Share

Bab 2398

Penulis: Musim Gugur
Kening Juno sedikit berkerut. Dia melakukan sesuai dengan pesan Misha, tidak membeli kue kering, hanya membeli kue durian saja.

Setelah kembali, Juno menyerahkan kantongan belanjaan kepada Misha. “Di sini agak dingin. Makannya setelah pulang saja!”

Wanita yang berada di sebelah Misha berkata dengan nada berlebihan, “Kak Juno, kamu pilih kasih banget, sih, cuma beli buat Misha saja. Kamu malah melupakan aku dan Rose!”

Usai mendengar, Rose memalingkan kepalanya. Dia menyadari Juno juga sedang menatapnya. Rose pun segera tersenyum. “Aku nggak lapar. Kebetulan ibuku sudah ngomel karena aku gemukan selama liburan Hari Raya. Aku pun nggak makan lagi di malam hari.”

Albert berkata, “Kamu tidak gemuk, kok. Maksud Bibi seharusnya masakan rumah lebih enak, tapi kamu malah lebih sering makan di luar.”

Semua orang pun tertawa. Sopir sudah mengendarai mobil kemari.

Misha melambaikan tangan terhadap Juno. “Nanti kita ngobrol lagi dari WhatsApp.”

Juno mengangguk dengan datar.

Pada saat ini, Rose bena
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
JUNO merasa GAGAL membuat ROSE Cemburu Melihat Intensitas-nya dengan MISHA. Padahal Jauh di dasar hati ROSE sdh mulai Tuh Cembokur... hanya saja ROSE Terlalu Pintar Menyembunyikan Perasaan-nya...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2642

    Setelah menutup jendela dan tirai jendela, Theresia mencari penyumbat telinga untuk menyumbat telinganya. Kemudian, dia kembali berbaring di atas ranjang.Suara petir dan hujan deras teredam kuat, sudah tidak mengganggu tidurnya sama sekali. Bahkan, suara angin dan hujan yang samar-samar terdengar di luar sana justru memberinya perasaan tenang dan aman.Oleh sebab itu, Theresia kembali tidur dalam waktu singkat.…Keesokan harinya, saat Theresia bangun, waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi. Dia pergi membuka tirai jendela dan melihat masih turun hujan di luar sana, sepertinya tidak ada tanda-tanda hujan akan berhenti.Tidak ada orang di balkon lantai bawah. Entah Morgan sedang tidur atau sedang sarapan?Saat hujan, udara di pegunungan menjadi lebih lembap dan segar, dipenuhi aroma tanah basah dan rerumputan. Pegunungan di kejauhan tertutup kabut tipis, sehingga hanya terlihat samar saja.Theresia bersandar di pagar, menatap pemandangan hujan sebentar. Tiba-tiba, seseorang terliha

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2641

    Mereka berdua sama-sama menuruni tangga. Jane tersenyum manis. “Terima kasih sudah ngobrol denganku. Setelah mengungkapkan isi hatiku, suasana hatiku terasa lebih membaik saat ini.”“Sebenarnya kamu boleh beri tahu orang itu!” Theresia mendukungnya.Jane berpikir sejenak, lalu menggeleng.Theresia pun tidak mengatakan apa-apa lagi. “Selamat malam!”“Mimpi indah!” Senyuman Jane sangat cerah. Dia melambaikan tangan terhadap Theresia, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan ke tempat tinggalnya.Theresia juga pulang untuk istirahat. Saat melewati luar kamar Morgan, dari kejauhan dia melihat Morgan duduk di bangku rotan balkon.Saat Theresia keluar tadi, Morgan tidak berada di sana. Entah kenapa dia malah keluar lagi?Ketika Theresia sedang ragu hendak menyapa Morgan atau tidak, dia sudah berjalan ke luar balkon Morgan. Dia tersenyum tipis dan baru saja dia hendak bersuara, dia menyadari si pria sedang meliriknya, lalu berjalan kembali ke kamar.Theresia terdiam. Senyuman di wajahnya seke

