Beranda / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 290 Hampir Berhasil

Share

Bab 290 Hampir Berhasil

Penulis: Tristar
last update Tanggal publikasi: 2026-03-01 21:01:47

Hati Sinta berdegup kencang.

"Apa dia benar-benar akan melakukan hal seperti itu kepadaku?" gumamnya di dalam hati. "Kalau itu terjadi, aku harus gimana? apa aku harus melawan, atau tidak," Sinta sangat bimbang.

Meski Sinta berpikir akan melawan jika Erfan melakukan hal nakal kepadanya. Namun, bagian terdalam hatinya tidak memperbolehkannya.

"Aku jelas memiliki suami. Tapi kenapa aku justru merasa nyaman saat bersamanya? Bahkan hatiku… sama sekali tidak menolaknya. Apa ini karena dia tam
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 421 Jatah Pagi

    "Dari pada kamu selingkuh terus sama aku... kamu minta cerai saja! Terus jadi wanitaku," ucap Erfan dengan nada merayu. Tanpa di duga, Alana langsung mengangguk. "Aku akan coba minta cerai nanti!" Erfan pun merasa sedikit terkejut. Karena pasalnya, dia hanya bercanda tadi. Namun tak di sangka, Alana langsung setuju begitu saja. "Kamu serius?" tanya Erfan. "Serius, dong! Aku mau sama kamu aja. Udah ganteng, kaya, jago di ranjang lagi," balas Alana. Jari telunjuknya terus membuat gambar lingkaran di dada Erfan. "Hey, bukannya kamu sangat mencintai suamimu? Bahkan kamu sampai menentang keluarga pas mau nikah sama dia," ucap Erfan dengan nada menyelidik. "Itu dulu! Sekarang udah engga. Aku sangat lelah menghadapi suamiku itu," balas Alana dengan nada malas. "Emangnya kenapa?" tanya Erfan. "Bayangkan saja. Dia setiap hari hanya bersenang-senang, sedangkan aku... harus berusaha nyari uang. Bahkan aku dengar, dia berselingkuh sama salah satu sales di dealer ku. Padahal, dia gak mam

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 420 Hampir Pingsan

    Alana menoleh ke arah Erfan, sambil bangkit dari posisinya. Ekspresi kepuasan, sangat jelas terlukis di wajah wanita itu. "Tuan Muda... kamu hebat banget! Aku belum pernah merasakan senikmat tadi," ucap Alana. Erfan menarik wanita ke dalam pelukannya. "Kalau gitu... ayo kita lanjut! Aku akan buat kamu terus merasakan kenikmatan ~ sampai kamu lemas," ucapnya dengan nada main-main. "Emang kamu udah bisa lanjut lagi?" tanya Alana dengan nada ragu. Erfan meraih tangan Alana, lalu meletakkannya di batangnya. "Rasanya ini... batangku masih sangat keras! Jadi... tentu saja aku bisa langsung lanjut." "Kamu benar-benar sangat kuat!" ucap Alana dengan nada memuji. "Kalau gitu... ayo kita lanjut! Sekarang aku yang mengambil kendali," lanjutnya dengan nada menggoda. Erfan mengangguk setuju. Alana bangkit dari pelukan Erfan. Namun, sebelum dia mengambil posisi, dia bergegas mengulum batang Erfan terlebih dahulu.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 419 Alana Menggila Di Bawah Gempuran

    Erfan melebarkan kaki wanita itu selebar mungkin. Kemudian, dia memosisikan ujung batangnya di lubang apem wanita itu. Setelah posisi di rasa pas, Erfan mendorong masuk batang itu ke dalam apem tersebut. "Ahhh..." Desahan nikmat keluar dari mulut mereka hampir bersamaan. Namun, suara desahan Alana, memiliki sedikit erangan kesakitan. "Ahhh... hah... Tuan Muda... punyamu besar banget! Sangat... sangat sesak! Ahh... agak sakit!" ucap Alana dengan suara berat. Ekspresinya tampak mengernyit. "Tahan, yah!" ucap Erfan, lalu dia menabah tenaganya untuk mendorong batangnya itu. "Ahhh... semakin dalam, ahh..." desah Alana. Setelah berjuang sedikit agak lama, akhirnya batang itu masuk sampai mentok di dalam apem wanita itu. "Ahhh... mentok banget di dalam.... ahh... agak sakit, Tuan Muda," ringis Alana. "Gak akan lama hilang, kok! Kalau udah hilang... pasti akan sangat nikmat," ucap Erfan dengan nada meng

