Share

143.

Author: anfebizha
last update publish date: 2026-07-05 20:10:12

"Bodoh banget sih lo, Ra," umpatnya lirih pada diri sendiri. "Harusnya lo tahu diri dari awal. Lo itu cuma cadangan."

Kalimat itu keluar nyaris tanpa suara, tetapi cukup untuk membuat dadanya lagi-lagi terasa sesak.

Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, Maura akhirnya kembali ke rumah besar itu. Rumah yang megah, yang seharusnya menjadi tempat pulang. Yang sejak awal dia masuk, bangunan itu lebih terasa seperti persinggahan sementara daripada sebuah rumah.

Suasana di dalam begitu hening.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (19)
goodnovel comment avatar
Faiz Atuz Zahro
penasaran,,,sampai bela2in beli koin
goodnovel comment avatar
paw paw
dijatah sebulan 50jt kok numpang,,kos kosan sebulan satu setengah jt sdh dpt yg ac
goodnovel comment avatar
Andan Sari
kenapa maurah diam dan pasrah saja thooor...bikin geram nih..
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Istri Pengganti Mas Dosen   361.

    Bumi terkekeh pelan, tawa rendah yang mengalun halus di sudut dapur mereka. Pria itu menyandarkan pinggulnya ke tepi countertop, melipat kedua tangan di dada dengan jemari yang masih agak basah usai mencuci tangan.​"Bagus kalau takut," sahut Bumi. "Enak aja istri dosen disuruh ngerjain tugas. Berani bayar berapa mereka." lata Bumi."Bayar pun nggak ada gunanya masuk kantong kamu," balas Maura sambil menuangkan sirup vanilla ke dalam mangkuk es buah."Kenapa?" tanya Bumi datar. "Duitmu banyak. Beda lagi kalau masuk kantong aku," cetus Maura tanpa beban."Bukannya duitku, duit kamu juga?" kata Bumi lempeng.Maura seketika menghentikan gerakan sendok sayurnya. Ia menoleh antusias, wajahnya cerah seketika dengan binar mata yang melotot lebar. "Beneran?!" tanya Maura memastikan, takut salah dengar."Iya lah. Emang enggak?" respon Bumi santai, tetap melipat kedua tangannya di dada."Minta dong!" celoteh Maura cepat sambil menjulurkan sebelah tangannya dengan cengiran tanpa dosa."Kemarin

  • Istri Pengganti Mas Dosen   360.

    Hari itu sengaja Bumi pulang agak siang, karena keingat istrinya. Baru ja tifa sore, saat mobil Bumi terdengar merapat di garasi rumah. Sedang di dapur, Maura yang sedang sibuk mengupas bawang merah sampai matanya sedikit berair. Derap langkah kaki Bumi hampir tak terdengar. Pria itu menyusup masuk lewat pintu samping yang terhubung langsung dari garasi ke area dapur. Senyumnya langsungvmerekah melihat siluet mungil istrinya yang berdiri membungkuk di depan counter top, sibuk mengiris bawang sambil terisak sesekali.Tanpa bersuara, Bumi mendekat. Saat sampai di belakang sang istri kedua lengan kokohnya melingkar mulus di pinggang Maura, menarik lembut tubuh yang kini makin berisi itu ke dalam dekapannya yang hangat dan kokoh. Tentu istrinya berjingkat. "Apaan!! Ngagetin!!" pekiknya kesal. Meski sedetik kemudian napasnya berembus lega begitu aroma maskulin khas suaminya menyeruak memenuhi indra penciuman. Bumi malah menaruh dagunya di bahu kanan perempuan itu, menyembunyikan wajah

  • Istri Pengganti Mas Dosen   359.

    Risti tertawa pelan di seberang telepon, kali ini nadanya melunak dan menyiratkan kejujuran yang hangat."Ya yakinlah, Ra. Kalau nggak suka, ngapain gue buang-buang waktu ngelayanin debat unfaedah dia tiap hari?" gumam Risti, desahan napasnya terdengar pasrah tapi penuh kelegaan. "Gue tahu Leon luar dalam. Keliatannya doang dia ajaib, tengil, sama suka ngasal. Tapi pas gue lagi tumbang, atau pas bisnis online gue lagi seret, cuma dia cowok yang selalu siap berdiri di depan gue tanpa perlu diminta.""Trus gue lo anggep apa?!" sengit Maura."Lo kan cewek,msa mau gue kawinin?!" Risti menghela napas panjang setelah terkekeh, "Dia emang absurd, Ra. Tapi dia jujur, nggak pernah main belakang, dan tanggung jawabnya ke gue tuh nyata. Gue tahu pernikahan itu bukan main-main, makanya gue berani iyain karena gue tahu persis siapa dia.""Gue juga tahu, sayangnya gue udah punya suami.""Belum punya suamipun, gue yakin lo nggak doyyan sama si Leon. Biar gue aja!"Kempret!" umpat Maura. Rasa khawati

  • Istri Pengganti Mas Dosen   358.

