MasukPernikahan yang sudah dipertahankan selama lima tahun harus berakhir karena orang ketiga. Alia merasa dunianya hancur saat tiba-tiba Farhan menghubunginya dan meminta cerai. Kesetiaan dan kesabaran Alia menanti suaminya pulang dari tanah rantau dibalas dengan pengkhianatan dan luka yang sangat dalam.
Lihat lebih banyakTaksi berhenti tepat di depan taksi. Seorang pria keluar dari dalam mobil. Pria dengan pakaian casual itu tampak berdiri tegak ketika keluar mobil. Melihat sekitar, dia melepas kacamata hitam yang bertengger di hidungnya. Sejenak dia menunggu sopir yang sedang mengambil tas miliknya.
Retta yang melihat pria itu langsung mengembuskan napas lega. Akhirnya pria yang ditunggu datang juga. Pria itu adalah calon suami Retta. Hari ini Retta akan menikah dengan pria yang dicintainya itu.
Dengan cepat Retta menghampiri pria itu. Tadi jantungnya benar-benar mau copot mendapati sang calon suaminya yang tak kunjung datang. Namun, perasaan itu sirna ketika melihat calon suaminya.
Pria itu masuk ke hotel. Menarik koper yang diberikan oleh sopir taksi. Dia sudah tak sabar untuk bertemu dengan Retta-calon istrinya.
Satu pelukan diberikan padanya. “Aku pikir kamu tidak akan datang.” Perasaan lega benar-benar melingkupi hati Retta. Dia tidak bisa bayangkan jika calon suaminya itu tidak datang.
Pria itu tersenyum. Kemudian membelai lembut rambut Retta. “Menikah denganmu adalah impianku, bagaimana bisa aku tidak datang?”
Retta merasa senang sekali mendengar ucapan calon suaminya itu. Dia pun mengeratkan pelukannya. Dia tahu calon suaminya begitu mencintainya. Hal itu membuat Retta menyingkirkan pikiran tentang pernikahan yang gagal.
Pria itu terus membelai rambut Retta. Merasa senang Retta begitu mencintainya. Dia merasa tidak salah memilih calon istri.
Di saat dua insan sedang saling berpelukan, seorang pria yang keluar dari lift, melihat semua itu. Rylan yang mendapati pemandangan itu, hanya bisa meratapi nasibnya. Melihat wanita yang dicintainya dipeluk orang lain, rasanya begitu menyesakkan. Namun, dia hanya bisa pasrah karena Retta tidak menyukainya. Bagi Retta, dirinya hanya anak kecil dan tak masuk dalam daftar pria yang bisa dijadikan suami. Padahal usia tidak menentukan kesiapan seseorang untuk menikah.
“Uncle.” Keponakan Rylan menarik baju Rylan karena sedari tadi pamannya itu hanya diam saja. Bocah kecil itu ingin menyusul sepupu-sepupunya ke kolam renang. Jadi meminta pamannya untuk segera mengantarkannya.
“Iya,” jawab Rylan.
“Ayo ke kolam lenang.”
Rylan mengingat jika niatnya turun ke lobi adalah ingin mengantarkan keponakannya ke kolam renang. Namun, langkahnya harus terhenti ketika melihat pemandangan yang begitu menyesakkan itu.
“Ayo.” Rylan mengayunkan langkahnya. Mencoba mengabaikan apa yang dilihatnya.
Baru saja langkahnya diayunkan beberapa langkah, suara seseorang teriakan terdengar. Rylan menoleh ke sumber suara. Ternyata suara itu berasal dari tempat di mana Retta dan calon suaminya berdiri.
“Tega, kamu melakukan ini.” Seorang wanita cantik menghampiri calon suami Retta. Menarik tubuh pria itu supaya lepas dari tubuh Retta. Dia kemudian memukuli pria itu untuk melepaskan kemarahannya.
Retta yang sedang memeluk erat calon suaminya terkejut dengan apa yang terjadi. Dia tidak mengerti kenapa tiba-tiba wanita itu melepaskan pelukannya dan memukuli calon suaminya.