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 418 Pemanasan Sama Alana

    Erfan bisa merasakan dengan jelas, kalau apem wanita itu sudah sangat basah. Dia melepaskan puting payudara wanita itu, lalu dia berkata. "Kamu udah basah banget yah! Sekarang, biar aku buat kamu semakin basah." Setelah selesai berbicara, Erfan menusukkan dua jarinya ke dalam apem wanita itu. "Ahhh..." Alana kembali mengeluarkan desahan panjang dengan tubuh yang tampak menegang hebat. "Apemmu ternyata masih sangat sempit. Dua jariku saja udah sesak di dalam. Apalagi kalau batangku yang masuk," ujar Erfan dengan nada main-main. Perlahan jarinya mulai bergerak di dalam apem wanita itu. "Shh... Ahhh... punya suamiku... berukuran normal, jadi wajar saja ~ kalau milikku masih sangat sempit," balas Alana. "Kamu harus mengerti! Kalau apemmu ini sudah di tusuk batangku, pasti akan jadi longgar untuk ukuran milik suamimu," ucap Erfan dengan nada main-main. "Aku gak peduli!" tegas Alana. "Hehe, kalau gitu, aku lanjut," ucap Erfan, lalu dia kembali mengisap puting payudara wanit

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 417 Gairah Alana

    "Mereka... mereka bersama secepat ini?" ucap sosok tersebut. "Tuan Muda, pesonamu benar-benar sangat besar," lanjutnya. Sosok tersebut, adalah Riana, sang dokter cantik. Tadinya dia ingin mengambil air minum di dapur. Namun, di perjalanan, dia mendengar suara langkah kaki dan obrolan pria dan wanita. Dia mengenal suara si wanita apalagi si pria. Jadi, dia memutuskan kembali ke kamarnya, untuk mengintip di sana. === Erfan dan Alana masuk ke dalam kamar. Kemudian, Alana menutup pintu dan menguncinya. Setelah itu, Alana berbalik, lalu menarik Erfan ~ mengajaknya ke tempat tidur. Sampai di sisi tempat tidur, Alana mendorong Erfan sampai pria itu terbaring di tempat tidur. Tanpa banyak bicara, Alana langsung melepaskan pakaiannya. Dalam sekejap, pakaian itu terlepas ~ tubuh indah yang hanya tertutup pakaian dalam renda hitam terpampang di mata Erfan. Hasrat Erfan seketika mencuat, sampai batangnya menegang hebat, saat melihat pemandangan tubuh yang begitu menggairahkan itu.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 416 Paksa Dikit

    Karena tak ada sedikitpun penolakan fisik dari Alana, tindakan Erfan selanjutnya tentu lebih berani lagi. Dia melingkarkan tangannya di pinggang Alana, lalu menarik tubuh wanita itu, sampai payudara wanita itu menekan dadanya. Alana merasa sedikit terkejut dengan tindakan yang jauh lebih berani dari Erfan. "Tuan Muda, kamu..." sebelum dia sempat menyelesaikan perkataannya, Erfan meletakkan jari telunjuknya di bibir merah wanita itu. "Sstt... kamu yakin mau nolak aku?" tanya Erfan dengan nada main-main. Sorot matanya tampak sangat panas. Alana tampak linglung. Saat ini, perasaan di dalam hatinya sedang bertarung hebat. Rasa ingin menyerah dan rasa penolakan itu terus beradu hebat. "Alana, masa sih kamu selingkuh! Tapi... pesona Tuan Muda ini benar-benar sangat besar! Aku enggan menolaknya," gumam Alana. "Gimana? Kamu mau nolak, gak? Kalau kamu gak jawab, aku anggap kamu gak nolak," ucap Erfan dengan nada menggoda. Tangannya tampak sudah berkeliaran di tubuh wanita itu. "Ak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 253 Rahasia Dosen Salwa

    Malam berlalu, pagi hari pun tiba. Erfan yang sedang tidur, terbangun, karena para wanita membangunkannya. "Sayang, bangun! ayo kita sarapan," ucap Shara sambil menepuk-nepuk pipi Erfan pelan. Mata Erfan perlahan terbuka, lalu dia bangkit dari tidurnya dan duduk. Mata kantuk Erfan, menyapu wajah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 251 Ada Yang Datang++

    Wanita itu mengambil inisiatif memosisikan tubuhnya menungging, dan dia menyesuaikan tubuhnya senyaman mungkin. Setelah posisi tampak sempurna, Erfan meletakkan ujung senjatanya di lubang apem itu, lalu mendorongnya masuk dalam sekali hentakan keras. "Ahh..." desahan nikmat keluar dari mulut kedu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 233 Malam Panas Bersama Yesi++

    Setelah Yesi tampak tenang, Erfan langsung menerkamnya kembali. Dia melebarkan paha Yesi, memosisikan tubuhnya di antara paha itu, berniat memulai permainan yang lebih nikmat lagi. "Sayang...aku mulai yah!" ucap Erfan dengan penuh keinginan. Yesi mengangguk kecil. "Masukkan sayang! jadikan aku s

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 232 Yesi Minta Jatah++

    "Sayang, malam ini aku tidur sama kamu yah!" ucap Yesi, karena malam ini gilirannya.Erfan tersenyum, lalu menarik gadis cantik dan seksi itu ke pangkuannya."Malam ini giliranmu kan?" goda Erfan."Iya. Kau sudah menahannya, kamu harus membuatku puas!" balas Yesi dengan tegas."Tentu saja, aku akan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status