Share

069 || Ambisi?

Author: Diva
last update publish date: 2026-03-17 14:42:31

Yuwen Shuang dan Zhao Fenglin berjalan menuju tempat duduk yang telah disediakan untuk mereka.

Langkah mereka tenang, namun puluhan tatapan di dalam aula tetap mengikuti setiap gerakan itu tanpa berusaha disembunyikan.

Beberapa pejabat yang tadi menundukkan kepala kini diam-diam kembali mengangkat pandangan.

Bisikan kecil mulai terdengar lagi di antara barisan meja.

Namun kali ini jauh lebih hati-hati.

Tidak ada seorang pun yang cukup berani untuk membicarakan wajah Zhao Fenglin terlalu ke
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   123 || Masa Lalu?

    Lin Yue terdiam sepersekian detik. Jemarinya yang semula menggenggam ujung lengan bajunya sedikit mengencang. Untuk pertama kalinya sejak ia berada di kediaman ini, ia merasa gugup dan panik. Ia langsung menundukkan wajahnya sedikit. Seolah menghindari sorot mata Mei’er yang terlalu tajam. Ada jeda kecil yang tidak biasa, sebelum akhirnya ia membuka suara.“Hanya terkena uap panas di dapur,” jawabnya pelan. Nada suaranya tetap tenang, namun sedikit lebih cepat dari biasanya.Mei’er tidak langsung percaya. Tatapannya masih tertuju pada pipi yang memerah itu. Alisnya sedikit mengernyit, seolah mencoba memastikan kebenaran dari jawaban tersebut.“Uap panas?” ulangnya pelan.Lin Yue mengangguk kecil. Ia memaksakan ekspresi biasa, meskipun di dalam dirinya ada ketegangan yang belum sepenuhnya hilang.“Tadi aku terlalu dekat dengan tungku,” lanjutnya. “Tidak sengaja.”Keheningan jatuh sesaat di antara mereka.Mei’er masih menatapnya, lebih lama dari yang seharusnya. Namun akhirnya ia mengh

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   122 || Amarah Han Zhiren

    Plak!Wajah Lin Yue tertoleh ke samping kanan, setelah tangan besar itu menamparnya. Wanita itu menyentuh pipinya yang memerah dengan ekspresi wajah syok.“Siapa yang menyuruhmu melakukan itu?”Suara Han Zhiren rendah. Namun penuh amarah yang ditahan.Lin Yue tidak langsung menjawab. Napasnya sedikit tidak teratur, tapi ia tetap berdiri tegak. Matanya perlahan kembali menatap pria di hadapannya.Ia sudah menduga Han Zhiren akan mendatanginya setelah mendengar kabar itu. “Aku hanya—”“Jawab!” potong Han Zhiren tajam.Suaranya meninggi untuk pertama kalinya.Angin malam berhembus di antara pepohonan. Tempat itu sunyi, hanya suara daun yang saling bergesekan, seolah ikut menekan suasana.Lin Yue mengepalkan tangannya pelan.“Aku melakukannya untukmu.”Kalimat itu keluar pelan. Namun cukup jelas.Han Zhiren terdiam sepersekian detik. Lalu rahangnya mengencang.“Untukku?” ulangnya dingin.Ia melangkah mendekat. Jarak di antara mereka menghilang dalam sekejap.“Aku tidak pernah memerintahk

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   121 || Bertindak Tanpa Perintah

    “Yang Mulia, ada kabar dari kediaman Zhao … Putri Yuwen Shuang diracuni oleh seorang pelayan.”Suara itu jatuh pelan, namun cukup untuk memecah ketenangan di taman. Cangkir di tangan Selir Wei Ruyin berhenti tepat sebelum menyentuh bibirnya.Yuwen Liao yang duduk di sampingnya langsung menoleh tajam. Sorot matanya berubah dalam sekejap.“Apa yang kau katakan?” tanyanya cepat.Pelayan pribadi itu langsung menunduk lebih dalam. Tangannya sedikit gemetar saat mengulang laporannya.“Putri Yuwen Shuang kini tidak sadarkan diri. Keadaannya begitu memprihatinkan, diduga karena diracunin oleh pelayan.”Keheningan jatuh selama beberapa saat. Selir Wei Ruyin menyipitkan matanya perlahan. Wajahnya tetap tenang, namun jelas sedang berpikir cepat.“Pelayan?” ulangnya pelan.Nada suaranya tidak menunjukkan emosi. Namun justru itu membuat suasana terasa lebih dingin.Di sampingnya, Yuwen Liao sudah berdiri.Gerakannya tiba-tiba. Kursi di belakangnya bergeser keras, memecah ketenangan taman.“Aku ke

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   120 || Penawar?