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2640

    “Awalnya ibuku mendukungku, tapi belakangan ketika melihat aku keliling ke mana-mana dan belum punya pacar, dia jadi cemas,” kata Jane dengan nada agak patah semangat, “Masalah menikah sudah dibicarakan berkali-kali, tapi aku selalu menolak.” “Kali ini, dia langsung mengatur keputusan secara sepihak, bahkan calon untuk kencan sudah diatur. Tinggal menunggu aku pulang untuk menjalani prosesnya saja. Boleh dikatakan, langsung mengadakan upacara pernikahan dan langsung malam pertama.”Nada suara Jane yang putus asa dan kesal itu membuat Theresia tertawa. “Mana mungkin secepat itu?”Jane menopang pipinya sembari berkata, “Keluarga kami bergerak di bidang bisnis, punya uang tapi nggak punya kekuasaan. Oleh karena itu, orang tuaku berharap aku menikah dengan keluarga yang punya kekuasaan.”“Kali ini, dengar-dengar calonku itu adalah anak seorang kepala yang cukup berkuasa, mereka bahkan sudah membantu mengatur pekerjaan dengan gaji tinggi untuk adikku. Pokoknya, orang tuaku sangat puas. Beg

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2639

    Tatapan Morgan kelihatan dingin. Nada bicaranya juga sedikit datar. “Bukannya kamu sudah memilih? Kenapa masih bimbang?”Usai berbicara, Morgan menyeka tangannya, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan keluar.Theresia menurunkan kelopak matanya untuk mencuci piring dengan serius. Dia menelan air liurnya, baru berkata dengan perlahan, “Besok, aku akan kembali ke Kota Jembara!”Langkah kaki Morgan spontan berhenti. Seketika muncul aura dingin di tubuhnya. “Terserah! Kamu putuskan sendiri!” Selesai berbicara, dia tidak berhenti di tempat, melainkan langsung berjalan pergi.Sepasang tangan Theresia ditopang di atas wastafel. Dia mengangkat kepalanya dengan kuat. Beberapa saat kemudian, dia baru mencuci sisa piring tersebut.Setelah membereskan dapur dan ruang makan, Theresia mematikan lampu. Theresia spontan melirik sekilas pintu kamar di lantai bawah, lalu mengangkat kakinya untuk berjalan ke lantai atas.Saat berbaring di atas ranjang, rasa letih di tubuhnya seketika meluap. Theresia

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2638

    Tidak dipungkiri, kulit pria yang kencang itu memang terasa luar biasa saat disentuh, rasanya lentur, tetapi menyimpan kekuatan yang kokoh, kelihatan sangat kontras dengan telapak tangan Theresia yang lembut dan putih.Theresia sama sekali tidak menghindar. Dia mengusap busa sabun mandi menuruni dada si pria, hingga menyusuri bagian bawah, pria itu tiba-tiba menahan pergelangan tangan Theresia. Lengan Morgan menegang, urat-urat hijaunya terlihat jelas. “Sudahlah, keluar sana!”Theresia memprovokasi. “Mesti diusap beberapa kali baru bisa bersih. Setelah menggunakan sabun, kamu bisa mengoleskan pelembap tubuh. Aku bisa melayanimu.”Tatapan pria itu menjadi gelap, seolah-olah akan menarik Theresia ke dalam tatapannya. “Kalau kamu nggak pergi lagi, aku tidak bisa menjamin dengan apa yang akan terjadi nanti!”Theresia menurunkan kelopak matanya. Dia tidak berani beronar lagi, hanya membasuh tubuh Morgan dengan patuh saja.Setelah menutup pintu, sepertinya Theresia dapat mendengar suara rint

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2637

    “Kalau begitu, aku mandi dulu di atas.” Theresia sudah mendaki gunung seharian, tubuhnya pun terasa agak lengket. Dia juga sudah tidak sabaran untuk membasuh tubuhnya.Morgan juga kembali ke kamarnya.Setelah berjalan beberapa langkah, tiba-tiba Theresia memalingkan kepalanya. “Jangan sampai lukamu terkena air.”Morgan membalikkan tubuhnya. “Gimana mandinya kalau tidak terkena air?”“Kamu bisa balut lukamu,” ucap Theresia.“Tidak usah!” Usai berbicara, Morgan langsung berjalan pergi.Theresia berdiri di tempat dengan kesal. Tadinya dia tidak ingin menghiraukan Morgan, tetapi pada akhirnya dia tetap tak tahan kuasa untuk berjalan ke kamar Morgan. Ketika pintu didorong, kebetulan si pria sedang melepaskan kausnya dan memamerkan tubuh kekarnya.Jantung Theresia langsung bergejolak. Dia spontan memalingkan kepalanya.Morgan memutar bola matanya melihat Theresia mengikutinya masuk ke kamar, tetapi dia mengabaikan kedatangan Theresia. Dia mengambil pakaian ganti, lalu berjalan ke kamar mandi

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status