Share

BAB 20

Author: LucioLucas
last update Petsa ng paglalathala: 2025-10-22 08:00:58

Jam kerja baru saja selesai, Khaelia bersiap untuk pulang saat Carter menyergapnya. Malam ini keduanya sangat sibuk sampai nyaris tidak mengobrol satu sama lain. Makan dan istirahat pun hanya sekedarnya karena diburu waktu. Begitu selesai, kelegaan melanda Khaelia. Ingin cepat memakai jaket karena merasa kedinginan. Sayangnya tidak mudah melakukan itu karena Carter yang memeluknya dan mengusap tubuhnya sembarangan.

“Bulu kudukmu merinding, kamu kedinginan Cara?”

&ldq

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 102

    “Kenapa diam? Aku tebak kamu pernah memergoki sesuatu. Curiga dengan sikap istrimu tapi menutup mata, bukan?” Carter mengetukkan ujung rokok ke asbak dan abu berjatuhan mengotori permukaan meja. Ia mengisap dengan cepat, mematikannya lalu mengambil tisu untuk membersihkan permukaan meja. “Selama ini kamu abai dengan Sofia, kenapa marah saat tahu dia bersama laki-laki lain? Bukankah harusnya kamu senang?”“Carter, semua enggak semudah yang kamu pikirkan. Pernikahanku dengan Sofia bukan pernikahan biasa, tapi juga masalah bisnis.”“Aku tahu, dan perjanjian bisnis kita dengan keluarga Sofia bisa dikatakan berhasil. Kalau pun pernikahan kalian tidak berhasil, harusnya tidak masalah dan tidak akan mempengaruhi bisnis. Tidak akan ada yang menolak sebuah bisnis dengan laba yang besar. Benar enggak kataku?”Carlo menghela napas panjang lalu terbatuk karena tersedak asap. Carter menuang teh dari poci dan memberikan pada Car

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 101

    Carter menatap kakaknya yang marah dengan heran. “Kamu datang tanpa memberitahu hanya untuk mencampuri urusanku?”“Cuih! Mana sudi aku mencampuri urusanmu? Tapi pelacur ini sudah ikut campur rumah tanggaku. Tanya sama dia, apa yang dikatakan pada Sofia? Dia mempengaruhi istriku sampai berselingkuh!”Kata-kata Carlo membuat Khaelia terkejut, menatap Carter dengan pandangan menyangka. “Tuan, saya enggak mungkin berbuat begitu. Mana mungkin saya berani mempengaruhi Nyonya Sofia?”“Halah! Terus saja kamu menyangkal. Sofia jelas-jelas mengatakan kalau semua yang dilakukannya sekarang karena nasihatmu! Apa katamu? Menyenangkan diri sendiri? Fokus pada kebahagiaan? Sekarang kamu mau tahu akibat dari nasihatmu itu? Istriku selingkuh! Dasar sekretaris miskin dan kurang ajar!”Khaelia merasa kakinya lemah dan tidak bertenaga, menatap Carlo yang mengamuk. Tidak pernah terbayang kalau dirinya akan dituduh melakukan sesu

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 100

    Hari ini mereka datang ke kantor bersamaan, dengan begitu tidak ada pegawai yang berani mengganggu. Beberapa orang yang ingin bicara dengan Khaelia, menyingkir cepat saat melihat Carter. Bisik-bisik dan pandangan penuh ingin tahu tertuju pada keduanya. Kenapa seorang sekretaris bisa datang ke kantor menggunakan mobil yang sama dengan bos? Apakah mereka baru saja selesai rapat dan sengaja datang bersamaan? Tidak ada satu pun yang bisa menemukan jawabannya. Mereka melayangkan tatapan penuh rasa iri pada Khaelia yang berjalan di samping Carter.Berbeda dengan biasanya yang mulai bekerja di saat gelap, kali ini saat matahari masih terang keduanya sudah di kantor. Carter membuktikan omongannya yang ingin hidup secara normal bersama Khaelia. Belajar untuk tetap terjaga saat siang, dan istirahat kala malam. Mereka memasuki lift VIP dengan banyak mata mengawasi. Tiba di ruangan, yang dilakukan pertama kali oleh Carter adalah rapat pribadi dengan Bosman. Mendengar dan mencatat semua h