“Aku sudah curiga sejak lama jika kamu menjalin hubungan dengan wanita lain. Sengaja aku mengikutimu sampai ke sini, dan ternyata dugaanku benar.” Wanita itu meraung. Terus memukuli calon suami Retta.
“Aku bisa jelaskan.” Calon suami Retta mencoba menghentikan apa yang dilakukan oleh wanita itu.
Retta yang melihat pemandangan itu merasa bingung. Namun, dari apa yang dilihatnya, jelas sekali jika calon suaminya mengenal wanita itu. Pikirannya melayang menebak siapa wanita yang datang marah-marah dan memukul calon suaminya itu.
“Jelaskan apa? Jelaskan jika selama ini kamu berselingkuh.” Wanita itu kini menangis. Air matanya mengalir di pipinya, tetapi tangannya tak berhenti memukul.
'Selingkuh? Apa yang dia maksud adalah hubunganku?'
Pertanyaan itu berputar di kepala Retta. Dia bingung dengan keadaan yang sedang terjadi.
Suara wanita yang menggelegar itu membuat semua yang ada di lobi mengalihkan pandangan pada orang tersebut. Karena wanita itu bersama anak pemilik hotel, para petugas keamanan tidak berani mendekat sebelum mendapatkan aba-aba.
“Hentikan!” pinta Retta ketika melihat calon suaminya dipukuli.
Ketika mendengar suara Retta, wanita itu seketika menghentikan aksinya. Kemudian menatap tajam ke arah Retta.
“Siapa dia?” Retta yang melihat calon suaminya sudah lepas dari cengkeraman wanita di depannya itu langsung melayangkan pertanyaan. Dia begitu penasaran kenapa tiba-tiba wanita itu menuduhnya selingkuh dan begitu barbar memukul calon suaminya.
“Kamu mau tahu siapa aku?” Pandangan wanita itu diliputi kobaran kebencian pada Retta.
“Sudah-sudah, ayo sebaiknya kita pergi.” Calon suami Retta menarik tangan wanita itu agar tidak menjelaskan apa-apa pada Retta. Dia mendorong tubuh wanita itu untuk keluar dari lobi hotel.
“Aku mau menjelaskan hubungan kita. Agar wanita murahan ini tahu.” Wanita itu meronta ketika suaminya terus mendorong tubuhnya. Tak mau pergi dari hotel milik keluarga Retta itu.
Retta membulatkan matanya. Dia tidak menyangka di hotel miliknya ada yang berani-beraninya mengatakan akan hal itu. Murahan? Darah Retta seketika mendidih mendengar ucapan wanita yang tidak dikenalkanya itu.
“Siapa yang Anda maksud wanita murahan? Aku?” tanya Retta. Suara Retta kali ini begitu keras hingga membuat semua yang melintas di lobi semakin penasaran dengan apa yang terjadi. “Jangan coba-coba Anda mengatakan hal itu!” Retta benar-benar muak dengan apa yang dikatakan oleh wanita yang datang tiba-tiba itu.
“Lalu sebutan apa yang pas untuk kamu?” Wanita itu langsung melepaskan diri dari suaminya. Dia langsung meraih rambut Retta dan menjambak Retta dengan sekuat tenaga.
Rylan yang melihat hal itu langsung panik dan berlari. Meninggalkan keponakannya begitu saja. Untung saja tepat di belakang Rylan ada Shera-kakak Reta yang turun ke lobi setelah diberitahu pegawainya bahwa adiknya sedang ribut. Dia langsung meraih tubuh keponakan Rylan. Membawanya untuk pergi. Tak mau sampai bocah kecil itu melihat hal mengerikan yang sedang terjadi.
Rylan yang menghampiri Retta langsung berusaha melepaskan cengkeraman wanita yang menjambak Retta. Wanita itu cukup kuat menjambak Retta, hingga susah sekali dilepaskan.
