เข้าสู่ระบบKetika Hans masuk ke dalam villa bersama dengan Ryan dan melihat Arya sudah duduk di sana, dia juga terkejut dan bahkan terdiam. Dia tidak menyangka bahwa master yang Ryan sebut sebelumnya adalah pemuda yang ia temui di kebun binatang kemarin. Dia juga tidak menduga jika pemuda yang sebelumnya ingin ia interogasi sebenarnya adalah master tersembunyi yang sangat di hormati oleh keluarga Hale. Untungnya waktu itu dia mendengar tuntunan dan amarah istrinya, Diana. Jika dia secara gegabah menyinggung Arya, Hans tidak tahu bagaimana nasibnya sekarang. Tapi dia juga bukan orang biasa. Setelah kejutan awal, dia buru-buru mendatangi Arya dengan hormat dan berkata, "Tuan sungguh master tersembunyi. Saya tidak menyangka bahwa master yang dibicarakan oleh Keluarga Hale adalah anda. Sebelumnya, karena kesalahpahaman yang disebabkan oleh ketidaktahuan saya, mohon jangan tersinggung." Arya terkekeh pelan dan melihat pria paruh baya itu dengan sedi
Malam harinya, setelah makan malam, Arya yang sedang mengantar Evelyn ke mobilnya tiba-tiba berkata, "Tentang biaya adopsi Oyen di kebun binatang tadi--" "Apa kau khawatir dengan biaya ratusan juta yang aku keluarkan?" Evelyn yang berdiri di samping mobilnya tiba-tiba berhenti dan bertanya. Melihat anggukan ringan Arya, Evelyn tidak bisa menahan untuk tidak terkekeh geli. "Itu hanya ratusan juta, apa yang perlu dikhawatirkan? Apa kau keuntungan dari produk Valerya sejak peluncurannya beberapa hari yang lalu?" Sebelum Arya bertanya, Evelyn segera melanjutkan dengan senyum lebar di bibirnya. "Hanya dalam beberapa hari saja, produk kita sudah terjual lebih dari 3.000 botol lebih. Diperkirakan dalam seminggu akan melebihi 7.000 botol, dan dalam sebulan akan mencapai lebih dari 20.000 botol. Itu adalah rekor penjualan perusahaan kita!" "Dengan harga perbotol sekitar seratus ribu, total penghasilan sebulan akan mencapai lebih dari 2 miliar! Mengingat harga produksi Valerya yang sejak a
Semua orang yang menyaksikan kejadian itu sampai sekarang segera terdiam, dan menatap kucing kecil di pelukan Kiara dengan tatapan takjub dan penuh emosi. Tak seorangpun akan mengira kejadiannya akan menjadi seperti ini. Seekor kucing aneh, yang dikatakan sebagai tiran dan menjadikan kawanan singa sebagai bawahannya akan berubah menjadi kucing kecil yang patuh, dan tampak menjilat dalam pelukan gadis kecil itu. Lebih dari itu, semua orang juga telah menyaksikan kehebatan dan kecerdasannya. Namun, dengan perintah dan tatapan Arya, kucing misterius itu segera bertindak patuh dan taat layaknya hewan piaraan yang sudah di piara selema bertahun-tahun. Aruna, sekalipun dia tahu jika kakak laki-lakinya bukanlah orang biasa, dia masih terdiam dan terkejut dengan keanehan yang Arya tunjukkan. Terkhusus untuk Evelyn sendiri, dia juga mulai menyadari jika pria menjijikan dan bajingan dalam pandangannya ini tampak di selimuti oleh misteri. Membuatnya tampak misterius dan tak terduga sejak pe
Kucing kecil yang dikatakan aneh dan sulit untuk ditaklukkan oleh manusia dan hewan tiba-tiba "mengeong" dan menjawab panggilan Arya dengan cara berjalan ke arahnya. Sambil sedikit menundukkan kepalanya, kucing aneh kecil yang hanya memiliki tinggi dua puluh sentimeter dan panjang empat puluh sentimeter itu tiba-tiba melompat dari sungai buatan di pinggir pagar. Dan pagar setinggi tiga meter itu juga berhasil dilompatinya dalam sekali jarak. "Ini..." Dalam keterkejutan semua orang, dan ketidakpercayaan dengan apa yang mereka lihat, kucing kecil yang menjadi bos dari kawanan singa itu jatuh di depan kaki Arya. "Meong!" Lalu dengan suara yang terdengar penuh kesedihan dan sedikit ketakutan, dia mengelus kaki Arya menggunakan kepalanya. "Mustahil! Sebenarnya dia---" Ani, penjaga kebun binatang dan sangat mengenal kucing aneh itu sampai tak bisa berkata-kata dengan apa yang ia lihat. Sama halnya dengan Evelyn dan Aruna yang kini sangat terkejut dengan mata dan mulut terbuka. Menya
Namun, dalam tawa riuh yang penuh kehangatan itu, kedua mata kucing yang berwarna kecoklatan itu tampak menunjukkan ekspresi horor dan penuh ketakutan saat menyaksikan sosok Arya. Dengan seluruh bulu di tubuhnya yang berdiri dan gemeter, kucing aneh yang dikatakan tak pernah takut pada siapapun dan menjadi pemimpin kawanan singa itu terlihat sangat kesulitan untuk hanya sekedar berdiri."Hahaha!" "Akhirnya kucing itu mendapatkan karmanya!" "Hahaha...""Ayah, lihat! Kucing itu benar-benar sangat lucu!""Hahaha!"Tentu saja, saat semua orang melihatnya, tawa lain segera menyertainya. Bahkan Kiara dan para gadis tidak bisa berhenti untuk tertawa dan menunjuk kucing kecil itu dengan penuh kebahagiaan. Namun, apa yang di alami oleh kucing itu benar-benar berbanding terbalik dengan apa yang terjadi, bahkan dia sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Seolah-olah ada beban berat yang menahannya untuk bergerak, kucing itu merasa bahwa sejak melihat Arya, teror, ketakutan dan kengeri
"Ayah, ayah lihat!" Melihat Arya datang, Kiara segera memanggilnya dan menunjuk kearah kawanan singa menggunakan jari-jari kecilnya."Lihat, ada bayi singa kecil di sana!" Bayi singa?Ketika Arya menoleh ke arah yang Kiara tunjuk, dia sedikit mengerutkan keningnya saya melihat apa yang sebenarnya Kiara tunjukkan. "Tidak, bukankah itu seekor kucing?" Aruna yang melihat ke arah itu tiba-tiba berkata dengan bingung. "Yah, itu memang seekor kucing!" Evelyn yang sudah ada di antara mereka juga membenarkan sambil mengerutkan. "Tapi, kenapa kucing ini ada disini?" Pemandangan itu terlihat aneh dan cukup menggemaskan, seperti tidak seharusnya berada di tempatnya. Karena sebenarnya, anak singa yang Kiara maksud adalah sebuah kucing orange kecil, yang mungkin hanya sebesar telapak tangan dewasa. Berwarna kuning orange kecil, yang tidak lebih dari empat puluh sentimeter panjangnya dan sebesar telapak tangan biasa. Terlihat sedang tertidur sambil menutup matanya di atas kepala singa jantan d







