Compartir

Resepsi Pernikahan

Autor: Parikesit70
last update Fecha de publicación: 2026-08-18 23:31:34

Seminggu terakhir terasa begitu berbeda bagi Linda.

Untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan hidup dalam kecurigaan, perempuan itu merasa sedikit lega. Krisna, suaminya, tidak lagi menyembunyikan ponselnya. Tidak ada lagi kebiasaan membawa telepon ke kamar mandi, membalik layar ketika Linda datang, atau tiba-tiba mengubah kata sandi.

Lebih dari itu, Krisna juga selalu pulang tepat waktu.

Setiap sore, suara kendaraan Krisna terdengar di halaman rumah sebelum matahari benar-benar tenggelam. K
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   RAHASIA

    Linda sampai di rumah dengan jantung berdebar kencang. Langkahnya terasa berat ketika ia membuka pintu rumah dan masuk dengan hati-hati. Udara dini hari begitu sunyi. Hanya suara detik jam yang terdengar samar dari ruang tengah. Dalam benaknya hanya ada satu pertanyaan.Bagaimana kalau Krisna sudah pulang?Linda takut suaminya bertanya ke mana ia pergi hingga dini hari. Ia sendiri tidak tahu harus memberikan alasan apa jika Krisna mendesaknya dengan berbagai pertanyaan. Ada sesuatu yang ingin disembunyikannya rapat-rapat, sesuatu yang bahkan kepada sahabat terdekatnya pun belum sanggup ia ceritakan. Namun, ketika Linda melihat ke arah halaman, ia sedikit terkejut. Mobil Krisna tidak ada. Napas yang sejak tadi tertahan akhirnya terlepas."Syukurlah..." bisiknya.Ada perasaan lega yang begitu besar. Setidaknya untuk malam itu, ia tidak harus berhadapan langsung dengan Krisna. Tetapi rasa lega itu segera berubah menjadi kecurigaan. Kalau Krisna belum pulang, dia sebenarnya di mana?nLinda

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Perpisahan kedua

    Jam dinding di kamar hotel menunjukkan pukul dua dini hari ketika Linda perlahan membuka matanya. Untuk beberapa detik, ia tidak mengerti berada di mana. Pandangannya masih kabur, tetapi ketika kesadarannya kembali sepenuhnya, tubuhnya seketika menegang.Ambara berada di sampingnya. Laki-laki itu belum tidur. Ia hanya diam, memandangi Linda dengan tatapan yang begitu dalam, seolah-olah sedang berusaha mengabadikan wajah perempuan yang selama bertahun-tahun tidak pernah benar-benar hilang dari hatinya.Linda menatapnya sesaat. Kemudian air matanya jatuh. "Apa yang sudah kita lakukan?" bisiknya lirih.Ambara tidak menjawab.Linda menutup wajahnya dengan kedua tangan. Dadanya terasa sesak. Rasa bersalah perlahan memenuhi seluruh pikirannya. Ia teringat Krisna, suaminya. Terbayang rumah mereka, kamar mereka, kehidupan yang selama ini mereka jalani bersama."Aku sudah menodai pernikahanku," ucap Linda dengan suara bergetar. "Aku tidak seharusnya melakukan ini."Ambara menarik napas panjang

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Malam Pertama Ambara dan Linda

    Pukul sembilan malam, suasana hotel bintang lima itu masih ramai. Lampu-lampu kristal memantul di lantai marmer, sementara alunan musik piano terdengar lembut dari sudut lobi. Di salah satu restoran terbesar di dalam hotel, para tamu masih menikmati makan malam.Linda duduk sendirian di sebuah meja dekat jendela. Malam itu ia sebenarnya tidak berniat berlama-lama. Ia hanya ingin bertemu Ambara sebentar setelah menghadiri rangkaian resepsi pernikahan yang sejak sore menyita waktunya.Tidak lama kemudian, Ambara muncul.Pria itu terlihat lelah. Jas yang dikenakannya masih rapi, tetapi wajahnya menunjukkan bahwa ia baru saja menjalani hari yang panjang. Sejak sore, ia memang berpindah dari satu acara resepsi ke resepsi lainnya. Namun begitu melihat Linda, ekspresi lelah itu seolah menghilang.“Maaf membuatmu menunggu,” katanya sambil menarik kursi.Linda tersenyum tipis.“Tidak apa-apa. Aku juga baru sampai.”Mereka kemudian berbicara tentang hal-hal ringan. Tentang resepsi yang mereka h

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Ajakan Ambara

    Linda pulang dengan perasaan yang sulit ia jelaskan usai menghadiri resepsi pernikahan Ambara, lelaki yang pernah mengisi bagian penting dalam hidupnya, baru saja selesai. Sejak meninggalkan gedung tempat resepsi berlangsung, pikirannya dipenuhi berbagai hal yang terjadi hari itu. Terlebih ketika Ambara sempat menariknya menuju sebuah kamar kosong dan mengungkapkan bahwa perasaannya kepada Linda ternyata belum benar-benar berakhir.Linda sudah berusaha menutup masa lalu. Ia datang ke pernikahan itu hanya karena undangan telah diterimanya dua minggu sebelumnya. Ia bahkan datang tanpa Krisna, karena suaminya sedang mengikuti kegiatan sepak bola di kantornya.Namun, pertemuan itu justru membuka kembali sesuatu yang selama ini berusaha ia kubur. Begitu sampai di rumah, Linda membuka pintu dengan hati-hati. Rumah itu tampak sunyi.Namun, tiba-tiba saja pembantu rumah tangganya keluar dari kamar anak-anaknya dan Tati sang pembantu menyambutnya,” Ibu sudah pulang?”Linda menjawab, “Iya baru

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Resepsi Pernikahan

    Seminggu terakhir terasa begitu berbeda bagi Linda.Untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan hidup dalam kecurigaan, perempuan itu merasa sedikit lega. Krisna, suaminya, tidak lagi menyembunyikan ponselnya. Tidak ada lagi kebiasaan membawa telepon ke kamar mandi, membalik layar ketika Linda datang, atau tiba-tiba mengubah kata sandi.Lebih dari itu, Krisna juga selalu pulang tepat waktu.Setiap sore, suara kendaraan Krisna terdengar di halaman rumah sebelum matahari benar-benar tenggelam. Kadang lelaki itu bahkan sempat membeli makanan kesukaan Linda dalam perjalanan pulang.Linda tahu, semua itu belum tentu menghapus luka yang pernah dibuat suaminya. Tetapi setidaknya, untuk sementara, hatinya tidak lagi dipenuhi pertanyaan."Semoga memang sudah selesai," gumam Linda suatu malam sambil memandangi Krisna yang sedang memainkan ponselnya di ruang tengah.Krisna menoleh. "Kenapa?""Enggak apa-apa,” Linda tersenyum kecil.Mungkin dirinya memang sudah terlalu lelah untuk terus mencurig

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Ancaman Santi

    Keesokan harinya, Santi tidak mampu menerima keputusan Krisna yang tiba-tiba ingin mengakhiri hubungan mereka. Semalaman ia menangis, marah, dan merasa dipermainkan. Bagi Santi, semua janji yang pernah diucapkan Krisna seolah tidak berarti apa-apa. Karena itulah, pagi-pagi sekali ia memberanikan diri datang ke kantor Krisna.Begitu melihat Santi berdiri di depan ruangannya, Krisna langsung terkejut. Ia tahu perempuan itu sedang dikuasai emosi.“Kenapa kamu datang ke sini?” tanya Krisna dengan suara tertahan.“Aku mau bicara!” jawab Santi tajam. “Kemarin kamu bilang semuanya selesai. Setelah selama ini kamu memberikan harapan kepadaku, sekarang kamu begitu saja meninggalkanku?”Krisna menarik napas panjang. Ia melirik ke kanan dan kiri, khawatir percakapan mereka terdengar oleh rekan-rekan sekantornya.“Santi, jangan bicara di sini.”“Aku tidak peduli!” Santi membalas. “Kalau kamu mau meninggalkanku, aku juga bisa membuat semua orang tahu hubungan kita.”Wajah Krisna seketika berubah.

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Kesepakatan

    Seminggu kemudian, usai Rima bertemu dengan Krisna di restoran pada sebuah Mal besar, pada hari minggu pagi rekan kerja Linda menghubunginya. “Linda, aku mau ke rumahmu siang ini. Apa kamu ada di rumah?” tanya Rima. Linda yang sedang menikmati sarapan pagi, jelas terkejut mendengar siapa yang m

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   BERTENGKAR

    Sementara itu di tempat yang berbeda, mobil Krisna terlihat di parkir pada sebuah kos elite kamar nomor 4. Pada masing-masing kamar kos berisi tempat parkir. “Mas Kris, kapan mau menceraikan istrimu? Aku bosan dengar janji-janji saja,” rajuk wanita dengan make-up tebal berdiri membelakangi Krisna

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Curhat

    Saat kedua wanita itu telah saling melepaskan pelukan dan masih berada di kamar utama, Krisna kembali ke kamar. Ia mengambil kunci mobil dan dompetnya seraya berkata pada Linda tanpa memandang ke arah wanita cantik yang melihat gerak gerik sang suami. “Aku keluar dulu,ada urusan sampai malam!”

  • Gairah Terpendam Sang Mantan   Cemburu

    “Ternyata kamu disini?" tanya Krisna saat masuk ke dalam kamar putri keduanya setelah memanggil Tati di depan kamar asisten rumah tangga itu. Tati terdiam membisu dan wanita muda itu membeku dengan jantung berdetak cukup kencang. Karena hampir saja ia membongkar hal yang diketahui atas diri Krisn

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status