共有

Bab 413

作者: Fitri
Banyak orang di luar kalangan industri berkata, mereka sebenarnya sudah pernah melihat karya Moonbreeze sejak lama, hanya saja baru tahu kalau itu digambar oleh Moonbreeze. Popularitas Moonbreeze jauh lebih tinggi dari yang dibayangkan Lunara.

Pesan permintaan kerja sama pun menumpuk seperti gunung.

Dengan sabar, Lunara memilih beberapa pesanan yang sesuai dengan keahlian dan minatnya, lalu setelah berkomunikasi soal waktu dengan klien, dia menerima pesanan itu. Setelah mengurus semuanya, Lunara
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 415

    Lunara membelalak. "Kalau aku sampai lupa, sekalian saja aku lupa sama kamu."Kayden tersenyum. Dia mengambil pisau cukur dari tangan Lunara, supaya Lunara tidak sembarangan mengayun dan melukai dirinya sendiri."Ada yang tanya. Aku bilang tadi pagi nggak sengaja melukai diri waktu mencukur, mereka juga nggak bilang apa-apa. Hanya saja setelah acara selesai, aku menerima sebuah alat cukur listrik."Lunara langsung peka. "Dari perempuan di acara rekrutmen?""Iya." Kayden menjawab dengan tenang, "Tapi aku bilang, aku biasanya nggak akan melukai diri saat mencukur, ini karena pacarku yang nggak sengaja.""Kalau kamu bilang begitu, orang nggak akan mengira aku bodoh?""Nggak."Sebab, saat itu ekspresinya bahkan lebih bahagia daripada sekarang. Siapa pun yang melihat, pasti akan terpukau oleh kebahagiaan yang terpancar jelas di wajahnya waktu itu.Kemampuan Lunara saat itu memang belum bagus. Namun, itu justru membuat Kayden teringat masa kecilnya. Dulu Kayden pernah kembali ke rumah utama

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 414

    Malam tadi, Lunara sendiri yang berjanji akan membantu mencukur janggutnya.Lunara meliriknya sekilas. Tadi Lunara memang bangun kesiangan, tapi bukan berarti tidak mau melakukannya. Daisy bertanya, "Mama, kenapa kita pindah?""Mulai sekarang kita tinggal di sini, Kakek Nenek tinggal di sana. Nanti Mama ajak kamu lihat kamar kamu."Daisy berkedip. "Kita tinggal sama-sama?""Iya, kamu nggak berpisah dari Papa dan Mama. Nanti kalau kamu mau tinggal di sini ya tinggal di sini, kalau kangen Kakek Nenek tinggal ke sebelah saja.""Nenek dari Mama tinggal di mana?"Lunara menunjuk ke salah satu kamar di lantai satu."Kamar Nenek di sana. Kenapa Nenek nggak ikut makan hari ini?"Begitu membahas itu, Daisy langsung cemberut."Nenek pagi-pagi sudah pergi sama Nenek Ayam Satu, nggak ajak aku."Pengasuh segera menjelaskan, "Nyonya Besar dan Nyonya Priya pergi menonton teater, katanya nona kecil belum mengerti, jadi nggak diajak."Priya memang sangat suka menonton teater, sejak muda dulu sering per

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 413

    Banyak orang di luar kalangan industri berkata, mereka sebenarnya sudah pernah melihat karya Moonbreeze sejak lama, hanya saja baru tahu kalau itu digambar oleh Moonbreeze. Popularitas Moonbreeze jauh lebih tinggi dari yang dibayangkan Lunara.Pesan permintaan kerja sama pun menumpuk seperti gunung.Dengan sabar, Lunara memilih beberapa pesanan yang sesuai dengan keahlian dan minatnya, lalu setelah berkomunikasi soal waktu dengan klien, dia menerima pesanan itu. Setelah mengurus semuanya, Lunara mengunggah beberapa gambar yang dia buat di waktu luangnya akhir-akhir ini.Salah satu alasan Moonbreeze bisa mempertahankan popularitas adalah karena Lunara memang sangat mencintai menggambar. Semua waktu luangnya digunakan untuk menggambar, membuat konsep, menyelesaikan karya baru lalu mengunggahnya.Perkembangannya terlihat jelas di setiap gambar.Para penggemar bahkan mengatakan, hal paling menakutkan adalah seseorang yang tidak hanya berbakat, tapi juga bekerja keras.Setelah mengunggah ga

