Share

35. Borgol Cinta

Penulis: DF Handayani
last update Tanggal publikasi: 2026-06-21 13:21:52

Dominic dengan tegas mengakhiri makan malam bersama orang tuanya. Sambil mengusap ujung bibirnya dengan napkin, ia berdiri dan menarik tangan Catriona.

“Ayo, Sayang. Kita pergi dari sini,” ucapnya dingin.

Ia berpamitan singkat pada Jackson dan Jenny tanpa menunggu balasan. Catriona tetap bersikap sopan, memberi hormat pada kedua orang tua Dominic, meski salamnya tak dibalas.

Jackson dan Jenny hanya menatap kepergian mereka dengan sorot mata penuh makna, saling bertukar pandang setelah pasangan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   37. Berhasil Kabur

    Dominic melepaskan pengikat yang mengikat kedua tangan mereka. Begitu ikatan itu terlepas, Catriona refleks meniup-niup kelingkingnya yang tergores, rasa perih masih tertinggal jelas.“Cepat lakukan tugasmu dan layani aku!” perintah Dominic sambil merentangkan kedua tangannya lebar-lebar, sikapnya penuh kuasa dan tuntutan.Catriona memalingkan wajah. Ia tidak sanggup. Membuka pakaian Dominic terasa terlalu memalukan, terlalu menghinakan. Ia bahkan tak berani membayangkan harus melihat tubuh Dominic tanpa busana di hadapannya. Namun jika ia terus memberontak, Dominic pasti akan bertindak lebih kasar. Bahkan mungkin mengurungnya kembali.Ia tahu, saat ini ia harus kembali memainkan perannya. Drama kepatuhan yang selama ini ia gunakan demi bertahan hidup. Yang terpenting sekarang adalah meredam amarah Dominic.“Ya… aku akan melayanimu,” ucap Catriona dengan nada selembut mungkin.Ia melangkah mendekat, memangkas jarak di antara mereka hingga berdiri tepat di hadapan Dominic. Jantungnya b

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   36. Lepas Seluruh Pakaianmu!

    "Aku sudah memotong semuanya. Sekarang giliranmu menyuapiku, ayo cepat!" perintah Dominic setelah selesai memotong steak wagyu terbaik di dunia, yang harganya bisa mencapai jutaan setiap slicenya.Steak di hadapannya nampak sangat lezat, aroma daging panggang yang khas begitu menggugah selera makan Catriona. Potongan-potongan daging tersebut terlihat juicy. Perut Catriona semakin tidak bisa diajak kompromi.Dengan rasa malas, Catriona menusuk potongan daging dengan garpunya. Ia melirik ke arah Dominic yang sudah menunggu untuk disuapi."Dia memiliki banyak cara untuk memperbudakku." batin Catriona tak mau melakukan perintah Dominic.Alih-alih akan menyuapi Dominic, Catriona malah memasukkan potongan daging tersebut ke dalam mulutnya sendiri."Kau sengaja memancingku ya?" ucap Dominic mulai geram karena Catriona tidak melakukan perintahnya."Kau memiliki garpu sendiri. Dan kau memiliki tangan kanan yang tidak terpakai. Lalu, untuk apa aku harus menyuapimu?" sungut Catriona kembali menu

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   35. Borgol Cinta

    Dominic dengan tegas mengakhiri makan malam bersama orang tuanya. Sambil mengusap ujung bibirnya dengan napkin, ia berdiri dan menarik tangan Catriona.“Ayo, Sayang. Kita pergi dari sini,” ucapnya dingin.Ia berpamitan singkat pada Jackson dan Jenny tanpa menunggu balasan. Catriona tetap bersikap sopan, memberi hormat pada kedua orang tua Dominic, meski salamnya tak dibalas.Jackson dan Jenny hanya menatap kepergian mereka dengan sorot mata penuh makna, saling bertukar pandang setelah pasangan itu menghilang dari ruang makan.Begitu keluar dari sana, Catriona langsung memprotes. Dominic berjalan cepat, menariknya tanpa penjelasan.“Hei, kau mau membawaku ke mana?” tanyanya sambil setengah berlari menyesuaikan langkah Dominic.Dominic sama sekali tidak menjawab.“Aku kira kau akan mengajakku makan bersama mereka. Aku lapar! Sejak kemarin aku belum makan gara-gara dirimu!” omel Catriona tanpa henti.Mereka melewati koridor utama kastil. Catriona mengamati sekeliling, mengingat jalan men

