Home / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 272. Pembagian Kelas Utama

Share

Bab 272. Pembagian Kelas Utama

Author: Sweety
last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-02 08:00:41

Setelah acara penerimaan siswa baru di aula akademik selesai, para siswa ramai membuka ponsel dan teblet masing-masing. Termasuk di antaranya ada Andrea dan Kyrran bersama delapan anggota geng OTTD yang lain.

Notifikasi yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul.

Pembagian Homeroom Tahun Ajaran Baru.

Andrea segera membuka aplikasi internal sekolah. Matanya bergerak cepat menelusuri daftar kelas utama.

Ia menemukan namanya di kelas 12-B. Mulanya dia tersenyum, nam
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (8)
goodnovel comment avatar
cheesecakee
ayo davin gabung aja
goodnovel comment avatar
Uing
up yg panjamg thorr
goodnovel comment avatar
Rahcelle Chuu
nexrrr thorrrr
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 53

    Siang harinya, Andrea berjalan menuju ruang baca arsip di lantai paling atas perpustakaan kampus. Tempat itu jarang dikunjungi mahasiswa karena sebagian besar koleksinya berupa dokumen lama dan jurnal akademik yang hanya bisa dibaca di tempat. Suasananya tenang, dengan beberapa meja kayu panjang dan jendela besar yang menghadap ke taman belakang fakultas. Di salah satu sudut ruangan, Kyrran sudah menunggunya. Cowok itu duduk dengan laptop terbuka di hadapannya. Namun, begitu melihat Andrea datang, Kyrran segera menutup layar laptop tersebut dan mengisyaratkan agar gadis itu duduk di sebelahnya. "Kenapa, Baby Ran?" tanya Andrea sembari meletakkan tasnya di atas meja. "Kok tiba-tiba ngajak ketemu di sini?" "Kamu harus lihat ini, Sayang." Kyrran mengeluarkan ponselnya, kemudian membuka beberapa foto yang sejak pagi tadi terus mengusik pikirannya. Ia menyerahkan ponsel tersebut kepada Andrea tanpa banyak bicara.

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 52

    Keesokan paginya, Kyrra yang sudah siap berangkat ke kampus menghampiri ranjang. Andrea masih terlelap di balik selimut—dengan rambut sedikit berantakan dan wajah yang tampak begitu tenang.Cowok itu membungkuk, lalu mengecup lembut dahi kekasihnya."Hmm… kamu udah mau berangkat?" gumam Andrea dengan mata masih terpejam."Iya, Sayang," ucap Kyrran dengan suara rendah.Andrea bergerak sedikit, berniat membuka mata, tetapi Kyrran lebih dulu mengusap kepalanya dengan lembut."Aku anterin sampai depan pintu," tawar gadis itu dengan suara serak khas bangun tidur."Enggak usah, Sayang. Kamu lanjut tidur aja." Kyrran merapikan selimut yang menutupi tubuh Andrea. "Aku sudah siapin sarapan buat kamu di meja. Jangan lupa makan sebelum berangkat ke kampus ya."Kali ini, Andrea membuka mata perlahan. Ia mendongak menatap cowok yang berdiri di sisi ranjang itu, kemudian tersenyum kecil."Makasih ya, Baby Ran Sayang," ucap Andrea.Kyrran membalas senyum Andrea dengan kecupan singkat di kening gadi

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 51

    Andrea bersandar pada headboard tempat tidur sembari membaca buku jurnalistik yang berada di tangannya. Sesekali, gadis itu membalik halaman, larut dalam bacaan hingga tak menyadari Kyrran baru saja keluar dari kamar mandi.Sekitar beberapa menit, Kyrran berjalan mendekat dengan mengenakan piama kimono biru navy. Rambut hitam legamnya masih sedikit lembap, beberapa helainya jatuh di dahi.Saat Andrea mengangkat pandangannya dari buku, gadis itu menahan napas sekilas lantaran cowoknya itu selalu sukses mencuri perhatiannya.'Astaga, Baby Ran makin ganteng saja sih,' batinnya.Andrea lekas mengalihkan pandangan, berpura-pura kembali membaca. Namun, sudut bibirnya telanjur terangkat, berusaha menyembunyikan senyum kecil yang muncul di wajahnya.Sementara itu, tanpa banyak bicara, Kyrran naik ke atas kasur. Bukannya mengambil tempat di samping Andrea, cowok itu justru merebahkan kepala di perut Andrea, lalu melingkarkan kedua lengan di pinggang gadisnya itu.Andrea sontak menunduk, jemari

