Short
Mantan Suami Pelit, Ceraikan!

Mantan Suami Pelit, Ceraikan!

Von:  AnyaAbgeschlossen
Sprache: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Kapitel
4Aufrufe
Lesen
Zur Bibliothek hinzufügen

Teilen:  

Melden
Übersicht
Katalog
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN

Zusammenfassung

Cinta Toxic

Drama

Pilih Kasih/Egois

Mandiri

Hitung Mundur

Penyesalan

Pacar kaya rayaku selalu bilang kalau menikah ke keluarga kaya itu penuh kepahitan. Takut aku merasa tertekan, dia mengusulkan sistem patungan. Katanya mandiri secara finansial adalah satu-satunya cara biar tak dipandang sebelah mata. Tiga tahun pacaran, dari hal sepele seperti sikat gigi dan pasta gigi, sampai urusan besar seperti rumah dan mobil pernikahan, semuanya kami bagi dua. Bahkan sebelum menikah, setiap kali aku makan di rumahnya, pembantunya sengaja memperhatikan aku makan berapa suap. Supaya memudahkanku untuk patungan makan siang dengan seluruh keluarganya. Setelah itu, saat pemeriksaan kehamilan, dokter menemukan bahwa bayiku mengalami kelainan dan menyarankan untuk aborsi. Dalam keadaan hancur dan tanpa arah, aku menelponnya. Suasana di balik telepon hening sejenak. “Coba periksa dulu penyebab kelainannya.” “Kalau karena masalah genetikku, aku nggak akan mengambil keuntungan darimu. Aku akan tanggung seluruh biaya aborsinya.” “Tapi kalau itu karena masalahmu, tolong kembalikan semua biaya pemeriksaan kehamilan yang pernah kubayar. Kesalahanmu harus kamu tanggung sepenuhnya sendiri.” Dia tak mengungkit tentang anak kami yang harus digugurkan. Aku membeku cukup lama. “Kamu adil sekali…” Setelah operasi selesai, aku berbaring dengan wajah pucat di ruang observasi yang dingin sambil merasa linglung. Sampai akhirnya aku melihat siaran televisi, di mana dia baru saja menghabiskan uang 3,66 miliar demi memberi mobil mewah untuk cinta pertamanya yang baru kembali dari luar negeri. Cinta pertamanya berniat membayarnya. Namun, dia menahan kartunya dengan ekspresi yang rumit. “Nggak perlu diperhitungkan sedetail ini diantara kita.” “Nggak perlu… seperti orang luar.” Aku terdiam. Aku memalingkan wajah dan menelepon Brian, senior di kampusku, “Kak, lembaga penelitian di luar negeri itu masih kurang orang, ‘kan? Aku mau ikut.”

Mehr anzeigen

Kapitel 1

Bab 1

Brian bingung.

“Kamu rela melepas status nyonya kaya untuk pergi keluar negeri?”

“Butuh uang lagi?”

Aku tersenyum getir. Dulu saat hendak menikah, Dedi bilang kalau rumah dan mobil juga harus dibagi dua.

Demi mengumpulkan uang yang diminta Dedi, aku sampai rela nekat pergi ke hutan belantara yang ganas dan bertaruh nyawa selama lebih dari setengah tahun.

Brian sering memarahiku,

“Keluarga Wira begitu kaya, emangnya masih butuh uang darimu? Menikah ke keluarga kaya itu penuh kepahitan! Rara, sadarlah!”

Melalui telepon, aku tertawa paksa dan menjawab,

“Kak, biarkan aku pergi saja.”

Melihat pendirianku yang teguh, Brian kembali mengomeliku budak cinta, tapi tetap membantuku mengurusnya.

Saat aku memaksakan tubuhku yang lemas untuk kembali ke rumah, Dedi juga baru saja sampai.

Tanpa mendongak sedikit pun, dia berkata,

“Dokter bilang itu terjadi karena kamu makan obat flu di awal kehamilan. Ini murni kesalahanmu, jadi kamu harus menanggung semua kerugiannya.”

“Beberapa bulan ini, biaya pemeriksaan kehamilan yang sudah kubayarkan itu 4 juta, transfer balik ke aku.”

Aku bergumam pelan, “Hm.”

Lalu mengeluarkan ponsel dan mentransfer uangnya.

Padahal saat itu aku terkena flu karena begadang semalaman untuk menjaganya.

Namun, berhubung Brian sudah mengatur keberangkatanku tiga hari mendatang, tak ada gunanya lagi berdebat dengannya soal siapa yang salah dan siapa yang benar.

Melihat aku patuh dan langsung mentransfer uangnya, Dedi membuka tangannya dan menarikku ke dalam pelukannya.

“Kok kamu patuh sekali hari ini? Biasanya kamu bakal menuntut dan mempermasalahkan pembagian tanggung jawab denganku?”

“Kok Bu Hakim Rara nggak menuntut perkara lagi hari ini?”

Aku menatap tatapan matanya yang tampak penuh ejekan.

Aku sungguh ingin bertanya padanya, kehilangan anak kami tak membuatnya merasa sedih sedikit pun?

Kok dia masih punya suasana hati untuk bercanda?

Melihat aku tak memberi respon, Dedi pun merasa membosankan. Dia mengeluarkan ponselnya untuk menghitung pengeluaran yang harus dibagi dua hari ini.

“Biaya air dan listrik 1 juta, transfer aku 500 ribu.”

“Bibi Eva bilang kamu makan tiga potong iga, delapan potong daging asam manis dan semangkuk sup ginseng saat makan siang di rumah ayah dan ibu. Transfer 658 ribu saja ke Bibi Eva.”

“….”

Aku menatapnya dengan tatapan kosong.

“Hanya ada uang di dalam hatimu?”

Dedi membenarkan posisi duduknya, raut wajahnya berubah serius.

“Rara, selama urusan uang diperhitungkan dengan jelas, orang luar nggak bakal menuduh kamu hanya mengincar harta keluargaku, nggak bakal ada yang memandangmu sebelah mata.”

“Kamu harus belajar mandiri. Nggak ada orang yang bisa menemanimu seumur hidup, paham?”

Lalu, seolah baru teringat sesuatu, dia pun bertanya padaku,

“Kamu baru selesai operasi, bagaimana kondisimu? Masih sakit?”

Perasaanku sempat terasa hangat sejenak.

Setidaknya dia masih peduli padaku.

“Nggak apa-apa, hanya saja kata dokter…”

“Baguslah kalau nggak apa-apa. Helen mau ke rumah untuk mencoba masakanmu. Kalau nggak sibuk, cepat ke sana untuk masak.”

…kata dokter tanganku tak boleh kena air.

Lima kata terakhir itu terpaksa kutelan kembali ke dalam perut.

Melihat aku tak menjawab, Dedi mendongak dan menambahkan,

“Bahan makanannya kita bagi rata, bagian Helen biar aku yang bayarkan.”

Erweitern
Nächstes Kapitel
Herunterladen

Aktuellstes Kapitel

Weitere Kapitel

An die Leser

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Keine Kommentare
9 Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status