Share

Bab 415 Tertipu

Auteur: Pujangga
last update Dernière mise à jour: 2026-01-15 20:11:21

Membuat panglima Iblis Disri sontak terkejut dan langsung mencabut pedangnya menangkis tombak bambu sebanyak yang dia mampu.

Namun sekuat apa pun panglima iblis itu berusaha, tombak bambu terus saja berdatangan dari arah yang berbeda.

Selain memiliki kecepatan tinggi, tombak bambu juga ternyata mengandung racun yang tidak kalah mengerikan dari anak panah.

Siapa pun yang terkena atau tergores tombak tersebut akan langsung tewas dengan tubuh membiru sebelum akhirnya membusuk secara cepat.

Satu persatu pasukannya mulai berjatuhan, mereka tidak dapat menebak arah serangan tombak karena tersamarkan oleh kegelapan malam.

Terlebih pasukan perdamaian kali ini berpencar membidik dari berbagai arah sebagai siasat pengalihan sesuai petunjuk dari Bawana.

Mereka terbagi ke dalam 100 kelompok kecil yang setiap kelompoknya terdiri dari 3 orang pejuang.

Dua orang bertugas memikul senjata balistik di pundaknya, sementara satu orang lagi berperan sebagai pembidik dan penembak.

Para pasukan perdamaian a
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 415 Tertipu

    Membuat panglima Iblis Disri sontak terkejut dan langsung mencabut pedangnya menangkis tombak bambu sebanyak yang dia mampu.Namun sekuat apa pun panglima iblis itu berusaha, tombak bambu terus saja berdatangan dari arah yang berbeda.Selain memiliki kecepatan tinggi, tombak bambu juga ternyata mengandung racun yang tidak kalah mengerikan dari anak panah.Siapa pun yang terkena atau tergores tombak tersebut akan langsung tewas dengan tubuh membiru sebelum akhirnya membusuk secara cepat.Satu persatu pasukannya mulai berjatuhan, mereka tidak dapat menebak arah serangan tombak karena tersamarkan oleh kegelapan malam.Terlebih pasukan perdamaian kali ini berpencar membidik dari berbagai arah sebagai siasat pengalihan sesuai petunjuk dari Bawana.Mereka terbagi ke dalam 100 kelompok kecil yang setiap kelompoknya terdiri dari 3 orang pejuang.Dua orang bertugas memikul senjata balistik di pundaknya, sementara satu orang lagi berperan sebagai pembidik dan penembak.Para pasukan perdamaian a

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 414 Gadis muda yang mengerikan

    Menyaksikan Tresna Ayu dapat menciptakan kubah energi seperti Lintang, tidak hanya Kelenting Sari saja yang membelalakkan mata.Tetapi semua pasukan raksasa termasuk Raja Samhu juga melakukan demikian.Mereka terkejut bukan buatan karena usia Tresna Ayu yang masih di 17 tahun mampu mengeluarkan energi besar di atas tingkat kependekaran dewa, ini sungguh sesuatu yang tidak masuk akal, bahkan untuk kaum siluman sekalipun.“B-bagaimana mungkin?” gumam Raja Samhu terkejut.“Hahaha, tidak ada yang tidak mungkin Samhu, dia memang di didik langsung oleh Senior, selain anaknya, Tresna Ayu juga merupakan murid pertama dari Maha Raja Lintang,” ungkap Bawana menjelaskan.“Pantas saja, energinya sangat tidak masuk akal, apa aku juga bisa menjadi muridnya?” Ujar Raja Samhu.“Aku juga mau,” seru Warok.“Tidak-tidak, kalian kan sudah sakti, biarkan kami saja yang menjadi murid Maha Raja,” seru Mosir, Sasana, Waleh, dan Kuna.“Kami juga mau,” seru semua pasukan perdamaian dan kerajaan Manarah.“Hahah

