Share

Bab 150

Author: Piemar
last update publish date: 2026-05-20 16:39:44

Suasana balairung utama Ashmond tampak ramai siang itu. Para sanak saudara hingga bangsawan tinggi istana datang berkunjung untuk menjenguk ratu. Ternyata kabar ratu mengalami kecelakaan karena jatuh dari kereta sudah tersebar seperti gosip yang disampaikan lambe turah di sosial media dari mulut ke mulut tentunya.

Hanya saja, bagian sang ratu dicelakakan oleh pasukan berjubah hitam dan bertopeng hitam dirahasiakan demi stabilitas istana. Namun, tentu saja, Raja Dominic tidak tinggal diam ketik
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Red Girl
Ngakak. Lambe turah, gembel rawa2, bau petasan kentut.. Wkwk. . Iya keknya sepasang suami istri itu bekerjasama, Bel. Hanna cerita ke kmu mungkin karna tau klo bukan si dajjal Helena penyelamat Alex. Dari kepribadian aslinya aja, kontras bgt. Yg harusnya penyelamat Alex tu pemberani, ga menye2, dll.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 173

    Suasana mendadak hening. Hanya deru napas yang terdengar berat. Atau lebih tepatnya, semua orang menahan napas melihat bagaimana sang putra mahkota menatap istrinya. Wajahnya yang awalnya kecut karena rasa letih sepulang dari perbatasan Barat, sekarang bertambah pula makin kecut ketika mendapati istri pertamanya yang berusaha memprovokasinya dengan memfitnah istri keduanya. Tatapan Alex tajam tertumbuk pada wajah Helena yang terlihat menunduk dalam. Setelah ia berusaha keras membuat alasan untuk membenarkan tindakannya, akhirnya ia hanya bisa menundukkan wajahnya. Tak berani bertemu pandang dengan suaminya. “Aku sudah memberimu kesempatan lebih dari dua kali. Ralat, berkali-kali! Tapi … kau terus mengabaikannya. Sebaliknya, kau terus mengulangi kesalahanmu lagi dan lagi. Ini sudah tidak bisa ditoleransi. Sebagai hukuman dariku, kau akan tinggal di paviliun Rosemary dan kucabut hakmu untuk mengelola istana Rose hingga musim semi mendatang.”Hening. Namun sedetik kemudian Helena menje

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 172

    Alex Harrington tiba di istana utama dengan penampilan yang jauh dari kata rapi. Jubah militernya berdebu, rambutnya berantakan seperti tertiup angin puting beliung dan napasnya sedikit memburu setelah memacu kuda tercepatnya dari perbatasan utara seperti orang gila. Noah yang mengekor di belakangnya bahkan nyaris kehabisan napas demi mengimbangi langkah lebar sang panglima. Tujuan utama Alex hanya satu yaitu Paviliun Honeysuckle. Ia sudah menyiapkan sederet pertanyaan interogatif dingin untuk istri keduanya yang sudah berani mengabaikannya selama seminggu penuh. Tidak ada surat untuknya. Apakah ia tidak memperdulikan suaminya sama sekali? Ada banyak pikiran buruk berjejalan di kepalanya hingga terasa gaduh. Namun, begitu pintu paviliun dibuka. Zonk! Paviliun itu rapi, sunyi, dan kosong melompong. Tidak ada tanda-tanda kehidupan dari wanita berambut madu yang belakangan ini mengacaukan isi kepalanya.“Di mana Isabella?” tanya Alex, suaranya merendah berbahaya, membuat para pel

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 171

    Mendengar kabar dari pelayan, perasaan Isabella berkecamuk. Ia berlari menuju pintu keluar disusul oleh pelayan tadi. Namun, apa yang ia lihat. Sebuah pasukan berkuda dengan zirah ksatria level bawah. Salah satunya turun dan berjalan ke arah mereka. Isabella menoleh perlahan ke arah pelayan yang tadi memanggilnya dengan wajah melotot jengkel. 'Tadi katamu pengawal Ratu Cecilia!' tuntut Isabella lewat tatapan matanya. Rasanya, ia ingin mencakar wajahnya. Pelayan itu hanya bisa menyengir kuda, menunduk ketakutan sembari merutuk dalam hati karena salah mengenali lambang zirah ksatria. Maklum, pelayan pinggiran jarang melihat orang penting istana. Karena takut dimarahi, pelayan itu buru-buru melarikan diri. “Isabella? Em, Duchess Isabella.”Suara bariton yang jernih memecah kecanggungan. Mata pemuda itu langsung berbinar, melebar sempurna begitu mendapati sosok Isabella berdiri di sana. Ia tidak menyangka bisa bertemu dengan pujaan hatinya. Dengan sigap, Liam langsung membungkuk horm