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 99

    Sofia meraih rokok dan menyulutnya. Menatap Carlo yang marah dan berdiri sambil mengepalkan tangan di hadapannya.“Kenapa kamu marah?”Carlo mendesis keras. “Kamu masih tanya kenapa aku marah? Kamu gila, ya?”“Bukan gila, hanya bingung saja apa yang membuatmu marah.”“Brengsek! Laki-laki mana yang tidak marah saat mendapati istrinya sedang bermesraan dengan laki-laki lain. Aku yakin kalau aku tidak memergoki, pasti kalian sudah ada di tempat tidur, bukan?”“Apa pedulimu,” ucap Sofia cepat. Mengisap rokok dan meniupkan asapnya ke udara. “Memangnya kenapa kalau aku bersama laki-laki lain? Bukankah pernikahan kita membuatmu tertekan? Mustinya lebih bagus kalau aku berselingkuh, dengan begitu kamu punya alasan untuk menceraikanku.”“Sofia!”“Berhenti bersikap seakan kamu tersakiti, Carlo. Aku muak melihatnya!” Sofia bangkit dari kursi, berdiri menghadap jendela. Memunggungi Carlo yang berdiri dengan sejuta tanya dan kemarahan. Ia tidak pe

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 98

    Carlo mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, membelah kemacetan jalanan kota dengan amarah yang membakar dada. Hari ini adalah bencana besar bagi karirnya. Banyak negosiasi penting dalam pekerjaannya berujung gagal total. Investor mencabut penawaran, dan mitra bisnisnya membatalkan kesepakatan secara sepihak. Ia seharusnya bertahan di kantor hingga pukul tujuh malam untuk membereskan kekacauan itu, tetapi rasa frustrasi membawanya pulang lebih cepat. Ia sangat lelah dan hanya ingin merebahkan tubuh di ranjang, berharap dinginnya pendingin ruangan bisa sedikit mendinginkan otaknya yang mendidih.Di tengah lampu merah, Carlo mencengkeram kemudi erat-erat lalu merengkuh ponselnya. Layar menyala, menampilkan pesan singkat dari Karenia yang dikirim tadi pagi. Niatnya yang ingin mengajak perempuan itu makan malam romantis ditolak mentah-mentah tanpa alasan yang jelas. Kemarahan Carlo makin menjadi-jadi. Ia sungguh tidak mengerti apa yang sebenarnya diinginkan Karenia. Kadang perempua

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 97

    Mereka berbaring telanjang di atas ranjang besar, bercinta dengan sepenuh hati dan saling mengisi sepenuh jiwa. Khaelia mencintai Carter dan begitu pula sebaliknya. Apa pun yang akan terjadi, mereka akan hadapi bersama.“Bagaimana kalau orang tuamu tidak setuju dengan hubungan kita? Apakah Tuan akan bertahan?”Jemari Carter yang sedang menyusuri punggung Khaelia terhenti. Menatap tubuh telanjang yang tengkurap di hadapannya. Kulit putih, punggung mulus, dengan lekuk menggoda di bagian pinggang. Pinggul tidak terlalu besar tapi cukup berisi, dengan kaki jenjang dan dada yang membusung. Khaelia bertubuh sempurna, setidaknya di matanya. Untuk ukuran wajah, banyak yang lebih cantik tapi tidak ada yang lebih seksi dalam pandangan dan pikiran Carter. Hati dan pikirannya merasa bangga punya kekasih yang demikian hebat. Bukan hanya tubuh yang seksi, Khaelia juga punya otak yang encer. Segala hal dengan mudah dikuasai dan dipelajari. Tidak heran kalau Corrado juga tergila-gila, meskipun Carter

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 7

    Carter mendesah, merasakan hasrat menyerbunya hanya karena teringat Khaelia. Ia harus menyingkirkan semua pikiran buruk kalau ingin Khaelia betah di tempatnya bekerja. Ia kehilangan sekretaris lamanya karena laki-laki muda itu tidak kuat bergadang terus menerus, berganti lagi dengan perempuan dan h

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 6

    Dalam benak Khaelia sedang sibuk memikirkan pekerjaan di kantor dan tidak peduli dengan perkataan sepupunya. Sudah biasa Mila selalu menentang pendapatnya, seakan menjadi sepupu paling peduli padahal tidak peduli.“Temen-temenku yang sarjana semua kerja di kantor besar. Saat weekend pada ngumpul di

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 5

    Waktu berlalu dengan cepat dan tanpa terasa sudah satu bulan Khaelia bekerja dengan Carter. Setiap hari melalui rutinitas yang sama. Membuat kopi, menyusun berkas, melakukan penjadwalan, dan setiap pukul 12 malam keduanya beristirahat 30 menit. Sesekali Carter memanggil pelayan untuk membawa cemila

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 4

    Setelah puas melihat-lihat, ia memutuskan untuk minum teh. Dengan malu-malu duduk di sofa sementara Carter merokok di sudut dekat gazebo. Menyesap tehnya, Khaelia diam-diam menatap profil atasannya. Carter yang ketampanannya tidak seperti manusia pada normal ternyata mempunyai sikap yang ramah. Tid

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status