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   34. Demi Tujuh Triliun

    Maria menyelesaikan sentuhan terakhir pada riasan wajah Catriona, lalu mundur satu langkah dengan senyum puas.“Anda terlihat sempurna, Nona.” pujinya.Catriona berdiri di depan cermin setinggi tubuhnya. Dress nude berpotongan dada V dengan lengan puff itu membalut tubuhnya dengan pas, seolah memang diciptakan khusus untuknya.Warna lembutnya mempertegas kulit Catriona yang seputih susu, memperlihatkan lekuk tubuh ramping dan anggun tanpa terlihat berlebihan. Ia memandangi pantulan dirinya sendiri dengan perasaan campur aduk.“Ada acara khusus malam ini?” tanyanya pelan, tanpa menoleh. Dominic hanya menyuruhnya bersiap, tanpa penjelasan apa pun. Dan itu selalu berarti sesuatu yang tidak menyenangkan.“Tuan Dominic akan memperkenalkan Nona pada kedua orang tuanya saat makan malam.” jelas Maria.“Apa?” Catriona langsung berbalik. “Orang tuanya?”Maria mengangguk. “Mereka datang dari Yunani sejak semalam.”Jantung Catriona berdegup tak karuan. Ia tidak pernah membayangkan sandiwara ini a

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   33. Mulai Detik Ini, Layani Aku!

    Catriona kembali menjelajahi isi perjanjian tersebut. Semua tertulis dengan jelas. Hal apa saja yang harus ia lakukan selama menjadi istri palsunya. Hingga point terakhir disebutkan dilarang melakukan kekerasan fisik dalam bentuk apa pun."Kau tidak menipuku kan?" ulang Catriona."Aku selalu menepati janjiku. Dan aku bukan penipu seperti ayahmu!" tandas Dominic.Ucapan Dominic langsung mengingatkan dirinya pada sang ayah. Semua ini ia lakukan demi ayahnya yang paling ia sayangi. Ia tidak mau ayahnya menderita. Lagipula perjanjian tersebut hanya berlangsung selama enam bulan. Termasuk singkat."Oke aku setuju! Dengan semua poin yang ada di sini." ucap Catriona menyetujuinya.Dominic menyeringai puas. Ia tidak menyangka Catriona bisa masuk ke dalam permainannya begitu mudah seperti ini."Di dalam sana disebutkan jika, hutang akan dicicil selama dua kali. Untuk tanda tangan kontrak pertama, hutang itu akan dikurangi sebanyak lima triliun. Sisanya setelah kau menyelesaikan semuanya. Bagai

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   32. Tujuh Triliun, Jadilah Istriku!

    Catriona terlonjak kaget saat mendengar suara pintu terbuka dengan keras. Ia yang tadinya bermalas-malasan di atas sofa pun langsung bangkit."Kau!" seru Catriona hendak memaki Dominic. Namun seketika ia menelan kembali kalimat umpatan yang hampir terlontar dari mulut mungilnya itu."Dominic." ralat Catriona seketika berubah menjadi lembut. Ia tersenyum semanis mungkin menyambut kedatangan Dominic.Dominic menutup pintu dengan rapat. Ia menghunuskan tatapan tajam pada Catriona yang kini berdiri di samping sofa. Mata Dominic menelisik dari jauh penampilan Catriona yang terlihat berbeda dari terakhir ia temui tadi.Ia berjalan mendekati Catriona tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun. Tubuh seksi Catriona yang padat di bagian dada terlihat sangat jelas dari balik mini dress transparan hitam kombinasi putih itu.Potongan dada rendah membuat dua gundukan besar milik Catriona hampir menyembul keluar. Dan paha putih nan mulus milik Catriona terekspose indah tanpa celah.Dalam hati Catri

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   24. Ciuman Basah

    Semua menunggu dengan suasana yang tegang. Sejak Jeny dibawa ke kamar, Miller tak bisa duduk tenang. Ia mondar-mandir, wajahnya penuh kekhawatiran, seolah bayangan masa lalu kembali menghantui.Di dalam kamar, Dokter Frans baru saja menyelesaikan pemeriksaan. Infus terpasang di tangan kanan Jeny, n

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   23. Tidur Dengannya

    “Bagaimana kalian bisa mengenal Catriona?” tanya Jackson dengan sorot mata tajam, penuh selidik dan kemarahan yang tak disembunyikan.“Dia satu sekolah menengah denganku,” jawab Dominic tanpa ragu.“Dia mantan kekasihku di sekolah menengah,” sambung Maxim santai, seolah itu tak berarti apa-apa.Der

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   22. Tiga Lelaki Satu Wanita

    Di dalam kastil mewah bernuansa emas dan biru itu, suasana menegang. Seluruh anggota keluarga duduk menunggu dalam diam. Tidak ada percakapan, hanya tatapan yang saling bertemu lalu berpaling. Pikiran mereka sibuk dengan prasangka dan kegelisahan masing-masing.Detak pendulum jam emas berukiran nag

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   21. Misi Menyelamatkan Catriona

    Derren dan Emely bersiap meninggalkan rumah sakit malam itu juga. Tidak ada waktu menunggu. Derren harus kabur sekarang, apa pun risikonya. Semua ini demi satu tujuan, menyelamatkan Catriona.Emely menatap Derren dari ujung rambut sampai kaki. Alisnya langsung berkerut.“Tidak mungkin kau pergi den

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status