    “Lebih dari satu kali?” ulang Han Ruoxi pelan.Tatapannya langsung menajam. Suasana di dalam kamar seketika menjadi lebih dingin.Selir Li Mei tidak bergerak. Namun genggaman tangannya pada Yuwen Shuang semakin kuat.“Apa maksudmu?” tanyanya, suaranya rendah namun menekan.Tabib itu menunduk lebih dalam. “Jejak racunnya tidak seragam, Yang Mulia.”Ia berhenti sepersekian detik. Seolah memilih kata yang paling tepat.“Seperti diberikan dalam waktu berbeda, sedikit demi sedikit,” lanjutnya pelan.Mei’er terisak semakin keras. Yunxi mundur setengah langkah, wajahnya semakin pucat.Han Ruoxi menarik napas dalam. Tangannya mengepal di sisi tubuhnya.“Artinya … ini bukan kebetulan,” ucapnya dingin.Tidak ada yang menjawab. Namun semua yang ada di ruangan mengerti maksudnya.Selir Li Mei perlahan mengangkat wajahnya. Sorot matanya berubah sepenuhnya.“Ini percobaan pembunuhan,” ucapnya tegas.Kalimat itu jatuh tanpa ragu. Membuat udara di dalam ruangan terasa semakin berat.Di atas ranjang,

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   119 || Racunnya Menyebar?

    Hujan masih mengguyur tanpa jeda di kediaman Zhao. Suaranya menghantam atap dan halaman, menciptakan irama yang semakin menekan suasana. Angin berhembus lebih kencang, membuat tirai di lorong bergerak liar.Di dalam kamar, Han Ruoxi akhirnya menarik napas dalam. Kalimat yang hampir keluar dari bibirnya terhenti begitu saja.“Tidak perlu dipikirkan sekarang,” ucapnya pelan.Suaranya terdengar lebih tenang. Namun justru itu yang membuat tekanan di dalam ruangan terasa semakin jelas.Ia berbalik tanpa ragu.“Sambut Selir Li Mei, agar tidak menunggu lama,” lanjutnya.Perintah itu singkat, tegas. Tidak memberi ruang untuk kesalahan.Beberapa pelayan langsung bergerak. Kepala mereka tertunduk dalam saat bergegas keluar dari kamar.Di luar, suasana langsung berubah. Para pelayan yang tadi masih bergerak dengan panik kini semakin tergesa. Tidak ada yang berani lalai.Di gerbang utama, kereta berhenti dengan suara keras. Kuda-kuda masih mengembuskan napas berat, tubuh mereka basah oleh hujan.

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   118 || Selir Li Mei dan Tabib Istana

    “Kalau begitu, cari tahu sekarang juga,” ucap Han Ruoxi dingin.Perintah itu jatuh tegas, memotong seluruh ketegangan yang menggantung di ruangan.Ia mencoba meredam perasaan paniknya, hanya dia yang berada di kediaman. Zhao Fenglin, dan suaminya sedang pergi ke barak. Ia bertanggung jawab sendirian, jadi ia tidak boleh panik berlebihan. Tabib itu langsung menunduk dalam. “Baik, Nyonya.”Ia segera berbalik. Tangannya bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Kotak obat dibuka lebih lebar. Beberapa botol kecil diambil, dibuka satu per satu.Aroma obat mulai memenuhi ruangan.Tabib lain ikut bergerak. Mereka saling berpandangan sesaat, lalu kembali fokus. Tidak ada yang berani membuang waktu.Di atas ranjang, Yuwen Shuang tetap tidak bergerak.Han Ruoxi berdiri tanpa bergeser sedikit pun. Tatapannya tidak lepas dari wajah pucat itu.Namun di balik ketenangannya, tekanan semakin jelas.“Pisahkan pelayan-pelayan itu,” ucapnya tiba-tiba.Suaranya rendah. Namun cukup untuk membuat semua yang b

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   012 || Ruang Belajar Jenderal

    Yuwen Shuang melangkah menyusuri koridor. Kini tujuannya jelas, ia ingin menemui Zhao Fenglin di ruang belajar. Di kepalanya ucapan Mei’er berputar, tatapannya fokus ke depan. Beberapa pelayan yang berpapasan dengannya memberikan hormat. Wajah mereka terkejut, tapi Yuwen Shuang tak peduli. Ia hanya

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   013 || Kuil Tua

    “Nyonya, maaf aku sedikit terlambat.”Yuwen Shuang menghampiri Han Ruoxi yang telah menunggunya di bawah atap teras gerbang dalam. Kereta kuda keluarga Zhao sudah terparkir beberapa langkah dari sana. Dua ekor kuda hitam berdiri tenang, sesekali mengibaskan ekornya. Seorang kusir memegang kendali d

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   009 || Permintaan Maaf

    “Fenglin, kau harus sadar sikapmu pada istrimu itu salah!” Han Ruoxi kembali membuka suara saat melihat putranya hanya diam saja. Tatapan wanita itu tajam putranya yang tak mengalihkan sedikitpun pandangan darinya. “Ibu tahu kalau kau tidak bisa menerima pernikahan itu. Tapi cara kamu meninggalk

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   008 || Belajar Menjadi Seorang Istri

    Yuwen Shuang menoleh, ia sedikit melebarkan matanya saat melihat sosok pria yang berdiri satu meter di depannya. “J-jenderal Zhao,” ucap Yuwen Shuang sedikit gugup. Ia menundukkan sedikit kepalanya dengan sopan. “Ini sudah malam, kenapa kau belum tidur?” Zhao Fenglin kembali membuka suara. Ia me

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status