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 413 Kekuatan Tresna Ayu

    “Hati-hatilah Dewi, kita harus bertahan sampai ayah tiba di sini,” ujar Tresna Ayu.“Aku mengerti Ayu, kau juga,” kata Putri Turangga Dewi seraya tersenyum lembut.Selanjutnya keempat gadis itu segera melompat terbang menuju pasukan kerajaan Manarah.“1000 pelontar bersiap!” seru Datuk Ambu lantang, membuat Agam dan Galang serta para pejuang lain langsung mengangkat pedang mereka.“Sekarang!” seru Datuk Ambu memberi aba-aba.Dengan cepat 1000 pelontar bambu pun langsung dilepaskan, melontarkan 100.000 anak panah beracun menuju tepat ke arah pasukan iblis yang dipimpin oleh Garwakala.Namun sial, wanita iblis itu menyadari serangan tersebut membuat dia langsung terbang ke angkasa dan menciptakan 4 boneka batu raksasa yang dibuat dari butiran pasir di bawahnya.“Tahan semua anak panah itu!” seru Gawakala pada ke 4 boneka batu, membuat mereka segera bergerak melompat ke udara menahan hujan anak panah beracun menggunakan tubuhnya.Namun meski sudah ditahan, sebagian anak panah tetap saja

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 412 Perang Kedua Dimulai

    “Apa kau melihatnya?” tanya Warok pada Madu Lanang.“Tentu saja aku melihatnya, mereka kini mengirim lebih banyak pasukan,” jawab Madu Lanang tidak bergeming.“Ternyata kau benar Wana,” ujar Kelenting Sari pada Bawana, dia menyipitkan mata memandangi pasukan musuh dengan tatapan dingin.Setelah memastikan mental para pasukan, Bawana sebelumnya menjelaskan bahwa ada dua kemungkinan tentang langkah yang akan ditempuh oleh Panglima Iblis Aghura setelah pasukan pertamanya dikalahkan.Pertama, jika di sana terdapat Kaisar Iblis, maka Aghura akan langsung kembali menyerang dengan kekuatan penuh, dia pasti malu besar terhadap Kaisarnya.Hal itu tentu akan menjadi akhir bagi pasukan Bawana, dimana dengan satu juta pasukan iblis, pasukan Bawana tidak lagi memiliki kesempatan untuk bertahan. Mereka akan langsung binasa dalam waktu singkat karena jumlah pasukannya yang sangat sedikit.Kedua, jika di sana tidak terdapat Kaisar Iblis, maka ada kemungkinan Aghura akan terpancing dengan siasat yang

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 411 Serangan Kedua

    “Tuan Lintang lagi-lagi mengejutkanku, dia mampu merekrut hewan penjaga untuk menjadi pasukannya,” gumam Samhu dalam hati, mengetahui itu, kekagumannya terhadap Lintang semakin bertambah.“Limo?” tanya Kelenting Sari.“Iya, aku dan kakang Lintang pernah bertemu dengan ayahnya, kami bertarung sengit selama hampir satu malam,” jelas Anantari.“Bukankah hewan penjaga ada 7 ekor?” Samhu kembali bertanya, dari nada bicaranya, dia yakin Anantari tahu banyak tentang hewan tersebut.“Benar, kami bahkan pernah bertemu dan bertarung dengan beberapa di antara mereka, salah satunya adalah Kura-kura penjaga lautan, gurita raksasa, burung api, dan terakhir beruang batu, tiga lainnya masih misteri, kami tidak tahu entah di mana mereka, namun sebagian besar hewan penjaga adalah makhluk yang tidak menyukai manusia dan siluman,” terang Anantari.“Sudah kuduga, mereka memang para makhluk yang tidak dapat diusik, tetapi tidak kusangka Tuan Lanang dan Limo adalah keturunan dari mereka,” tanggap Raja Samhu

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 410 Kematian Iblis Wathir

    “Ayo kita mulai lagi, sialan!” teriak Warok dengan penuh semangat.Meski kekuatannya berada jauh di bawah panglima Wathir, Warok tidak akan pernah gentar.Bagaimanapun, dia adalah pasukan Lintang, pasukan yang siap mati demi menciptakan kedamaian.Nyawa memang penting, tetapi tidak lebih penting dari sebuah kehormatan, berjuang bersama Lintang adalah sebuah kehormatan terbesar bagi bangsa Buto, untuk itu Warok tidak akan pernah mundur dari pertarungan.Selama dia masih memiliki nafas, Warok akan terus bertarung sampai titik darah penghabisan, sampai dimana tubuhnya tidak lagi bisa bergerak dan nyawa sudah terpisah dari raganya.“Hahaha, memalukan! Kau tidak ubahnya seperti kucing yang berlagak seperti harimau, kucing tetaplah kucing, tidak akan dapat mengalahkanku,” Panglima Iblis Wathir tertawa.Dia memang sempat terkejut karena Warok dapat kembali berdiri setelah terluka parah, namun ketika merasakan energi siluman itu tidak bertambah, Panglima Iblis Wathir kembali sadar bahwa musuh

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status