“Ach ….” Retta berteriak kesakitan. Tak tinggal diam, Retta pun membalas. Dia gantian menjambak rambut wanita yang sudah dengan tidak sopannya itu menjambak. Dia tidak terima diperlakukan seenaknya seperti itu. “Kamu yang wanita murahan!” Retta melayangkan makiannya.
“Retta sudah.” Rylan melihat jelas Retta begitu beringas. Dia benar-benar baru tahu bagaimana beringasnya Retta yang membalas wanita di depannya.
“Aku akan membalas wanita kurang ajar ini yang berani-beraninya mengatakan aku wanita murahan.” Retta tak mau melepaskan sama sekali apa yang dilakukannya.
“Tolong lepaskan!” Rylan menatap calon suami Retta yang hanya diam saja melihat kejadian di depannya. Tak mau berusaha melepaskannya. “Pinta dia melepaskannya!” perintah Rylan. Tangannya terus berusaha memegang tangan wanita itu untuk melepaskannya.
Pria itu pun langsung berusaha melepaskan cengkeraman di rambut Retta. Berusaha menjauhkan tubuh wanita itu dari Retta.
“Lepaskan aku. Aku akan memberikan pelajaran pada wanita murahan ini.” Wanita itu terus menjambak Retta.
“Apa kamu bilang? Wanita murahan!” Retta tak terima. Dia terus membalas. Menjambak lebih kuat.
“Iya, wanita murahan. Panggilan itu memang pantas disematkan padamu. Wanita perebut suami orang!”
Istri Yang Dicampakkan Menjadi SultanSeason 2Bab 41Darren benar-benar menjual perusahaan mendiang sang ayah dan uangnya ia sumbangkan. Darren tidak menyerahkan perusahaan itu pada Martin karena ia tidak ingin keluarganya masih berkecimpung di dunia hitam itu. Darren akan berusaha untuk hidup normal, ia kini memegang kendali atas perusahaan sang ibu.Lelaki itu bahkan menghancurkan semua senjata yang dimiliki olehnya. Ia ingin mengubur dalam-dalam masa lalunya yang kelam. Masih berharap cintanya juga akan dilihat oleh Alia."Tempat acara ulang tahun Azfer sudah disiapkan?" tanya Darren pada Roy."Sudah, Tuan. Tempatnya juga aman, semua cctv juga berfungsi dengan lancar," jelas Roy."Pastikan semua tamu harus diperiksa terlebih dahulu," pesan Darren."Baik, Tuan.""Kau pergilah ke sana. Aku akan menyusul sebentar lagi," tutur Darren lalu masuk ke dalam kamarnya.Hari yang tidak akan dilupakan olehnya, Alia akan menjawab pernyataan cinta Darren. Wanita itu sudah menjanjikan, entah iya
Istri Yang Dicampakkan Menjadi SultanPulang dari Spanyol, Darren langsung menemui Alia. Ia akan mengatakan semua fakta yang selama ini ditutupi olehnya. Selama Darren pergi, tidak ada sama sekali teror atau orang yang berniat menyakiti Alia dan keluarganya.Sampai saat ini Darren tetap mencari tahu dalang penembakkan karena orang bayaran itu masih tutup mulut, ia bahkan mengatakan rela mati demi tidak membocorkan siapa bosnya.Lelaki itu sangat gugup hingga berkali-kali menarik nafas panjang. Siap menerima segala konsekuensi yang akan diterima setelah mengakui semuanya. Ia juga meminta Alia untuk membawa Azfer. Kebetulan Alia memang membawa Azfer untuk pegi jalan-jalan sedangkan Pak Darma dan Bu Mira sibuk, tidak bisa menemani."Maaf, tadi jalanan macet. Pasti nunggu lama," ujar Alia yang baru saja sampai, ia hanya seorang diri datang."Kemana Az?" tanya Darren sambil mengedarkan pandangan mencari sosok Azfer."Ada di mobil, dia baru aja tidur," jelas Alia."Kalian habis jalan-jalan?
