Compartir

Bab 176

Autor: Thaiteaa
last update Fecha de publicación: 2026-10-19 21:40:36

Begitu masuk mobil, ia langsung menghidupkan mobil untuk mengendarai nya menuju rumah.

Dreeettttt.... Drtttttt....

Karina menyambung kan panggilan telpon.

"Hallo sayang" Ucap Karina di telpon

"Hallo bunda, where are you? "Tanya Elvaira di sebrang

"Ih ini bunda lagi di jalan sayang, handphone bunda satunya ketinggalan di yayasan"

"Princess nya bunda sekarang di mana? "Tanya Karina.

"Bunda sudah mau pulang? " Tanya Balik Elvaira.

"Iya sayang, bunda sudah dijalan pulang" Jawab Karina.

"See y
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 183

    Kini mereka berada di ruang keluarga, suasana semakin tegang apalagi dari tadi tatapan Elvaira tertuju pada Alya. "Ada apa ini do" Tanya papah Wijaya kepada Aldo. Aldo tidak menjawabKarina mengambil map yang ia bas sedari tadi, ia berikan kepada papah mertuanya. PlakkkkTamparan sedikit keras diberikan oleh pria paruh baya itu pada anaknya Alfan. "Masih sama seperti sebelumnya? Masih belum bisa berubah? " Tanyanya. "Pah, ini tidak seperti ya v papah bayangkan" Jawab Alfan. "Papah kecewa sama kamu" Papah Wijaya menatap Alya"El sayang boleh keluar dulu ya""No, El mau disini""El""No, El mau tetep disini jangan maksa"Semuanya diam"Jelasin ke papah semuanya" Ucap papah Wijaya tegas. "Tujuan kamu kesini untuk apa? " Tanya Aldo pada Alya. "Kan sudah gue jelaskan dari awal jangan ganggu Alfan lagi, terus kenapa lo munc6lagi? " Tanya Aldo tersulut emosi. "Cukup Aldo, putuskan sekarang Dan papah tidak suka bertele-tele""Jangan serakah menginginkan dia wanita, pilih salah satu t

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 182

    "El mau ketemu Ayah? ""I-iya, b-boleh"Karina menatap Icha sebentar, kemud6 menatap El lagi lalu mengangguk. "Telpon ayah ya""Boleh? ""Iya sayang"Karina memberikan handphonenya pada Elvaira setelah membuka blokir Alfan di whatsapp, setelah itu ia mendial nomor Alfan. Tak butuh waktu lama telpon tersambung, dia sengaja me loudspeaker agar terdengar pembicaraan mereka. "Saya ggg, where are you? I'ii pick you up okay? ""Ayahhhhhh" Elvaira memanggil Alfan antusias walau masih dengan keadaan yang belum baik. Terlihat jelas Elvaira menangis. "Sayangg, princess kenapa nak? Princess dimana Sayang? Bilang sama ayah ya""I'm? Sick, this infusion is torturing me, yah" Adunya. "Sayang sakit nak? Ayah susul ya? Sayang dimana? " Tanya Alfan bertubi-tubi. "Di rumah sakit biasa ayah"jawabnya."Ayah kesana sekarang sayang, El tunggu Ayah ya" Ucap Alfan. Sambungan telpon ditutup, Elvaira mengembalikan handphone nya pada Karina kemudian menutup matanya tanpa menatap Karina sedikit pun. "Su

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 181

    Berantakan? Jangan tanga ini juga pertama kali Aldo melihat Alfan yang banyak diidolakan orang berantakan seperti ini tak hanya itu bahkan rambutnya juga tidak tersisir sama sekali. "Fan, gue tau lo salah tapi tolong tegas untuk memastikan semuanya" Ucap Aldo lagi. Melihat keadaan rumah tangga anak tunggalnya sedang berada di ujung tanduk seperti ini Mamah sekar menangis. "Fan, mamah minta maaf karena sudah memberi kesempatan dia masuk kembali ke keluarga kita Fan, mamah salah gak bilang sama Karina. " Ucap Mamah sekar. Drrrrtttt.... Drttttt.... Obrolan mereka dihentikan oleh suara dering handphone bela yang cukup keras. "Siapa seng? " Tanya Aldo. Bela tak menjawab, ia menatap semua orang yang ada di ruangan ini"Mbak Karina" Jawab BelaSemua irang terdiam mendengar ucapan bela. "Angkat Bel, tolong loudspeaker juga" Ucap Alfan yang diangguki Bela. Bela mengangkat dan me loudspeaker panggilan itu. "Ha-hallo mbak? " Ucap Bela. "Bel, maaf mbak telpon kamu" Ucap Karina di telpo

