Share

12. Pangeran Rui

Author: Rosa Rasyidin
last update publish date: 2025-12-27 20:48:34
Di sebuah paviliun terpencil di sudut taman belakang kediaman Pangeran Rui, suasana hening tercipta. Tidak ada pelayan, juga penjaga, hanya suara jangkrik yang sesekali berderik.

Pangeran Yan Zhelan, atau kerap dipanggil Pangeran Rui, berdiri membelakangi pintu masuk. Tangannya yang putih dan halus sedang sibuk memberi makan ikan di kolam kecil dengan remah roti, gerakannya begitu anggun seolah ia sedang melukis.

Sayangnya ketenangan itu terusik ketika sesosok bayangan hitam meluncur turun d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    162. Gagal

    A Ying yang sedang berjaga di depan pintu kamar Muyin tiba-tiba menajamkan mata. Telinganya menangkap suara langkah kaki yang sangat teratur.Seseorang tengah berjalan mendekat menembus angin malam menuju ke arahnya, dan yang membuat darah A Ying berdesir, sosok itu memiliki wajah yang sangat ia kenali.“Kau!” A Ying langsung meraih panah kecil di pinggangnya. “Enyah dari hadapanku!” Dua anak panah kecil ditembakkan ke arah sosok itu.Sosok berjubah gelap dengan separuh wajah tertutup kain hitam itu sama sekali tidak menghentikan langkahnya. Ia hanya memiringkan lehernya sedikit, dan mengibaskan lengan jubahnya.Dua anak panah milik A Ying terpental jatuh ke lantai begitu saja.Mata A Ying membelalak. "Pangeran Canglan!"Pangeran Canglan mendengkus menenangkan gejolak di dadanya. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ia melesat maju bagaikan angin. Kecepatannya semakin tak terkendali berkat ilmu tenaga dalam yang semakin meningkat.A Ying segera mencabut pedang dan menerjang ke depan,

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    161. Makar

    Alunan kecapi Lu Meng terdengar lembut, mengalir ke setiap sudut ruangan yang diterangi hanya oleh cahaya lilin. Jemarinya tampak luwes sementara matanya terus menunduk, terlihat polos tapi penuh tipu daya.Saat nada sendu sedang dimainkan, pintu terbuka pelan sekali. Lu Meng mendengarnya, tapi ia tak bereaksi sedikit pun. Terlihat seseorang bertubuh langsing dengan pakaian lelaki masuk.Meski wajahnya terlihat biasa saja seperti prajurit lelaki pada umumnya, langkah kakinya yang ringan tanpa tekanan sedikit pun langsung dikenali oleh Lu Meng. Ia memang bukan prajurit biasa, melainkan satu dari seribu wajah Shu Li.Pangeran Canglan, yang sedari tadi bersandar memegang cangkir araknya, membuka kelopak matanya dengan perlahan. Ia memberikan kode rahasia melalui tatapan mata dan sedikit gerakan dagunya. Mengerti isyarat tersebut, Shu Li mendekat ke samping meja tempat Pangeran berada.Lu Meng sama sekali tidak menghentikan permainannya. Ia justru membiarkan alunan kecapinya mengalun lebi

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    160. Sejernih Sungai

    Segala pergerakan rahasia di balik dinding Kediaman Jenderal Li, ditutupi oleh malam yang kian gelap.Li Fenglan berdiri menghadap jendela di dalam ruang bacanya. Sebatang lilin menerangi ruangan meski terlihat remang-remang.Tiba-tiba, embusan angin dingin menyelinap masuk, disusul dengan berkelebatnya sesosok bayangan yang turun dari atap tanpa menimbulkan suara sekecil apa pun. Sosok itu langsung berlutut di belakang sang Jenderal."Jenderal, Pasukan Sayap Timur memenuhi panggilanmu," ucap sosok itu. Suaranya terdengar jernih seperti air sungai.Fenglan berbalik. Ia menatap prajurit wanita yang mengenakan pakaian sederhana serba hitam itu. "Berdirilah, Lu Meng."Prajurit wanita bernama Lu Meng itu bangkit. Ia adalah pasukan rahasia yang sengaja disimpan Fenglan untuk waktu-waktu tertentu.Berbeda dengan A Ying yang merupakan petarung jarak dekat dengan tenaga besar dan pergerakan cepat, Lu Meng adalah prajurit pembunuh dari kesatuan Sayap Timur yang paling mahir dalam seni menyelin

