Share

Bab 205

Author: Millanova
last update publish date: 2026-06-23 23:34:18

"Baik, Pak. Nanti malam saya akan ke sana," putus Kukuh dengan nada tenang.

"Bagus. Biar nanti malam Supri yang mengantarmu ke sana," timpal Adiwangsa, tak ingin repot-repot memfasilitasi menantunya dengan lebih baik.

"Baik, Pak," jawab Kukuh singkat, mengakhiri percakapan kaku di ruang keluarga tersebut dan segera undur diri.

Waktu berlalu cepat hingga jarum jam menunjuk tepat pukul sebelas malam. Udara ibu kota mulai terasa dingin.

"Kuh, ayo! Wes jam sewelas iki!" (Kuh, ayo! Sudah jam sebelas
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 205

    "Baik, Pak. Nanti malam saya akan ke sana," putus Kukuh dengan nada tenang."Bagus. Biar nanti malam Supri yang mengantarmu ke sana," timpal Adiwangsa, tak ingin repot-repot memfasilitasi menantunya dengan lebih baik."Baik, Pak," jawab Kukuh singkat, mengakhiri percakapan kaku di ruang keluarga tersebut dan segera undur diri.Waktu berlalu cepat hingga jarum jam menunjuk tepat pukul sebelas malam. Udara ibu kota mulai terasa dingin."Kuh, ayo! Wes jam sewelas iki!" (Kuh, ayo! Sudah jam sebelas ini!) panggil Pak Supri, sopir senior di Mansion Cokro, bersiap di garasi untuk mengantar Kukuh ke gedung perusahaan."Sebentar, Pak Pri! Saya ambil gelang saya dulu!" seru Kukuh.Pemuda itu berlari kecil kembali ke kamarnya, merogoh laci untuk meraih sebuah pusaka istimewa. Sebuah gelang emas murni dengan ukiran yang sangat rumit nan magis: berbentuk dua kepala naga yang saling menggigit sebuah gulungan perkamen kecil. Gelang itu memancarkan aura kemewahan yang mencolok, sekaligus perlindunga

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 204

    Malam itu, setelah membersihkan diri dan beristirahat sejenak di kamarnya, Kukuh melangkah menuju ruang utama Mansion Cokro untuk memenuhi panggilan sang ayah mertua.Suasana di ruang keluarga yang megah itu terasa dingin dan kaku. Di sana tampak Pak Adiwangsa sedang duduk bersandar di sofa kulit tunggal sambil membaca sebuah buku tebal. Di sofa seberangnya, duduk sang istri, Ibu Dian. Sementara itu, Eyang Putri nenek Ratih yang tak pernah menyukai Kukuh duduk diam di atas kursi rodanya dengan wajah masam."Selamat malam, Pak," sapa Kukuh dengan nada sopan namun datar. "Kata Pak Slamet, Anda mencari saya?"Adiwangsa menurunkan bukunya perlahan. Ia menatap Kukuh dari balik kacamata bacanya, lalu mengangguk kecil."Oh, iya, Kuh. Duduklah," perintah Adiwangsa dengan nada otoriter khas seorang bos besar.Kukuh mengambil tempat duduk di sofa kosong yang agak jauh, menjaga jarak dari tatapan sinis ibu mertuanya."Begini, Kuh," Adiwangsa langsung to the point. "Aku ingin kamu datang ke kanto

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 203

    Sesampainya di villa, Ibu Silvi segera memenuhi seluruh kontrak perjanjian tanpa cela. Wanita itu menyelesaikannya dengan keanggunan dan ketegasan seorang nyonya besar yang telah mengambil alih kembali kendali hidupnya.Setelah semua urusan di lereng Gunung Kawi tuntas, Dokter Harsha dan Kukuh akhirnya bertolak kembali ke Jakarta. Jet pribadi mewah milik keluarga Pak Rio yang sebelumnya menjemput dan mengantarkan mereka ke Jawa Timur, kini telah bersiap di landasan pacu untuk membawa mereka pulang.Di atas awan, di dalam kabin jet pribadi yang senyap dan kedap suara, Kukuh duduk bersandar menatap gumpalan awan di balik jendela. Tangannya sesekali meraba liontin Samber Lilin dari Mbah Rukmi yang kini menggantung di balik kemejanya.Di tengah keheningan itu, Dokter Harsha tiba-tiba bersuara."Kuh... sepertinya sudah saatnya kamu harus memperluas rajahmu."Kukuh langsung menoleh. Pikirannya yang sedang melayang seketika kembali fokus."Apa kamu sudah siap, jika dua atau tiga bulan lagi k

