Beranda / Mafia / Nona Incaran Ketua Mafia / Bab 99 Koki Pribadi.

Share

Bab 99 Koki Pribadi.

Penulis: SanASya
last update Tanggal publikasi: 2026-04-16 19:24:19

Memasuki musim hujan, jalan-jalan di Kota Whitesand sering basah. Udara terasa sejuk dan dingin, orang-orang berlalu lalang dengan payung di tangan. Pemandangan yang hampir terlihat setiap hari.

Luca baru saja selesai melakukan pertemuan dengan klien di sebuah restoran. Saat ini, ia sedang membalas pesan dan email dari klien lain sembari menikmati kopi hangat. Ia duduk menunggu karena setengah jam lagi harus pergi ke salah satu anak perusahaan.

Di jarak dua meja darinya, laki-laki dan perempuan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 136 Misi mencari bukti.

    Sebelum masuk ke dalam bangunan, anggota pengawal memastikan para penjaga di dalam juga terkena obat. Mereka masuk dengan mudah dan langsung menuju ruang kerja Barna di lantai atas. Sepanjang lorong di dalam pabrik yang mereka lewati, terlihat tumpukan kain-kain dan biji-bijian yang semuanya merupakan setengah dari transaksi yang disembunyikan oleh perusahaan Barna.Pemimpin pengawal tidak bisa menyembunyikan senyum sinisnya. “Pria ini benar-benar berani menyembunyikan barang sebanyak ini. Entah berapa banyak keuntungan yang mereka raup. Apa pun caranya, kita benar-benar harus menemukan petunjuk. Jangan lepaskan orang itu.”Rekan pengawal lainnya ikut berkomentar, “Dia bahkan tidak pernah memberi sumbangan ke daerah yang membutuhkan. Hanya sedikit pejabat atau bangsawan yang mau memberi bantuan untuk orang-orang yang tidak mampu. Untungnya kita punya Nona Muda yang bahkan mau melepaskan perhiasannya untuk ditukar dengan uang saat bertemu dengan orang yang membutuhkan bantuan.”Wakil p

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 135 Misi mencari bukti.

    Sebelum tim pencari bukti berangkat, pemimpin pengawal memanggil mereka ke kamarnya untuk membahas rencana.“Menurut Tuan Besar, ada kemungkinan bukti-bukti itu disimpan di tempat rahasia. Menurut kalian, di mana tempat itu?”pemimpin pengawal memulai dengan pertanyaan. Suaranya rendah dan tenang.“Ruang kerja di rumahnya,” jawab salah satu pengawal.Pemimpin pengawal mengangguk. “Benar, pertama kita akan cari dulu ke sana. Ingat, ini adalah misi yang sangat penting. Cari dengan teliti petunjuk sekecil apa pun. Meski Tuan Besar khawatir bukti sudah dihancurkan, tapi pasti ada bukti lain. Terutama kita harus cari tempat di mana dia menyembunyikan barang bukti utama.”Para pengawal mengangguk tegas, bahkan Rico ikut merasakan semangat rekan-rekan ini. Padahal ia adalah agen ganda.Tepat pada tengah malam, sepuluh orang memasuki kediaman keluarga Benvenuto. Tidak mudah untuk masuk ke rumah ini karena ada banyak penjaga yang sepertinya tidak bisa dianggap lemah. Apalagi mereka membawa sen

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 134 Menghentikan Steve.

    Seperti kata wakil pemimpin, Rico dan sembilan orang lainnya yang dipanggil ke ruang kerja Giovanni mendapat tugas penting dan rahasia, yaitu mencari bukti kejahatan keluarga Benvenuto.Rico yang mendengar perintah itu tahu bahwa inilah saatnya ia memberikan bukti yang sudah disiapkan oleh bosnya. Tapi tentu saja, ia tidak bisa memberikannya sekarang. Butuh waktu agar penemuannya terlihat alami.Setelah Giovanni menyampaikan hal-hal penting untuk tugas ini, para pengawal keluar. Mata Rico sempat melirik foto keluarga DeLuca yang masih lengkap bersama mendiang Nyonya Besar. Ia menyimpan kembali pemikirannya dan pergi ke kamar untuk bersiap-siap.Meskipun kamar tidurnya tidak sebesar miliknya di markas besar Red Line, untungnya ini adalah kamar pribadi. Selesai bersiap dengan cepat, ia mengunci pintu dan menutup jendela dengan rapat, lalu menghubungi Shin dengan ponsel lamanya.Begitu panggilan tersambung, ia langsung melaporkan apa yang baru saja terjadi. “Bos, sudah saatnya mengeluark

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 133 Keterkejutan Rico.

