Share

Bab 1650

Penulis: Angin
Di Kota Diwangsa, setelah Chandra pergi ke Makam Kaisar Pertama, Sonia membantu Sandra merapikan Kamar Dagang Era Baru. Selama waktu itu, dia mendengar kabar mengejutkan tentang kesehatan Nova.

"Tidak akan hidup lebih dari beberapa tahun lagi?" Nova menatap Sandra dengan wajah terkejut. "Benarkah?"

"Tentu saja," jawab Sandra. "Chandra membawa Nova menemui Kadir, guruku. Aku ada di sana ketika guruku mengatakan bahwa jika tidak ditemukan cara untuk mengobatinya, Nova hanya memiliki beberapa tahun
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jenderal Naga   Bab 2925

    Chandra memandang sekelilingnya, memperhatikan para prajurit yang sedang berlatih keras dengan bertanding satu sama lain. Kemudian, dia melambaikan tangan kepada mereka sambil berkata, “Terima kasih atas kerja keras kalian.”“Tidak sama sekali.” Sebuah jawaban yang jelas dan dengan suara lantang membahana.Ada rasa bersalah di dalam hati Chandra ketika melihat wajah-wajah yang familiar tapi juga terasa asing ini. Dialah yang telah mengurung 400.000 orang tersebut di Istana Abadi, membuat mereka terus berlatih tanpa henti sepanjang waktu.Chandra sendiri adalah seorang prajurit. Dia juga tahu kalau berlatih itu sangat membosankan dan monoton. Meskipun Chandra memang tidak pernah membatasi ruang gerak mereka. Mereka boleh berkeliaran bebas di Istana Abadi. Bagaimanapun juga, Istana Abadi tetaplah sebuah dunia tertutup yang terisolasi dari dunia luar. Seiring waktu, kehidupan di dalam Istana Abadi menjadi sangat membosankan. Hal itu yang akan menyebabkan mereka kehilangan percaya diri dal

  • Jenderal Naga   Bab 2924

    Chandra tidak tertarik untuk menjadi tetua Pavilion Pil. Karena tujuan utamanya pergi ke Pavilion Pil adalah untuk menemukan Pil Leluhur Agung. Tardas sempat mengatakan kalau Pil Leluhur Agung berada di Pavilion Pil. Namun, dia tidak yakin kalau Pavilion Pil ini adalah tempat yang dicarinya. Oleh karena itu, dia ingin mencari tahu dengan cara mengikuti seleksi murid Pavilion Pil. Ini adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukannya. Lagi pula, Chandra tidak terlalu menginginkan kekuasaan. Karena dia lebih menyukai kebebasan tanpa batas yang dimilikinya saat ini.Danya mulai bertanya tentang latar belakang Chandra, “Tuan Chandra, kamu pasti memiliki latar belakang yang luar biasa. Gurumu pastinya adalah seseorang yang sangat terkenal di Dunia Tawang. Bolehkah aku bertanya siapa gurumu? Apa mungkin aku pernah bertemu dengannya?”Danya menatap Chandra sambil terus tersenyum. Namun, Chandra membalasnya hanya dengan senyuman tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Bagaimanapun juga, dia tidak b

  • Jenderal Naga   Bab 2923

    Andai saja Chandra bisa menjadi pasangannya, maka hal itu akan menjadi karma baik bagi Ayu. Namun, Ayu hanya bisa memimpikan hal tersebut. Karena dia sadar kalau dirinya tidak pantas untuk Chandra. Sosok yang layak untuk Chandra hanyalah putri para tokoh dan para bangsawan. “Sekarang, ayo kita keluar,” ajak Chandra lalu meninggalkan Istana Abadi bersama Ayu. Kemudian mereka kembali ke Kota Tianja lalu ke Toko Pavilion Pil. Di sisi lain, Danya menggunakan jaringan intelijennya untuk mencari tahu segala hal tentang Chandra. Jarak Dunia Taniora dan Singhen relatif cukup dekat. Danya mengetahui kalau Chandra mengikuti kompetisi alkimia di Dunia Singhen. Danya seketika tercengang setelah mengetahui kalau pil yang dijual Chandra adalah hasil pemurnian Chandra sendiri. “Senjata tingkat Kaisar, tungku alkimia tingkat Kaisar .... Siapa pemuda ini sebenarnya?” gumam Danya lalu merenung selama beberapa saat. “Tok .... Tok ....”Sampai akhirnya, sebuah ketukan pintu membuyarkan renungannya. “