Istri Yang Dicampakkan Menjadi Sultan"Sebelumnya aku mau minta maaf," ujar Alia."Untuk?" tanya Darren."Untuk apa yang aku katakan beberapa waktu lalu. Saat itu aku terlalu emosi dan pikiranku sedang kacau, tapi tolong jangan salah artikan pertemuan ini. Aku cuman mau minta maaf," jelas Alia."Nggak ada hal lain yang mau kamu bilang?" pancing Darren.Alia menggelengkan kepalanya. "Aku nggak akan melarang kamu ketemu Azfer, tapi aku nggak mau kamu bawa Azfer keluar dari rumah orangtuaku," papar Alia.Bukan tanpa alasan, Alia merasa dirinya harus tetap waspada. Meskipun belum melihat secara langsung yang membuktikan jika Darren adalah seorang mafia tapi Alia harus tetap berjaga-jaga, tidak ingin nanti Azfer menjadi penerus Darren.Darren juga tidak ingin memaksa apapun yang menjadi keputusan Alia. Ia akan sabar menunggu Alia menyadari cinta Darren padanya benar-benar nyata bukan hanya sekedar gurauan atau kepura-puraan semata."Kalau gitu aku duluan ya," pamit Alia lalu bangkit mening
Istri Yang Dicampakkan Menjadi Sultan"Bagus. Besok aku akan berangkat ke Spanyol, Hendra tetap di sini yang lain ikut denganku," ujar Darren."Baik, Tuan."Darren bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke kamarnya. Ia tidak tinggal di rumah sang ibu maupun rumah Alia. Darren memilih tinggal di rumahnya sendiri. Mood lelaki itu memang tidak baik sejak kejadian beberapa hari lalu.Penolakan Alia masih terbayang di pelupuk mata. Darren tidak akan pernah mundur begitu saja saat semuanya baru akan dimulai. Ia hanya memberikan ruang untuk Alia, memberikan wanita itu dengan waktunya sendiri.Ting!Lamunan lelaki itu buyar mendengar notifikasi pesan di ponselnya. Dengan malas ia mengeluarkan benda pipih itu dari saku celananya. Tiba-tiba senyuman mereka.[Ada waktu nanti sore? Jika bisa temui aku di kafe.] Pesan yang dikirimkan Alia pada Darren.[Aku akan datang.] Terkirim.Tidak tahu maksud Alia tapi Darren berharap apa yang akan terjadi nanti adalah hal yang baik. Senyum tidak lepas dar
Istri Yang Dicampakkan Menjadi SultanBab 59"Mas, lukanya?" Alia menatap punggung Darren yang kini menghilang dibalik pintu."Dia memang begitu, lukanya pasti sudah diobati," sahut Jodi."Tapi–""Sudahlah, tolong jangan ceritakan ini pada Mami. Aku hanya tidak ingin Mami kepikiran soal ini," pinta Jodi.
Istri Yang Dicampakkan Menjadi SultanBab 55Melihat Bu Soraya pulang bersama tim medis dengan kondisi terbaring lemah tentu membuat Alia kaget dan juga cemas. Ia menatap sang suami meminta penjelasan. Jodi hanya mengelus lengan istrinya itu lalu mengikuti tin medis yang membawa Bu Soraya ke kamarnya.
Istri Yang Dicampakkan Menjadi SultanBab 53Tok … tok … tok …."Masuk!" seru Jodi.Pintu kamar itu didorong dari luar, Darren masuk dengan membawakan air putih untuk Alia. Ia meminta maaf atas kesalahannya hingga membuat Alia ketakutan seperti ini."Dia ketakutan karena mendengarku sedang latihan dan ti
Istri Yang Dicampakkan Menjadi SultanBab 48Alia menahan Jodi yang akan memberikan kabar ini pada Bu Soraya, Alia hanya tidak ingin membuat mertuanya kecewa jika nanti hasil pemeriksaan dari rumah sakit berbeda dengan hasil test pac












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan