Share

Bab 177

Author: Thaiteaa
last update publish date: 2026-10-20 21:53:05

Karina selalu menjaga jam tidur elvaira, ketika waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam maka seperti biasa Karina akan membawa Elvaira kekamar untuk di bacakan dongeng agar ia tertidur.

"Mau dengerin cerita apa sayang untuk malam ini? " Tanya Karina yang sudah berbaring di samping Elvaira.

"Bunda, el tau bunda gak baik-baik saja kan? " Pertanyaan itu pelan sekali bahkan hanya Karina yang bisa mendengar nya.

"Bunda baik-baik saja, kan tidak bertengkar sama Ayah" Jawab Karina.

"Bunda menyembuny
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 182

    "El mau ketemu Ayah? ""I-iya, b-boleh"Karina menatap Icha sebentar, kemud6 menatap El lagi lalu mengangguk. "Telpon ayah ya""Boleh? ""Iya sayang"Karina memberikan handphonenya pada Elvaira setelah membuka blokir Alfan di whatsapp, setelah itu ia mendial nomor Alfan. Tak butuh waktu lama telpon tersambung, dia sengaja me loudspeaker agar terdengar pembicaraan mereka. "Saya ggg, where are you? I'ii pick you up okay? ""Ayahhhhhh" Elvaira memanggil Alfan antusias walau masih dengan keadaan yang belum baik. Terlihat jelas Elvaira menangis. "Sayangg, princess kenapa nak? Princess dimana Sayang? Bilang sama ayah ya""I'm? Sick, this infusion is torturing me, yah" Adunya. "Sayang sakit nak? Ayah susul ya? Sayang dimana? " Tanya Alfan bertubi-tubi. "Di rumah sakit biasa ayah"jawabnya."Ayah kesana sekarang sayang, El tunggu Ayah ya" Ucap Alfan. Sambungan telpon ditutup, Elvaira mengembalikan handphone nya pada Karina kemudian menutup matanya tanpa menatap Karina sedikit pun. "Su

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 181

    Berantakan? Jangan tanga ini juga pertama kali Aldo melihat Alfan yang banyak diidolakan orang berantakan seperti ini tak hanya itu bahkan rambutnya juga tidak tersisir sama sekali. "Fan, gue tau lo salah tapi tolong tegas untuk memastikan semuanya" Ucap Aldo lagi. Melihat keadaan rumah tangga anak tunggalnya sedang berada di ujung tanduk seperti ini Mamah sekar menangis. "Fan, mamah minta maaf karena sudah memberi kesempatan dia masuk kembali ke keluarga kita Fan, mamah salah gak bilang sama Karina. " Ucap Mamah sekar. Drrrrtttt.... Drttttt.... Obrolan mereka dihentikan oleh suara dering handphone bela yang cukup keras. "Siapa seng? " Tanya Aldo. Bela tak menjawab, ia menatap semua orang yang ada di ruangan ini"Mbak Karina" Jawab BelaSemua irang terdiam mendengar ucapan bela. "Angkat Bel, tolong loudspeaker juga" Ucap Alfan yang diangguki Bela. Bela mengangkat dan me loudspeaker panggilan itu. "Ha-hallo mbak? " Ucap Bela. "Bel, maaf mbak telpon kamu" Ucap Karina di telpo

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 180

    Tak hanya diam Alfan langsung mengambil handphonenya, ia langsung mendial nomor sang ibu. "Hallo mah" Ucap Alfan. "Iya Fan"jawab mamah sekar"Aldo masih di rumah? "Tanya Alfan lagi. " Masih Dan, lagi ngobrol itu sama Papah di luar"Alfan kesana ya. Tolong suruh Aldo jemput Alfan sekarang. "Ucap Alfan lagi. "Dan, jangan nekat ya" Peringatan mamah sekar. "Alfan rasa harus ketemu sama wanita itu mah, Alfan harus selesaikan ini semua""Karina dibawa? " Tanya Mamah sekar lagi. Alfan terkekeh "mamah tau, Alfan dirumah sendirian sekarang" Jelas Alfan. "Karin kemana? El? ""Siapa yang kuat mah mengahadapi suami yang masih dibayang-bayangi sama masa lalu, apalagi Karin juga tau mamah sembunyiin Alya dirumah" Ucap Alfan. Selesai mengucapkan iti Alfan menutup sambungan telponya, ia mengganti bajunya kemudian berjalan keluar dari rumah. Tidak membawa baju ganti, hanya sebuah ransel kecil dan handbag nya kemudian ia mengemudikan mobilnya menuju bandara. Ia akan memeberikan waktu untuk is

