공유

Bingung

작가: Miss Wang
last update 게시일: 2026-02-27 18:02:40

Dokter itu menatap Clara beberapa detik, lalu kembali menoleh pada Raymond.

“Bagaimana?” tanya Raymond, suaranya datar namun menekan.

Dokter itu tersenyum tipis. “Tuan, Nona—”

Ddrrrttt… Ddrrttt…

Ponsel di saku celana Raymond bergetar, memotong kalimat yang belum selesai dari dokter itu. Getaran itu terdengar keras di ruangan yang hening.

Raymond mengangkat tangan, memberi isyarat pada dokter agar menunggu.

Ia segera mengeluarkan ponselnya. Nama yang terpampang di layar membuat rahangnya megeras
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Tewasnya Sang Psikopat

    Angin malam masih meraung keras di atas gedung tua itu, membawa aroma asin laut dan suara deburan ombak yang menghantam tebing di bawah sana. Namun kini tidak ada lagi bentakan penuh amarah ataupun suara perkelahian brutal. Semuanya mendadak terasa sunyi setelah tubuh Thomas menghilang ke dalam gelap malam. Yang tersisa hanya napas Clara yang memburu dan tubuhnya yang masih gemetar hebat di samping Raymond. Perlahan, dengan kaki yang terasa lemas seperti kehilangan tenaga, Clara melangkah mendekati tepi gedung. Pandangannya kosong, sementara air mata masih membasahi pipinya tanpa henti. Raymond yang berdiri di belakangnya langsung menahan lengannya cepat. “Jangan,” ucapnya rendah, suaranya serak karena kelelahan. Namun Clara tetap menunduk ke bawah. Dan detik berikutnya, napasnya langsung tercekat. Tubuh Thomas terlentang di halaman belakang gedung kosong itu, jatuh menghantam beton keras beberapa puluh meter di bawah sana. Lampu jalan yang redup menerangi tubuhnya yang tidak b

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Bunuh Diri

    “Aku baik padamu…” suaranya mulai pecah. “Aku selalu ada untukmu…” Ia tertawa lagi, tetapi kali ini air mata mulai jatuh membasahi pipinya. “Aku membunuh semua orang yang menyakitimu…” “Itu bukan cinta!” bentak Clara sambil menangis. “Itu obsesi!” Thomas langsung terdiam. “Bahkan kau membunuh Kakek Charly!” Tubuh Thomas menegang. “Kau hampir membunuh Bibi Janeta!” “Itu karena kamu!” bentak Thomas tiba-tiba. Suaranya menggema penuh emosi yang kacau dan tidak stabil. “Aku takut kehilanganmu!” “Karena aku mencintaimu!” “Tidak!” Clara menggeleng keras sambil menangis. “Cinta tidak menghancurkan orang lain! Cinta tidak membunuh!” Wajah Thomas perlahan berubah hancur. Benar-benar hancur. Sementara itu, diam-diam Clara melirik ke bawah sekilas. Raymond mulai berhasil naik sedikit demi sedikit. Tangan dan tubuhnya sudah naik ke atas. Clara langsung kembali menatap Thomas, mencoba mengulur waktu. “Kalau kau benar mencintaiku…” suaranya bergetar pelan, “…kau t

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Hancurnya Hati Sang Psikopat

    “RAYMOND!!!” Jeritan Clara pecah begitu keras hingga menggema di seluruh atap gedung tua itu, bercampur dengan suara angin laut yang meraung liar di tengah malam. Tubuhnya bergerak spontan tanpa sempat berpikir. Ia langsung berlari menuju tepi gedung dengan napas tersengal dan pandangan yang kabur oleh air mata. “Raymond! Raymond!” Tangannya mencengkeram pembatas beton dingin saat ia menunduk panik ke bawah. Dadanya terasa nyaris berhenti berdetak. Lalu detik berikutnya— “Ah…” Napas Clara tercekat. Beberapa meter di bawah sana, tubuh Raymond terlihat—pria itu masih hidup. Satu tangannya masih mencengkeram batang besi karatan yang mencuat dari sisi gedung. Tubuh pria itu menggantung di udara gelap, hanya bertahan dengan kekuatan lengannya sendiri. Sepatunya sesekali membentur dinding beton kasar, sementara angin malam terus menghantam tubuhnya tanpa ampun. Wajah Raymond penuh luka dan darah. Napasnya terdengar berat bahkan dari atas. Namun matanya masih terbuka, masih menatap

