Kekasih Gelap Sang Bos

Kekasih Gelap Sang Bos

last updateÚltima actualización : 2026-08-15
Por:  Miss SecretEn curso
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
No hay suficientes calificaciones
6Capítulos
8vistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Karin, seorang karyawan kontrak yang masa kerjanya hampir berakhir, mencari berbagai cara agar tetap bertahan, termasuk mendekati salah seorang atasannya, Elmer, yang usianya terpaut cukup jauh. Usahanya itu, akhirnya membuat Karin dekat dengan atasan yang cukup berpengaruh untuk kantor tersebut. Awalnya Karin, hanya mendekat untuk mengamankan karirnya. Namun, interaksi yang intens, dan tekanan yang menuntut membuat Karin akhirnya menjadi kekasih gelap sang Bos. Imbas dari hubungan tersebut juga membuat karier Karin melejit. Namun, di satu sisi, Karin juga mendapat konsekuensi dari hubungan terlarang tersebut karena Elmer sudah memiliki keluarga.

Ver más

Capítulo 1

Kontak Kerja

Karin menatap layar komputer tanpa benar-benar membaca satu pun kalimat di sana. Dokumen laporan yang sejak lima belas menit lalu terbuka di hadapannya masih berada di halaman yang sama.

Kursor berkedip di ujung kalimat, seolah ikut mengejek kebuntuan pikirannya. Dua minggu lagi kontrak kerjanya sebagai karyawan kontrak di perusahaan itu berakhir, dan sampai pagi ini, belum ada satu pun kabar mengenai perpanjangan.

"Kalau sampai nggak diperpanjang ...."

Karin mengembuskan napas panjang, dia tidak sanggup menyelesaikan kalimat itu.

Selama hampir dua tahun, pekerjaan ini menjadi satu-satunya sumber penghasilannya. Gajinya memang tidak besar, tetapi cukup untuk membayar kos, kebutuhan sehari-hari, cicilan kecil yang masih tersisa, dan membantu keluarganya di kampung.

Mencari pekerjaan baru bukanlah sesuatu yang mudah. Karin sudah beberapa kali membuka situs lowongan kerja dalam sebulan terakhir. Dia bahkan sempat mengirimkan beberapa lamaran secara diam-diam, tapi tidak ada satu pun yang memberikan kepastian.

Ada yang tidak membalas, menolaknya, dan ada pula yang menawarkan gaji lebih rendah dari yang sekarang.

Di saat itulah, tiba-tiba ponsel yang tergeletak di samping laptop tiba-tiba bergetar. Satu pesan masuk, dari Dinda, adiknya.

Karin langsung mengambil ponsel itu. Pesan tersebut singkat, tetapi cukup untuk membuat dadanya semakin sesak.

"Kak, maaf ganggu kerja. Kata sekolah, uang bukunya belum dibayar. Besok terakhir, kalo nggak Dinda nggak boleh ikut ujian."

Karin terdiam, detik berikutnya, jari Karin bergerak membuka aplikasi perbankan. Saldo rekeningnya membuat wajah Karin seketika pucat.

"Nggak sampai dua juta, akhir bulan masih cukup lama."

Padahal uang itu harus digunakan untuk membayar kos, makan, transportasi, dan beberapa tagihan lain. Kalau sekarang dia membayar tunggakan sekolah Dinda, dia sendiri tidak yakin uang tersebut bisa membuat dirinya bertahan sampai akhir bulan atau tidak.

Karin memejamkan mata.

"Kenapa semuanya datang bersamaan?" gerutu Karin, sembari bersandar pada kursinya.

Untuk sesaat, dia ingin menangis. Namun suara rekan kerja di sekitar membuatnya menahan diri.

Di kantor ini, Karin sudah belajar satu hal. Jangan pernah menunjukkan kelemahan, karena di tempat seperti ini, orang yang terlihat tidak punya pilihan akan lebih mudah dimanfaatkan.

Tak berapa lama, ponsel Karin kembali bergetar, sebuah pesan masuk dari Dinda.

"Kalau memang belum ada, nggak apa-apa, Kak. Dinda coba ngomong sama wali kelas."

Karin langsung mengetik.

"Jangan, kakak usahakan."

Karin mengirim pesan itu dengan cepat. Padahal dirinya sendiri tidak tahu bagaimana caranya.

Karin menatap layar ponselnya lama. Kemudian pikirannya kembali pada kontrak kerja. Kalau kontraknya diperpanjang, semuanya akan sedikit lebih mudah. Setidaknya dia masih memiliki penghasilan tetap.

"Tapi bagaimana caranya memastikan kontrak itu benar-benar diperpanjang? Selama ini aku cuma kerja sesuai tugas, datang tepat waktu, menyelesaikan laporan, dan membantu ketika diminta."

Karin menggerutu frustasi, karena dia tahu, dunia kerja tidak selalu sesederhana itu. Kadang-kadang kemampuan saja tidak cukup.

Pandangan Karin tanpa sengaja mengarah ke lantai atas melalui dinding kaca. Di sanalah para petinggi perusahaan bekerja, termasuk salah satu orang yang namanya paling sering dibicarakan karyawan, Elmer.

Atasan yang jarang terlihat turun ke lantai mereka. Pria yang usianya jauh di atas Karin. Tegas, dingin, dan memiliki pengaruh besar terhadap keputusan perusahaan.

Karin hanya beberapa kali berinteraksi dengannya dalam urusan pekerjaan, tidak lebih. Namun, tiba-tiba sebuah pikiran melintas di kepalanya.

"Bagaimana kalau?"

Karin buru-buru menggeleng.

"Ah nggak, jangan berpikir macam-macam."

Karin pun kembali menatap komputer, tapi pikiran itu sudah terlanjur muncul, dan semakin dia memikirkan nasibnya, semakin sulit pula pikiran tersebut diusir.

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Sin comentarios
6 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status