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 179

    Mereka tiba di bandara setelah tadinya mampir kerumah Amek untuk mengambil barang-barang bawaan Amel dan anaknya. "Mbakk Karin" Teriakan itu terdengar tak jauh dari belakang mereka. Karina membalikkan badannya"Loh bela? Kok disini? " Tanya Karina. Bela memeluk Karina pelan. "Apapun masalah rumah tangga kalian, Bela tetap berada di pihak mbak Karina. Karina tersenyum"Mbak mau bawa elvaira liburan kan liburan sekolah jadi sekalian mau bawa El sesekali ke Disneyland"Karina tersenyum, ia raih kedua tangan Karina "Kamu hebat banget mbak, Bela sama mas Aldi udah bahas itu kemarin karena kebetulan kita ketemu sama mbak Alya itu di rumah tante sekar""Kamu mau kemana bel? " Tanya Karina. "Mau ke Yogyakarta mbak, nanti mas Aldo nyusul masih ada yang harus di urus" Jawab Bela. "Bek, kenapa ya mamah sekar gak cerita ke mbak? " Tanya Karina lagi. Bela melirik kanan kiri, tak menemukan Amel dan yang lain ua mengajak Karina duduk du kursi tunggu. "Flight masih lama kan mbak? " Tanya be

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 178

    Selesai mengajar seperti biasa Karina harus menjemput Elvaira dulu yang memang menghabiskan waktu untuk les nari dan belajar, baru turun dari mobil Elvaira dikejutkan dengan bahasa Inggris sembari menunggu ia pulang dikejutkan dengan kehadiran Amel dan juga suaminya. Tau suaminya Amel? Ya, itu adalah model kebanggaan Amel siapa lagi kalau bukan Alief. Amel mengakhiri masa lajangnya saat ini sudah di karuniai anak laki-laki yang masih berusia 2 tahun. "Aunty Mel" Elvaira berlari kemudian memeluk Amel. "Ehh anak aunty, baru pulang les ya? " Tanya Amel. "Iya aunty, aunty mau ngapain disini? ""Kan kita mau liburan bareng, Bunda gak kasih tau emang? ""Benarkah? " Tanya anak kecil itu. "Beneran sayang, hari ini kan hari terakhir sekolah jadi bunda sama aunty putuskan bual liburan ke luar negeri bareng" Jelas Amel"Disneyland? " Tanya Elvaira antusias"Senyum Amel sumringah" Benar sekali, mau ikut? ""Mau dong aunty, tapi kita harus tunggu Ayah Alfan pulang dulu"Amel terdiam mendenga

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 177

    Karina selalu menjaga jam tidur elvaira, ketika waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam maka seperti biasa Karina akan membawa Elvaira kekamar untuk di bacakan dongeng agar ia tertidur. "Mau dengerin cerita apa sayang untuk malam ini? " Tanya Karina yang sudah berbaring di samping Elvaira. "Bunda, el tau bunda gak baik-baik saja kan? " Pertanyaan itu pelan sekali bahkan hanya Karina yang bisa mendengar nya. "Bunda baik-baik saja, kan tidak bertengkar sama Ayah" Jawab Karina. "Bunda menyembunyikan itu dari El kan? El sudah besar bunda El sudah paham" Jawab anak berusia 5 tahun itu. "El, kalau suatu saat bunda sudah tidak kuat dengan semua ini janji ya untuk jagu anak yang baik dan nurut ya" Ucap Karina lagi. Mendengar itu air mata Elvaira mengalir deras, ia peluk bundanya. "Bunda, bawa El sama bunda ya? Kita pergi sama-sana kita pergi bawa ayah juga""Ini tidak semudah yang El bayangin nak, bobo ya besok kan harus sekolah" Suruh Karina. "Bunda janji ya tidak boleh nangis""Bunda

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 4

    "Yah kalau, Kamu punya cowok di luar. Kamu bayar laki-lak itu pakai uang dari kartu ini. apapun sesuatu yang kamu inginkan, " Seloroh santai. Rahang Karina hampir jatuhh dibuat, karena mendengar tuduhan suaminya yang tidak masuk akal. "Mana ada Mas! Jangan bicara sembarangan ya Mas, " Jawabannya pen

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 3

    Seminggu telah berlalu setelah pesta pernikahan dan bulan madu dadakan. Karina akhirnya dibawa Alfan untuk tinggal di mansion miliknya di jakarta Selatan. Setelah beberapa hari Akrina harus mengurus pengunduran diri di tempat ia bekerja. Namun, dari pihak bimbel ia memeberikan pekerjaan mengajar lew

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 2

    Pantai yang di maksud adalah pantai Parangtritis. Salah satu pantai yang terhits di kota Yogyakarta. Terutama di sore seperti ini, pemandangannya sangat cantik. Langit berwarna jingga kemerahan terlihat mendominasi, cahaya matahari memantul indah ke permukaan air laut. "Cantik banget, " Puji Karina

  • Istri Wasiat Sang Pewaris   Bab 1

    "Wijaya Industries sekarang sudah ada di tangan kamu Alfan. Tapi walau begitu, papah nggak akan lepas tangan dan pasrahin semuanya ke kamu. Perusahaan Wijaya Industries ini perusahaan keluarga, besar sekali tanggung jawabnya bagi orang yang sudah menduduki kursi kepemimpinan. Dan biarpun umur kamu s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status