Share

12. Pangeran Rui

Penulis: Rosa Rasyidin
last update Tanggal publikasi: 2025-12-27 20:48:34
Di sebuah paviliun terpencil di sudut taman belakang kediaman Pangeran Rui, suasana hening tercipta. Tidak ada pelayan, juga penjaga, hanya suara jangkrik yang sesekali berderik.

Pangeran Yan Zhelan, atau kerap dipanggil Pangeran Rui, berdiri membelakangi pintu masuk. Tangannya yang putih dan halus sedang sibuk memberi makan ikan di kolam kecil dengan remah roti, gerakannya begitu anggun seolah ia sedang melukis.

Sayangnya ketenangan itu terusik ketika sesosok bayangan hitam meluncur turun d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    160. Sejernih Sungai

    Segala pergerakan rahasia di balik dinding Kediaman Jenderal Li, ditutupi oleh malam yang kian gelap.Li Fenglan berdiri menghadap jendela di dalam ruang bacanya. Sebatang lilin menerangi ruangan meski terlihat remang-remang.Tiba-tiba, embusan angin dingin menyelinap masuk, disusul dengan berkelebatnya sesosok bayangan yang turun dari atap tanpa menimbulkan suara sekecil apa pun. Sosok itu langsung berlutut di belakang sang Jenderal."Jenderal, Pasukan Sayap Timur memenuhi panggilanmu," ucap sosok itu. Suaranya terdengar jernih seperti air sungai.Fenglan berbalik. Ia menatap prajurit wanita yang mengenakan pakaian sederhana serba hitam itu. "Berdirilah, Lu Meng."Prajurit wanita bernama Lu Meng itu bangkit. Ia adalah pasukan rahasia yang sengaja disimpan Fenglan untuk waktu-waktu tertentu.Berbeda dengan A Ying yang merupakan petarung jarak dekat dengan tenaga besar dan pergerakan cepat, Lu Meng adalah prajurit pembunuh dari kesatuan Sayap Timur yang paling mahir dalam seni menyelin

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    159. Rencana Keji

    Kelahiran naga kecil di Kediaman Putra Makhkota mengubah Istana Dalam menjadi penuh kegembiaraan. Perayaan dan ucapan selamat dari para pejabat menghampiri Pangeran Pertama satu demi satu, termasuk dari Kaisar secara langsung.Putri Mianmian yang masih terbaring lemah di ruang bersalin akhirnya bisa tersenyum lega. Bibirnya tak henti-hentinya menyunggingkan senyuman saat melihat bayi laki-lakinya tertidur pulas di dalam pelukan Permaisuri Utama.Tugas Muyin telah selesai dengan sempurna. Sebelum beranjak pulang untuk berisirahat ia menuliskan sebuah resep dan menyerahkannya pada bidan kepala."Berikan rebusan akar dang gui, kurma merah, dan ginseng berusia lima tahun kepada Putri Mahkota setiap pagi dan malam," pesan Muyin dengan lembut. "Ramuan herbal ini akan menghangatkan rahimnya, mengembalikan darah yang hilang, serta membantu memulihkan tenaganya seperti sedia kala. Pastikan tidak ada satu bahan pun yang terlewat.""Hamba mengerti, Nyonya Muda Li. Terima kasih atas bantuanmu yan

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    158. Naga Kecil

    Di hari yang sama, saat pengukuran baju pengantin di Paviliun Keanggunan belum selesai, kepanikan mendadak merebak di sisi lain Istana Dalam.Jerit kesakitan yang melengking tiba-tiba terdengar dari paviliun utama Kediaman Putra Makhkota. Putri Mianmian berlutut sambil memegangi perutnya yang semakin membesar.Usia kandungannya memang sudah menginjak sembilan bulan dan tinggal menunggu hari, tetapi rasa sakit itu datang seperti terjangan badai. Waktunya telah tiba.Dalam sekejap mata, paviliun itu dipenuhi hiruk-pikuk. Seluruh tabib senior dan bidan istana terbaik dikumpulkan.Air panas, handuk bersih, dan baskom-baskom kuning disiapkan. Ibu Suri dan Permaisuri Utama yang baru saja selesai mengurus urusan Li Keyi pun bergegas datang.Namun, Putri Mianmian justru menolak bantuan meski keringat dingin membasahi wajahnya. Ia menepis tangan para bidan yang mencoba memapahnya ke atas ranjang."Jangan sentuh aku!" jerit Putri Mianmian dengan napas tersengal-sengal. Matanya penuh kewaspadaan

