Gairah Terpendam Sang Mantan

Gairah Terpendam Sang Mantan

last updateLast Updated : 2026-06-08
By:  Parikesit70Updated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
9Chapters
6views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Linda, seorang istri yang selama ini telah berusaha semaksimal mungkin menjadi istri yang baik dan penurut, akhirnya bertemu dengan sang mantan bernama Ambara yang telah menikah usai dicampakkan oleh Linda yang menikahi Krisna sang suami yang tak lain adalah kerabat jauh Linda. Pertemuan dengan sang mantan membuat Linda yang dalam hati kecilnya masih mencintai Ambara berharap agar sang mantan mampu menghibur hati dan dirinya yang selama dalam perjalanan pernikahan mengalami tekanan batin atas perilaku kasar, tindakan semena-mena dan kebiasaan suami Linda yang kerap mencari wanita lain dengan mengunjungi hiburan malam. Ambara yang patah hati atas pernikahan Linda dan masih sangat mencintai wanita itu, kembali merajut cinta kasih diantara mereka. Linda yang selama ini mengalami kekerasan psikis dan merasakan kembali kasih sayang Ambara tak berkurang sedikitpun padanya, merasa sangat menyesal telah melepaskan Ambara. Akhirnya mereka pun, menjalani cinta terlarang dan Linda sangat berharap bisa bercerai dari Krisna. Walaupun selama ini, anak menjadi penyebab Linda bertahan di sisi Krisna. Buah dari cinta terlarang itu, Linda pun hamil. Ambara yang selama dalam pernikahan dengan istrinya bernama Hani tidak memiliki keturunan sangat bahagia dan bingung menyikapi kehamilan Linda. Akankah, Linda dan Ambara menikah? Apakah Hani akan menerima kehadiran wanita lain dalam pernikahannya, walaupun ia tidak mampu memberikan keturunan pada Ambara? Lalu, bagaimana dengan Krisna yang punya karakter Arogan jika mengetahui kehamilan Linda?

View More

Chapter 1

Alat pengaman

Mobil sedan berwarna hitam masuk ke sebuah halaman. Terlihat seorang wanita cantik dengan rambut sebahu menutup pintu pagar usai sebuah mobil berjenis sedan tahun lama masuk ke halaman rumah. Seorang lelaki berusia 35 tahun berkulit sawo matang keluar dari dalam mobil dengan membawa sebuah koper kecil dan sebuah tas pinggang, melihat sekilas ke arah wanita cantik yang tengah menutup pintu pagar berwarna biru dan berjalan menuju pintu utama rumah tipe 45 berwarna hijau muda pada sebuah perumahan.

Wanita cantik berusia 35 tahun yang bernama Linda Nugraha, melangkahkan kaki menuju pintu utama dan memandang lelaki berkulit sawo matang bernama Krisna Dwipayana yang telah menghilang dari pandangannya.

Linda masuk ke kamar utama. Ia melihat sang suami tengah membuka pakaiannya berjalan menuju kamar mandi tanpa berkata sepatah kata pun. Sementara koper yang dibawa Krisna berada di atas tempat tidur. Sesaat kemudian Linda membuka koper untuk mengambil pakaian kotor.

Tangannya dengan cekatan mengambil pakaian kotor pada bagian tengah koper dan Linda meraih alat cukur, deodoran, sisir pada bagian sisi kanan koper dengan membuka resleting. Alangkah terkejutnya Linda ketika Jemari lentiknya menyentuh benda kecil yang bisa dirasa dengan meraba tanpa melihat.

Seketika jantung Linda berdegup kencang memandang ke arah tangan yang masih berada di bagian kanan koper sang suami. Dengan perasaan kacau dan tangan gemetar Linda mengeluarkan benda yang membuat jantungnya berdebar. Terlihat alat pengaman berwarna merah ditangannya.

“Ya Allah!” pekik kecil Linda dengan hati terasa begitu sakit diikuti debaran jantung yang kian berdetak keras.

