แชร์

25. Area Berkuda

ผู้เขียน: analisis.mataair
last update วันที่เผยแพร่: 2026-06-20 23:57:00
"Nyonya tidak ingin menanyakan sesuatu tentang Tuan Kenzo?" Tanya Bik Tutik. Aluna hanya mengangkat kepalanya tanpa minat. Menanyakan apa? Aluna bahkan tidak ingin tahu sedikitpun tentang suaminya itu. Mengingat sikap dingin, kaku, dan kejam nya, dan jangan lupakan perjanjian pernikahan kontrak yang dibuat oleh Tuan Kenzo, membuat Aluna semakin muak, merasa pernikahan nya saat ini hanya sia-sia dan membuang waktunya saja.

Aluna menggeleng. "Bahkan jika aku tahu tentang Tuan Kenzo sekalipun, a
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   79.

    "Dasar mesum... Kenapa kau di sini hah? Sana keluar atau aku akan teriak." Kata Aluna dengan panik nya, tak lupa dia mencoba menutup kembali pakaian yang tadi sudah hampir terlepas itu. Aluna menatap tajam ke arah lawan bicaranya. "Cihh... Kau mengusirku? Kenapa panik begitu melihat aku di sini. Aku di sini hanya ingin mandi saja." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. "Astaga kan bisa gantian mandinya Tuann ... Kau bisa menungguku selesai, jangan main masuk seperti ini. Membuat jantung ku melompat dari tempat nya saja." Geram Aluna berusaha untuk tidak menerkam lawan bicaranya. "Kenapa harus gantian? Memang nya aku tidak boleh mandi bareng sama istri ku sendiri? Sudah lah ayo cepat mandi... Kakek tua itu pasti sudah menunggu kita di bawah." Mendengar perkataan dari Tuan Kenzo meskipun diucapkan tanpa ekspresi dan nada yang datar-datar saja berhasil membuat wajah Aluna merah merona seperti tomat kematangan. "Astaga... Apa aku nggak salah dengar? Tadi dia mengatakan aku istrinya? Dan

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   78.

    "Aku sungguh ingin suatu saat nanti bisa berkeliling dunia, melihat berbagai peradaban-peradaban di berbagai negara yang berbeda. Tentang suku, budaya, bahasa, dan juga kultur, tentunya aku sangat ingin melihat estetika dan ciri khas setiap bangunan bersejarah di negara-negara yang berbeda." Tulis Aluna dalam salah satu lembar kertas berwarna putih itu. Tuan Kenzo, sejenak menatap ke arah Aluna sebelum akhirnya membalik lembar berikutnya dan kembali melanjutkan bacanya. "Saat Tuan Damian mengatakan jika dia ingin ke Eropa dan meminta ku juga Tuan Kenzo menemaninya, tentu saja aku tidak pernah menolak tawaran itu, bagiku itu terdengar seperti mimpi. Tak menyangka jika sebentar lagi aku akan semakin dekat dengan salah satu impianku itu. Sayang nya, setibanya di Eropa. Ternyata Tuan Damian harus segera kembali ke ibu kota, jelas hal itu membuat rencana liburan ku menjadi berantakan.Meskipun Tuan Damian memintaku dan Tuan Kenzo agar tetap tinggal untuk melanjutkan kembali liburan kami.

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   77.

    "Astaga Nyonya... Apa Nyonya tidak apa-apa?" Tanya Bik Tutik yang ikutan merasa tegang akibat tidak sengaja melihat perdebatan antara Tuan dan Nyonya nya. "Bik apa dia akan membunuh ku Bik?" Tanya Aluna masih dengan kondisi gemetar. "Duduklah Nyonya! Biar saya ambilkan air dulu, lain kali kalau bicara di saring dulu saat di depan Tuan Nyonya." Nasihat Bik Tutik, dia sudah seperti ibu bagi Aluna. Bik Tutik masuk ke dapur mengambilkan segelas air putih untuk Aluna yang masih merasa tegang. "Ini Nyonya, minumlah!" Bik Tutik menyodorkan segelas air putih. "Nyonya tenang saja, sekalipun Tuan kejam di luar sana, dia tidak akan mungkin akan sebegitu teganya mencelakai keluarganya sendiri." Kata Bik Tutik mencoba menenangkan hati Nyonyanya. "Itu kan keluarga Bik, sedangkan aku? Aku bukan bagian dari keluarganya Bik." "Tapi Nyonya istrinya Tuan, apa Nyonya lupa?" Bok Tuti mengingatkan Aluna. "Tapi pernikahan ku hanya sebatas pernikahan kontrak saja Bik, Bibi tidak lupa itu kan?" "T

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   76.

