Mag-log inTahun 1978. Hal pertama yang dilakukan Shenna setelah terlahir kembali adalah mengurus kembali surat penerimaan universitasnya yang sempat hilang. Dia menyembunyikannya di bawah tungku selama tiga bulan. Hari ini, akhirnya dia membawa surat itu ke tempat pendaftaran mahasiswa baru Universitas Harda. Namun, baru saja dia menyerahkan surat penerimaan itu dengan tangan gemetar, detik berikutnya surat tersebut direbut kembali dengan kasar. Kemudian, suara dingin terdengar dari belakang kepalanya. "Shenna?" "Kapan kamu datang ke Kota Harda? Kalau kamu pergi begitu saja, lalu siapa yang mengurus Tante Jeni?"
view moreNamun, Haris menatapnya cukup lama dengan sorot mata yang penuh ejekan. Kemudian, dia tertawa terbahak-bahak, berbalik, dan keluar dari gubuk kecil itu. Setelah berada di luar, dia mengunci pintunya rapat-rapat.....Empat tahun kemudian, akhir musim gugur ....Marlan akhirnya tidak mampu bertahan melewati musim dingin itu dan meninggal karena sakit. Orang tua yang keras kepala sepanjang hidupnya itu, bahkan sampai menjelang ajal, tidak mengizinkan Haris pulang untuk menemuinya sekali pun.Di pemakaman di pinggiran Kota Harda, Haris mengenakan jaket katun lusuh yang warnanya sudah memudar karena terlalu sering dicuci dan dipenuhi tambalan.Lebih dari separuh rambutnya telah memutih. Punggungnya yang dahulu tegap seperti pohon pinus kini membungkuk karena penderitaan hidup.Dia masih berada di usia prima, tetapi wajahnya sudah begitu kuyu hingga tampak seperti lelaki tua berusia lebih dari 50 tahun.Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Marlan secara khusus berpesan bahwa Haris tidak
Namun, teriakan Jeni justru membuat Haris semakin kehilangan akal sehat. Seperti orang gila, dia menendang tubuh Jeni berkali-kali dengan keras. Dia baru berhenti setelah Jeni memuntahkan darah dan terkulai lemas di lantai.Asrama di kompleks militer itu memang dihuni keluarga para anggota militer. Begitu mendengar keributan dari kamar tersebut, seseorang segera berlari memanggil petugas keamanan.Beberapa petugas keamanan bergegas datang.Mereka menarik Haris yang sudah mengamuk, lalu menahannya dengan kuat di lantai.Barulah Haris seolah tersadar dari kegilaannya. Dia terengah-engah. Dadanya bergerak naik turun dengan hebat, sementara matanya yang merah menatap tajam Vira dan Jeni yang tergeletak di lantai."Haris, kamu sudah gila? Kamu sudah nggak sayang nyawa? Berani sekali melakukan kekerasan terang-terangan di siang bolong!"Kepala bagian keamanan yang baru itu gemetar karena marah.Sejak hari pertama menjabat, dia sudah mendengar bahwa Keluarga Winata ini selalu menimbulkan masa
Tangan Haris yang hendak membuka pintu mendadak membeku di udara. Namun, dari dalam kamar segera terdengar makian Jeni."Kenapa kamu malah membentakku?""Bukannya semua ini karena kamu sendiri nggak becus? Kalau sejak awal kamu bisa mengambil hati Haris dan mengusir perempuan murahan itu kembali ke kampung, apa semua masalah sebesar ini akan terjadi?"Suara Jeni terdengar dingin dan keji."Sekarang malah nyalahin aku? Selama tujuh tahun di kampung, memangnya masih kurang caraku menyiksa Shenna karena menuruti perkataanmu?""Di tengah musim dingin dengan suhu belasan derajat di bawah nol, aku sengaja menyiramkan air es ke tempat tidurnya dan memaksanya mencuci pakaianku di tepi sungai yang membeku. Dia sampai demam tinggi, kedua tangannya penuh radang dingin dan bernanah, tapi aku masih memaksanya pergi ke ladang mencari bahan makanan. Siapa sangka nyawa perempuan murahan itu kuat sekali? Sudah diperlakukan seperti itu saja dia nggak mati. Memangnya aku bisa apa?""Kamu masih berani men
Perkataan Shenna bagaikan sambaran petir yang menghantam kepala Haris.Ekspresinya seketika berubah sangat buruk. Bibirnya gemetar cukup lama sebelum akhirnya dia berhasil berkata, "Kamu ... apa maksud perkataanmu?"Namun, Shenna tidak menjawab lagi. Dia hanya menatap Haris seolah sedang menyaksikan lelucon. Wajah dan tatapannya dipenuhi ejekan.Budi karena telah menyelamatkan nyawa? Jadi, inilah budi besar yang tidak pernah Haris ceritakan di kehidupan sebelumnya.Karena tidak tahan dengan perlakuan Jeni dulu, Shenna pernah mencoba menanyakannya. Namun, Haris langsung menegurnya keras, "Shenna, kamu hanya perlu ingat bahwa keluarga Vira adalah penyelamat hidupku. Selebihnya nggak perlu kamu pikirkan."Padahal, di tengah musim dingin yang membekukan, orang yang tanpa ragu menerjang kolam garam sedingin es dan mempertaruhkan nyawa untuk menarik Haris keluar jelas-jelas adalah dirinya, Shenna.Shenna yang kesehatannya terganggu setelah menyelamatkannya.Shenna yang kemudian harus menahan












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.