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    157. Dipermalukan

    Jenderal Li Fenglan berdiri tegap dengan kepala tertunduk hormat, ia baru saja selesai melaporkan urusan militer perbatasan pada Kaisar.Suara langkah kaki terdengar mendekat dari luar pintu. Seorang kasim melangkah masuk dengan hati-hati, membawa sebuah gulungan sutra kuning berstempel resmi di atas nampan emas."Yang Mulia," ucap kasim tersebut sambil berlutut. "Utusan dari Biro Bintang Langit baru saja mengantarkan surat resmi berisi perhitungan tanggal pernikahan antara Yang Mulia Pangeran Rui dan Nona Li Keyi."Kaisar yang sedang menulis kemudian meletakkan kuasnya. "Bagus. Bacakan hasilnya sekarang. Berapa minggu lagi hari baik itu tiba?"Kasim itu membuka gulungan surat dan membaca is di dalamnya. Sesaat, napasnya sedikit tertahan sebelum ia melanjutkannya."Menjawab Yang Mulia, menurut perhitungan Ketua Biro Ge Tianming, hari paling baik yang direstui oleh rasi bintang dan dapat menghindari benturan elemen negatif jatuh pada pertengahan musim gugur. Tepat lima bulan dari sekar

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    156. Garis Jodoh

    A Ying dan Lei Jun kembali setelah seharian lebih berkunjung ke Biro Bintang Langit. Lei Jun melompat dan ia hendak mengulurkan tangannya sebagai sandaran untuk A Ying. Namun, sepertinya ia lupa bahwa A Ying adalah prajurit tangguh yang sedang menyamar sebagai bangsawan menggunakan baju sutra. Dan tangannya hanya menggenggam angin.Mereka berdua bergegas menuju paviliun tempat Muyin sedang duduk santai menikmati teh hangat di sore hari."Tugas selesai, Nyonya Muda!" kata A Ying seraya menghela napas lega. "Daun teh milik Ketua Biro Bintang Langit sudah aku tukar semuanya dengan herbal racikan Nyonya. Tidak ada satu pun kasim atau pelayan yang curiga."Muyin tersenyum puas dan meletakkan cangkir tehnya. "Kerja bagus, A Ying. Sekarang kita hanya tinggal menunggu herbal itu bekerja dan mengacaukan pikiran Ketua Biro."A Ying mengangguk. Ia merogoh lengan jubah sutranya dan mengeluarkan sebuah gulungan kertas kecil yang diikat pita merah, lalu menyodorkannya ke meja di hadapan Muyin."Dan

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    155. Cantik Jelita

    Muyin sedang memilah-milah ragam herbal kering beserta fungsinya, selagi Fenglan pergi ke istana. Ia dibantu oleh A Ying yang senantiasa berdiri di sampingnya.Guna herbal kering itu cukup berbahaya, yaitu untuk memengaruhi pikiran seseorang agar tidak bisa berpikir jernih, tetapi akan sulit ketahuan karena ditutupi oleh herbal kering lainnya.Rencananya herbal itu akan ia berikan pada Biro Bintang Langit yang menaungi penentuan tanggal pernikahan setiap pangeran dan putri termasuk kecocokan selir yang akan diambil oleh Kaisar, atau para pangeran.Tujuannya jelas untuk memperlambat pernikahan Li Keyi dan Pangeran Rui. Bahkan jika mungkin akan dicari ketidakcocokannya agar mereka tidak jadi menikah.Tentu saja Fenglan sudah menyetujui hal itu. Meski langkah mereka sangat berbahaya, tetap saja harus dilakukan daripada memiliki saudara seperti Pangeran Rui.“A Ying, ikut aku ke dalam,” kata Muyin ketika selesai mengikat 10 kantong kecil herbal kering miliknya. Keduanya masuk ke tempat pe

  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    69. Festival Lampion

    Seekor merpati putih dengan tabung bambu kecil di kakinya, mendarat di pagar dapur umum. Muyin yang sedang menjemur akar obat segera mengenali segel merah pada tabung itu. Lambang Kediaman Klan Bai.Jantung Muyin berdegup kencang. Ia buru-buru mendekat. Namun, tangan seseorang lebih cepat menyambar

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    63. Ujian

    Api kremasi korban wabah berkobar di lapangan desa, kayu dan jasad itu telah terbakar sejak tadi. Keluarga korban yang mengiringi kepergian hanya bisa menangis dan memohon pada langit agar ayah mereka bereinkarnasi menjadi lebih baik lagi.Di balik bukit kecil yang agak jauh dari lapangan desa, Fen

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    68. Kecurigaan

    Muyin menyeka keringat dingin yang membasahi dahi Fenglan. Kemudian ia meraih mangkuk yang berisi rebusan herbal yang masih hangat. Asapnya meliuk-liuk di udara dan Muyin meniupnya sejenak.Karena Fenglan masih tidak juga siuman, tapi obat harus diminum, Muyin membuka bibir bagian bawah suaminya da

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • Istri Pengganti Untuk Jenderal Li    64. Ganti Baju

    “Ayo lagi, terus, teruuuus, sedikit lagi, kepalanya sudah kelihatan,” ucap Muyin ketika membantu pasien yang melahirkan di rumahnya sendirian. Suami dan kedua anaknya terkena wabah hingga harus dirawat di balai desa.Tak lama berselang, tangis bayi terdengar memenuhi langit di Desa Pingxi. Keyi dan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status