Share

BAB 47 Duo Monster

Author: Mutia Azwar
last update publish date: 2026-06-03 03:39:23
Dari tempat duduknya, Gio tidak langsung menyahut. Sepasang matanya menyipit, mengunci tangan kiri Arka yang menggantung di sisi kursi minibar. Kepalan tangan itu begitu erat hingga buku-buku jarinya memucat. Kekehannya perlahan lenyap, digantikan rasa penasaran yang terusik oleh reaksi tak biasa dari sahabatnya itu.

Gio bangkit dari sofa, lalu melangkah lebar menghampiri minibar. "Menunggu undanganku tapi tanganmu seperti ingin menghajar orang, Arka?" godanya sambil bertumpu di seberang meja ba
Mutia Azwar

jangan lupa follow, komen, dan vote cerita ini ya, agar aku terus semangat menulis cerita ini dan konsisten posting tiap hari:). terimakasih.

| 5
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
brynolaa
kok seremm yaa mereka berdua ini, pantesan bisa sahabat..., lanjutt ka seru bgt ceritanya🤏
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 64 Selamat Ulang Tahun, Naura

    Mentari Bali tepat berada di puncak kepala, memantulkan kilau keperakan di atas hamparan laut yang mengelilingi resort mewah itu. Di balkon pribadi yang menghadap langsung ke pantai, seorang pelayan baru saja selesai menata hidangan makan siang. Aroma grilled seafood berbumbu lokal berpadu dengan segarnya irisan lemon, memenuhi udara. Namun, suasana di meja itu sama sekali tak sehangat cuaca Bali.Naura duduk dengan punggung tegak dan kaku. Jemarinya mencengkeram garpu perak begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Di seberangnya, Arka menikmati makan siang dengan sikap yang terlampau santai. Pria itu memotong steak di piringnya dengan gerakan tenang, seolah semalam ia tidak baru saja menguras habis energi Naura."Makan, Naura," suara berat Arka memecah keheningan. Nadanya rendah, tetapi tak memberi ruang untuk dibantah."Aku tidak lapar," desis Naura, melemparkan tatapan tajam yang dipenuhi permusuhan.Arka meletakkan pisau dan garpunya hingga terdengar denting halus yang sengaj

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 63 Kamu Milikku Sepenuhnya

    "SHUT YOUR MOUTH JERK!" teriak Naura frustrasi.Arka memegangi perutnya yang terasa sedikit sakit akibat tertawa. Setelah tawa itu mereda, ia berkata, "Kamu kenapa sih marah-marah terus? Lagi PMS?" tanya Arka enteng. "Eh, tapi tidak juga. Kemarin aku lihat langsung, tidak ada darahnya. Yang ada malah cairan kenikmatan tuh."Wajah Naura sudah semerah kepiting rebus. Demi Tuhan, ia sungguh ingin menangis. Kalau membunuh tidak dosa, ia ingin membunuh Arka sekarang juga."Bisa-bisanya kamu berlagak santai setelah membuatku menjadi seperti ini hah?!" semburnya marah. "Seluruh badanku sakit, brengsek! Aku bahkan tidak bisa berdiri! Milikku juga perih sekali! Kamu benar-benar menyiksaku, bahkan sampai membuat aku pingsan! Sumpah, kamu tidak punya otak! Dasar musang birahi!"Ia menerjang maju dan menghajar tubuh Arka seperti samsak. Emosinya sudah tak terkendali. Bahkan saking kesalnya, ia sempat menjambak rambut Arka kuat hingga beberapa helai terlepas. Namun Arka tetap diam, membiarkan semu

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 62 Malu-Malu Kucing

    Sisa asap hitam masih membubung tipis dari jendela lantai dua sebuah bangunan studio di sudut Jakarta Selatan itu. Bau sangit benda yang menjadi arang bercampur dengan aroma plastik properti foto yang meleleh akibat amukan si jago merah. Di sekeliling area, garis polisi berwarna kuning terang telah terpasang membentang, membatasi kerumunan orang yang saling berbisik.Dion berdiri terpaku di seberang jalan. Kedua tangannya tertanam di saku jaket. Matanya yang memerah menatap nanar papan nama "Halcyon Studio" yang kini sebagian hurufnya sudah hangus tak berbentuk."Mas Dion..." sang asisten mendekat dengan wajah muram. "Petugas damkar bilang api cuma sempat membakar sebagian ruangan di lantai dua, tepat jam enam pagi tadi. Untung saja lantai satu benar-benar aman, Mas. Dan... studio sedang kosong saat itu, jadi sama sekali tidak ada korban jiwa."Dion tidak merespons. Telinganya mendadak berdenging hebat. Kalimat bariton dingin dari sambungan telepon subuh tadi kembali terngiang, mencabi

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 61 Kegilaan Arka (21++)

