แชร์

Bab 8

ผู้เขียน: Gilva Afnida
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-22 11:40:47

Kediaman Irfan Sakti tampak dipenuhi karangan bunga ucapan selamat yang berjejer rapi di sepanjang pagar halaman.

Sore itu, Zahwa tampil anggun dengan mengenakan blus serta rok berwarna biru langit, dipadu dengan pashmina putih yang tersampir rapi, memberi kesan lembut di wajahnya.

Sedang Devan terlihat santai dengan mengenakan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku, dipadu dengan celana panjang putih yang nampak kontras.

Begitu mereka melewati pintu utama, atensi beberapa tamu langs
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 306

    Tanpa menunggu jawaban, Adi langsung menyelonong keluar. Zahwa dan Debby memperhatikan gelagat Adi yang terlihat sangat aneh. Namun, Zahwa berusaha tetap tenang dan menekan firasat tak enak yang sempat menyelinap karena melihat baginya, tingkah Adi dan Sherly saat meminta maaf tadi terkesan begitu berlebihan.Debby yang duduk di sebelah Zahwa menyikut lengan menantunya. ​"Aneh banget, Zahwa... Adi tuh udahlah datang mendadak, minta maaf manis begini padahal kemarin maki-maki di grup... perasaan Mama sama sekali gak enak."​"Sabar ya, Ma. Kita hargai aja niat baik mereka. Jangan dipikirkan berat-berat, kita lihat aja sebenarnya mereka mau apa.""Mama lihat, kamu tadi kasih isyarat ke Mbok Minah, kan? Kamu pasti juga merasa ada yang aneh."Mendengar itu, Zahwa meringis tersenyum. Rupanya sang mertua sudah menangkap kegelisahan yang ia rasakan. "Iya, Ma. Aku cuman nyuruh Mbok Minah ngawasin aja. Jujur, aku pun takut kalau ada hal-hal aneh yang ingin mereka lakukan."

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 305

    Mama Debby mengerutkan keningnya. ​"Adi sama Sherly?" ulangnya dengan nada heran. "Mau apa lagi mereka ke rumah? Kurang puas apa mereka maki-maki Devan di grup WA keluarga waktu itu?"​Mengingat betapa ketusnya kata-kata Adi yang dilontarkan di grup, Mama Debby jelas merasa gusar. Baginya, kehadiran mereka yang tiba-tiba datang sama sekali gak masuk akal.​"Mbok Minah bilang... mereka mau minta maaf, Ma," jawab Zahwa pelan, mengulangi ucapan Mbok Minah dari balik telepon dengan raut ragu. "Katanya mereka bawa parsel buah dan mau meluruskan masalah yang di rumah sakit waktu itu."​Mama Debby tertawa sinis. "Minta maaf? Orang-orang kayak mereka mana punya malu, Zahwa. Dulu waktu butuh bantuan diam-diam, giliran kena masalah malah Devan yang disalahkan habis-habisan. Sekarang tiba-tiba datang mau minta maaf pas Devan gak ada di rumah? Minta maaf gaya apa itu."​Zahwa kembali mengarahkan ponsel ke telinganya. "Mbok, tolong suruh Bik Kokom temani Mbok di ruang tamu ya. Ja

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 304

    Keesokan harinya, Zahwa sedang menikmati udara pagi di teras sebelum dibuat terkejut begitu melihat mobil Debby datang. Ibu mertuanya itu turun dari mobil dengan senyum merekah dan gaya anggunnya seperti biasa.​"Pagi, Zahwa Sayang! Assalamu'alaikum," sapa Debby hangat, lalu mengecup kedua pipi menantunya.​"Wa'alaikumsalam. Pagi, Ma." Zahwa menyambut uluran tangan Debby dengan takzim. "Mama kok pagi-pagi udah ke sini? Mas Devan baru aja berangkat ke kantor sepuluh menit yang lalu."​"Mama emang sengaja ke sini bukan buat ketemu Devan, tapi mau ketemu kamu." Debby mengusap lembut perut Zahwa yang kian membuncit. "Gimana kondisi kamu sama si Kecil? Ada keluhan pusing atau mual lagi, gak?"​"Alhamdulillah enggak ada, Ma. Semuanya sehat." ​"Bagus kalau gitu. Nah, sekarang kamu ganti baju. Pakai kerudungmu yang rapi, kita keluar jalan-jalan sebentar."​Zahwa mengerutkan keningnya. "Keluar, Ma? Mau ke mana pagi-pagi begini?"​Mama Debby hanya tertawa kecil. "

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 303

    "Eh, Mbok Minah. Gimana kabarnya? Kok udah ada di sini aja," balas Kinara, lalu melirik ke arah Bik Kokom dengan tersenyum sopan."Iya, Mbak Kinara. Alhamdulillah sekarang udah mendingan, cuman kalau jalan masih harus pakai tongkat. Yah, mending datang kesini lah nemenin Non Zahwa daripada cuman tiduran di rumah doang. Bikin badan pegel..."Zahwa terkekeh ringan. Lalu memperkenalkan Bik Kokom pada Kinara serta menjelaskan Kinara yang merupakan sahabat terbaiknya.​"Jadi apa yang sedang kalian bicarakan? Kok kelihatannya seru sekali tadi. Mbok juga kepengen tahu," kata Mbok Minah setelah Bik Kokom kembali ke dapur."Ini lho, Mbok. Kinara katanya mau nikah," jelas Zahwa yang membuat Mbok Minah menangkupkan kedua tangannya di dada dengan mata berbinar haru.​"Gusti Allah... Mbak Kinara mau nikah? Sama siapa, Mbak?"​"Sama Mas Alex, Mbok," jawab Kinara malu-malu seraya menyerahkan satu lembar undangan khusus untuk Mbok Minah. "Nanti Mbok Minah sama Zahwa harus da

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 302

    Keesokan harinya, sesuai janji Devan, ia menyewa seorang ART harian yang akan datang untuk sekedar bersih-bersih rumah atau memasak. ART itu merupakan seorang wanita paruh baya yang berpakaian rapi dan nampak tersenyum ramah. Namanya Bik Kokom.​"Pagi, Bu Zahwa, Pak Devan," sapa Bik Kokom ramah "Saya Kokom. Mulai hari ini saya yang akan bantu-bantu bersih-bersih dan cuci-setrika di sini."Zahwa dan Devan membalas sapaan dengan hangat, lalu Devan memberi arahan singkat mengenai pembagian tugas.Tak lama dari itu, Mbok Minah keluar dari kamar. Devan pun memperkenalkan mereka berdua sebelum akhirnya ​Bik Kokom memulai pekerjaannya dengan mengambil sapu dan kain pel. Cara kerjanya rapi, tenang, dan sama sekali tidak canggung.​Saat Bik Kokom sedang memotong sayuran di dapur untuk makan siang, Mbok Minah berjalan perlahan menghampiri seraya menopang tubuhnya dengan tongkat. Mbok Minah duduk di kursi makan, berniat memperhatikan cara kerja anggota baru di rumah itu.

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 301

    Zahwa mengangguk, lalu kembali memfokuskan perhatiannya pada sambungan telepon. "Res, tapi kan Mbok Minah kondisinya masih gak memungkinkan untuk kerja, Res. Takutnya nanti kalau masih butuh bantuan, aku gak bisa bantu karena aku sendiri sedang hamil."​Terdengar helaan napas Ares di seberang sana. "Udah aku kasih tahu, Mbak. Tapi tahu sendiri kan gimana keras kepalanya Ibu kalau udah punya kemauan? Ibu bilang cuma mau ngerjain yang ringan-ringan aja, kayak masak atau sekadar nemenin Mbak Zahwa di rumah. Katanya kalau cuma diam di kamar terus, kakinya malah makin kaku."​Zahwa menatap Devan, lalu memindahkan mode panggilan ke speaker agar suaminya bisa mendengar langsung.​"Gini aja, Res," Devan akhirnya angkat bicara, mengambil alih pembicaraan. "Bilang sama Mbok Minah, kita izinin beliau tinggal di sini lagi, tapi bukan sebagai pekerja yang harus beres-beres rumah."​"Maksudnya gimana, Mas Devan?"​"Mbok Minah ke sini buat istirahat aja sambil nemenin Zahwa," l

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 1

    [Aku minta maaf kalau harus kirim ini, tapi foto ini mulai ramai di media sosial. Bukannya ini suamimu, si Devan?]Zahwa menatap nanar isi pesan yang dikirim oleh sahabatnya, Kinara. Ia menggeser layar ke bawah dan membaca judul dari tautan berita yang terlampir: "Arsitek Muda, Devan Buana Sakti,

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 4

    Darah Zahwa seolah mendidih membaca kalimat itu. Ia tahu kalimat itu adalah sindiran tajam untuk status pernikahannya.Zahwa meremas ponselnya. Rasa panas menjalar dari dada hingga ke wajahnya. Penghinaan yang terjadi secara terus-menerus ini terasa begitu tidak adil.Memangnya ia suka dipaksa masu

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 3

    Zahwa merasakan dadanya sesak. Ia meremas flashdisk di tangannya hingga pinggirannya yang tajam melukai telapak tangannya.Valerie yang sejak tadi diam, menyesap minumannya lalu menyandarkan kepala di sandaran sofa dengan anggun. "Sudahlah, jangan bahas itu. Aku nggak keberatan, kok. Bagiku, berad

  • Ketika Aku Mulai Melepaskanmu   Bab 2

    Zahwa tersentak. Ia segera menyembunyikan ponselnya di balik punggung. "E... Enggak kok, enggak ada apa-apa."Devan melangkahkan kakinya mendekati Zahwa. Ia menarik paksa tangan Zahwa, merebut ponsel dari genggamannya sebelum Zahwa sempat mengunci layar.Mata kehitaman Devan menyapu layar ponsel Z

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status