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 202

    Di tengah pelataran yang dipenuhi kekacauan dan mayat para ajudan, Mbah Rukmi melangkah tertatih mendekati Dokter Harsha. Dukun tua itu menundukkan kepalanya dalam-dalam, sebuah gestur penghormatan tertinggi dari seorang praktisi spiritual kepada Sang Dewa Medis."Dokter... pangapuntene ingkang kathah. Kula namung njagi putu kula saking bajingan niki," (Dokter... mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya hanya menjaga cucu saya dari bajingan ini,) ucap Mbah Rukmi dengan suara serak, meminta maaf atas segala sandiwara dan sikap kasarnya sejak awal pertemuan mereka.Dokter Harsha tersenyum tipis dan mengangguk pelan. "Saya paham kok, Mbah Rukmi. Pengorbanan Anda sebagai seorang ibu dan nenek sangatlah luar biasa."Silvi, yang kini telah kembali ke wujud aslinya sebagai manu

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 201

    DORRR...!!!Suara letusan peluru yang memekakkan telinga memecah keheningan pagi di lereng Gunung Kawi.Timah panas itu melesat cepat dan menghantam tepat di kening Kukuh. Pemuda itu terhuyung ke belakang, lalu ambruk menghantam tanah berdebu."Hahaha! Lihatlah sampah yang mencoba menjadi pahlawan ini!" ejek Pak Rio dengan mata terbelalak bangga, menatap tubuh Kukuh yang terkapar. "Mati mengenaskan hanya dengan satu timah panas! Kalian pikir "Ucapannya terhenti di kerongkongan. Tawa para ajudan itu mendadak mati."A apa... monster apa kau ini?!" jerit ajudan yang menembaknya, kakinya bergetar hebat hingga pistol di tangannya nyaris terjatuh.Dipenuhi amarah murni yang membangkitkan kebuasan purba di dalam nadinya, Kukuh melesat maju bak kilatan bayangan. Tangan pemuda itu merampas pistol dari tangan sang ajudan dengan tenaga yang meremukkan tulang pergelangan tangan pria kekar tersebut.Kukuh memutar moncong pistol baja itu, menempelkannya tepat di pelipisnya sendiri, lalu menarik pe

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 200

    "Loh... Mas... Mas...!"Sebuah tepukan kasar di bahu membuyarkan ketegangan Kukuh. Pemuda itu tersentak dan menoleh ke belakang. Salah satu ajudan Pak Rio yang bertubuh kekar kini sudah berdiri di sampingnya dengan tatapan penuh keheranan bercampur geli."Mas, cepet pakai bajunya, Mas! Di sini dingin sekali, ngapain Sampean lepas baju di tengah acara begini?" tegur ajudan itu sambil menyodorkan kemeja Kukuh yang tergeletak di tanah.Kukuh terkesiap. Wajahnya seketika memerah menahan malu.(Sial! Kenapa ajudan ini bisa melihatku?!) rutuk Kukuh dalam hati. (Oh, bodohnya aku! Dokter Harsha tadi melepaskan sukma raganya menuju dimensi gaib, makanya wujud fisiknya tidak terlihat oleh manusia biasa. Sedangkan aku... aku cuma melepas baju secara fisik supaya auraku tidak terdeteksi oleh lelembut! Jelas saja manusia normal masih bisa melihatku berkeliaran pakai celana dalam!)Otak Kukuh berputar cepat mencari alasan. Ia segera memejamkan mata sejenak, lalu membukanya dengan pandangan linglung

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 183

    "Hahahaha... aku mateni koen? Eman tenagoku, Le!" (Hahahaha... aku membunuhmu? Sayang tenagaku, Nak!) ucap Mbah Rukmi dengan suara serak, mencoba mengesankan bahwa ia sengaja tidak mengeluarkan kekuatan penuhnya.Namun, ketika pandangannya kembali jatuh pada lengan Kukuh yang kulitnya telah merapat

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 182

    Belum sempat Dokter Harsha menggali lebih dalam informasi dari entitas yang bersarang di tubuh Dita, hawa di dalam kamar yang pengap itu mendadak berubah menjadi sangat tajam dan menekan.Tiba-tiba, sosok Mbah Rukmi sudah berdiri di ambang pintu. Wanita tua renta yang sebelumnya tampak ringkih itu

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 181

    Mbah Rukmi bangkit dari kursi rotannya yang berderit menahan beban. Dengan punggung sedikit membungkuk dan langkah kaki yang diseret, wanita tua itu memimpin jalan menuju bagian paling belakang rumah joglo. Lorong yang mereka lewati terasa sangat sempit dan berbau lembap, mengingatkan Kukuh pada ud

  • OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat   Bab 180

    Pak Rio melangkah lebih dulu menaiki undakan teras kayu yang berderit pelan. Tiba di depan pintu jati usang itu, ia menghela napas panjang dan mengetuknya tiga kali."Tok... tok... tok... Selamat malam, Mbah. Kulonuwun..." ucap Pak Rio dengan nada hormat dan sedikit cemas.Kriieeett...Daun pintu i

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status