Tante Dola lagi, semuanya udah aku buang jauh-jauh dari pikiranku...” belum selesai aku berucap tiba-tiba ponsel ku kembali berbunyi.“Tante Clara! Sebentar ya Tante, aku angkat dulu!” ucap ku, Eva tersenyum dan mengangguk.“Hallo Tante.” sapa ku mengangkat panggilan di ponsel.“Gimana Ryan, apa kamu bersedia aku ajak jalan hari ini?” tanya Clara.“Oke Tante. Aku udah diijinin oleh Tante Eva, dan sekarang ini dia lagi ada di sini di kos-kosan.” jawa

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 57. Kembali Ke Kota P

    “Aku udah nggak tinggal di sana lagi, Aldo.” jawab Cindy.“Kok bisa begitu? Kamu pindah ke mana?” Cindy tak segera menjawab ia mencoba menarik napas yang seketika terasa berat, ia tak tahu harus memulai dari mana, tiba-tiba saja ia dilanda keraguan.“Loh, kok kamu diam saja Cindy? Kamu nggak mau ya

    last update最後更新 : 2026-03-28
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 56. Sederhana Namun Bahagia

    “Lele goreng Ibu benar-benar lezat! Sudah lama aku nggak pernah menikmati makanan selezat yang Ibu masak ini,” puji ku, membuat Ibu tersanjung.“Memangnya di kota nggak pernah kamu temui ikan lele yang dimasak seperti yang Ibumu masak, Ryan?” tanya Ayah.“Ada sih lele goreng, tapi lele nya bukan le

    last update最後更新 : 2026-03-28
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 55. Keceriaan Di Desa

    “Berangkat jam berapa tadi, Nak?” tanya Ibu yang tak dapat menyembunyikan rasa kangen pada ku putra sulungnya.“Dari terminal bus jam 8 pagi, Bu.” jawab ku yang telah duduk di ruang depan bersama kedua orang tua dan adik-adik ku.“Oh ya Bu, Ayah! Aku berhasil meraih rangking 1 di kelas dan naik ke

    last update最後更新 : 2026-03-28
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 17. Diajak Nonton

    “Besok kan hari minggu, kita nonton yuk?!” sambung Lani dengan penuh harap.“Nonton apaan?” tanya ku polos.“Ya nonton film di bioskop lah, gimana kamu mau kan nemanin aku nonton?” aku tak menjawab aku hanya tersenyum.“Ih.. Kamu ini senyum-senyum aja, bukannya menjawab ajakanku.” Lani nampak cembe

    last update最後更新 : 2026-03-18
更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status