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Terjatuh

    Tubuh Clara gemetar hebat. “Tidak…” suaranya hancur. Raymond langsung mengangkat tangan menghentikan semua orang. “Turunkan senjata.” “Tapi Tuan—” “SEKARANG!” Bentakan Raymond membuat seluruh anak buahnya terdiam. Perlahan, satu per satu senjata diturunkan. Thomas tersenyum puas melihat itu. “Bagus…” Namun Raymond tidak memedulikan siapa pun selain Clara. Tatapannya melembut sedikit ketika menatap wanita itu. “Clara…” suaranya rendah dan tenang, jauh berbeda dari amarah di wajahnya tadi. “Lihat aku.” Clara menangis sambil mengangguk kecil. “Aku takut, Ray…” Kalimat itu menusuk dada Raymond begitu dalam sampai napasnya terasa berat. “Tidak apa-apa,” bisiknya lirih. “Aku di sini.” Thomas langsung menatap Raymond penuh kebencian. “Kenapa?” suaranya mulai bergetar. “Kenapa dia selalu memilihmu?” Raymond tetap menatap Clara. “Karena dia mencintaiku.” Kalimat itu seperti menghancurkan sesuatu di dalam diri Thomas. Wajah pria itu langsung berubah. Retak. Marah. Dan hancur

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Atap Gedung

    Suara langkah kaki itu semakin jelas menggema di sepanjang lorong tangga gedung tua yang lembap dan gelap. Dentumannya berat, cepat, dan penuh amarah, bercampur dengan suara napas memburu yang memantul di dinding beton kusam. Tap. Tap. Tap. Thomas langsung menoleh tajam ke arah bawah tangga. Rahangnya mengeras seketika, sementara jemarinya mencengkeram pergelangan tangan Clara semakin kuat sampai wanita itu meringis kesakitan. Sedangkan Clara membelalak penuh harapan. Lalu suara itu akhirnya terdengar. “CLARA!” Suara Raymond mengguncang seluruh bangunan kosong itu. Tubuh Clara langsung tersentak keras. Air matanya jatuh semakin deras, sementara dadanya terasa sesak karena campuran takut, lega, dan putus asa yang datang bersamaan. “Raymond!” teriaknya tanpa sadar. Dan hanya dalam satu detik, wajah Thomas berubah mengerikan. Sorot matanya yang tadi sudah tidak stabil kini benar-benar dipenuhi emosi brutal. Ada kemarahan, kecemburuan, dan kegilaan yang bercampur menjadi sesu

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Monster

    “Bahkan wanita tua itu…” gumam Thomas lirih. “…Bibi Janeta.” Thomas menatap matanya dalam-dalam. “Dia tahu sesuatu tentangku.” Tatapannya berubah menyeramkan. “Dan aku takut kau akan menjauhiku.” Air mata Clara jatuh semakin deras. “Kau menghajarnya…” suaranya pecah. Thomas diam beberapa detik. Lalu perlahan ia mengangguk. “Aku tidak punya pilihan.” “Kau MONSTER!” Suara Clara akhirnya pecah menjadi jeritan. Dan detik berikutnya—BRAKK!! Tangan Thomas menghantam dinding di samping kepala Clara begitu keras sampai serpihan semen berjatuhan. “JANGAN MENYEBUTKU SEPERTI ITU!” bentaknya penuh amarah. Clara langsung gemetar hebat. Napas Thomas naik turun tidak teratur sekarang. Matanya memerah oleh emosi yang mulai kehilangan kendali. “Aku melakukan semuanya untuk melindungimu!” “Tidak!” Clara menangis histeris. “Kau hanya ingin memilikiku!” Kalimat itu membuat Thomas mendadak diam. Sunyi beberapa detik. Hanya suara angin laut dan deburan ombak yang terdengar dari luar gedung

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Guntur Besar

    Tubuh Raymond terhantam keras dari samping.Seorang pria yang berlari panik menabraknya tanpa sengaja ketika mencoba menyelamatkan diri. Tubuh mereka saling bertabrakan di tengah kekacauan yang semakin tidak terkendali. Keduanya terjatuh ke tanah berbatu di pinggir jalan desa.Debu bercampur abu be

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Menerjang Kabut

    Lampu kedua mobil itu semakin mendekat dengan kecepatan yang tinggi.Jalan pegunungan itu sempit, hanya cukup untuk dua kendaraan yang lewat dengan sangat hati-hati. Kabut tebal menggantung di udara, menutupi pandangan seperti tirai abu-abu yang menelan segala bentuk.Thomas menajamkan pandangannya

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Berpapasan

    Tanah masih bergetar di bawah kaki mereka. Getaran itu menjalar melalui papan-papan kayu rumah tua yang sudah rapuh dimakan usia. Dinding berderit, kaca jendela bergetar keras, dan debu berjatuhan dari langit-langit seperti hujan abu yang tidak pernah diundang.Clara memeluk tubuh Kakek Charly yang

  • Menjadi Tawanan Tuan Mafia   Desa Terpencil

    Di mana?” suaranya rendah, namun tajam seperti pisau.Di seberang telepon terdengar napas ragu-ragu anak buahnya. “Di sebuah desa terpencil, Tuan.”Raymond menegang dengan matanya menyempit.“Desa apa?”“Kami masih memastikan koordinatnya, tapi informasinya datang dari seseorang yang mengaku pernah

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status