공유

Takut Terlibat

작가: Aldra_12
last update 게시일: 2026-07-08 16:25:52

Di apartemen Luna.

Fio melangkah tertatih dengan kening yang masih dibalut perban seadanya akibat hantaman botol wiski semalam.

Fio tak mendapati Luna di ruang tengah, sehingga dia mencoba mencari Luna di kamarnya.

Fio mendorong pintu kamar utama Luna yang sedikit terbuka. “Luna ... kamu di dalam?”

Hening.

Kamar berukuran luas itu tampak berantakan, tapi sosok sang model sama sekali tidak terlihat di atas ranjang.

Fio mengerutkan kening lalu beralih memeriksa kamar mandi dan ruang rias.

Has
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Takut Terlibat

    Di apartemen Luna.Fio melangkah tertatih dengan kening yang masih dibalut perban seadanya akibat hantaman botol wiski semalam. Fio tak mendapati Luna di ruang tengah, sehingga dia mencoba mencari Luna di kamarnya.Fio mendorong pintu kamar utama Luna yang sedikit terbuka. “Luna ... kamu di dalam?”Hening. Kamar berukuran luas itu tampak berantakan, tapi sosok sang model sama sekali tidak terlihat di atas ranjang. Fio mengerutkan kening lalu beralih memeriksa kamar mandi dan ruang rias. Hasilnya nihil. Luna tidak ada di mana pun.Rasa panik seketika menjalar ke seluruh tubuh Fio saat matanya menangkap tas tangan, ponsel, dan kunci mobil Luna yang masih tergeletak rapi di atas meja konsol dekat pintu masuk.“Tas dan ponselnya masih di sini. Kunci mobilnya juga ada. Ke mana dia pergi?” gumam Fio dengan bibir gemetar.Fio tahu betul bagaimana tabiat Luna jika sudah terpojok. Wanita itu impulsif, keras kepala, dan bisa menjadi sangat kejam jika egonya terluka. Fio mendadak didera ket

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Kabar Penting

    Sinar matahari pagi yang hangat perlahan mulai menembus celah gorden kamar utama kediaman Arron. Di atas ranjang king size, Arthur dan Kian masih terlelap dengan tenang, menikmati sisa-sisa istirahat mereka setelah hari yang luar biasa melelahkan kemarin. Kian tidur meringkuk nyaman dengan sebelah lengan Arthur yang melingkar posesif di pinggangnya.Hingga suara getaran kuat dari ponsel Arthur yang diletakkan di atas nakas memecah keheningan fajar. Arthur mengerutkan kening, perlahan dia membuka mata dengan rasa kantuk yang masih menggelayut di ujung kelopak matanya. Arthur melirik sekilas ke arah Kian yang bergerak sedikit tapi tidak terbangun.Dengan gerakan sepelan mungkin agar tidak mengusik tidur istrinya, Arthur mengulurkan tangan menyambar ponsel miliknya. Nama Kendrick berkedip di layar. Kening Arthur berkerut.Kendrick sangat tahu etika dan tidak akan pernah menelepon sepagi ini jika tidak ada hal yang benar-benar darurat.Tak membuang waktu, Arthur menggeser tombol jaw

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Benar-benar Tak Waras

    Malam semakin larut.Di dalam apartemennyanya, Luna menatap pantulan dirinya di cermin besar dengan tatapan kosong yang telah kehilangan seluruh binar kewarasan. Semua pintu telah tertutup baginya. Adam membuangnya, Fio terbaring tak berdaya setelah dia lukai, dan Rose ... wanita itu baru saja menandatangani surat kematian karier Luna di televisi nasional."Kalau aku harus hancur ... kamu juga tidak boleh hidup tenang, Rose," bisik Luna, suaranya terdengar dingin tanpa emosi. Senyumnya terangkat mengerikan. Pikirannya tak waras karena pengaruh sisa-sisa alkohol yang masuk ke tubuhnya.Tepat tengah malam, Luna bergerak. Dia memakai pakaian serba hitam yang longgar, melilitkan syal gelap di lehernya, dan mengenakan penutup wajah rapat-rapat hingga hanya menyisakan sepasang matanya yang memancarkan kebencian.Sebuah pisau dapur yang runcing dan berkilau tajam diselipkannya di balik jaket.Dengan memanfaatkan jalur tangga darurat yang minim kamera pengawas, Luna menyelinap melalui pint