  • Jenderal Naga   Bab 2922

    Danya kembali ke ruang kantor setelah Chandra menunggu selama beberapa saat. Kemudian dia mengeluarkan sebuah tas yang sangat indah lalu menyerahkannya kepada Chandra. “Tas ini berisi batu roh hasil dari penjualan pil-pilmu,” ujar Danya. Chandra mengambil tas itu lalu membukanya. Walaupun tas itu tampak kecil, bagian dalamnya cukup luas. Chandra melihat ada banyak batu roh berwarna-warni yang sangat indah di dalamnya. Dia tidak berusaha menghitung jumlah batu roh di dalam tas karena sudah terlalu malas. Dia percaya kalau Pavilion Pil pastinya tidak akan menipunya. Akhirnya, dia menyimpan tas itu dengan tenang. Danya tampak tersenyum lalu bertanya, “Kamu sempat mengatakan kalau Senior itu berniat untuk bekerja sama dengan Pavilion Pil dalam jangka panjang?”Chandra langsung mengangguk seraya berkata, “Benar, senior itu masih memiliki sejumlah pil lainnya. Aku akan pergi ke sana dan kembali lagi ke sini dalam beberapa hari lagi.” Dia berdiri dan pergi setelah selesai melontarkan kat

  • Jenderal Naga   Bab 2921

    “Meningkat sembilan kali lipat?” ujar Danya terkejut. “Ya.”Chandra mengangguk seraya kembali bertanya, “Jadi, berapa harganya?”Danya kembali berpikir. Pil peningkat kekuatan dan pil penerobosan adalah dua jenis pil yang sangat sulit dimurnikan. Pil ini adalah pil tingkat satu Dewara. Selain itu, di dalamnya terkandung prasasti alkimia yang luar biasa hebat. Khasiat pil ini terjamin kemanjurannya karena ada prasasti alkimia. Pil ini bagaikan pil penyelamat hidup. Biasanya, para prajurit rela membayar tinggi untuk mendapatkan pil ini. Danya berkata sambil menatap Chandra setelah berpikir sejenak, “Kalau memang ini adalah pil tingkat satu Dewara, biasanya harganya adalah tiga miliar batu roh. Namun, pilmu ini mengandung prasasti alkimia di dalamnya, jadi harganya juga akan berlipat ganda. Sayangnya, Pavilion Pil adalah sebuah bisnis, jadi kami tidak bisa memberikan harga terlalu tinggi.”Dia kembali berkata setelah melihat ekspresi tenang Chandra, “Pavilion Pil bisa menjualnya dengan

  • Jenderal Naga   Bab 2920

    Ruang kantor Danya sangatlah luas dengan perabotan yang bergaya retro. Danya duduk terlebih dahulu lalu menunjuk sebuah kursi yang mengisyaratkan agar Chandra duduk. Perempuan itu terus memperhatikan Chandra setelah Chandra duduk. Ada banyak Kaisar Agung di Dunia Tawang, tapi senjata tingkat Kaisar sangatlah sedikit. Dia merenung dan mencoba untuk mencari tahu, senjata tingkat Kaisar yang mana yang berbentuk pedang panjang seperti itu. Namun, dia tidak mendapatkan jawabannya, sekalipun sudah merenung cukup lama. Hal yang diketahuinya saat ini adalah siapa pun yang bisa memiliki senjata tingkat Kaisar pastinya bukanlah sosok sembarangan.“Siapa namamu? Kamu tampak asing,” ujar Danya sambil mengembangkan senyuman indah yang memperlihatkan lesung pipi di wajahnya. Dia mengenakan gaun dan duduk dengan menyilangkan kakinya. Hal ini menyebabkan gaunnya tersingkap sampai pahanya dan menunjukkan kakinya yang jenjang dan putih. “Namaku Chandra. Aku hanyalah orang biasa, jadi wajar saja kalau

  • Jenderal Naga   Bab 165

    Toni bangkit berdiri dan menyapa Nova. Seiring waktu, sikap Toni terhadap Nova makin ramah.Anggota Keluarga Kurniawan yang lain mulai merasa terancam. Mereka berpikir Toni sudah tua, hidupnya tidak akan lama lagi. Dengan kata lain, pembagian saham ini sama saja seperti pembagian harta warisan.Karena

  • Jenderal Naga   Bab 230

    “Kakek, apa kita bisa mengurus prosedur pengalihan itu sekarang? Nova menatap Rusli.“Oke, oke, tapi ... Nova, apa kamu punya uang?” Setelah mendengarkan dengan antusias, Rusli menjadi tenang dan bertanya dengan ragu, “Jangan bilang kamu mempermainkan Kakek?”Nova menatap Chandra, “Berikan kartunya.”C

  • Jenderal Naga   Bab 178

    “Apa yang terjadi?”“Padahal kami ingin mendaftarkan pernikahan di hari ulang tahun pacarku. Kenapa malah tutup?”Orang-orang berbondong-bondong berjalan keluar KUA dengan mengomel.Suasana hati Chandra terlihat cukup bagus. Dia bahkan merasa lebih bahagia dibandingkan dengan ketika memenangkan pertaru

  • Jenderal Naga   Bab 282

    Nova telah menerima uang itu, Tedy akhirnya bisa menghela napas lega. Kalau Nova tidak terima uang itu, dia pasti akan dipukul sampai mati oleh Duma saat pulang nanti.“Nona Nova, terima kasih sudah maafkan aku. Aku pergi dulu.”Tedy tidak ingin tinggal lebih lama lagi biar sedetik pun. Di bawah tatap

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status