تسجيل الدخول"Memohonlah padaku untuk melakukannya, hem? Memohonlah padaku, sayang," bisik Geo di telinga Yuvrelina lalu melumat bibirnya lagi sambil tetap menggerayangi sisi intim Yuvrelina.
Paha mulus Yuvrelina mengangkang lebar-lebar, Yuvrelina sangat bernafsu sekarang tapi entah kenapa dia tetap tidak ingin melakukannya karena perasaan yang dia rasakan tidak jelas untuk siapa."Ge, kamu salah mengenaliku, aku bukan Barbie, ooh, oohhh, ohhh, Ge," rintihnya tanpa meronta-ronta seperti sebelumnya*** Mike masih belum bangkit dari keterpurukannya semenjak Yuvrelina meninggalkan kediaman. Pria itu terus saja melamun seperti kehilangan akal sehatnya. Dunianya benar-benar terasa suram. Mike tidak ingin melupakannya dan tidak pernah bisa melupakannya. "Bagaimana mungkin aku bisa melupakannya dengan mudah? Yuvrelina adalah bagian dari diriku, bagian dari hidupku." Mike berkata pada dirinya sendiri. Buruh kebun sedang sibuk memetik teh di perkebunan. Mike duduk di kursi lipat sambil menyandarkan kepalanya. Menyaksikan para pekerja malah membuatnya menjadi semakin gila, dia teringat bagaimana awal pertemuan antara dirinya dengan Yuvrelina di masa lalu sebelum Yuvrelina setuju dan menandatangani surat perjanjian pernikahan kontrak dengan Mike Miland. "Aku ingin menemukannya, aku begitu merindukannya, ini sangat tidak adil bagiku dan dia, tapi bagaimana mungkin? Apakah aku harus menentang perjanjian dengan Barbie? Barbie bilang akan mengungka
"Mike sialan! Awas saja kamu! Awas saja!" Geram Barbie seraya mengepalkan tangannya. Dia sudah mengangkat tangan kanannya dan menunjuk ke arah punggung Mike Miland yang baru saja pergi meninggalkannya. Sesaat Barbie tidak bisa menahan amarahnya namun setelah melihat beberapa orang menatapnya dengan ekspresi penuh tanda tanya Barbie langsung menarik turun tangan kanannya dan tinjunya berakhir mengepal di sisi tubuhnya. Barbie segera melanjutkan langkah kakinya pergi ke ruangan kerja Geo.***Di dalam ruangan kerja Geo. Geo tampak sibuk dengan berkas di meja kerjanya, dia tidak terkejut ketika menyaksikan Barbie menerobos masuk ke dalam ruangan kerjanya tanpa mengetuk pintu.Barbie langsung menumpukan kedua telapak tangannya tepat di sisi seberang mejanya, tepat di depan Geo Worland. Geo tidak menanggapi dan terus melanjutkan pekerjaan memeriksa berkas. Barbie merasa geram, wanita itu mendengus berulangkali. "Apa yang kamu lakukan, Ge?! Seketika ka
Yuvrelina mengarahkan bokongnya ke atas dan menekan perutnya ke bawah, posisi menungging yang dia lakukan membuat batang kejantanan Geo menggesek lubang vaginanya dengan puas dan menurut Geo lubangnya terasa lebih nikmat dari sebelumnya. Yuvrelina menungging sambil menegakkan punggungnya hingga puting buah dadanya yang kencang tetap bisa dipilin-pilin jemari tangan Geo.Geo melihat betapa seksi dan cantiknya Yuvrelina sekarang, posisi seperti itu baru pertama kali dia dapatkan saat melakukannya bersama Yuvrelina."Oh, oh, Ge, oohhh," racaunya sambil mengerjap nikmat.Geo sangat menyukainya, Yuvrelina menyebut namanya beberapa kali."Kamu terlihat liar dan hilang kendali, aku sangat suka sisimu yang ini sayang!" Bisiknya sambil meraba ke bawah untuk menyentuh biji kacang kecilnya yang seksi dan kencang.Yuvrelina semakin merasakan nikmat, tidak lama setelah Geo memainkan biji kacang kecilnya wanita itu langsung melenguh puas sambil menggoyangkan bokongnya dengan g