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    159. Rencana Keji

    Kelahiran naga kecil di Kediaman Putra Makhkota mengubah Istana Dalam menjadi penuh kegembiaraan. Perayaan dan ucapan selamat dari para pejabat menghampiri Pangeran Pertama satu demi satu, termasuk dari Kaisar secara langsung.Putri Mianmian yang masih terbaring lemah di ruang bersalin akhirnya bisa tersenyum lega. Bibirnya tak henti-hentinya menyunggingkan senyuman saat melihat bayi laki-lakinya tertidur pulas di dalam pelukan Permaisuri Utama.Tugas Muyin telah selesai dengan sempurna. Sebelum beranjak pulang untuk berisirahat ia menuliskan sebuah resep dan menyerahkannya pada bidan kepala."Berikan rebusan akar dang gui, kurma merah, dan ginseng berusia lima tahun kepada Putri Mahkota setiap pagi dan malam," pesan Muyin dengan lembut. "Ramuan herbal ini akan menghangatkan rahimnya, mengembalikan darah yang hilang, serta membantu memulihkan tenaganya seperti sedia kala. Pastikan tidak ada satu bahan pun yang terlewat.""Hamba mengerti, Nyonya Muda Li. Terima kasih atas bantuanmu yan

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    158. Naga Kecil

    Di hari yang sama, saat pengukuran baju pengantin di Paviliun Keanggunan belum selesai, kepanikan mendadak merebak di sisi lain Istana Dalam.Jerit kesakitan yang melengking tiba-tiba terdengar dari paviliun utama Kediaman Putra Makhkota. Putri Mianmian berlutut sambil memegangi perutnya yang semakin membesar.Usia kandungannya memang sudah menginjak sembilan bulan dan tinggal menunggu hari, tetapi rasa sakit itu datang seperti terjangan badai. Waktunya telah tiba.Dalam sekejap mata, paviliun itu dipenuhi hiruk-pikuk. Seluruh tabib senior dan bidan istana terbaik dikumpulkan.Air panas, handuk bersih, dan baskom-baskom kuning disiapkan. Ibu Suri dan Permaisuri Utama yang baru saja selesai mengurus urusan Li Keyi pun bergegas datang.Namun, Putri Mianmian justru menolak bantuan meski keringat dingin membasahi wajahnya. Ia menepis tangan para bidan yang mencoba memapahnya ke atas ranjang."Jangan sentuh aku!" jerit Putri Mianmian dengan napas tersengal-sengal. Matanya penuh kewaspadaan

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    157. Dipermalukan

    Jenderal Li Fenglan berdiri tegap dengan kepala tertunduk hormat, ia baru saja selesai melaporkan urusan militer perbatasan pada Kaisar.Suara langkah kaki terdengar mendekat dari luar pintu. Seorang kasim melangkah masuk dengan hati-hati, membawa sebuah gulungan sutra kuning berstempel resmi di atas nampan emas."Yang Mulia," ucap kasim tersebut sambil berlutut. "Utusan dari Biro Bintang Langit baru saja mengantarkan surat resmi berisi perhitungan tanggal pernikahan antara Yang Mulia Pangeran Rui dan Nona Li Keyi."Kaisar yang sedang menulis kemudian meletakkan kuasnya. "Bagus. Bacakan hasilnya sekarang. Berapa minggu lagi hari baik itu tiba?"Kasim itu membuka gulungan surat dan membaca is di dalamnya. Sesaat, napasnya sedikit tertahan sebelum ia melanjutkannya."Menjawab Yang Mulia, menurut perhitungan Ketua Biro Ge Tianming, hari paling baik yang direstui oleh rasi bintang dan dapat menghindari benturan elemen negatif jatuh pada pertengahan musim gugur. Tepat lima bulan dari sekar

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    109. Bersisian

    Pangeran Canglan sedang jalan-jalan pagi di sekitar hutan tanpa menggunakan alas kaki. Tentu saja ia tidak sendirian, pria bermata phoenix itu bersama Yin’er. Keduanya terlihat serasi karena sama-sama menggunakan baju berwarna merah muda.“Yin’er, coba lihat ke sana. Semaknya terlihat bergoyang, pa

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    8. Bulan Layu

    Matahari mulai tergelincir ke arah barat. Cahaya terlihat kemerahan di atas kediaman Klan Bai yang megah. Di antara kesibukan para pelayan yang berlalu-lalang membawa nampan makanan dan air, sesosok pria dengan pakaian jelek berwarna abu-abu berjalan dengan kepala tertunduk.Mojin masuk kediaman Kl

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    14. Genderang Perang

    Tiga hari sudah Keyi tinggal di kediaman Jenderal Li Fenglan. Di sana ia mencoba mengakrabkan diri dengan Muyin.Keduanya lebih sering berada di kediaman Nyonya Tua. Sedangkan Fenglan sendiri dia sedang sibuk mendaur ulang strategi perang yang terpaksa diundur karena hujan turun.Tak ada waktu bagi

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    13. Aliansi

    "Berhenti. Langkah kakimu terlalu cepat, Pengawal. Apa lantai istana ini membakar telapak kakimu?"Suara membuat seorang pengawal muda yang sedang berlari itu berhenti mendadak. Wajahnya pucat pasi begitu mengenali sosok berjubah sutra ungu gelap yang menghadang jalannya di lorong sepi menuju kanto

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status