分享

Hasil tes DNA

作者: iindwi_z
last update publish date: 2026-05-28 20:30:26

“Samuel...”

Aku tersenyum lebar saat baru saja menginjakkan kaki di rumah dan langsung mendengar suara Emelia memanggil namaku. Ia berlari menghambur ke pelukanku dengan senyum yang merekah. Tanpa membuang waktu, aku langsung mengangkat tubuhnya dan menggendongnya seperti koala.

“Kenapa aku merasa kamu sekarang jadi jauh lebih manja seperti ini, hm?” tanyaku sembari menatapnya penuh cinta.

“Kenapa? Apa kamu tidak menyukainya kalau aku begini,

在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Melamar

    Pov MelissaAku mengembuskan napas panjang, merasakan seulas kelegaan yang amat sangat setelah mobil yang kami tumpangi akhirnya tiba dan terparkir sempurna di pelataran rumah Samuel. Untuk mengusir rasa penat sekaligus kegundahan yang sejak tadi menggelayuti benak, aku memilih untuk melangkah keluar kamar, berjalan-jalan santai sembari melihat-lihat arsitektur rumah menantuku yang begitu megah.Sejujurnya, perasaanku saat ini sedang tidak karuan. Jantungku berdegup dengan ritme yang tak beraturan. Aku tahu... aku sangat tahu bahwa sejak di meja makan tadi hingga detik-detik keberangkatan kami, sepasang netra elang Lucas tidak pernah sekalipun beralih dari sosokku.Aku menyadari intensitas tatapan itu, namun aku memilih untuk pura-pura mati rasa dan diam membisu. Aku tidak mau terlalu percaya diri. Aku terus meyakinkan hatiku sendiri untuk tidak berasumsi bahwa pria itu sekarang mulai menyukaiku.Ah, lagipula... bisa-bisanya aku yang s

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Memberi umpan

    Pov EmeliaAku benar-benar tidak habis pikir kenapa tadi Samuel bisa bicara seberani itu di depan Papa Lucas. Kalimat godaannya sukses memancingku untuk ikut-ikutan menyudutkan Papa sebelum kami pulang.Namun, jika dipikir-pikir kembali... ah, andai saja Papa dan Mama bisa benar-benar bersatu kembali sebagai sepasang suami istri sah, aku pasti akan menjadi orang pertama yang paling bahagia di dunia ini.“Samuel, kamu sebenarnya sedang merencanakan apa, sih?” tanyaku langsung tanpa basa-basi begitu kami berdua melangkah masuk ke dalam kamar utama rumah kami.Aku jelas tidak percaya begitu saja kalau Samuel sampai teledor meninggalkan ponselnya di rumah Papa. Mengingat bagaimana teliti dan perfeksionisnya seorang Samuel dalam segala hal, rasanya mustahil dia bisa seceroboh itu.Bukannya segera menjawab pertanyaanku, Samuel justru menyunggingkan seringai tipis. Dengan satu gerakan cepat yang tidak terduga, ia menarik pi

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Ide licik

    Sepasang mataku sejak tadi benar-benar tidak bisa lepas dari setiap gerak-gerik Melissa. Bahkan, ketika mereka semua sudah bersiap-siap di ruang tamu untuk berangkat ke rumah Samuel, aku secara spontan ikut bangkit berdiri dari sofa dengan gerakan yang terlalu terburu-buru.“Loh, Papa mau ikut ke rumah Samuel juga?” tanya Emelia langsung, menatapku dengan dahi berkerut heran.Aku tersentak kecil, lalu buru-buru menggelengkan kepala demi menutupi rasa salah tingkahku. “Ngg, enggak... Papa cuma mau mengantarkan kalian sampai depan pintu saja kok,” jawabku mencari alasan yang masuk akal. Padahal, jika boleh jujur, lubuk hatiku yang paling dalam berteriak ingin ikut masuk ke dalam mobil mereka. Tapi, ada rasa ragu dan gengsi yang terlalu besar untuk kuucapkan keras-keras.“Yah, kalau Papa memang mau ikut juga tidak apa-apa, Pa. Siapa tahu... Papa sebenarnya cuma tidak bisa jauh-jauh karena mendadak kangen sama Mama Melissa, kan?”

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Kegelisahan Lucas

    POV LucasSepasang mataku sama sekali tidak bisa berhenti memandang ke satu titik sejak Melissa kembali menginjakkan kakinya di rumah ini. Jujur, ada letup kebahagiaan yang teramat masih menyelimuti hatiku saat bisa melihat sosoknya lagi secara nyata setelah puluhan tahun lamanya terpisah oleh waktu.Namun, rasa bahagia itu seketika berbaur dengan gumpalan penyesalan yang teramat pekat begitu aku mengetahui seluruh kebenaran yang sesungguhnya. Mengetahui fakta bahwa ternyata perempuan malang itulah yang telah menyelamatkan nyawaku di malam berdarah itu.Mengingat masa lalu, aku merasa telah menjadi pria yang teramat brengsek dan buruk kepadanya. Dulu, aku dengan tega melabelinya sebagai wanita bayaran, hanya menjadikannya alat pemuas nafsu dan gairahku setiap malam.Sampai pada suatu titik, tanpa pernah kusadari, aku mulai merasa teramat nyaman dengan kehadirannya. Aku bahkan selalu didera rasa rindu yang aneh untuk tidur di dalam pelukan ha

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Menggoda Papa Lucas

    Pov Samuel“Lah, kenapa kamu malah ada di sini?”Aku seketika menoleh saat mendengar suara berat itu menginterupsi kesunyian malam. Alih-alih langsung menjawab pertanyaan Papa Lucas, aku memilih untuk kembali menyesap wine dari dalam gelas kaca di genggamanku secara perlahan, menikmati sensasi hangat yang membakar tenggorokan.Terdengar suara tawa renyah lolos dari bibir pria paruh baya itu. Sialan. Aku tahu persis pria tua di hadapanku ini pasti sedang mengejekku habis-habisan.“Hanya tidak tidur ditemani istri semalam saja, masa penampilanmu jadi semenyedihkan ini, Samuel?” sindirnya jenaka sembari melangkah maju, ikut bergabung berdiri di sebelahku. Tangan kekarnya meraih satu gelas kosong, lalu mengisinya dengan cairan merah pekat dari botol wine yang sama.Aku mengembuskan napas panjang secara perlahan untuk mengusir rasa penat. Aku menoleh, menatap Papa Lucas dengan raut wajah yang kembali tenang dan datar.

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Rasa bersalah

    Pov Emelia“Sayang, masa tidur dengan Mama sih?”Aku seketika menyunggingkan senyum lebar mendengar nada protes dari Samuel saat aku meminta izin untuk tidur bersama Mama malam ini. Bahkan, sejak tadi aku memang bersikeras tidak ingin diajak pulang ke rumah kami. Aku memilih untuk menginap di rumah Papa Lucas saja demi bisa menemani Mama.“Ayolah, Samuel... Hanya malam ini saja, ya?” ujarku manja sembari menatapnya dengan binar mata bulat yang sengaja dibuat semenggemaskan mungkin, berharap benteng pertahanannya runtuh dan memberiku izin untuk malam ini.Aku menggelayut di lengannya, lalu kembali memohon, “Aku ingin mengobrol banyak hal dan mendengarkan cerita Mama. Lagipula, kamu kan sudah tidur bersamaku setiap malam, Samuel. Hanya malam ini saja, ya? Ya?”Samuel mengembuskan napas panjang yang terdengar pasrah. Di bawah tatapan memohonku, pria bertubuh tegap itu akhirnya mengangguk perlahan

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status