แชร์

Bab 422

ผู้เขียน: Kamari
Susan mendecakkan lidahnya pelan.

Saat itu mereka berada di taman hiburan di sebuah kota dekat Kota Kavani. Karena sedang liburan sekolah, taman hiburan itu ramai dan matahari sangat terik. Antrean panjang terlihat di hampir setiap wahana. Mereka tidak ingin berdiri di bawah terik matahari terlalu lama, jadi setelah bermain di beberapa wahana, mereka berteduh di bawah paviliun untuk mendinginkan diri.

Susan menyeka keringat di dahinya dengan tisu, pandangannya tertuju pada dua pria yang dikenaln
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 424

    Sherra menatap kipas di tangan Susan dengan mata terbelalak. "Ini kipas dari mana?"Susan mengedikkan dagunya ke arah Daniel. "Dia yang beli."Sherra segera menoleh dan menatap Daniel dengan curiga. "Di mana kamu membelinya? Kamu hanya membeli satu? Tadi saat kucek, semuanya sudah habis. Kok kamu bisa membelinya? Lagi pula, semua toko itu sudah menaikkan harganya. Masa harga satu kipas 400 ribu?"Susan menoleh dan bertanya dengan suara rendah, "Masa?""Iya!" jawab Sherra. "Aku juga hanya ingin melihat-lihat. Aku nggak sudi ditipu toko-toko itu, jadi aku berbalik dan pergi."Ekspresi Daniel tampak menegang sesaat dan dia menjawab dengan nada kaku, "Kebetulan aku bertemu dengan seorang pemilik toko yang baik hati yang menjualnya padaku. Ada masalah?"Kalau memang begitu, berarti sangat aneh.Sebenarnya ketika Daniel pergi ke toko dan kios jalanan, kipas-kipas kecil itu sudah habis terjual. Daniel pun membelinya dari turis yang sudah lebih dulu membelinya.Turis itu mengajukan harga yang

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 423

    Kabar pertunangan Ryan dan Yunda beberapa waktu lalu juga menimbulkan banyak perbincangan di dunia maya. Saat itu, Susan lagi-lagi terseret dalam hujatan para penggemar Yunda. Mereka sepertinya hobi sekali menyerang Susan karena menganggap Susan sebagai perebut pria milik orang lain.Daniel tahu bahwa informasi di dunia maya merupakan campuran antara kebenaran dan kebohongan, jadi dia tidak boleh benar-benar percaya apa yang dia baca dari media sosial.Daniel benar-benar penasaran apa hubungan Susan dengan kedua orang itu benar-benar seperti yang digambarkan oleh netizen. Kalau tidak, berarti Susan telah diperlakukan tidak adil dan menderita terlalu banyak hal yang tidak seharusnya perlu gadis itu alami.Daniel memiliki banyak pertanyaan yang ingin dia ajukan, tetapi dia tidak mampu mengucapkan satu pun.Susan sedang menatap kosong ke udara ketika sepasang kekasih yang tidak jauh di depannya tiba-tiba mulai berciuman.Dia terdiam sejenak, lalu segera berbalik dan bertemu pandang dengan

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 422

    Susan mendecakkan lidahnya pelan.Saat itu mereka berada di taman hiburan di sebuah kota dekat Kota Kavani. Karena sedang liburan sekolah, taman hiburan itu ramai dan matahari sangat terik. Antrean panjang terlihat di hampir setiap wahana. Mereka tidak ingin berdiri di bawah terik matahari terlalu lama, jadi setelah bermain di beberapa wahana, mereka berteduh di bawah paviliun untuk mendinginkan diri.Susan menyeka keringat di dahinya dengan tisu, pandangannya tertuju pada dua pria yang dikenalnya tidak jauh dari sana. Dia mengatupkan bibir dan berkata, "Kamu sudah pergi begitu lama, kenapa nggak segera membereskan kedua orang itu? Bukan hanya itu, kamu bahkan membiarkan mereka mengikuti kita."Cuaca sangat panas dan taman hiburan itu penuh sesak dengan orang. Tidak ada pendingin udara, sekujur tubuh Susan terasa lengket dan gerah. Susan tidak bisa menahan rasa jengkelnya, jadi nada bicaranya menjadi ketus.Tiba-tiba, ada embusan angin sejuk. Saat Susan memperhatikan, ternyata angin it

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 421

    Feny langsung mengerti dan merasa senang."Kamu benar. Siswa berprestasi zaman sekarang banyaknya hanya kutu buku dan nggak punya kemampuan lain. Susan juga pasti begitu. Setelah lulus, dia hanya bisanya bekerja jadi karyawan. Kita berbeda."Feny pun tersenyum senang. "Iya, 'kan, Kak Yunda?"Yunda mengangguk. "Kamu benar. Susan nggak memiliki latar belakang dan nggak bisa dibandingkan sama kalian. Kalian akan selalu memiliki Keluarga Sutedja sebagai dukungan, sementara Susan ...."Yunda tersenyum dan berkata, "Sebagus apa pun hasil ujian Susan, dia tetaplah putri sopirnya Pak Firman. Dia nggak bisa dibandingkan dengan kalian. Uang saku kalian saat ini adalah apa yang Susan incar di masa depan."Yunda sengaja berkata seperti itu sebagai penghiburan. Ekspresi Feny dan Victor tampak puas dan percaya diri, sangat berbeda dari saat mereka tiba.Setelah Feny dan Victor pergi, senyum Yunda makin lebar. Dia akhirnya tertidur lelap dengan tenang dan puas.Dia baru saja menyadari sebuah poin pen

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 420

    Pipi Yunda sedikit memerah dan suaranya menjadi jauh lebih lembut. "Ryan, yang di media sosial itu ulahmu?"Ryan mengiakan pelan tanpa ragu, lalu berkata, "Cepatlah tidur, nggak usah baca hal-hal begitu di media sosial."Yunda tersenyum kecil. "Terima kasih, Ryan, tapi aku baik-baik saja. Aku juga merasa senang buat Susan, sepertinya dia baik-baik saja sekarang."Kali ini, Ryan tidak menjawab secepat sebelumnya."Hmm, cepatlah tidur. Aku masih ada pekerjaan, jadi sudah dulu, ya."Yunda merasa senang dengan reaksi acuh tak acuh Ryan, jadi dia menjawab dengan nada yang pengertian, "Iya, cepatlah tidur kalau sudah selesai kerja. Aku nggak akan mengganggumu lagi. Sampai jumpa."Panggilan telepon ini jelas memberi Yunda dorongan kepercayaan diri. Beban yang seolah mengganjal di dadanya langsung terangkat. Yunda meletakkan ponselnya dengan puas dan lega, lalu hendak tidur."Kak Yunda!"Suara Feny yang cemas dan tertekan itu tiba-tiba terdengar dari luar. Pintu kamar Yunda juga didorong terbu

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 419

    [Astaga, Susan Satya si peraih nilai tertinggi dalam ujian masuk perguruan tinggi ternyata orang yang sama dengan Susan Satya si peserta dalam kompetisi piano itu!][Sialan, aku salah. Aku terlalu terobsesi sama si siswa hebat itu dan aku yakin bahwa peraih nilai tertinggi dalam ujian masuk perguruan tinggi adalah orang yang benar-benar baik. Maafkan aku, Susan, aku benar-benar menyesal. Aku nggak seharusnya menghujatmu. Kumohon, kumohon, bisakah kamu memberiku catatan belajarmu?][Astaga, siapa sangka akan ada kejutan seperti ini dalam cerita ini? Jujur saja, aku selalu mengira Susan adalah tipe siswa yang suka menindas teman-teman SMA-nya dan nilainya pasti jelek. Ternyata aku salah. Aku yang terlalu buta.][Ada yang bisa memberitahuku kok bisa-bisanya Susan bermain piano dengan sangat baik dan juga mendapatkan nilai bagus dalam mata pelajaran akademis? Ya ampun, aku sampai menangis bahagia! Aku kagum sekali! Susan akan belajar ilmu komputer di Universitas Gama! Hahaha!][Aku serius

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status