ANMELDEN“Kau harus melayaniku setiap malam selama setahun penuh jika ingin aku ceraikan!” “Dasar pria Gila!” “Kau yang membuatku gila sayang!” Ketika Serafia Roez berusaha untuk lepas dari pernikahan yang telah menjeratnya cukup lama, suaminya—Matthias Sandrio Justru menghalalkan segara cara agar pernikahan lima tahun mereka tetap berjalan Aurora membenci Matthias setelah yakin jika pria yang menikahinya karna terpaksa itu adalah dalang kematian Ayah dan kakaknya. Namun, saat Aurora menunjukan segala arogansinya, Matthias justru menunjukan obsesi liarnya pada adik dari mendiang sahabatnya itu. Lantas, Mampukah Serafia membuktikan semua tuduhannya pada Matthias? Lalu.. siapa dalang yang membuat Aurora benci pada suaminya dan ingin merusak rumah tangganya?
Mehr anzeigenSetelah beberapa hari mengurung diri dikamarnya karena depresi, Serafia memutuskan untuk keluar menemui seseorang. Bukan Andrew, perempuan itu pergi menemui pamannya."Maksud Paman Miguel, bukti itu belum bisa menjadikan Matthias sebagai tersangka?" Serafia bertanya.Di dalam kantor firma hukumnya yang bernuansa kayu mahoni tua, Miguel menyesap teh Earl Grey yang sudah mendingin."Bukan belum bisa, hanya di mata hukum itu belum cukup kuat untuk menjadikan dia terdakwa. Transaksi dan chat yang dia lakukan bersamaSeorang mekanik, dan Rekaman CCTV saat dia bertengkar dengan Morgan, itu belum kuat," jelas Miguel.Serafia tertegun diam mendengar penjelasan Miguel, sedikit keraguan muncul dalam dirinya. Lubuk hati terdalamnya pun bertanya kembali—jika sesulit itu membuktikannya, apa itu artinya ada kekeliruan? Namun pikiran itu dengan cepat Serafia tepis, dan kembali pada keyakinan awalnya."Kita masih kekurangan bukti, Sera. Kau harus mencari dan menemukan bukti yang lebih kuat.""Bukti
"Penghianat, tidak tahu diri.. brgsek!"Serafia melampiaskan kekesalannya pada Matthias, dengan memporak-porandakan seisi kamarnya, dan itu sudah berlangsung sejak semalam, sampai akhirnya Serafia lelah dan berhenti sendiri.Ia terduduk di sisi bawah ranjang dengan mata sembab sembari menatap figura foto mending Ayah dan kakaknya. "Ini salah kalian, yang membawa dia masuk ke keluarga kita dan mempercayainya. Salah kalian juga yang pergi terlalu cepat, dan meninggalkan aku dan ibu." Serafia bermonolog.Serafia tersedu, kali ini ia tak bisa menyembunyikan kerapuhannya. Ia teramat merindukan kedua sosok pria itu. "Aku sudah lupa rasanya jadi tuan putri setelah kalian pergi. Aku rindu keluarga cemaraku, dan ibu.. meski raganya ada, tetapi aku juga merasa telah kehilangan sosoknya.""Ayah, Kakak.. Matthias menghianati kita, dia .. juga telah melukai perasaanku."Lama ia merenung dan meratap dalam diam, sampai suara bising dari luar kamar menyadarkannya."Serafia buka pintunya, aku ingin b
"Bisakah kau berhenti membahas tentang wanita simpanan fiktif itu?"Serafia merespon ucapan suaminya dengan tawa sinis, ia makin menatap nyalang lelaki itu."Perlu aku akui.. kau orang yang konsisten, termasuk dalam mengelak padahal buktinya jelas..""Bukti mana yang kau maksud, Hm? Coba tunjukan padaku." Mathias balik menantang istrinya.Kali ini Serafia diam, tapi bukan karna dia tak bisa menyanggupi permintaan Matthias atau tak memiliki bukti. Dia akui, buktinya masih kurang kuat, tetapi Serafia sangat meyakini hal tersebut.. hanya perlu waktu sedikit lagi untuk membuktikannya."Akan tiba saatnya aku membungkam semua pengelakanmu, Matthias. Kau tunggu saja, dan perlu kau tahu.. aku bukan lagi Serafia yang lemah dan bodoh," cecar Serafia.Matthias menarik napas dalam-dalam, berusaha keras ia agar tak terpancing amarah. Walau satu sisi di benak Matthias juga ada banyak sekali pertanyaan yang ingin ia cecar dan tuntut pada Serafia, seperti alasan mengapa istrinya ini berubah, lalu dar
"Menimbang semua bukti dan keterangan saksi, Majelis Hakim memutuskan untuk menolak gugatan perceraian yang diajukan oleh Pemohon." Kalimat itu, yang diucapkan dengan nada datar oleh hakim beberapa saat yang lalu, bergaung di kepala Serafia seperti bunyi lonceng kematian bagi segala harapannya."Sial.. Hakim palsu, pengadilan sinting. Akan aku tuntut kalian semua. " Serafia melontarkan segala sumpah serapah dari mulutnya.Suasana hatinya sudah sangat buruk sejak kejadian tadi pagi, dia pikir kemalangannya tadi malam— dijebak tidur bersama Matthias, akan dihadiahi pagi ini dengan gugatannya cerainya yang di terima, tetapi sial.. Serafia gagal menjadi janda.Gugatan cerai yang di ajukan dan ia yakini akan memberinya kebebasan, ditolak.Di sampingnya, langkah kaki yang tenang dan teratur berirama dengan derap heelsnya yang tergesa-gesa. Sudah sejak tadi Matthias mengikuti sang wanita dan menyaksikan kegeraman wanit itu dengan senyum yang tertahan."Perlu aku gendong kau kembali pulang k
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.