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Gilanya Luna

    Di apartemen milik Luna.Suasananya sudah seperti medan perang. Botol-botol minuman keras berserakan di atas meja kaca, dan aroma alkohol yang menyengat memenuhi ruangan yang remang-remang itu.Luna duduk meringkuk di atas sofa beludru mahalnya dengan penampilan yang jauh dari kesan seorang model papan atas. Rambutnya kusut masai, gaun sutranya tampak berantakan, dan sebuah gelas berisi wiski digenggamnya dengan tangan yang gemetar hebat. Matanya yang merah dan sembap menatap lurus ke layar televisi yang masih menyiarkan ulang pernyataan pers dari Rose."Orang yang membayar saya, orang yang menjadi otak dan dalang dari semua konspirasi busuk ini juga harus ikut bertanggung jawab ….”"Bangsat! Dasar pelacur sialan!" jerit Luna histeris.Dia meneguk sisa wiski di gelasnya dalam sekali tenggak, lalu melemparkan gelas kosong itu ke arah layar televisi. Gelas itu menghantam pinggiran layar dengan keras sebelum akhirnya jatuh dan pecah berkeping-keping di atas lantai marmer.Napas Luna

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Klarifikasi Rose

    Kian bergegas melangkah kembali ke rumah utama bersama Mia setelah mendengar apa yang pelayan katakan.Begitu melangkah masuk ke dalam ruang tengah.Tatapan Kian tertuju pada Arthur sedang duduk di sofa dengan pandangan tertuju ke layar televisi besar yang menyala.Kian menghentikan langkahnya, pandangannya kini tertuju pada siaran berita yang sedang berlangsung.“Ada apa, Sayang?” Kian mulai bertanya.Tatapan Arthur tertuju pada Kian. Dia membuat gerakan dengan tangan agar Kian duduk di sampingnya. “Duduklah dulu. Kamu juga, Mia.” Begitu Kian sudah duduk di sampingnya dan Mia duduk di sofa tunggal, Arthur mencari chanel berita lain lalu memperlihatkan berita yang baru saja ditontonnya. “Lihat apa yang baru saja disiarkan di beberapa chanel berita.”Kening Kian berkerut dalam. Pandangan mereka semua kini tertuju sepenuhnya pada layar kaca yang sedang menayangkan sebuah video wawancara eksklusif secara langsung dari kediaman Rose.Di layar televisi. Rose tampak duduk dengan wajah se

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Jangan Terlena

    Sore hari.Kian melangkah menyusuri jalan setapak di taman belakang menuju paviliun tempat yang Mia tinggali sementara agar terhindar dari jangkauan luar dan tekanan dari Luna.Kian sudah berdiri di depan pintu. Dia tak langsung masuk ke dalam, tapi mengetuk pintu lebih dulu dan menunggu sampai Mia membukanya.Tak beberapa lama kemudian, terdengar suara knop yang diputar.Kian menatap Mia yang berdiri di hadapannya saat pintu di hadapannya ini terbuka.Kian tersenyum hangat pada Mia. “Bu Kian, masuklah.” Mia langsung membuka lebar pintu paviliun.“Kita bicara di luar saja, Mia. Udaranya sejuk dan lebih menenangkan daripada di dalam,” kata Kian agar Mia bisa membiasakan diri dengan suasana di tempat ini.Mia mengangguk patuh. Dia keluar lalu duduk di kursi yang ada di depan paviliun bersama Kian.Kian menatap Mia yang diam dengan tatapan tertunduk.Kian lebih dulu menghela napas panjang, lalu membuka suara. “Bagaimana kondisimu, Mia? Apa tempat ini cukup nyaman untukmu?”Mia mengangka

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Semakin Waspada

    Setelah Kian tertidur kembali.Arthur keluar dari kamar.Tatapannya tertuju pada kedua penjaga yang ditugaskannya.“Sejak

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Agak Aneh

    Senyum Hendra terangkat kecil. Dia begitu tenang menghadapi Kian dengan segala pertanyaan wanita ini.“Kebetulan, saat datang ke perusahaan. Aku mendengar karyawan di kantor bergosip kalau kamu masuk rumah sakit. Aku juga tidak tahu dari mana mereka tahu. Saat aku lihat sendiri ke sini, ternyata be

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Semua Panik

    “Kian.” Arron langsung berlutut di samping Kian. “Kek, perutku sakit.”Arron panik melihat Kian kesakitan. Apalagi wajah Kian tiba-tiba memucat.“Cepat, bawa Kian ke mobil!” perintah Arron dengan suara lantang.Linda dan Rafka syok melihat Kian kesakitan. Mereka berlari meninggalkan rumah Arron k

  • Istri Kilat Presdir Tampan   Masalah Rumit

    Kian menghubungi Linda setelah tak berhasil menghubungi Siska.“Ada apa menghubungiku? Apa sekarang kamu baru ingat pada kami? Jangan bilang kamu menghubungi karena ada butuhnya saja.”Kian tidak menyangka mendengar suara Linda yang terdengar congkak.“Ada butuhnya, bukankah Bibi yang biasanya data

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status