LOGINMisteri yang terdapat di balik ritual yang dilakukan setiap tujuh tahun sekali oleh orang-orang desa di tempat tinggalnya, memancing seorang anak laki-laki bernama Aaron untuk menyelidiki misteri itu. Setelah sahabat dekatnya yang bernama Elena diculik oleh sang makhluk kegelapan, Aaron pun bertekad akan membawa gadis itu kembali, serta mencari tahu penyebab dari hilangnya ingatan semua orang terhadap si gadis bersurai emas. Ketika tahun demi tahun telah berlalu, Aaron yang telah menjadi seorang pemuda tangguh harus kembali ke desa kelahirannya. Dia dan ketiga orang sahabatnya pun terjebak dalam ritual pemujaan yang membuat keempatnya menghilang, masuk ke sebuah pintu menuju dunia yang asing, segalanya mendadak berubah. Aaron dan ketiga orang temannya harus menjalani kehidupan yang berat di dunia yang dipenuhi monster dan makhluk mitologi yang sering diceritakan oleh neneknya di masa lalu. Keempatnya kemudian bergabung ke sebuah organisasi pemburu monster bernama Dark Storm, demi melanjutkan misi pencarian terhadap Elena. Akankah semua yang Aaron rencanakan berjalan lancar sesuai dengan rencananya ataukah ... dia gagal memperoleh Elena kembali? Mampukah mereka melarikan diri dari pengaruh sihir yang lambat laun akan membunuh mereka semua?
View MoreOne moment, Cara Silencio had everything in life, and in the next moment, she lost it all in the blink of an eye. Her family kicked her out at the young age of eighteen and since then she had to start from scratch and rebuild her life.
In her quest for survival, she stumbled upon Keith Wilson, a charismatic police officer who she hoped could protect her from the demons of her past.
As fate would have it, her hopes were shattered once more, causing her to lose everything she had worked for, and she was forced to fade away into the depths of an endless tunnel of darkness, where she had no choice but to compromise her principles to be able to afford two meals a day.
With no choice but to endure in the ruthless world, Cara's life took a dramatic turn when Aries Grayson walked into her life and presented her with an irresistible offer.***“Your only recourse is to become my mistress!” Aries’s face twisted into an evil smirk. “I’ll reward you ten times more than what you earn at the club by stripping your clothes off!”“No way! You’re going to marry my step-sister soon. Aries Grayson, I will never consent to this!” Cara stated firmly.Aries had an enigmatic glint in his eyes as he stared into her hazel eyes. “What if I expose your secrets to the world?” He lifted an eyebrow, and her heart picked a race.Her forehead broke out in beads of cold sweat.“You won’t!” Cara struggled to play unaffected under his intimidating gaze on her. “Your ambition to rule the business world would be shattered if you expose me.” It was her time to smirk, but Aries’s next sentence quickly wiped it off her lips.
“What if I kill your dog? Your only family, huh?” Aries snickered as he watched her face turn white.“Aries, why are you doing this to me? I never wronged you!” Her voice took on a gentler tone, and she blinked back tears. “Please. let me go!” She begged at last.“You’ve sparked my interest, Cara Mia! And I won’t stop until I solve this mystery!” He declared in a deep voice and Cara lowered her head, wiping a lone tear that trickled down her cheek.
“You’ve only one choice. Submit to me!”
As he spoke, she felt a shiver run down her spine at the deep resonance of his voice. Cara lifted her gaze to him, and her gloomy hazel eyes met with intriguing grey eyes.
***Where would this forbidden relationship take them?
What led the heiress of the most powerful business empire to live under the identity of a deceased girl?
Will the hidden heiress ever regain her rightful identity?
Who will be Cara’s savior?
An old love lost in the web of lies and deception or the man who picked her broken pieces and joined them with all the love in the world that she never knew existed.