Akibat barang kecil yang diketahuinya sebagai alat pengaman, membuat wanita itu terpaku. Pikirannya membeku. Ada keraguan yang membuncah atas apa yang dilihat. Kini hati dan pikirannya tarik menarik di antara kecurigaan dan ketakutan atas kenyataan yang dihadapi hari ini dan kecurigaan beberapa silam.

“Aku harus bagaimana?” bisiknya pelan pada diri sendiri. “Apa aku harus tanya mas Krisna?”

Kegelisahan yang mendera dipecahkan oleh suara anak lelaki berusia lima tahun. “Ma, papa mana?”

Suara kecil putranya membuat Linda terkejut kala memikirkan apa yang akan dilakukan atas penemuan benda tak lazim di koper suaminya.

Linda tersenyum kaku memandang bocah lima tahun seraya menggenggam erat alat pengaman dan berusaha menjawab dalam perasaan yang campur aduk.

“Papa lagi mandi, sayang.”

Linda berdiri seraya mengambil tumpukan pakaian kotor ke dalam pelukannya dan tersenyum hambar pada bocah lima tahun tersebut.

“Bagus, mau tunggu papa di sini, ya Ma," izin bocah lelaki berparas seperti Linda yang bernama Bagus Anugrah.

“Ya, tunggulah di sini. Mama akan bawa pakaian papa.”

Linda melangkah panjang dengan mendekap setumpuk pakaian kotor pada tangan kiri dan tangan kanannya masih mencengkeram kuat alat pengaman yang ditemukan dari koper Krisna.

Sesampai di depan mesin cuci, Linda terduduk lemas dengan setumpuk pakaian kotor yang dibiarkan melorot dari dekapan. Tangan kirinya memegang bagian hati yang terasa sakit. Aliran darahnya terasa hangat menyusuri setiap bagian tubuh, kala mata indah miliknya kembali melihat alat pengaman yang dibawa.

“Pasti mas Krisna selingkuh!” pekik kecilnya dengan buliran air mata yang sudah tak dapat dibendung.

Gelombang pikirannya kian campur aduk untuk mengingat hal yang terlewati sejak ia hamil dan cuti melahirkan putri keduanya. Ada beberapa peristiwa yang diingat atas kecurigaan pada Krisna sejak kehamilan kedua dan saat melahirkan.

'Ya Allah, baru aku ingat. Ya, baru aku ingat...' bisiknya dalam hati, pedih.

“Bu ... Kenapa duduk di bawah?” tanya seorang wanita berusia dua puluh lima yang bekerja di rumah keluarga itu.

Tangan Linda kembali mencengkeram kuat benda pengaman itu. Wajahnya terkejut. Ia menoleh ke arah Tati yang berdiri tepat di belakang tubuhnya. Terlihat kegugupan Linda kala berusaha berdiri dengan kedua kaki jenjang yang tak bertenaga.

“Oh! Hmm ... Tadi Ibu agak pusing waktu sortir pakaian bapak. Tolong kamu cuci,” pinta Linda dengan langkah gontai meninggalkan Tati yang melihat ke arahnya dengan bingung.

Linda berjalan perlahan menuju kamar bayinya yang kini baru genap dua bulan. Di dalam kamar bayi berwarna pink, Linda segera menyelipkan alat pengaman berwarna merah pada tumpukan hadiah dari beberapa teman kantor, tetangga dan kerabat saat ia melahirkan putri keduanya.

Dipandangi bayi mungil berjenis kelamin perempuan dengan air mata yang mengalir deras saat pikiran negatif atas suaminya mendera. Tanya jawab antara hati dan pikiran yang saling tarik menarik terasa sangat menyesakkan. Terlebih saat ia mengingat kembali kecurigaan yang selama ini dibungkamnya sendiri. Karena ia sangat yakin kalau Krisna sangat mencintainya dan keluarga kecil mereka.

Linda yang tak kuat menahan rasa sakit atas pikiran dan hati yang berkecamuk, meraih bantal bulat tempat ia duduk kala menyusui.

Ia pun menutup wajahnya dengan bantal, menangis sesenggukan dan berteriak keras, “Aku harus bagaimana?!"

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status