Share

11. Bersimpuh

last update Tanggal publikasi: 2026-06-03 23:58:39

"Apa?" Tanya Aluna setengah tak percaya dengan apa yang di dengar nya. Matanya memicing seolah meminta penjelasan, memastikan jika dirinya tak salah dengar.

"Apa kamu tidak tahu cara memohon?"

Aluna masih terdiam tak percaya. Selama hidupnya baru kali ini rasanya Aluna ingin membunuh orang dan orang itu adalah Tuan Kenzo, suaminya sendiri.

"Lupakan saja!" Kata Tuan Kenzon sembari menyuapkan sesendok makanan kemulutnya, dan tidak mengganggap kehadiran Aluna di sana.

"Aku mohon... " kata Aluna
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   125

    "Mas kamu yakin sudah baik-baik saja? jika masih ada yang sakit lebih baik kita tunda saja liburan nya. Aku mengkhawatirkan mu Mas." Kata Aluna menatap ke arah sang suami yang kini keduanya masih dalam posisi duduk bersebelahan di sofa kamar utama.Jujur Aluna merasa senang saat Tuan Kenzo sabg suami akhirnya mulai menunjukkan perubahan sikap yang siknifikan, kali ini Tuan Kenzo bahkan mengajaknya liburan ke Swiss. Sebuah negara yang sedari dulu memang sangat ingin Aluna kunjungi karena keindahan alam nya.Dan kali ini, entah angin apa yang telah menerpa Tuan Kenzo sehingga dia mengajak Aluna ke tempat itu.Meskipun Aluna sendiri merasa keheranan tapi dia sendiri tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Baginya liburan kali ini mungkin bisa menjadi kesempatan untuk hubungan pernikahan mereka agar tetap baik-baik saja seperti harapan Aluna.Namun saat menyadari kondisi Tuan Kenzo yang masih belum benar-benar sembuh total akibat kecelakaan maut yang telah menimpanya beberapa bula

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   124

    Aluna menghabiskan waktu sorenya di arena menembak, Bik Tutik dan para penjaga yang menjaga tempat itu pun di buat nya terkejut melihat permainan Aluna yang begitu memukau itu bahkan keahlian nya melebihi keahlian Tuan mereka yang selama ini mereka kira tidak ada yang bisa menandingi kehebatan Tuan Kenzo dalam hal menembak. Hari ini, di sore hari dengan tudung langit senja yang kemerahan, semua yang berada di tempat itu di buat tercengang bukan main. Nyonya muda yang mereka kira selama ini hanyalah gadis polos yang sederhana juga lemah lembut, ternyata memiliki keahlian di luar prediksi BMKG hehe... "Wahh ... astaga ... Nyonya ..." Bik Tutik bersorak dia bahkan tidak tahu harus mengatakan apa, yang jelas di pikiran nya Nyonya mudanya itu sangat hebat. "Kenapa Bibi menatap ku seperti itu?" Tanya Aluna keheranan lantaran melihat tatapan Bik Tutik yang tampak keheranan saat melihat Aluna yang baru saja selesai menembak. "Nyonya muda keren sakali ..." Kata Bik Tutik yang masih bel

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   123

    Aluna menghabiskan waktu sorenya di arena menembak, Bik Tutik dan para penjaga yang menjaga tempat itu pun di buat nya terkejut melihat permainan Aluna yang begitu memukau itu bahkan keahlian nya melebihi keahlian Tuan mereka yang selama ini mereka kira tidak ada yang bisa menandingi kehebatan Tuan Kenzo dalam hal menembak. Hari ini, di sore hari dengan tudung langit senja yang kemerahan, semua yang berada di tempat itu di buat tercengang bukan main. Nyonya muda yang mereka kira selama ini hanyalah gadis polos yang sederhana juga lemah lembut, ternyata memiliki keahlian di luar prediksi BMKG hehe... "Wahh ... astaga ... Nyonya ..." Bik Tutik bersorak dia bahkan tidak tahu harus mengatakan apa, yang jelas di pikiran nya Nyonya mudanya itu sangat hebat. "Kenapa Bibi menatap ku seperti itu?" Tanya Aluna keheranan lantaran melihat tatapan Bik Tutik yang tampak keheranan saat melihat Aluna yang baru saja selesai menembak. "Nyonya muda keren sakali ..." Kata Bik Tutik yang masih bel

