Home / Mafia / Obsesi Cinta Sang Mafia / Bab 90 Cinta dan Obsesi

Share

Bab 90 Cinta dan Obsesi

last update publish date: 2026-04-24 21:21:30
Aisyah pikir Sean melepaskan Khaled begitu saja. Dia tidak tahu bahwa sang suami melakukan penculikan secara diam-diam oleh anak buahnya yang merupakan pasuka elit yang direkrut dari militer.

“Sayang.” Aisyah memeluk tangan Sean. Mereka duduk di sofa ruang tengah.

“Ada apa, Sayang? Apa ada yang sakit?” Sean menggeserkan tubuhnya. Pria itu ingin melihat langsung wajah sang istri yang tertutup cadar.

“Sayang, kita ke kamar saja. Aku mau kamu melepas cadar.” Sean segera menggendong Aisyah.

“Ah!” Ai
Fit Tree Fitri

Terima kasih. Semoga suka.

| 21
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
Nurul Azzam
double dong kak .
goodnovel comment avatar
Fit Tree Fitri
Sean Mikirnya Aisyah ngak akan memeriksa diri sendiri dan mungkin tidak akan mengatakan sebenarnya jika sakit
goodnovel comment avatar
syicinhai
terimakasih kak
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 3 Antara Maria dan Aisyah

    Sean pulang dini hari ketika Aisyah sedang salat tahajud. Wanita itu melihat mobil hitam masuk ke garasi.“Siang hari dia lebih banyak di rumah, tetapi di malamnya bekerja.” Aisyah sangat ingin bertanya tentang pekerjaan Sean.“Dia mengatakan memberiku uang halal,” ucap Aisyah duduk di tepi kasur. Dia menunggu sang suami yang tidak juga datang.“Kenapa belum ke kamar?” tanya Aisyah pada dirinya sendiri.“Apa dia tidak tidur di sini?” Aisyah gelisah karena sudah terbiasa tidur dalam pelukan suami. Pria yang selalu menempel padanya sepanjang hari.“Mungkin dia tidak akan datang.” Aisyah mematikan lampu dan merebahkan tubuh di kasur. Dia menarik selimut dan memeluk guling. Memejamkan mata dalam senyuman. Membiasakan diri ketika sang suami tidak di sisinya.Sean pergi ke kamarnya. Pria itu mandi dan berganti pakaian. Membuang baju, celana dan semua kain yang melekat di tubuhnya ke tempat sampah. Dia mengeringkan diri.“Aisyah.” Sean duduk di sofa. Dia terlihat berpikir sejenak.“Aku akan k

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 92 Cinta yang Setara

    Setelah puas bercinta dengan sang istri. Sean izin pergi bekerja. Selama mencari Aisyah, dia hampir tidak peduli dengan bisnisnya. Beruntung, pria itu memiliki anak buah yang sangat setia padanya. “Sayang, apa malam ini aku boleh pergi?” tanya Sean bersimpuh di hadapan Aisyah.“Kemana?” tanya Aisyah menyentuh kedua pipi Sean.“Memeriksa gudang di ujung kota. Selama mencari kamu, aku hampir tidak bekerja sama sekali,” jelas Sean.“Maafkan aku, Sayang.” Aisyah terlihat sedih.“Tidak, Sayang. Ini bukan salah kamu.” Sean beranjak dari lantai dan memeluk Aisyah.“Ini salah pria gila yang menculik kamu dan memisahkan kita.” Suara Sean terdengar tertekan.“Baiklah. Aku tidak akan menyalahkan siapa pun. Pergilah. Ingat harus hati-hati.” Aisyah tersenyum cantik.“Terima kasih, Sayang.” Sean mengecup dahi dan bibir Aisyah.“Kamu harus tidur dan tidak usah menungguku karena lokasi gudang sangat jauh dari pusat kota sehingga aku butuh waktu yang lama untuk pergi dan pulang,” jelas Sean.“Ya.” Ais

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 91 Kerinduan

    WARNING!!!! 21++++++++Aisyah tersenyum menatap Sean yang khawatir berlebihkan. Pria itu benar-benar tidak percaya pada istrinya yang juga seorang dokter dan bisa memeriksa diri sendiri.“Dokter juga butuh perawatan,” ucap Sean.“Apa kamu tidak percaya dengan kemampuanku?” tanya Aisyah lembut.“Aku percaya, tetapi aku lebih percaya bahwa kamu akan menyembunyikan kenyataan karena tidak mau orang lain khawatir. Kamu hanya peduli pada orang lain, tetapi lupa pada diri sendiri, Aisyah.” Sean mencium tangan Aisyah.“Apa aku suka berbohong?” Aisyah mencubit hidung mancung Sean.“Tidak,” ucap Sean menarik leher Aisyah dan mencium bibir istrisny. Pria itu sudah sangat menahan diri dari sejak mereka bertemu setelah berpisah.“Karena kamu sehat, maka aku tidak akan menunda lagi.” Sean segera menggendong Aisyah dan membawa masuk ke dalam lift.“Menunda apa?” tanya Aisyah.“Aku sangat tersiksa karena kita tidak berjumpa,” ucap Sean melepaskan tubuh Aisyah di kasur.“Ini bukan tentang nafsu, Sayan