    Di ruangan besar itu AC menyala cukup dingin. Dinding kaca besar memperlihatkan pemandangan pencakar langit, berpadu dengan wangi kopi hitam segar dan interior kayu hangat.Maura, yang belakangan ini makin rajin magang jadi asisten pribadi suaminya demi menghindari rasa bosan di rumah, duduk bersandar manis di sofa empuk sudut ruangan. Pangkuannya terisi tablet kerja, sementara matanya sesekali melirik Bumi yang tampak begitu berwibawa di balik meja direktur utama, fokus meneliti draf laporan keuangan anak perusahaan dengan kacamata minus yang bertengger sempurna di hidung mancungnya.Perutnyamakin membuncit, tapi itu bukan penghalang untuk terus belajar."Mas nggak capek?" tanya Maura.Bumi mendongak. "Kamu capek?" malah bertanya balik.Istrinya meggeleng kecil, sambil mengambil HP-nya yang baru berdenting. "Nanti siang makan apa?""Di kantin aja. Kamu kan suka disana,"Laya itu digeser naik, baru Maura menunduk untuk membuka pesan masuk yang ternyata dari Risti. Dan satu kalimat oan

  • Istri Pengganti Mas Dosen   357.

    Malam itu Kiara sudah dibawa pulang lagi oleh Papa dan Mama sore tadi, membawa serta juga keceriaan dan keriuhan yang sempat memenuhi hari mereka. Kini, giliran ruang tengah yang menjadi saksi rasa lelah mereka setelah seharian diterjang maraton kegiatan di kantor Bumi.Di atas sofa bernuansa krem, Bumi bersandar santai dengan kemeja rumahannya yang longgar. Maura menyandarkan punggungnya di sebelah bahunya, meluruskan kakinya yang agak pegal di atas meja kopi. Layar televisi menyala menampilkan acara bincang-bincang santai, namun perhatian kedua manusia itu sama sekali tidak tertuju ke sana.Tangan besar Bumi menyusup lembut di balik kaus katun Maura, mengusap pelan perut istrinya yang kini mulai membuncit halus di usianya yang menginjak lima bulan. Ada ritme melingkar yang konstan dan menenangkan dari ibu jari pria itu."Tadi kata Dokter, bayinya makin aktif ya?" bisik Bumi pelan, menenggelamkan dagunya di bahu istrinya. Napas hangatnya berembus tepat di leher sang istri."He emm. U

  • Istri Pengganti Mas Dosen   356.

    Selanjutnya, giliran Kiara yang harus diambil sampelnya. Saat kapas steril dengan lembut mengusap bagian dalam pipi mungil sang bayi, Kiara sempat menggeliat dan merengek pelan karena terusik dari tidurnya. Tapi lalu diam lagi, meski matanya lebar terbuka, bak boneka.Seluruh proses pengambilan sampel selesai dalam waktu tak kurang dari tiga puluh menit. Petugas medis menyegel masing-masing tabung sampel di depan mata mereka semua sebagai bukti transparansi tanpa adanya celah manipulasi."Sampel sudah resmi disegel dan akan segera diproses oleh tim ahli laboratorium kami," terang dokter penanggung jawab sambil menunjukkan segel khusus. "Hasil analisis lengkap beserta dokumen keabsahan hukum akan keluar dalam waktu tiga hingga lima hari kerja. Tapi kami usahakan lebih cepat."Pernyataan itu mengakhiri seluruh proses formal pagi ini. Sebuah kepastian kini resmi berproses di dalam tabung-tabung kaca, tinggal menunggu waktu untuk membuka tabir yang selama ini membayangi perjalanan hidup K

  • Istri Pengganti Mas Dosen   3. Mustahil

    Pria yang selalu mengagungkan logika dan presisi itu kini kehilangan arah. Bumi, tidak punya rumus untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi. Seluruh syarafnya menolak percaya pada kenyataan yang baru saja dia baca di secarik kertas itu.Kemarin sore Dira masih duduk di hadapannya di sebuah kafe. T

  • Istri Pengganti Mas Dosen   2. Pesan Penentuan

    Suara Maura menggema di lorong, membuat dua mahasiswa yang lewat refleks menoleh, lalu pura-pura tidak peduli sambil tetap mencuri pandang."Kenapa lo teriak kayak liat saldo minus?""Gue- gue harus balik. bokap gue pingsan," sahut Maura gagap.Tangannya gemetar saat menyambar tas kanvasnya dari ta

  • Istri Pengganti Mas Dosen   1. KULKAS DUA PINTU BERJALAN

    Matahari Surabaya pagi itu seolah sedang pamer kekuatan. Panasnya tak main-main, sanggup membuat aspal parkiran Fakultas Bahasa dan Sastra terasa seperti panggangan roti.Maura Adhisti turun dari motornya dengan gerakan dramatis, kacamata bulat bertengger di hidung, rambut dikuncir kuda asal-asalan

  • Istri Pengganti Mas Dosen   5. Harga Diri Yang Tergores

    Maura turun dengan bahu merosot, diikuti Bumi yang berjalan di belakangnya. Atmosfer di ruang tamu masih sama. Suram, menyesakkan, dan bau minyak kayu putih yang menyengat dari arah Papa.Begitu sampai di bawah, Papa langsung mendongak. Matanya yang merah menatap Bumi, seakan pria itu adalah satu-s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status