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 412

    Lunara bersumpah, dia tidak bermaksud seperti itu. Dia hanya merasa bahwa Zafran sudah berusia lanjut, jadi pasti ada sesuatu yang terjadi jika pria tua itu menelepon di jam segini. Lunara hanya tidak tega membiarkan Zafran menunggu terlalu lama.Dengan sedikit tenaga di pergelangan tangannya, Lunara menahan dada Kayden dan mendesaknya, "Kamu angkat telepon dulu, lihat Kakek mau apa, nanti kembali lagi juga nggak masalah."Melihat Kayden tidak bergerak, Lunara bahkan menendangnya pelan.Karena sedang duduk di atas wastafel, dengan posisi seperti itu, dia hanya bisa menendang paha Kayden. Kayden menunduk dengan tatapan yang mendalam. Saat dalam posisi seperti ini, yang terlihat hanya bulu mata Kayden yang begitu tebal hingga membuat orang iri. Dalam hal ini, Kayden mewarisi gen dari Saphira, lalu menurunkannya pada Daisy.Namun, pria dengan bulu mata tebal biasanya juga punya hormon yang kuat, alis, janggut, dan bulu tubuh pun tumbuh cepat. Kalau sehari tidak dicukur, janggut Kayden sud

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 411

    Kayden tidak merasa itu terlalu cepat."Aku ingin lihat, bisa nggak dia mengambil alih posisiku di masa depan."Sikap Kayden jelas menunjukkan dia ingin membina Daisy sebagai penerusnya di masa depan. Awalnya Lunara agak terkejut, tapi setelah dipikir-pikir, selama Daisy mau, hal itu tidak akan terlalu sulit baginya.Setelah makan, Kayden menerima telepon dari Zafran. Di rumah hanya ada mereka berdua serta beberapa pelayan yang berlalu-lalang membereskan barang, jadi Kayden tidak menghindar dan langsung menyalakan speaker."Kayden, di pihak Eden ada sedikit masalah, kamu pergi ke sana untuk lihat.""Nggak mau.""Apa kamu bilang?"Kayden tetap tenang, "Kakek, ini semua adalah hal yang pasti dihadapi anak-anak Keluarga Narasoma. Masalah yang dulu aku hadapi nggak lebih sedikit dari Eden. Aku nggak cari kamu dan Ayah, itu karena menurutku nggak seharusnya begitu. Aku percaya Eden, aku bisa menyelesaikan masalahku, dia juga bisa."Di seberang sana, Zafran terdiam sejenak."Kamu kakak tertu

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 410

    Akan tetapi, Kayden tidak mungkin melakukan apa pun saat Lunara belum genap 18 tahun. Jadi, untung saja waktu itu Lunara tidak sekolah di SMA yang sama dengannya.Mendengar maksud tersembunyi Kayden, telinga Lunara langsung memerah.Pria ini ... kenapa pikirannya selalu ke arah itu!Namun memang, waktu SMA, banyak siswa yang tidak bisa menahan diri untuk mencoba hal terlarang setelah pacaran.Kayden tersenyum. Dia menggenggam tangan Lunara dan mengajaknya masuk ke dalam rumah."Lagian waktu SMA, kamu pasti lebih berisik lagi daripada waktu kuliah. Kalau begitu, kita mungkin sudah pergi ke luar negeri bersama."Lunara ikut tertawa.Kayden memang pintar. Saat di SMA, dia selalu menduduki peringkat pertama.Sementara itu di Southern, karena Orion juga tidak terlalu menuntut, Lunara hanya belajar santai sambil menikmati hidup hari demi hari, bahkan kemudian belajar seni.Hanya saja, Lunara ini tipe yang jago ujian. Setiap kali ujian besar, hasilnya selalu bagus, sampai akhirnya pas sekali

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status