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 170

    …Hampir seminggu lamanya, Isabella berada di kediaman Laurent, menghabiskan seluruh waktu dan energinya untuk merawat sang ayah. Di bawah penanganan tabib dari timur yang menggunakan jarum akupunktur dan ramuan herbal Timur, kondisi Roberto perlahan menunjukan kemajuan. Detoksifikasi dan sirkulasi darah pria itu berjalan lancar dan kembali normal tanpa melalui bloodletting yang membahayakan. Selama itu pula, ia tidak diganggu oleh Alice karena perubahan instan sikap Olivia, ibu tiri oportunis itu. Wanita paruh baya yang biasanya hobi berteriak itu kini menjelma menjadi sosok ibu tiri yang luar biasa pengertian, ramah, dan luar biasa rajin. Tentu saja, Isabella tahu persis tidak ada yang gratis dari kebaikan Olivia. Semua itu murni karena Olivia ogah merawat suami yang cacat atau menjadi beban finansial seumur hidupnya. Ditambah lagi, dompet tebal Isabella sebagai istri pangeran adalah jaminan masa depan yang tidak boleh ia sia-siakan.Hari itu, Isabella berencana akan pulang ke i

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 169

    …“Hati-hati kalau bicara, Alice!” Pekik Isabella menahan pergelangan tangannya dengan remasan kuat. Mungkin selama ini Isabella asli selalu mengalah padanya dan menerima perlakuan apapun dari dirinya. Namun, tidak kali ini. Sudah saatnya, ia membalas perlakuannya. Bahkan gara-gara dia, Isabella harus menggantikan posisinya menjadi seorang istri kedua di istana yang penuh intrik. Isabella cukup lama mencekal pergelangan tangan Alice. Ke dua pasang mata bertemu dengan tatapan yang sengit. Alice tidak bisa bergerak sama sekali. Ia tidak pernah menyangka jika kekuatan Isabella jauh di atasnya. Sebetulnya, apa yang ia makan hingga ia memiliki tenaga yang cukup kuat untuk melawannya.Suara langkah kaki terdengar cukup keras, tabib bermata sipit itu sudah selesai melakukan pertolongan pertama pada Roberto.Isabella melepas cekalan tangannya cukup keras. Mereka pun memutuskan untuk melakukan gencatan senjata demi ayah mereka.Keduanya masuk melihat kondisi Roberto. Saat ini kondisi Robe

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 168

    Isabella merutuk dalam batinnya. Kenapa dia tidak membawa masuk para pengawalnya. Ia hanya menyuruh mereka menunggu di halaman. Jika tahu lebih awal, tidak akan adanya keributan. Padahal di sana, ia hanya ingin menjenguk sang ayah. Sialnya, justru ia malah menemukan sang ayah yang sakit kritis dan sebentar lagi akan menjadi korban malpraktik tabib kuno. Di kehidupan modern, ayahnya hanya perlu mendapat transfusi darah. Namun, naasnya, zaman itu bahkan belum mengenali istilah golongan darah alih-alih transfusi darah pada pasien yang kehabisan darah. Namun, Isabella tidak kehilangan akal. Ia tidak langsung memberontak dengan mengeluarkan jurus boxing–nya secara brutal. Saat kedua pengawal hendak menyeretnya lebih jauh, gadis itu sengaja melemaskan bobot tubuhnya, membuat tumpuan berat pengawal limbung ke depan. Tepat di detik itu, Isabella menyentakkan kedua sikunya ke belakang dengan telak, menghantam ulu hati pengawal sebelah kanan hingga pria itu terbatuk kesakitan dan melepaskan

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 7

    “Apa yang kau katakan tadi?” tanya Alex singkat. Tatapannya tertumbuk ke arah pengawalnya. Pengawal itu menelan salivanya sebelum menjawab. Ia mengangkat mata lalu berusaha menjawab. “Duchess Isabella tampak bahagia ketika mendengar Yang Mulia tidak akan datang malam ini.”Seketika udara terasa me

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 10

    “Apa? Dia meminta menu yang sama seperti menu yang aku makan?” Helena mendengus kesal setelah mendapat laporan dari Jehanne. Koki itu pergi melapor pada Helena di istana Rose saat malam ketika Isabella sudah tertidur. Ia merasa takut karena ancaman Isabella yang terlihat serius dan tidak main-main

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 9

    Jamuan pagi telah usai. Isabella keluar dari balairung istana Ashmond ditemani pelayan wanita muda bernama Mona. Gadis itu bertugas melayaninya selama tinggal di paviliun Honeysuckel. “Nyonya, maafkan hamba tidak tahu kalau Anda sedang sakit. Jika tahu, hamba akan membuatkan minuman herbal untuk A

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 8

    Alex mulai mendaratkan kecupan singkat di ceruk leher Isabella. Seketika kepala gadis itu kosong. Ia harus melakukan sesuatu atau ia kehilangan kendalinya. Alex mulai melonggarkan ikatan jubah tidurnya sendiri, memperlihatkan perut rata dengan kontur otot yang jelas. Untuk sesaat, Isabella terman

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status