Yuvrelina tidak menjawab, dia keluar dari dalam bathub lalu mengambil sehelai handuk dan pergi keluar dari dalam kamar mandi. Cukup lama dia berdiri di tengah kamar Geo sambil terus memikirkan apa yang sudah diperbuatnya.Hal pertama yang dia pikirkan, Yuvrelina tidak menyangka dia akan terjebak dalam momen menjijikan seperti sekarang ini. Aku tidak pernah memiliki pikiran untuk berselingkuh dari Mike Miland, apakah ternyata aku tidak hanya rendahan? Tapi aku juga wanita yang begitu mudah berpaling?Batin Yuvrelina berkecamuk, dia tidak menjawab pertanyaan yang Geo tanyakan padanya. Hatinya kalut, tidak tahu kenapa dia bisa sampai melayani Geo Worland malam ini. Meskipun tadi sebelumnya dia sempat menolaknya namun pada akhirnya Yuvrelina malah menikmati momen itu.Yuvrelina mencoba bangkit dari bayang-bayang kelam yang menghantuinya detik demi detik, Yuvrelina berusaha meyakinkan dirinya sendiri untuk bangun dan menetapkan pilihan di dalam hatinya bahwa tindakannya
"Memohonlah padaku untuk melakukannya, hem? Memohonlah padaku, sayang," bisik Geo di telinga Yuvrelina lalu melumat bibirnya lagi sambil tetap menggerayangi sisi intim Yuvrelina.Paha mulus Yuvrelina mengangkang lebar-lebar, Yuvrelina sangat bernafsu sekarang tapi entah kenapa dia tetap tidak ingin melakukannya karena perasaan yang dia rasakan tidak jelas untuk siapa."Ge, kamu salah mengenaliku, aku bukan Barbie, ooh, oohhh, ohhh, Ge," rintihnya tanpa meronta-ronta seperti sebelumnya.Geo tersenyum lalu kepalanya turun ke bawah dan menghisap cairan di selangkangan Yuvrelina sampai tidak bersisa."Ooohhh, oohhhh, ohhh, Ge, ini sangat gila! Oohhh, aku mengeluarkan cairan kepuasanku! Ooooohhhhh!" Yuvrelina memekik seraya mengangkat bokongnya tinggi-tinggi."Kamu tidak salah, karena aku yang menggunakan Barbie untuk memenuhi hasratku terhadapmu!" Ujarnya.Yuvrelina sangat terkejut dan belum selesai dia mengatur napas, batang Geo sudah ditekan masuk dan pinggang
***Ketika membuka kedua matanya, Yuvrelina mengerti bahwa dia tidak sedang berada di kediaman Mike atau kafe tempat di mana dia bertemu dengan Barbie kemarin. Pagi ini Yuvrelina terjaga di sebuah kamar besar dan megah, dan Yuvrelina pikir Barbie sudah menjual dirinya kepada orang kaya yang dikenal oleh wanita itu.Yuvrelina beringsut bangun lalu menyibak selimutnya ke samping, dia melihat pemandangan mewah dari perabotan serta desain kamar yang sangat menawan."Apa Barbie menjual ku pada pria kaya di sini? Tu-tunggu! Apa aku masih di Swedia atau di luar negeri?" Yuvrelina bertanya kepada dirinya sendiri dan dia tidak bisa memikirkannya lagi karena kepalanya masih sakit dan pusing.Yuvrelina perlahan turun dari atas ranjang, dan menoleh ke samping. Sebuah meja kecil dan di atasnya ada sebuah nampan. Sandwich sayur dan daging serta susu hangat membuatnya teringat dengan seseorang yang begitu perhatian terhadap dirinya bertahun-tahun lalu.Yuvrelina membelalak
Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvreli
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en







