Home / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 72. Just Lend Me Your Lips

Share

Bab 72. Just Lend Me Your Lips

Author: Sweety
last update publish date: 2026-05-01 08:00:02

"Iya, ini Kyrran," ulang cowok itu. Tanpa banyak penjelasan, Kyrran langsung menarik pergelangan tangan Andrea.

Gadis itu sendiri tidak melawan. Ia masih sedikit linglung dan membiarkan dirinya ditarik melewati jalur sempit yang tidak dilalui banyak orang.

Suara ramai festival perlahan menjauh, digantikan oleh kesunyian yang menyergap dari segala sisi.

Langkah dua remaja itu berhenti di belakang gudang penyimpanan lab biologi—tempat yang cukup jau
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (8)
goodnovel comment avatar
Delisa
Kissss lagi ekwkwkwk ketagihannn yaaa
goodnovel comment avatar
Fha
eh eh kisseu terusss
goodnovel comment avatar
Sweety
sudah 1k kata kaka hari ini
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 32

    "I-iya! Andrea membayarku, Kyrran!" seru Daisy. Suaranya makin bergetar. "Dia dari dulu selalu membayar aku. Pertama—waktu aku harus gantikan dia sekolah di Mirelle Girls Academy.Dia mau sekolah di Alveroz High School tapi kakeknya gak kasih izin, makanya dia bayar aku untuk pura-pura jadi di Mirelle. Dan kedua—ini… aku dibayar buat gantikan dia sebagai pacar kamu, Kyrran."Kyrran mencengkeram leher botol di tangannya dengan erat sampai urat-urat di kulitnya terlihat jelas."Kenapa dia bayar kamu untuk gantikan dia sebagai pacarku?" desis Kyrran. Tatapannya begitu tajam.Daisy pelan-pelan berdiri, mencengkeram sisi gaunnya, menatap Kyrran dengan sorot serius. "Karena dia selingkuh, Kyrran," ucap gadis itu penuh penekanan. "Dengan tunangannya yang sekarang, Jasper Ruthorford."Kyrran menjatuhkan botol di tangannya, tatapannya kosong lurus ke depan.Melihat cowok itu termakan kata-kata bohongnya, Daisy lanjut memprovokasi. Kalau dia tidak bisa mendapatkan Kyrran. Maka ia harus membuat

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 31

    Setelah menyesap wine terakhirnya, Daisy meletakkan gelas di atas meja samping tempat tidur. Senyum tipis terukir di bibirnya sambil menatap Kyrran yang terbaring di kasur dengan mata terpejam. Dari napasnya yang terdengar berat, Kyrran tampak seperti sudah kehilangan kesadaran sepenuhnya. Perlahan Daisy melangkah mendekat. Jantungnya berdegup lebih cepat. Ini adalah kesempatan yang selama ini ia tunggu. Daisy naik ke atas kasur dan merangkak mendekati Kyrran. Jemarinya terulur, hendak menyentuh pipi cowok itu. Namun sebelum kulit mereka bersentuhan, tangan Daisy tertahan. Kening gadis itu mengerut, menyusul matanya yang membelalak lantaran menemukan tangan Kyrran yang mencengkeram pergelangan tangannya dengan kuat. "K-Kyrran?" sahut Daisy, suaranya samar bergetar. Mata cowok itu terbuka pelan. Tidak ada tatapan kosong orang mabuk di sana. Yang ada hanyalah sorot mata tajam yang membuat bulu kuduk Daisy meremang. Belum sempat gadis itu bereaksi, Kyrran melepaskan cengkeramannya

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 30

    Saat Kyrran dan Daisy pergi, Andrea sempat menoleh ke arah mereka, memandang beberapa detik sebelum akhirnya mengembuskan napas pelan dan memalingkan wajah.Di sebelah Andrea, Jasper melirik sekilas. Sorot matanya tajam, menatap Andrea lalu menoleh sebentar memandang punggung Kyrran yang menjauh."Ayo, Andrea," sahut cowok itu, membawa Andrea masuk ke dalam restoran.Mereka duduk berhadapan dengan hidangan yang datang secara bergantian. Mereka tidak bersuara sampai hidangan utama disajikan di depan mereka.Jasper memotong steaknya sebelum mengangkat pandangan, menatap Andrea yang juga memotong daging di piringnya."Kamu kelihatannya gak nyaman melihat mereka tadi," sahut Jasper.Andrea yang mengunyah, menaikkan pandangan, menatap Jasper balik sekilas, lalu kembali memotong steaknya."Aku biasa saja, Jasper," elak Andrea."Tapi mata kamu gak bisa bohong, Andrea."Mendengar ucapan Jasper itu, membuat Andr

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 29

    Kyrran berdiri di depan cermin kamar apartemennya. Kemeja hitam berlapis blazer senada yang pas di badan cowok itu membuat bahunya terlihat semakin tegap.Tatapan tajam cowok itu tertuju pada bayangannya sendiri di cermin. Seperti biasa sejak hari pertemuan dengan Andrea, gadis cantik itu tidak pernah hilang dari benaknya.Sekarang Kyrran memikirkan jawaban Andrea siang tadi. Saat ia bertanya apakah Kyrran dan Andrea pernah punya hubungan sebelumnya. Namun Andrea menjawab tegas bahwa mereka baru pertama kali bertemu di pesta topeng tempo hari.Kyrran mengembuskan napas panjang, lalu meraih kunci mobilnya dan keluar.Sementara itu, di salah satu hotel mewah Kota Wellington, Daisy berdiri di depan cermin kamarnya. Gadis itu baru tiba sore tadi dan betapa bahagia Daisy saat ajakan makan malamnya diterima oleh Kyrran.Ia merapikan rambutnya untuk terakhir kali. Setelah itu, Daisy berdiri, memperlihatkan gaun berwarna krem lembut yang membungk

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 28

    Pagi itu, Andrea sarapan sendirian di dapur unit asramanya. Di atas meja ada semangkuk oatmeal hangat, sebutir telur rebus dan segelas jus jeruk yang ia buat seadanya sebelum berangkat kuliah. Gadis itu menikmati beberapa suapan terakhir sebelum berdiri membawa mangkuk dan gelas kotornya ke wastafel, mulai mencuci piring. Setelah selesai mengelap tangannya, pintu unit terbuka. Andrea menoleh, mendapati Cassandra masuk dengan langkah pelan. Rambut sahabatny itu sedikit berantakan dan wajahnya terlihat pucat. Andrea mengernyit khawatir, lalu segera menghampiri Cassandra yang oleng. "Cassie..." Tangan Andrea refleks memegang bahu Cassandra dan merasakan tubuh sahabatnya itu begitu panas. "Cassie, badan kamu panas banget." "Aku nggak apa-apa, kok, Rea…" ucap Cassandra lesu. Andrea langsung memapahnya. "Gak apa-apa bagaimana, ini panas banget. Ayo ke kamar." Dengan susah payah Andrea membantu Cassandra menuju kamar mereka. Begitu sampai, Cassandra didudukkan di tepi kasur. Sementa

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 27

    Malam itu, suasana di kamar asrama Andrea begitu sunyi.Dua teman sekamar Andrea yang lain sudah di kamar mereka, sementara Cassandra belum kembali sejak kemarin. Sahabatnya itu sudah menginap bersama adiknya lagi katanya.Andrea duduk di depan meja belajar dekat jendela. Lampu meja menyala hangat, menerangi laptop dan tumpukan catatan yang berserakan di sekelilingnya.Jemari lentik gadis itu bergerak lincah di atas keyboard.Sebagai anggota klub jurnalistik, hidupnya tidak pernah jauh dari tenggat waktu. Artikel kampus, laporan kegiatan mahasiswa, wawancara dan naskah berita. Semuanya menumpuk tanpa ampun.Namun Andrea menyukai kesibukan itu. Ketika menulis, pikirannya biasanya lebih tenang, fokus dan mudah melupakan hal-hal yang tidak ingin ia pikirkan. Termasuk Kyrran.Drrttt… Drrrttt…Ponselnya yang tergeletak di samping laptop bergetar. Andrea spontan berhenti mengetik.Matanya sekilas melirik layar, lalu membeku. Nama Daisy yang memanggil membuat jemarinya terhenti di atas keybo

  • Jerat Ketos Galak   Bab 2. Ketua OSIS Galak

    Siapa yang tidak kenal dengan Kyrran Diandra Yoseviano. Selain sebagai Ketua OSIS, cowok itu merupakan siswa jenius yang selalu dipandang sebagai panutan sempurna. Dia selalu mendapatkan A di semua mata pelajaran. Wajah cowok itu tampan dengan garis rahang tegas dan hidung lurus yang memberi kesan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 1. Skandal di Lab Biologi

    "Andrea Ilsa Shimano dari kelas 11-D, silakan ke ruangan dewan kedisiplinan sekarang juga."Suara pengumuman dari interkom sekolah menggema di setiap sudut Alveroz International High School.Percakapan siswa pada deretan meja panjang kafetaria langsung mereda. Hampir semua kepala menoleh bersamaan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 4. Imbalan Tutup Mulut

    Apa kata Noela kalau melihat Andrea cuma pakai handuk dan berduaan dengan cowok di kamarnya. Andrea buru-buru mendorong Kyrran keluar dari kamar. Cowok tinggi itu sendiri tidak ada perlawanan, membiarkan punggungnya didesak pergi. Dia menggeser pintu balkon dan menarik tirai dengan sekali gerakan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 3. Kemunculan Tiba-tiba Kyrran

    Lampu taman mulai menyala satu per satu dan para siswa Alveroz High mulai kembali ke asrama masing-masing. Di kamar mandi sebuah unit kamar 207 lantai dua di asrama putri, Andrea berendam dalam bathtub. Air di bathtub bergerak pelan saat gadis itu bersandar, bahunya tenggelam setengah dan rambut h

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status