    "Kenapa aku jadi tertidur di sini? Dan bukankah tadi aku sedang memeriksa dokumen? Lalu kemana sekarang dokumen nya?" Aluna bermonolog dengan suara kecil dan dengan kesadaran yang belum sepenuhnya kembali dari tidurnya. Meskipun masih dalam kondisi yang setengah sadar, tapi Aluna bisa mengingat dengan jelas apa yang sebelum nya terjadinya sebelum dia tidur tadi. Ingatan nya hanya sampai dengan dirinya tertidur lalu setelah itu tidak lagi mengingat apapun. "Kemana Tuan Kenzo? Kemana juga perginya dokumen-dokumen tadi? Apa Tuan Kenzo sudah membawanya pergi? Astaga ... Bisa mampus aku jika dia merasa kerjaan ku tidak becus, bisa-bisa dia akan menghukum ku." Aluna memukul dahinya menyadari kecerobohan nya sendiri. Dia tidak tahu saja jika sebenarnya sudah di kerjai oleh Tuan Kenzo yang hanya menyuruh nya mengecek dokumen yang sudah sempurna itu. Aluna segera turun dari sofa dan berlari meninggalkan Ruang Kerja itu menuju area lantai dasar mencari siapapun yang bisa dirinya temui. K

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   75.

    Sibuk dengan deretan kata yang membuat nya bosan hingga tak tertahankan lagi, jiwa kebonya mulai muncul. Mata nya mulai tertutup tak bisa di kendalikan dan tanpa aba-aba, kepala itu pun akhirnya tumbang di atas sandaran sofa empuk milik Tuan Kenzo, jangan lupakan dokumen yang masih ada digenggaman nya di atas pangkuan gadis itu. Tuan Kenzo melihat ke arah Aluna dan menyadari jika gadis itu kini telah berpindah ke alam mimpi. Tuan Kenzo berjalan mendekat ke arah Aluna yang tertidur, dia mengambil dokumen dipangkuan Aluna dan memindahkan nya di atas meja. Sejenak Tuan Kenzo menatap ke arah Aluna yang tertidur dengan begitu pulas nya. Wajahnya tampak tentram dengan mata yang terpejam. Entah berapa detik Tuan Kenzo menatap Aluna tanpa suara dan tidak ada yang tahu apa yang kini sedang ada di pikiran Tuan Kenzo, tidak ada yang tahu apa arti dari tatap itu. Tuan Kenzo akhirnya menghela nafasnya dengan berat dan dengan perlahan dia mulai memperbaiki posisi tidur Aluna dengan begitu ha

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   74.

    "Biarkan Bik Tutik yang mencuci nya, sekarang kamu ikut aku ke ruang kerja!" Tegas Tuan Kenzo saat melihat Aluna henda mencuci piring bekas makan siang tadi. "Aku? Ikut Tuan ke ruang kerja? Untuk apa Tuan?" Tanya Aluna pensaran, karena baginya mereka sedang tidak ada sebuah pekerjaan yang perlu di bahas. Jadi untuk apa Tuan Kenzo memintanya ikut ke ruang kerja?Begitulah pemikiran Aluna yang sebenarnya juga merasa malas jika harus berurusan dengan Tuan Kenzo."Jangan banyak tanya, cepat ikut ke ruang kerja." Sekali lagi Tuan Kenzo meminta Aluna ikut dengan dirinya ke ruang kerja, tanpa ada penolakan. Jika sudah begini, mau protes pun rasanya sia-sia. Aluna tau dan sadar jika Tuan Kenzo itu tidak menerima penolakan apapun dan setiap perkataan nya itu tegas dan mutlak tak terbantahkan. Jadi dengan rasa malasnya, akhirnya Aluna mengekor di belakang Tuan Kenzo menuju ruang kerja. Saat pintu terbuka, dan membawa Tuan Kenzo menuju kursi kebesaran nya, sedang Aluna masih diam terpaku di

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   22. Taman Rahasia

    Tuan Kenzo tampak semakin marah tak terkendali, namun alih-alih melampiaskan nya pada Aluna dan menghukum gadis itu, Tuan Kenzo justru berdiri dari duduknya dan kembali pergi meninggal kan mansion itu dengan wajah nya yang sangar namun tak bisa Aluna tebak akan sikap Tuan Kenzo yang tak terbaca itu

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   8. Salah Paham

    "Akkh ... sakit ... tolong lepaskan!" Pinta Aluna yang meringis menahan perih di pergelangan tangan nya."Masuk..!" Satu kata penuh ketegasan juga kemarahan yang memuncak."Aauu ..." Tubuh ramping Aluna terlempar begitu saja di kursi penumpang. Tak lama tubuh besar lain nya ikut masuk dengan nafas

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   7. Kabur?

    Tuan Kenzo pergi meninggalkan Aluna begitu saja saat makanan miliknya sudah habis. Tanpa menghiraukan Aluna yang masih berkutat dengan makanan nya sendiri. "Nyonya kenapa makanan nya hanya diaduk-aduk saja? Apakah Nyonya muda tidak menyukai nya? Saya akan buatkan yang baru untuk nyonya." Kata Bik

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   6. Bukan Nyonya Sungguhan

    Aluna tak bisa tidur dengan tenang. Setiap perkataan yang Tuan Kenzo lontarkan padanya terus berputar dalam benak Aluna. Gadis itu merasa terhina, di hadapan Tuan Kenzo dirinya seolah tidak punya harga diri. Aluna berfikir jika hal ini terjadi karena pernikahan balas budi yang hanya bertahan di a

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status