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 90 Cinta dan Obsesi

    Aisyah pikir Sean melepaskan Khaled begitu saja. Dia tidak tahu bahwa sang suami melakukan penculikan secara diam-diam oleh anak buahnya yang merupakan pasuka elit yang direkrut dari militer.“Sayang.” Aisyah memeluk tangan Sean. Mereka duduk di sofa ruang tengah.“Ada apa, Sayang? Apa ada yang sakit?” Sean menggeserkan tubuhnya. Pria itu ingin melihat langsung wajah sang istri yang tertutup cadar.“Sayang, kita ke kamar saja. Aku mau kamu melepas cadar.” Sean segera menggendong Aisyah.“Ah!” Aisyah tersenyum. Dia sangat patuh pada sang suami. Tangannya melingkar di leher Sean.Sean menurunkan Aisyah di atas kasur. Pria itu melepaskan cadar sang istri dan meletakkan di atas meja samping tempat tidur. “Istriku sangat cantik.” Sean duduk di depan Aisyah. Dia berjongkok di lantai dan menatap wajah cantik istrinya.“Terima kasih.” Aisyah tersenyum.“Sayang, bagaimana ….” Kalimat Aisyah terhenti karena mulutnya sudah ditutup oleh bibir Sean. Pria itu seakan tahu bahwa Aisyah akan bertanya

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 89 Bersama

    Mata Sean melihat pada Khaled. Pria itu sangat ingin membunuh pria yang telah menculik istrinya.“Sayang.” Aisyah memeluk erat tubuh Sean.“Iya, Sayang.” Sean membawa Aisyah pindah ke speed boad.“Tuan.” Elio memberikan handuk kepada Sean.“Kemari, Sayang.” Sean membungkus tubuhnya dengan Aisyah.“Tuan, kita berangkat sekarang,” ucap Elio menyalakan mesin speed boad.“Ya.” Sean terus memeluk Aisyah dengan erat bersama di dalam handuk.Speed boad bergerak cepat meninggalkan lautan menuju Pelabuhan. Sebuah mobil hitam telah menunggu menjemput majikan mereka.“Kita sampai, Tuan.” Elio berhentik di dermaga.“Aku gendong.” Sean membungkus tubuh Aisyah dengan handuk dan membawa naik ke dermaga. Mereka masuk ke dalam mobil hitam mewah yang bergerak cepat pulang ke rumah.“Sayang, apa kamu mau ganti baju di dalam mobil?” tanya Sean menatap Aisyah.“Di rumah saja.” Aisyah memeluk tubuh Sean. Dia melepas cadar dan menempelkan wajahnya pada leher sang suami.“Sayang, aku merindukan kamu.” Tubuh b

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 88 Penyelamatan

    Sean yang telah tahu posisi kapal yang membawa Aisyah segera bertindak dan tidak menunggu lama. Pria itu tidak menyia-nyiakan waktu untuk mengejar sang istri. Dia tidak peduli jika harus mengejar hingga ke negara lain dan mengeluarkan biaya lebih untuk merebut kembali istrinya.“Siapkan kapal selam!” perintah Sean keluar dari laut. Pria itu melompat ke laut ketika terjadi ledakan. Itu membuatnya dengan Elio aman.“Baik, Tuan.” Elio segera menghubungi pangkalan militer milik pribadi Sean. Dia meminta mereka untuk segera mengeluarkan kapal selam khusus yang ada di dalam perairan itu.Kapal Selam atau Submarine adalah jenis kapal yang dapat mengapung dan tenggelam di dasar laut. Kapal selam berfungsi untuk kepentingan militer, seperti pengintaian dan perang. Kapal selam canggih tidak dapat dideteksi keberadaannya, baik secara visual maupun menggunakan radar biasa.Tidak butuh waktu lama. Kapal selam canggih muncul dari dasar laut dengan awak kapal yang ahli dan professional.“Aku ikut.” S

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 53 Menerima Takdir

    Aisyah terdiam menatap Sean yang bersikap lembut padanya. Pria itu bahkan membeli ponsel baru dan memberikan nomor keluarga kandungnya.“Aku akan ke ruang kerja.” Sean meninggalkan Aisyah di ruang tengah. Pria itu pergi bersama Elio.“Mm.” Aisyah melihat Sean yang pergi begitu saja. Itu cukup membua

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 52 Syarat Menikah

    Sean memandangi pungkung Aisyah. Pria itu menghela napas dengan berat. Di usia tiga puluh tahun, dia benar-benar tidak memiliki pengalaman mendekati wanita mana pun.“Kenapa Aisyah? Apa kamu membenciku? Kamu harus mencintaiku, Aisyah.” Sean keluar dari kamar Aisyah.“Apa dia benar-benar telah membun

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 49 Keegoisan

    Sean duduk di balik meja kerja. Pria itu menatap layar computer dengan jari-jari bergerak cepat di atas keyboard. Dia tidak percaya Aisyah hilang begitu saja dari menara.“Shit!” Sean berhasil memperbaiki rekaman cctv dan melihat Aisyah yang turun dengan mudahnya dari menara. Melompat dari Gedung da

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 46 Pertemuan Keluarga

    Mobil Jordan dan David telah tiba di rumah Sean. Dua kendaraan mewah itu parkir di depan halaman yang luas. Aisyah melihat dari kamarnya. Dia memperhatikan seorang wanita dan tiga pria yang keluar dari mobil dengan tergesa-gesa.“Apa mereka keluargaku?” tanya Aisyah duduk di dinding balkon. Wanita i

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status