    JLEBB..."AAAKHHH! ARKAA BRENGSEKK...!"Pekik Naura lirih saat milik Arka kembali memenuhi dirinya.Hantaman tanpa aba-aba itu terasa begitu telak hingga seluruh udara di paru-paru Naura seolah lenyap dalam sekejap. Posisi kedua kaki jenjangnya yang bertumpu di atas bahu kokoh Arka membuat kejantanan pria itu, melesak tanpa hambatan, menghujam hulu rahimnya."Ahhh-hngghh... A-Arka... s-sakit, bajingan... s-stop it." Jerit Naura putus asa. Kedua tangannya mencengkeram sprei yang sudah kusut dan lembap demi menahan gelombang sensasi yang menyerbu tubuhnya.Arka tak mengalihkan pandangan sedikit pun dari wajah Naura yang memerah. Pria itu menggeram rendah, urat-urat di lehernya menonjol tegang karena jepitan luar biasa ketat yang diberikan oleh dinding Naura yang belum sepenuhnya pulih dari orgasme sebelumnya.“Ughh! Mulutmu bisa bilang berhenti tapi milikmu ini masih mau, Sayang.” Ejek Arka sambil memompa pinggulnya kasar. Perkataannya itu memang benar terbukti dari dinding milik Naura y

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 60 Dalam Kungkungan Arka (21++)

    “You seem loving my fingers,” goda Arka menyeringai tipis, jarinya terus menggasak lebih cepat liang itu. Ia sangat menikmati bagaimana wanitanya tunduk di bawah kungkungannya.“Onghhh….” Naura sudah akan menyerah. Namun di detik-detik menjelang pelepasan, Arka mencabut keluar jari-jarinya. Itu membuat Naura mengumpat di dalam hati.“W-why?” kalimat itu terlontar begitu saja. Itu membuat Naura sedikit terkejut dan langsung mengutuk dirinya sendiri.Arka yang melihat raut kesal dan kebingungan wanita itu membuatnya menyeringai puas. Ia kembali menyeret bibirnya di atas kulit halus Naura. Tangannya bergerak menganggkat pinggul Naura hingga bibirnya dan pusar wanita itu bersentuhan.Naura berdesir, meremang merasakan gesekan intens antara kulit mereka. Ia meremas rambut Arka ketika pria itu mencumbu pusat tubuhnya di bawah sana dengan lidahnya naik turun.“Ahhhh…” Naura terengah-engah ketika Arka menggigit kecil klitorisnya lalu menyesap rakus semua cairannya. Ia mencengkeram sprei dengan

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 59 Setelah Semua Penantian (21+)

    Selama perjalanan kembali, tak ada percakapan yang terjalin di antara mereka. Suasana di dalam mobil terasa begitu kaku. Naura terus menggigit bibir bawahnya sambil menatap lurus ke luar jendela, membiarkan pikirannya berputar tanpa arah. Ia bingung dengan respons tubuhnya sendiri, dan lebih bingung lagi melihat perubahan sikap Arka yang mendadak menjaga jarak setelah apa yang terjadiPadahal di balik kemudi, pria itu justru sedang bertarung dengan kewarasannya sendiri. Ia terus mengumpat dalam hati, memaki kejantanannya yang sedari tadi sudah menegang keras, berdenyut-denyut butuh pelepasan yang sesungguhnya. Bukan karena tak menginginkan Naura, melainkan karena ia menolak menjadikan mobil sport yang sempit sebagai tempat untuk malam yang telah lama ia nantikan. Naura berhak mendapatkan sesuatu yang lebih layak dan nyaman.Begitu mobil memasuki halaman resort mewah tempat mereka menginap, Arka langsung turun tanpa menunggu. Langkahnya lebar dan cepat, sementara tangannya bergerak memb

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 38 Neraka yang Terasa Aman

    Di dalam mobil, kaca film hitam membatasi pandangan dari luar, tetapi bisikan-bisikan dari pertanyaan tajam para wartawan tadi masih melekat jelas di telinga Naura. Ia menunduk di kursi penumpang sambil memeluk dirinya sendiri, merasa seluruh tenaganya telah terkuras habis.Vanessa mengemudi dengan

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 36 Tawaran Sang Monster (21+)

    Tatkala kesadarannya kembali pulih, Naura berharap semua yang baru saja terjadi hanyalah mimpi buruk. Namun sialnya, apa yang mereka lakukan beberapa menit lalu adalah sebuah kenyataan yang membuatnya ingin menghilang saja dari bumi ini.Saat akhirnya ia memberanikan diri melirik ke bawah, napasnya

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 33 Harga Sebuah Pernikahan

    “Aku tidak mengkhianatimu, Arka.” Suaranya lembut. “Trust me.”Arka menunduk, menatap tangan kecil yang menggenggam tangannya. Tatapannya tetap dingin. Rahangnya mengeras.Beberapa detik terasa seperti beberapa menit. Ia akhirnya mengangkat kepala. Menatap Naura tepat di matanya.“Kalau itu benar,

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 31 Perempuan yang Tidak Lagi Sama

    Cahaya pagi menyelinap dari sela tirai kamar, tipis namun cukup untuk mengusik tidur seseorang yang tidak pernah benar-benar tenang. Naura terbangun dengan kepala yang terasa seperti dihantam dari dalam—berat, pusing, dan kosong.Ia mengerjap pelan, menatap langit-langit kamar yang terasa asing, se

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status