Share

BAB 20

Penulis: LucioLucas
last update Tanggal publikasi: 2025-10-22 08:00:58

Jam kerja baru saja selesai, Khaelia bersiap untuk pulang saat Carter menyergapnya. Malam ini keduanya sangat sibuk sampai nyaris tidak mengobrol satu sama lain. Makan dan istirahat pun hanya sekedarnya karena diburu waktu. Begitu selesai, kelegaan melanda Khaelia. Ingin cepat memakai jaket karena merasa kedinginan. Sayangnya tidak mudah melakukan itu karena Carter yang memeluknya dan mengusap tubuhnya sembarangan.

“Bulu kudukmu merinding, kamu kedinginan Cara?”

&ldq

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 126

    Setelah Carter dan Kaspia menghilang di balik pintu, Eiwa mengalihkan pandangan pada Khaelia. Mengamati secara terang-terangan wajah cantik dengan sikap lembut yang tidak dibuat-buat. Ia banyak mendengar cerita dari Celila tentang Khaelia yang merawat dengan sabar dan tekun saat berobat di luar negeri. Sampai sekarang mereka masih bergantung pada darah Khaelia untuk membantu Celila.“Khaelia, kamu anak yang baik dan sopan. Aku menyukaimu karena itu, juga karena hal lain. Kamu banyak membantu Celila dan juga cucuku. Kenapa membuat kami kecewa dengan memacari Carter?”Teguran Eiwa yang lemah lembut lebih menusuk bagi Khaelia dibandingkan dengan amukan Kaspia. Sebagai sesama perempuan, ia mengerti kenapa Eiwa marah.“Maaf, Nyonya, karena sudah membuat Anda kecewa. Tapi—”“Tapi apa? Sudah terlanjur cinta?”Khaelia mengangguk sambil memejam. “Iya, sudah terlanjur jatuh cinta. Saya tidak mungkin berhenti ap

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 125

    “Karenia, semua orang juga tahu kalau Carlo sudah sadar dan sekarang memilih untuk bersama Sofia. Kabar mereka berbulan madu bukan bualan belaka. Semestinya kamu dan Carter tidak takut lagi, bukan?”Karenia mendesah, menyugar rambut dan mengamati pantai yang terbentang di hadapannya. Ia pun berharap sama dengan perkataan Joice, begitu Carlo dan istrinya mesra maka Carter akan mendekatinya, tapi kenyataan ternyata tidak sesuai keinginannya.“Carter sudah terlanjur jatuh cinta dengan sekretaris bodoh itu.”Joice terdiam sesaat, mencerna informasi dari Karenia. “Maksudmu Carter menjalin hubungan dengan Khaelia?”“Iya, aku juga baru tahu dari Sofia. Foto-foto Carter dan si sekretaris sedang berciuman pun sudah aku dapatkan. Entah apa yang dilihat Carter dari si miskin itu. Memang tubuhnya seksi, wajahnya pun cantik, tapi banyak perempuan di Soul Hills punya kriteria yang sama. Banyak juga yang tidak kalah cantik dari

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 124

    “Karenia, semua orang juga tahu kalau Carlo sudah sadar dan sekarang memilih untuk bersama Sofia. Kabar mereka berbulan madu bukan bualan belaka. Semestinya kamu dan Carter tidak takut lagi, bukan?”Karenia mendesah, menyugar rambut dan mengamati pantai yang terbentang di hadapannya. Ia pun berharap sama dengan perkataan Joice, begitu Carlo dan istrinya mesra maka Carter akan mendekatinya, tapi kenyataan ternyata tidak sesuai keinginannya.“Carter sudah terlanjur jatuh cinta dengan sekretaris bodoh itu.”Joice terdiam sesaat, mencerna informasi dari Karenia. “Maksudmu Carter menjalin hubungan dengan Khaelia?”“Iya, aku juga baru tahu dari Sofia. Foto-foto Carter dan si sekretaris sedang berciuman pun sudah aku dapatkan. Entah apa yang dilihat Carter dari si miskin itu. Memang tubuhnya seksi, wajahnya pun cantik, tapi banyak perempuan di Soul Hills punya kriteria yang sama. Banyak juga yang tidak kalah cantik dari