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 50

    Andrea mengalungkan lengannya lebih erat di tengkuk Kyrran. "Kamu sudah ingat sesuatu?" tanyanya penuh harap.Kyrran menatap Andrea lekat-lekat, meniti setiap fitur wajah cantik gadisnya itu. Lantas ia menggeleng pelan. "Belum, Sayang. Aku cuma menebak cepat."Kyrran mengalihkan pandangan ke layar laptop. "Aku pikir, mungkin passwordnya nama kamu. Soalnya, setelah kita kembali bersama, aku melakukan hal yang sama. Aku memakai nama kamu atau tanggal ulang tahun kamu untuk password dan PIN."Andrea terdiam sesaat sebelum senyumnya mengembang. "Dan kamu benar, Baby Ran."Kyrran mengangguk. "Hm."Gadis itu kemudian mengangkat tangannya, mengusap lembut rahang kekasihnya dengan ibu jari. Ada kehangatan yang memenuhi tatapannya saat memandangi wajah yang begitu ia cintai.Kyrran tersenyum tipis, lalu menangkap tangan Andrea dan mengecup punggungnya sekilas."Untuk beberapa waktu ini, aku justru mengingat potongan-potongan sewa

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 49

    "Nanti kamu lihat sendiri, Baby Ran," ujar Andrea. Gadis itu kemudian bangkit dari sofa dan menarik tangan Kyrran menuju tangga.Cowok itu menurut saja, meskipun sepanjang perjalanan ia terus mencoba mengorek informasi dari gadisnya itu. Namun, Andrea tetap bergeming.Sesampainya di lantai dua, mereka berhenti tepat di depan kamar Kyrran.Andrea lalu mengeluarkan sehelai kain hitam dari saku celananya. Senyum merekah di bibir merah mudanya.Kyrran menatap benda itu, lalu kembali memandang wajah Andrea. "Kamu mau apa, Sayang?""Mata kamu harus ditutup dulu," kata Andrea. Ia berdiri di hadapan Kyrran, menarik cowoknya membungkuk, lalu mengikatkan kain hitam tersebut dengan hati-hati untuk menutupi mata Kyrran.Cowok itu lagi-lagi menuruti Andrea."Sebentar ya, Sayang," tutur gadis itu. Andrea lalu memastikan kainnya terpasang dengan nyaman, kemudian menggenggam kedua tangan Kyrran."Ayo, Baby Ran, kita masuk," aja

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 48

    Andrea tiba di apartemen Kyrran  menjelang pukul delapan malam. Gadis itu turun dari mobil sambil membawa tas laptop dan dua papar bag di tangannya. Setelah memastikan tidak ada barang yang tertinggal, ia melangkah menuju lift.Setelah tiba di salah satu lantai teratas, Andrea keluar dari lift dengan senyum jahil yang mengembang di bibir pink gadis itu.Malam ini, Andrea sengaja tidak memberi tahu Kyrran bahwa dirinya akan datang. Ia ingin memberikan kejutan kecil untuk cowoknya itu.Kebetulan, Kyrran masih berada di kampus. Sebagai mahasiswa kedokteran semester tiga, cowok itu harus menyelesaikan praktikum keterampilan klinis yang dilanjutkan dengan evaluasi kelompok. Andrea tahu kegiatan tersebut bisa berlangsung hingga malam, jadi ia memutuskan memanfaatkan waktu untuk menyiapkan sesuatu.Begitu memasuki apartemen cowoknya, Andrea langsung menuju lantai dua. Kamar Kyrran menjadi tujuan pertamanya.Setelah meletakkan tas laptop di meja,

  • Jerat Ketos Galak   Bab 2. Ketua OSIS Galak

    Siapa yang tidak kenal dengan Kyrran Diandra Yoseviano. Selain sebagai Ketua OSIS, cowok itu merupakan siswa jenius yang selalu dipandang sebagai panutan sempurna. Dia selalu mendapatkan A di semua mata pelajaran. Wajah cowok itu tampan dengan garis rahang tegas dan hidung lurus yang memberi kesan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 1. Skandal di Lab Biologi

    "Andrea Ilsa Shimano dari kelas 11-D, silakan ke ruangan dewan kedisiplinan sekarang juga."Suara pengumuman dari interkom sekolah menggema di setiap sudut Alveroz International High School.Percakapan siswa pada deretan meja panjang kafetaria langsung mereda. Hampir semua kepala menoleh bersamaan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 4. Imbalan Tutup Mulut

    Apa kata Noela kalau melihat Andrea cuma pakai handuk dan berduaan dengan cowok di kamarnya. Andrea buru-buru mendorong Kyrran keluar dari kamar. Cowok tinggi itu sendiri tidak ada perlawanan, membiarkan punggungnya didesak pergi. Dia menggeser pintu balkon dan menarik tirai dengan sekali gerakan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 3. Kemunculan Tiba-tiba Kyrran

    Lampu taman mulai menyala satu per satu dan para siswa Alveroz High mulai kembali ke asrama masing-masing. Di kamar mandi sebuah unit kamar 207 lantai dua di asrama putri, Andrea berendam dalam bathtub. Air di bathtub bergerak pelan saat gadis itu bersandar, bahunya tenggelam setengah dan rambut h

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status