공유

Bab 12 Gosip Murahan

작가: Ratu As
last update 게시일: 2026-05-28 09:43:54

Ezra langsung bicara blak-blakan.

​"A—pa? Aku trending?" Azalea menunjuk dirinya sendiri dengan wajah cengo.

​Ezra menghentak napasnya kasar, lalu mengeluarkan ponsel dan memperlihatkan layarnya tepat di depan hidung Azalea.

​"Hah, beli kuota internet saja pasti kamu tidak mampu, kan? Makanya kudet! Lihat ini!"

​Azalea membaca apa yang Ezra tunjukkan. Matanya seketika membelalak dengan bibir membulat.

​"Tunggu, ini sama sekali tidak benar! Aku tidak punya hubungan apa pun dengan Alvano!" jelas
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 191 Usaha Azalea Meruntuhkan Pertahanan Zayn

    Azalea tidak memperpanjang celotehan Varel dan memilih langsung beranjak menuju ruang dewan siswa.​Begitu sampai di depan pintu berpelitur gelap itu, pintunya mendadak terbuka dari dalam. Pak Heru-- sang pembina keluar dengan membawa beberapa berkas. Azalea yang terkejut buru-buru menghentikan langkahnya dan membungkuk sopan.​"Selamat siang, Pak Heru," sapa Azalea ramah.​"Siang, Azalea. Kebetulan sekali, Zayn masih ada di dalam," ujar Pak Heru mengangguk pelan sebelum melangkah meninggalkan koridor.​Azalea menarik napas panjang untuk mengumpulkan keberanian, lalu melangkah masuk dan menutup pintu di belakangnya. ​Di ruangan yang tenang itu, Zayn tampak terduduk. Mendengar langkah kaki mendekat, pemuda itu mendongak. Begitu menyadari siapa yang datang, raut wajah Zayn berubah datar dan tak acuh, meski tatapan matanya menancap tajam, seolah siap menuntut penjelasan atas pesan singkatnya yang diabaikan semalam.​Paham betul arti tatapan itu, Azalea langsung melancarkan aksi penyelam

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 190 Pesan Zayn yang Diabaikan

    Azalea mengangguk, ia terkekeh pelan sembari berbalik menjauh. Ia mendekati anak-anak lagi setelah mobil Zayn melaju pergi. Azalea merasa pilihannya cukup tepat, berada di panti membuatnya tidak perlu merasa kesepian. Di sana ada banyak anak-anak lucu yang menemaninya. Gadis itu juga mendapat kamar yang cukup nyaman, ruangannya terpisah dari tempat tidur anak-anak panti. Malamnya Azalea belajar, mengerjakan tugas yang harus dikumpulkan besok.Ponsel di mejanya bergetar, ada pesan masuk, namun Azalea yang tanggung ingin merampungkan tugasnya memilih untuk tidak melihatnya dulu. Hingga jam menunjuk pukul sepuluh, Azalea baru selesai. Ia meraih ponselnya, ingin mengecek pesan namun ternyata ponsel itu mati kehabisan baterai. Pantas saja tadi hanya bergetar sekali. Azalea mengambil charger dan mengisi dayanya lebih dulu. Niatnya ia menunggu beberapa menit untuk menyalakan ponselnya, tapi rasa kantuk itu tidak tertahan. Tanpa menunggu Azalea menghempaskan tubuhnya ke ranjang, dan mat

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 189 Pelukan Hangat di Mobil

    ​Azalea menarik napas panjang, berusaha menata detak jantungnya yang mendadak berantakan. Takut hadiah dari sahabatnya benar-benar melayang.Gadis itu mengedarkan pandangan ke sekeliling sekali lagi, memastikan situasi di panti benar-benar aman dan tidak ada yang memperhatikan mereka.​Dengan cepat, Azalea memutar tubuh dan memanjat masuk melalui pintu kemudi, lalu buru-buru menarik pintu hingga tertutup rapat agar tidak terlihat dari luar.​Melihat reaksi pasrah Azalea, Zayn dengan sigap menekan tombol di samping kursinya, memundurkan dan mencondongkan kursi kemudi jauh ke belakang untuk memberikan ruang yang lapang. Tanpa memberi kesempatan Azalea berpikir dua kali, Zayn menarik pinggang gadis itu hingga Azalea kini duduk tepat di pangkuannya.​Azalea memposisikan tubuhnya menghadap Zayn secara penuh. Kedua lututnya ditekuk mengapit pinggul Zayn, sementara kedua telapak kakinya menapak santai di bagian sisi lantai mobil. Posisi itu membuat tubuh mereka saling terkunci dalam jarak