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 180

    Tak hanya diam Alfan langsung mengambil handphonenya, ia langsung mendial nomor sang ibu. "Hallo mah" Ucap Alfan. "Iya Fan"jawab mamah sekar"Aldo masih di rumah? "Tanya Alfan lagi. " Masih Dan, lagi ngobrol itu sama Papah di luar"Alfan kesana ya. Tolong suruh Aldo jemput Alfan sekarang. "Ucap Alfan lagi. "Dan, jangan nekat ya" Peringatan mamah sekar. "Alfan rasa harus ketemu sama wanita itu mah, Alfan harus selesaikan ini semua""Karina dibawa? " Tanya Mamah sekar lagi. Alfan terkekeh "mamah tau, Alfan dirumah sendirian sekarang" Jelas Alfan. "Karin kemana? El? ""Siapa yang kuat mah mengahadapi suami yang masih dibayang-bayangi sama masa lalu, apalagi Karin juga tau mamah sembunyiin Alya dirumah" Ucap Alfan. Selesai mengucapkan iti Alfan menutup sambungan telponya, ia mengganti bajunya kemudian berjalan keluar dari rumah. Tidak membawa baju ganti, hanya sebuah ransel kecil dan handbag nya kemudian ia mengemudikan mobilnya menuju bandara. Ia akan memeberikan waktu untuk is

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 179

    Mereka tiba di bandara setelah tadinya mampir kerumah Amek untuk mengambil barang-barang bawaan Amel dan anaknya. "Mbakk Karin" Teriakan itu terdengar tak jauh dari belakang mereka. Karina membalikkan badannya"Loh bela? Kok disini? " Tanya Karina. Bela memeluk Karina pelan. "Apapun masalah rumah tangga kalian, Bela tetap berada di pihak mbak Karina. Karina tersenyum"Mbak mau bawa elvaira liburan kan liburan sekolah jadi sekalian mau bawa El sesekali ke Disneyland"Karina tersenyum, ia raih kedua tangan Karina "Kamu hebat banget mbak, Bela sama mas Aldi udah bahas itu kemarin karena kebetulan kita ketemu sama mbak Alya itu di rumah tante sekar""Kamu mau kemana bel? " Tanya Karina. "Mau ke Yogyakarta mbak, nanti mas Aldo nyusul masih ada yang harus di urus" Jawab Bela. "Bek, kenapa ya mamah sekar gak cerita ke mbak? " Tanya Karina lagi. Bela melirik kanan kiri, tak menemukan Amel dan yang lain ua mengajak Karina duduk du kursi tunggu. "Flight masih lama kan mbak? " Tanya be

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 178

    Selesai mengajar seperti biasa Karina harus menjemput Elvaira dulu yang memang menghabiskan waktu untuk les nari dan belajar, baru turun dari mobil Elvaira dikejutkan dengan bahasa Inggris sembari menunggu ia pulang dikejutkan dengan kehadiran Amel dan juga suaminya. Tau suaminya Amel? Ya, itu adalah model kebanggaan Amel siapa lagi kalau bukan Alief. Amel mengakhiri masa lajangnya saat ini sudah di karuniai anak laki-laki yang masih berusia 2 tahun. "Aunty Mel" Elvaira berlari kemudian memeluk Amel. "Ehh anak aunty, baru pulang les ya? " Tanya Amel. "Iya aunty, aunty mau ngapain disini? ""Kan kita mau liburan bareng, Bunda gak kasih tau emang? ""Benarkah? " Tanya anak kecil itu. "Beneran sayang, hari ini kan hari terakhir sekolah jadi bunda sama aunty putuskan bual liburan ke luar negeri bareng" Jelas Amel"Disneyland? " Tanya Elvaira antusias"Senyum Amel sumringah" Benar sekali, mau ikut? ""Mau dong aunty, tapi kita harus tunggu Ayah Alfan pulang dulu"Amel terdiam mendenga

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 5

    "Salsa? " Suara bariton mendistraksi lamunan seorang perempuan berwajah blasteran Amerika Indonesia, cantik dan penuh keanggunan. "Kamu ngapain berdiri di depan sini? " Tanya pria itu lalu merangkul perempuannya. "Aku nunggu kamu kok, udah selesai? " Salsa tersenyum tipis, membalas dengan meme

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 4

    "Yah kalau, Kamu punya cowok di luar. Kamu bayar laki-lak itu pakai uang dari kartu ini. apapun sesuatu yang kamu inginkan, " Seloroh santai. Rahang Karina hampir jatuhh dibuat, karena mendengar tuduhan suaminya yang tidak masuk akal. "Mana ada Mas! Jangan bicara sembarangan ya Mas, " Jawabannya pen

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 3

    Seminggu telah berlalu setelah pesta pernikahan dan bulan madu dadakan. Karina akhirnya dibawa Alfan untuk tinggal di mansion miliknya di jakarta Selatan. Setelah beberapa hari Akrina harus mengurus pengunduran diri di tempat ia bekerja. Namun, dari pihak bimbel ia memeberikan pekerjaan mengajar lew

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 2

    Pantai yang di maksud adalah pantai Parangtritis. Salah satu pantai yang terhits di kota Yogyakarta. Terutama di sore seperti ini, pemandangannya sangat cantik. Langit berwarna jingga kemerahan terlihat mendominasi, cahaya matahari memantul indah ke permukaan air laut. "Cantik banget, " Puji Karina

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status