Share

Bab 144

Author: Mommy_Ar
last update publish date: 2026-03-19 01:57:51

Revan menatap wajah Vera yang kini berada sangat dekat dengannya. Pipinya memerah, entah karena minuman atau karena jarak mereka yang hampir tidak ada lagi.

“Kamu cantik, Ver. Jangan cari om-om,” bisik Revan pelan.

Tangannya terangkat tanpa sadar, membelai sisi wajah Vera dengan lembut. Sentuhan itu membuat Vera sedikit terdiam, meskipun kemudian ia kembali tersenyum geli.

“Kamu aja yang jadi om-om ku, gimana?” tanya Vera sambil terkekeh kecil.

Kalimat itu terdengar setengah b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 163

    Langkah kaki mereka yang semula riuh tiba-tiba terhenti. Saat Vera berusaha mengejar, kakinya tanpa sengaja tersandung kaki meja di samping ranjang.“Ah—!”Tubuhnya kehilangan keseimbangan.Bruk!Ia jatuh dengan posisi tidak sempurna, tangannya refleks menahan tubuh, namun justru membuat kukunya tertekuk keras.“Huaaaa sakitttt!” jerit Vera, suaranya langsung pecah menahan perih yang menjalar cepat.Revan yang tadi masih tertawa, seketika wajahnya berubah panik.“Ver!” Ia langsung berlari mendekat, napasnya masih ngos-ngosan. “Makanya jangan usil, kamu sih lari-larian!”“Kamu yang rese, Van!” balas Vera sambil meringis, matanya mulai berkaca-kaca.“Iya iya, maaf… aku yang salah,” ucap Revan cepat, nada suaranya langsung melunak.Tanpa banyak bicara, ia membantu Vera bangkit dengan hati-hati, memastikan tidak ada bagian lain yang terluka. Ia menuntunnya duduk di tepi tempat tidur, tangannya tetap siaga menopang pundak Vera.Revan kemudian b

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 162

    Tak lama, keheningan canggung itu pecah oleh suara notifikasi ponsel milik Vera.Ting!Vera refleks menoleh, lalu segera meraih ponselnya yang tergeletak di atas meja. Ia berdiri sedikit menjauh dari Revan, seolah mencari ruang aman untuk bernapas.Begitu layar menyala, alisnya langsung mengernyit. Pesan dari Wilona dan ia segera membukanya.“Enjoy your first night. It might hurt a little at first, but it will be worth it.”Dan seketika itu juga, mata Vera berhasil membola dengan sempurna.“Astaga!’’ lirihnya hampir tak terdengar.Belum sempat ia mencerna sepenuhnya isi pesan itu, notifikasi lain kembali masuk Dari Tika. Dengan jari yang sedikit gemetar, Vera membuka pesan berikutnya.“Semoga malam ini ‘gawang’-nya jebol ya, Ver. Aku sama Wilona udah siapin semuanya sebagus mungkin. Semoga keponakan kita cepat launching!”Vera benar-benar membeku di tempat. Wajahnya memerah sampai ke telinga, napasnya tercekat, sementara otaknya seperti berhenti bekerja beberapa detik.Perlahan, ia

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 161

    Beberapa menit kemudian, suara pintu kamar mandi kembali terdengar terbuka. Vera keluar dengan langkah pelan. Tubuhnya kini dibalut bathrobe putih hotel yang lembut, sementara rambutnya terbungkus handuk. Wajahnya tampak lebih segar, meski sisa kegugupan itu belum sepenuhnya hilang dari matanya.Ia mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan.Kosong.Revan tidak terlihat di mana pun."Kemana dia?" gumamnya pelan, alisnya sedikit mengerut. "Pantesan aja aku panggil gak nyaut!"Ia melangkah menuju lemari, berniat mengambil baju ganti dari koper yang sejak tadi belum sempat ia sentuh. Gerakannya masih santai, belum ada firasat aneh sedikit pun.Namun begitu koper itu terbuka, Vera langsung terdiam. Matanya langsung membola."Ini… beneran punyaku, kan?" gumamnya pelan, tangannya mulai mengacak isi koper dengan bingung. "Gak salah kok… tapi kenapa isinya…?"Napasnya tertahan.Koper itu jelas miliknya. Nama “Vera” masih tertera rapi di bagian d