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 188 Ada Syaratnya

    Zayn melihatnya sekilas, namun ia tak acuh. Ia meraih tangan Azalea dan menggenggamnya. "Biarkan saja, mungkin Pak Marvel hendak memohon belas kasih agar tidak didepak dari rumah sakit." Azalea tersenyum getir, raut wajahnya tidak banyak berubah. Tentu bukan karena ia senang melihat lelaki brengsek itu jatuh, hanya saja Azalea mungkin sudah mati rasa. Apa pun yang terjadi pada ayahnya, bukan urusannya lagi. Zayn melanjutkan perjalanan, sampai di panti ada anak-anak dan pengurus yayasan yang menyambut Azalea, terutama Renata. "Hai, Lea, bagaimana kabarmu?" Wanita paruh baya itu langsung menyapa dengan ramah. Ia mungkin masih tidak menyangka jika Zayn akan membawanya ke sini, dan gadis itu bersedia untuk membantu setiap kegiatan di panti. Sejak awal Renata lihat ada yang berbeda dari tatapan Zayn untuk Azalea, ia jadi ingat saat pertama kali Zayn datang membawa Azalea, pemuda itu bilang Azalea istimewa. Renata mengartikan jika gadis itu mungkin berkebutuhan khusus seperti anak lai

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 187 Waspada

    ​Ucapan Zayn membuat wajah Azalea makin merona. Tak tahan terus-menerus diledek, gadis itu meraih bantal terdekat di atas ranjang dan mengayunkannya tanpa ampun ke arah Zayn.​"Zayn! Diam tidak?!" seru Azalea gemas mendaratkan pukulan bantal. ​Zayn tertawa lepas, tangannya sigap menangkis serangan bertubi-tubi. Perkelahian kecil dan menggemaskan itu tak terelakkan di antara mereka. Azalea yang kepalang kesal berusaha menindih gerak Zayn dengan bantalnya, tetapi Zayn yang memiliki refleks lebih cepat justru melihat celah. ​Dengan satu gerakan gesit, Zayn menangkap kedua pergelangan tangan Azalea dan menarik tubuh gadis itu hingga jatuh terjerembap tepat di atas dadanya.​Suasana seketika hening. Azalea menahan napas, menempel rapat di atas dada tegap Zayn. Manik mata mereka saling terkunci dalam jarak yang sangat dekat.​"Lepas, Zayn..." cicit Azalea, mulai memberontak dan mencoba mendorong dada Zayn agar bisa bangkit.​Zayn tidak membiarkannya lolos begitu saja. Memanfaatkan momen

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 186 Pakaian Dalam Merah Muda

    ​Ia menyusup ke balik tirai dan merapatkan tubuhnya, memojokkan Azalea hingga punggung gadis itu membentur dinding kaca. ​"Z-Zayn... aku terjepit!" pekik Azalea pelan seraya menyibak sedikit kain tirai, ia mendelik menatap wajah nakal Zayn yang sengaja mengurungnya di sana. Bukannya menjauh, Zayn justru makin menghimpit tubuh Azalea. Kurungan tirai tebal itu membuat jarak di antara mereka terkikis habis, menyisakan kehangatan yang mendebarkan. ​Azalea bisa merasakan embusan napas Zayn menyapu permukaan kulit lehernya. Punggungnya yang menempel pada dinginnya dinding kaca terasa kontras dengan panas tubuh pemuda di hadapannya. ​"Zayn, geli..." bisik Azalea lirih, berusaha menahan napas. "Nanti Tante Marta curiga!" ​"Biar saja," sahut Zayn santai. Suaranya memberat, berbisik tepat di samping telinga Azalea. "Salah sendiri... kenapa bersembunyi di tempat sesempit ini?" ​Jemari Zayn terangkat, mengusap pelan pipi Azalea yang kini memerah, lalu bergerak turun mengelus dagu gadis itu h

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 3 Balas Dendam Ratu Sekolah

    Tatapan itu membuat Azalea gugup, ada sesuatu yang berdebar aneh. Ia langsung menyerahkan botol minum Zayn padanya. "Jawab aku. Kamu mengerti?" tekan Zayn. Azalea mengangguk cepat. "Iya… mengerti." Zayn melepas tangan Azalea, lalu menunjuk handuk kecil di tangan gadis itu dengan dagunya. "Bantu

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 2 Peraturan Pertama, Harus Tahu Siapa Yang Harus Kamu Layani

    Pemilik kontrakan itu pergi dengan langkah menghentak dan lirikan sinis. "Ibu," Azalea menghampiri ibunya. Suara sang putri membuat Dina buru-buru bangkit dan mengusap air matanya. "Lea? Kamu sudah pulang?" ucapnya gugup sambil memaksakan senyum. "Lea sudah pulang dari tadi." Lea mengus

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 1 Jadi Babu Raja Sekolah

    "Tuan muda, bagaimana caramu akan menghukum gadis beasiswa miskin ini?" Suara itu membuat jantung Azalea serasa mau copot. Meski siswa itu bicara dengan nada rendah, ucapannya sarat cibiran untuk memojokkan Azalea. Takut-takut Azalea mendongakan wajahnya, menatap sosok anak lelaki yang kini berd

  • Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!    Bab 27 Dalam Dekapan Zayn

    Bugh! Suara hantaman terdengar keras, Azalea merunduk dan memejam. Namun hingga suara itu berlalu, ia sama sekali tidak merasakan sakit. Ia justru merasakan dekapan yang hangat dan erat. Azalea membuka matanya, ia tidak melihat apa pun kecuali dada bidang Zayn yang menghimpitnya. "Za--Zayn..." A

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status