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 123

    Alunan musik jazz yang syahdu dari seorang penyanyi perempuan terdengar di klub jazz pinggir pantai. Denting peralatan makan beradu, dengung obrolan bercampur dengan debur ombak. Semua yang ada di sana memakai gaun indah untuk para perempuan dan jas untuk para laki-laki. Menyediakan koktail dan makanan ala Prancis dengan pelayanan terbaik untuk para pelanggan. Hanya orang tertentu yang bisa datang ke restoran, dan biasanya sudah terdaftar sebagai anggota.Dua perempuan cantik duduk berhadapan di ruang dalam. Keduanya memesan koktail dan camilan, tidak ingin makan berat karena datang memang untuk bicara. Perempuan yang memakai gaun hitam pendek mengusap anting-anting panjang di telinganya. Kalung berlian menghiasi lehernya yang indah. Ia menatap Joice yang sore ini tidak kalah cantik dengan gaun koktail putih. Tidak peduli dengan sekeliling, keduanya saling pandang dalam diam.“Jangan bilang kamu mengajakku bertemu hanya untuk makan camilan?” Joice membuka p

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 122

    “Tidak!” jawab Carter tegas. “Khaelia tidak akan ke mana-mana. Akan tetap di sampingku apa pun yang terjadi.”“Carter! Kau berani membangkang? Kami sudah memilih Joice untukmu dan kenapa kamu malah memilih dia? Kenapa?”Eiwa bertepuk tangan di udara, memberi perintah pada suami, anaknya, dan juga Khaelia. “Kita duduk dan bicara seperti orang beradab. Ayo, jangan membantah!”Kaspia mendengkus, tapi menuruti saran sang istri dengan duduk di sofa. Carter dan Khaelia pun menyusul, duduk di seberang Kaspia. Khaelia merasa kalau dirinya sedang diadili. Segala dosanya dikuliti termasuk harga diri yang tersisa tidak seberapa. Mudah saja bagi Kaspia untuk menyingkirkannya kalau mau, yang menahan laki-laki itu selain Carter adalah Eiwa. Khaelia yakin selama Eiwa tidak menyanggah apa pun, hidupnya masih aman-aman saja.“Kita duduk seperti orang beradab, membicarakan hubungan Carter dengan dia. Sayang, kenapa harus begini? Ini hal mudah. Suruh saja sekretaris itu per

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 121

    Selama ini Khaelia memang takut kala bertemu Kaspia dan Eiwa. Sesama manusia, sama-sama membutuhkan udara untuk bernapas, berpijak di bumi yang sama, dan juga berdarah merah. Perbedaan besar justru pada status sosial. Sebagai yatim piatu, tidak punya banyak harta dan mengandalkan gaji untuk hidup, Khaelia merasa dirinya tidak ada apa-apanya dibandingkan mereka.Kaspia yang selalu bertutur kata tanpa sopan santun, blak-blakan, dan cenderung menghina, tidak pernah membuatnya nyaman apalagi untuk berdekatan. Sedangkan Eiwa memang lebih ramah, baik, dan lembut padanya. Tetap saja ada tembok tinggi di antara mereka yang tidak berani didaki apalagi diterobos. Khaelia cukup tahu diri dengan statusnya untuk tidak membuat masalah bagi keduanya. Sayangnya, saat ini masalah besar sedang dibuatnya dan membuat sepasang suami istri itu meradang di depannya.Carter menolak untuk melepaskan cengkeraman di pinggang Khaelia. Ia tetap tenang dengan pandangan tertuju pada orang tuanya, se

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 4

    Setelah puas melihat-lihat, ia memutuskan untuk minum teh. Dengan malu-malu duduk di sofa sementara Carter merokok di sudut dekat gazebo. Menyesap tehnya, Khaelia diam-diam menatap profil atasannya. Carter yang ketampanannya tidak seperti manusia pada normal ternyata mempunyai sikap yang ramah. Tid

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 3

    Laki-laki muda dan tampan itu bernama Carter June Solitaire. Tidak banyak yang tahu kalau ia adalah anak kedua dari keluarga Solitaire yang merupakan pemilik saham terbanyak sekaligus pimpinan di Capital Group. Carter yang berambut sehitam arang dan bermata tajam, saat ini sedang memandang seorang

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 2

    Khaelia bergegas mengikuti Bosman menuju lift. Sedikit lega karena bossnya ternyata tidak setua bayangannya. Lobi dalam keadaan masih cukup ramai, ia menduga mereka adalah para pekerja yang sedang lembur. Tanpa sadar Khaelia mengamati Bosman diam-diam dan menyadari kalau kulit laki-laki itu cenderu

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 1

    Warning : Adult roman story 21+Nama kota itu adalah Devil Town, tidak ada yang tahu bagaimana asal muasal nama itu diberikan. Kota iblis yang bagi banyak penduduknya memang perpaduan surga bagi orang kaya dan neraka bagi mereka yang tiak punya apa-apa.Devil Town merupakan kota besar dengan gedung

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status