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   122

    Aluna menghabiskan waktu sorenya di arena menembak, Bik Tutik dan para penjaga yang menjaga tempat itu pun di buat nya terkejut melihat permainan Aluna yang begitu memukau itu bahkan keahlian nya melebihi keahlian Tuan mereka yang selama ini mereka kira tidak ada yang bisa menandingi kehebatan Tuan Kenzo dalam hal menembak. Hari ini, di sore hari dengan tudung langit senja yang kemerahan, semua yang berada di tempat itu di buat tercengang bukan main. Nyonya muda yang mereka kira selama ini hanyalah gadis polos yang sederhana juga lemah lembut, ternyata memiliki keahlian di luar prediksi BMKG hehe... "Wahh ... astaga ... Nyonya ..." Bik Tutik bersorak dia bahkan tidak tahu harus mengatakan apa, yang jelas di pikiran nya Nyonya mudanya itu sangat hebat. "Kenapa Bibi menatap ku seperti itu?" Tanya Aluna keheranan lantaran melihat tatapan Bik Tutik yang tampak keheranan saat melihat Aluna yang baru saja selesai menembak. "Nyonya muda keren sakali ..." Kata Bik Tutik yang masih belum j

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   121

    Aluna menghabiskan waktu sorenya di arena menembak, Bik Tutik dan para penjaga yang menjaga tempat itu pun di buat nya terkejut melihat permainan Aluna yang begitu memukau itu bahkan keahlian nya melebihi keahlian Tuan mereka yang selama ini mereka kira tidak ada yang bisa menandingi kehebatan Tuan Kenzo dalam hal menembak. Hari ini, di sore hari dengan tudung langit senja yang kemerahan, semua yang berada di tempat itu di buat tercengang bukan main. Nyonya muda yang mereka kira selama ini hanyalah gadis polos yang sederhana juga lemah lembut, ternyata memiliki keahlian di luar prediksi BMKG hehe... "Wahh ... astaga ... Nyonya ..." Bik Tutik bersorak dia bahkan tidak tahu harus mengatakan apa, yang jelas di pikiran nya Nyonya mudanya itu sangat hebat. "Kenapa Bibi menatap ku seperti itu?" Tanya Aluna keheranan lantaran melihat tatapan Bik Tutik yang tampak keheranan saat melihat Aluna yang baru saja selesai menembak. "Nyonya muda keren sakali ..." Kata Bik Tutik yang masih belum j

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   120

    Mas aku bawakan bekal untuk mu sarapan, kenapa tadi tidak sarapan dulu di rumah?" kata Aluna yang mengabaikan tatapan dingin Tuan Kenzo. "Aku sibuk, dan sudah sarapan tadi di mobil. Lebih baik kamu bawa pulang kembali saja makanan itu!" Jawab Tuan Kenzo tegas tanpa mempedulikan perasaan dan perubahan raut wajah Aluna yang tiba-tiba berubah. "Sarapan apa di mobil mas?" Tanya Aluna yang masih tak ingin menyerah. "Sandwich, Rangga yang membelinya." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. Sedangkan nama yang tiba-tiba terseret itu pun sedikit terkejut juga panik berada di antara drama rumah tangga Tuan nya. "Ya sayang sekali, padahal aku sudah memasakkan nya untuk mu dan bela-belain datang supaya kita bisa makan bersama." Jelas Aluna yang tampak sedikit kecewa dengan jawaban Tuan Kenzo, meskipun begitu tidak membuat Tuan Kenzo merasa iba. "Aku tidak memintamu untuk masak dan mengantarkan nya ke kantor. Lebih baik sekarang kamu bawa kembali makanan mu itu dan segera kembali ke man

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   4. Makan Malam

    Setelah tau akan menikah dengan Tuan Kenzo, saat ingin berangkat ke Gedung Gama untuk melangsungkan pernikahan nya, orang-orang suruhan Tuan Kenzo sudah datang untuk mengambil barang-barang milik Aluna untuk dibawa nya ke mansion. Sehingga barang-barang milik Aluna sudah tertata rapi di dalam kam

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   3 Perjanjian

    Dunia ibarat roda yang terus berputar. Kadang akan membawa kita kepuncak kebahagiaan tanpa duga dan bisa juga membawa kita pada jurang nestapa.Setelah kehilangan Ayah nya dan kini menikah dengan laki-laki arogan bermarga Mahesa, yang menjadi satu-satunya penerus di keluarga itu.Dunia Aluna seketi

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   2 Pernikahan

    Pagi sang surya bangunkan mimpi, embun pagi yang telah menghilang akan cahaya mentari yang kini mulai menyinari bumi dengan kehangatan sinarnya. Membangunkan setiap insan yang terlelap dari mimpi malamnya. Hari Minggu yang seharusnya Aluna nikmati dengan begitu santai nya. Hari Minggu yang seharus

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   1 Bukan Pilihan

    "Harus Kenzo katakan berapa kali agar Kakek bisa paham, sampai kapanpun Kenzo tidak akan mau menikah lagi. Sekalipun perempuan itu pilihan kakek." Ucap laki-laki berbadan tinggi besar yang kini sedang duduk tegak di sebuah sofa yang menghadap langsung dengan laki-laki paruhbaya yang dipanggilnya ka

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status