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 160

    Vera menghela napas pelan. Ia menunduk sejenak sebelum kembali bersuara, mencoba terdengar biasa meski jemarinya saling bertaut gelisah.“Kamu mandi duluan aja…”Revan tidak langsung bergerak. Ia menatap Vera beberapa detik, seolah mencoba membaca sesuatu yang tak diucapkan.“Gak usah. Kamu duluan aja. Kamu pasti lebih capek. Enakan berendam air hangat,” katanya akhirnya, nada suaranya tenang.Namun Vera tetap menggeleng. “Gapapa, kamu duluan aja, Van. Beneran… aku masih harus bersihin make up.”Hening sejenak. Revan menghela napas pelan, lalu mengangguk.“Ya udah.” Tanpa banyak kata lagi, ia berbalik dan melangkah menuju kamar mandi. Jas yang sejak tadi masih melekat di tubuhnya dilepas begitu saja di tengah jalan, menyisakan kemeja putih yang sedikit kusut setelah seharian dipakai. Tak lama, pintu kamar mandi tertutup suara air mulai terdengar mengalun pelan. Ruangan itu kembali sunyi.Vera menghela napas panjang, bahunya turun perlahan seolah

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 159

    Kini keduanya duduk berdampingan di bangku taman. Kaki kecil mereka sama-sama menggantung, diayunkan pelan mengikuti irama angin sore yang sejuk. Suasana yang tadi sempat panas kini berubah jauh lebih tenang, bahkan cenderung damai. Renata menoleh ke arah Reno, wajahnya sudah kembali ceria seperti biasa."Leno, nanti kita nikahnya barengan ya."Reno langsung berhenti mengayunkan kakinya. Ia menoleh dengan ekspresi setengah kesal, setengah bingung."Rena, kenapa harus bahas gitu-gitu lagi sih? Reno gak suka. Itu obrolan orang gede!"Renata malah mengerucutkan bibirnya."Ya kan gapapa, Leno. Lena pengen nanti kita menikahnya baleng-baleng. Leno sama pacal Leno, Lena sama pacal Lena," jelasnya santai, seolah itu rencana yang sangat masuk akal.Reno mengernyit. "Kamu tahu pacar?""Tahu!" Renata langsung mengangguk mantap. "Kan Lena sudah punya paca!""Whattt!" Reno hampir terlonjak dari duduknya. Renata malah tersenyum bangga."Pacalna Lena ada banyak!" katanya lagi dengan penuh percaya

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 158

    ‘’Bagaimana saksi?’’"Sah!"Suara saksi menggema, disusul ucapan serempak dari para hadirin."Sah!"Air mata langsung mengalir di pipi Vera. Bukan tangis sedih… tapi sesuatu yang lebih dalam. Campuran lega, haru, dan perasaan yang bahkan sulit ia jelaskan sendiri.(*__*)Sementara itu, Renata dan Reno yang sejak tadi duduk di barisan depan ikut tersenyum lebar ketika melihat kedua pengantin saling mendekat. Tepuk tangan menggema, disusul sorak kecil dari beberapa tamu yang gemas melihat momen sakral itu berubah hangat.Di tengah suasana itu, Renata menoleh ke arah Reno. Matanya berbinar penuh rasa penasaran."Leno, nanti kalo lena menikah juga dicium juga?" tanyanya polos, suaranya cukup terdengar di tengah riuh rendah tepuk tangan.Reno langsung menoleh cepat, wajahnya berubah panik sekaligus kesal."Ih, Rena! Anak kecil ngomong ciuman! Gak boleh!" bisiknya, tapi dengan nada yang justru terdengar lebih keras dari seharusnya.Renata langsung manyun."Ihh Leno jangan belisik! Jangan k

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Gadis kecil

    Beberapa tahun kemudian …. Sinar matahari sore jatuh lembut di halaman rumah sederhana itu. Angin desa berembus pelan, menggoyangkan daun-daun mangga di samping pagar bambu. Suasana biasanya ramai oleh suara anak-anak, tawa, dan langkah kaki kecil yang berlarian. Tapi sore ini, hanya ada satu sos

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bayang ingatan

    Mobil hitam itu akhirnya berhenti di halaman kantor pusat. Gedung tinggi dengan dinding kaca menjulang, terlihat begitu gagah tetapi bagi Yudha, semua itu masih terasa seperti tempat asing yang kebetulan memakai namanya.Begitu mobil berhenti, supir segera turun membuka pintu.Yudha

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Nasib Dirga

    Plaakkkk!Sebuah tamparan keras, berhasil mendarat di wajah Dirga.“Kenapa dia bisa drop lagi hah!” bentaknya begitu melihat Dirga berdiri di dalam ruangan.Yudha terbaring di ranjang, wajahnya pucat, infus menancap di tangan. Monitor jantung berdetak stabil, tapi pemandangan itu teta

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Alamat siapa itu?

    “Hah?!” Dirga benar-benar tersentak. Matanya membesar. “Maksud Pak Yudha apa?” Jantung Dirga langsung berdegup sangat kencang, menghantam dadanya seperti ingin keluar. Dalam sekejap pikirannya berputar liar. Apa mungkin… Pak Yudha sudah ingat? Atau…

    last updateLast Updated : 2026-03-29
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status