    Bella menjelaskan, “Ayah pasti tahu kalau aku memiliki beberapa mata-mata untuk mengawasi beberapa tempat. Salah satu mata-mata yang mengawasi di pelabuhan melaporkan ada beberapa kontainer mencurigakan yang datang bersama kontainer yang dikirim untuk pemerintahan.”Bella kemudian menceritakan pengejaran truk yang membawa kontainer itu sampai ia mengaitkannya dengan pekerjaan pejabat di bidang ekonomi.“Bukankah Tuan Barna memiliki hak akses penuh atas transaksi di sana? Aku juga baru tahu kalau bisnis keluarga Benvenuto sedang menurun sejak beberapa tahun ini. Jika tidak ada sokongan dana besar, perusahaan itu tidak akan bertahan. Tapi tanpa adanya investor baru atau pembeli saham baru, perusahaan itu berhasil menutup kerugian yang ditanggung sebelumnya dan tetap berjalan dengan baik sampai sekarang.” Bella menjelaskan.Berita ini, Giovanni pernah mendengarnya dulu. Tapi ia tidak terlalu mengikuti detailnya, setelah itu benar-benar tidak ada berita apapun. Bahkan keluarga Benvenuto d

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 132 Tidak bisa menikah dengannya.

    Bella baru saja pulang dan langsung berbaring di sofa. Jendela ruang tamu terbuka, angin sepoi-sepoi masuk membuat tirai putih itu bergoyang lembut. Hari ini ayahnya ada janji temu dengan Steve.Matanya masih tertutup seakan sedang berpikir. Ia masih belum percaya kalau Steve mungkin memang menyukainya, setidaknya itu menurut Chiara sebelumnya. Namun, Bella merasa masih ada yang janggal dalam perjodohan ini.Setelah pencarian lebih jauh, yang mereka temukan justru mengejutkan.Mereka menemukan suatu keanehan dalam pekerjaan Tuan Barna di pelabuhan. Bella ingat kalau Tuan Barna adalah kepala bidang ekonomi. Dialah yang mengurus seluruh perdagangan di pelabuhan, termasuk menerima surat-surat transaksi.Hal itu langsung membuat Bella mengaitkannya dengan kasus kontainer mencurigakan yang mereka temukan sebelumnya.Chiara dan para informan yang sebelumnya masih pusing dengan kasus itu mulai mencari keterkaitan antara kedua hal tersebut setelah mendengar kecurigaan Bella. Siapa sangka duga

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 131 Dukungan Marco.

    “Yo, Tuan Marco, ada angin apa yang membawamu mengunjungi markas kecil milikku?” Dante menyapa dengan santai, meski ada kewaspadaan dalam matanya.Marco melihat sekeliling ruang keluarga mansion Iron Vultures dan tersenyum tipis.“Tempatmu cukup besar, anak muda.”Tatapannya kemudian kembali menilai Dante. “Jadi, kamulah pemimpin yang bisa mengangkat kelompok yang hampir hancur ini ke jajaran kelompok terkuat?”Meski Marco berpenampilan seperti pria paruh baya biasa, ia adalah pemimpin kelompok Black Serpent, kelompok terkuat kedua setelah Red Line. Meski usianya sudah di atas lima puluh tahun, kepemimpinannya masih ditakuti banyak kelompok mafia di bawahnya, termasuk Iron Vultures.Banyak yang mengatakan Marco sangat licik, kejam, tidak kenal ampun, terobsesi dengan kekuasaan, dan akan menggunakan cara apa pun untuk mencapai puncak. Sayangnya, saat Ruggero Vitali memutuskan mundur dan menyerahkan posisi pemimpin pada Shin Vitali, Marco hampir saja menjadi penguasa mafia di Blackstone

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 83 Kunci Kemenangan.

    Di luar kamar penahanan, waktu tanpa terasa sudah lebih dari setengah jam sejak Luca, Matteo, dan Vito masuk ke dalam. Akan tetapi, pintu itu belum juga terbuka.Salah satu pengawal yang berdiri paling dekat dengan pintu mulai gelisah. Ia beberapa kali melirik ke arah daun pintu yang tertutup rapat

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 80 Istirahat Total

    Sesuai perintah Adrian, sebagai dokter pribadinya, Bella tidak diizinkan pergi jalan-jalan dulu. Ia diharuskan beristirahat total selama beberapa hari.Seusai makan siang, Ia duduk di tepi ranjang sambil memandang laut dari jendela dengan wajah sedikit murung. Mengingat mereka sudah membuat banyak

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 79 Interogasi.

    Karena Adrian dan Chiara terus menatapnya tanpa mengalihkan pandangan, Bella akhirnya menyerah. Ia meletakkan garpu dan pisau di atas piring, lalu menarik napas pelan sebelum mulai menceritakan apa yang terjadi.Dengan singkat, Bella menjelaskan kejadian yang dialaminya, mulai dari saat ia jatuh ke

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 77 Nomor Handphone.

    Klinik di kapal pesiar itu cukup luas dan tertata rapi. Beberapa alat medis modern tersusun di sepanjang dinding, lengkap dengan tempat tidur pasien, lemari obat, serta lampu pemeriksaan yang terang menggantung di atas meja medis.Begitu mereka sampai di sana, Adrian dan Matteo langsung mengambil a

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status