Sial! Tadi itu benar-benar mengerikan!Kini aku percaya apa yang nenekku katakan! Semua! Semua yang dia katakan, mulai sekarang aku akan selalu mempercayainya! Tak peduli jika yang dikatakannya itu terdengar mustahil, aku akan tetap percaya terhadap apa yang nenekku yakini!Ya, anggaplah aku ini pengecut! Karena aku memang seorang penakut, pecundang yang memalukan, tapi aku benar-benar ketakutan! Sangat. Ini saja aku sudah berlari tak tentu arah, tak tahu ke mana kaki ini membawa. Aku hanya ingin berlari melarikan diri, menghindar dari mereka yang mungkin saja akan menargetkanku setelah mendapatkan sahabatku.Ah, Elena, maafkan aku yang lemah dan penakut ini. Seharusnya aku tadi melawan mereka dan menyelamatkanmu. Andai saja aku berani dan meraih tanganmu tanpa rasa takut, mungkin kau masih ada di sisiku dan berlari menuju tempat yang sama denganku saat ini.Rasa-rasanya aku seperti seorang iblis berwajah malaikat. Maksudku seperti Samael, dia adalah sala
"Cepat, Len! Kita harus lari lebih cepat!" Aku memberi perintah kepada sahabatku, meneriakinya untuk menambah laju kecepatan kami. Bukan aku saja yang saat ini berlari tergesa-gesa. Di sebelahku ada Elena, sahabatku sejak kecil. Aku membawanya ikut serta dalam pelarian ini, lari dari "mereka" yang begitu mengerikan. Tak bisa kutebak apakah mereka masih ada di belakang dan berlari mengejar kami.Hahh ... hahh ... harus bagaimana lagi ini?! Sendi-sendi di kakiku seperti mau lepas! Tapi aku tak bisa berhenti sekarang! Aku lelah dan haus!"Ayo lari lebih cepat lagi, Len!" Aku menarik tangan Elena lebih kuat, aku bahkan tak sadar telah meremas pergelangan tangan mungilnya."Tu-tunggu, Aaron!" Gadis itu meringis kesakitan, entah karena perbuatanku yang terus menarik tangannya atau karena batu-batu kecil yang menusuk telapak kaki. Aku tahu sepertinya aku terlalu kasar dengannya, tapi aku benar-benar panik sekarang, dan indra pendengaranku seolah ditulikan! Aku tak meme
Aku dan Elena melanjutkan aksi nekat kami dan memilih jalan kaki saja menuju desa. Toh, tak ada alat transportasi lain ke desa kami selain berjalan kaki dan harus kuakui, perjalanan ini akan sangat melelahkan!"Aaron," panggil Elena pelan di sela-sela langkah kaki kami pulang ke desa. Ekspresi gadis itu terlihat cemas. "Apa tak apa pergi sendirian seperti ini tanpa ditemani orang dewasa?"Aku langsung meringis mendengar pertanyaan itu. Jika dipikir-pikir sekali lagi ... apa yang Elena katakan itu ada benarnya juga.Seharusnya tadi aku membangunkan mereka semua dan pulang bersama ke desa, agar dalam perjalanan kami semua akan aman dan tidak perlu merasa takut berada di dalam hutan gelap yang menakutkan. Tapi lihat perbuatanku ini! Aku malah bertindak ceroboh dan malah menempatkan Elena ke dalam bahaya.Aahh, Aaron! Rasanya aku ingin memaki diriku sendiri, tapi itu bukan sesuatu yang baik."Aaron, a-aku takut."Elena menempel padaku dan ingin
"Elena!" Aku berteriak di tengah hutan mencari keberadaan sahabat karibku. Mustahil aku bisa mengabaikan gadis kecil itu, dia jauh lebih penakut dan aku akan menemaninya bersama ketakutannya itu! "Elen!" "Elen! Di mana kau?!" Aku yang telah selesai memeriksa keadaan Deinn, Albert dan juga Ivan dengan segera menuruni panggung dan kemudian memanggil-manggil sahabat perempuanku. Aku tahu, seharusnya sejak awal aku cari dulu Elena baru kemudian beranjak mendatangi ketiga sahabatku yang lain. Sampai saat itu aku belum juga melihat Elena. Aneh, padahal tadi dia sedang bersandar pada pohon dan aku sendirilah yang sudah memindahkannya ke sana, tapi saat aku kembali Elena sudah tidak ada di sana. Aku pun memutari area itu dan tanpa sadar telah menginjak sesuatu. "Elen!" pekikku tanpa sadar. Ternyata yang tak sengaja kuinjak itu adalah tangan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore