ホーム / Mafia / PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA / BAB 146 HAFAL DI LUAR KEPALA

共有

BAB 146 HAFAL DI LUAR KEPALA

作者: sugi ria
last update 公開日: 2026-02-27 20:14:28

Hatchi

Semua orang menoleh ke arah Zen yang sejak tadi bersin tiada henti. Sudah lebih dari lima kali pria itu bersin.

"Sakit?" Tanya Kian usai meeting selesai.

Zen menggeleng. Sambil mengelap hidungnya yang memerah. Sekotak tisu telah dia dekap.

"Kau ini jarang sakit. Kenapa tiba-tiba," celetuk Shane.

"Aku tidak sakit," tegas Zen.

"Oke, kamu sehat. Yang sakit pikiranmu," gumam Shane nyaris tanpa suara.

Sudah sebulan lebih dan Zen masih betah dengan kutub utara di kepalanya. Zen yang sekarang
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 213 KAMU MASIH MENCINTAIKU?

    "Jadi apa jawabanmu?"Michele mengalihkan topik pembicaraan. Setelah Audrey sejak tadi mencecar soal perasaannya setelah Mark Hudson meninggal."Jawaban soal apa?" Audrey balik bertanya. "Soal lamaran Yuan. Coba cerita, bagaimana rupa Bibi Zhang saat tahu kamu datang lagi ke sana?""Aku belum memberi jawaban."Michele mendesah kecewa. "Kalau begitu, cerita soal Bibi Zhang. Dia pasti kaget lihat kamu."Audrey tidak menjawab. Hanya angannya yang kembali melayang ke malam itu. Waktu dia dibawa Yuan pulang ke rumahnya.Rumah itu. Audrey menghela napas ketika Yuan menghentikan mobil di depan sebuah kediaman dengan arsitektur khas negeri tirai bambu."Turun," titah Yuan tegas.Pria itu keluar mobil lebih dulu. Bertepatan dengan pintu rumah Yuan terbuka. Seorang gadis mengenakan cheongsam warna biru cerah dengan sumringah menyambut Yuan.Audrey memutar bola matanya malas. Dia tetap diam di tempatnya. Tidak ingin terlibat drama sang mantan. Pandangan Audrey menyapu tempat itu. Kenangannya k

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 212 SUDAH PUNYA SUAMI

    "Valin!"Teriakan datang dari arah depan. Diikuti Kian yang berlari menyongsong tubuh istri Zen. Wanita itu mendadak limbung. Diikuti Sylus dan Nick.Nick mengambil alih kendali atas Lucio yang raganya lemas tapi masih sadar. Semua anak buah Lucio dipaksa bertekuk lutut. Mereka yang coba melawan langsung dihabisi saat itu juga."Ada apa dengannya?" Kian menopang Valin yang lemah tanpa daya."Efek dopingnya habis. Bawa dia pulang," balas Sylus setelah menyuntikkan serum bening melalui lengan Valin."Apa yang kau berikan padaku?" Pertanyaan Lucio membuat mereka menoleh.Setelah Kian menghilang dari pandangan. Fokus mereka beralih pada Lucio."Hanya semacam obat untuk melemahkanmu. Tenang saja, kau tidak akan mati. Sampai Zen sendiri memutuskan, hukuman apa yang akan diberikan padamu.""Dia tidak akan hidup!"Lucio mengerang ketika Nick menggetok kepalanya dengan gagang pistol. "Asal kau tahu ya. Dia selamat, Valin sendiri yang menyelamatkan suaminya."Cibiran Nick membuat hati Lucio se

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 211 THE DUEL

    Meski tidak seimbang dalam hal gender, tapi Valin tidak masalah."Kebetulan sekali. Aku memang ingin melawanmu."Sudut bibir Valin tertarik. Kesempatan ini yang dia tunggu. Lucio tidak bisa dikalahkan dengan cara biasa. Karena itu Valin harus memikirkan alternatif lain jika ingin membalas dendam pada Lucio."Kalau kamu kalah, kamu harus jadi milikku," ucap Lucio dengan keyakinan tingkat tinggi."Tuan Lucio yakin sekali akan menang melawanku."Tawa Lucio menguar. "Tentu saja. Asal kamu tahu, aku sudah lama menunggu hari di mana kamu menyerahkan diri padaku."Tentu saja, Lucio pikir akan sangat mudah mengatasi Valin. Seorang dokter biasa. Tanpa basic pertahanan diri. Lucio menganggap Valin hanya wanita yang kebetulan jadi istri Zen.Di tentu tidak akan menduga kalau ada campur tangan takdir dalam pernikahan keduanya. Pasti ada tujuan kenapa dua orang dipersatukan dalam ikatan tali pernikahan.Tuhan tidak asal menjodohkan makhluknya. Ada alasannya kenapa mereka bisa bersama.Untuk Valin

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 210 MENYANJUNGNYA

    Vante hanya bisa menipiskan bibir saat banyak senjata terarah padanya. Vante dikeroyok, tapi tak ada ketakutan sama sekali di wajahnya.Pria dan wanita bersenjata di depan Vante adalah mereka yang tadi cosplay jadi pejalan kaki. Setelah mobil pergi, mereka balik menodong Vante.Pemuda yang sampai detik ini tidak ada takutnya sama sekali. Vante tetap berdiri dengan kepala tegak, menantang pada mereka yang merasa bisa saja mengancam hidupnya."Anak buah Lucio Costra memang payah. Kecuali main keroyokan, kalian tidak punya keahlian lain.""Berani kau menghina tuan kami!" Hardik satu dari mereka."Tuan kalian bukan hanya perlu dihina. Jika dibutuhkan, dia harus dimusnahkan." Kokangan senjata terdengar serempak. Mereka tentu marah mendengar ucapan kalem tapi penuh provokasi dari Vante.Mereka siap menghabisi Vante sesuai perintah tuan mereka. Namun hal itu belum sempat terjadi. Ketika Vante dengan santai menarik senjata dari pinggangnya.Adik Valin yang tiap hari berkutat dengan keyboard

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 209 BRILIAN

    Yang disapa hanya menoleh. Tanpa ingin menyudahi kegiatan panas mereka. Meski acara bermesraan mereka terjeda, posisi keduanya tidak berubah. Sang pria tetap menempel pada tubuh si perempuan."Sunny, kau menyuruhku ke sini buat apa? Kalau hanya untuk menontonmu bermesraan dengan dia, aku akan bawa Rosalie pulang."Kata Xavier seraya memandang datar pada Sunny. Sang mantan dari masa kuliah.Sunny tertawa, sebelum melambaikan tangan pada Rosalie. Sosok yang memegang ujung pakaian Xavier di bagian pinggang. Tampak ketakutan, dengan mata memindai sekelilingnya."Sini, duduk sini," panggil Sunny."Jangan meracuninya," desis Xavier penuh peringatan.Sunny kembali tertawa. "Kau protektif sekali padanya." Perempuan itu tertawa perih, mengingat Xavier tidak pernah memperlakukan dirinya sedemikian rupa di masa lalu."Oke, cium dia. Baru aku akan biarkan kalian pergi.""Jangan ngaco kamu." Xavier merasakan Rosalie memegang erat lengannya. Dia tahu Rosalie jarang bahkan belum pernah pergi ke temp

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 208 MAU PAMER

    Dua beradik itu tampak panik. Terlebih Valin. Dia takut hal buruk terjadi pada suaminya. Bahkan Vante yang biasanya acuh dengan Zen. Kali ini tampak cemas. "Jangan kenapa-napa, Zen," doa Valin dalam hati.Suasana makin tegang ketika mereka bertemu brankar dengan tubuh pasien tertutup kain. Pasien meninggal. Valin membeku dengan pikiran mendadak blank."Maaf, Tuan. Jalur khusus ke ruang pemulasaraan jenazah kebetulan sedang diperbaiki. Sekali lagi maaf, jika mengganggu kenyamanan kalian.""Tunggu dulu, itu pasien dari ruang VVIP satu?" Vante bertanya dengan jantung berpacu cepat."Oh, bukan. Identitas pasien tidak boleh kami beritahukan. Kecuali pada pihak keluarga. Yang jelas, pasien ini bukan dari ruang VVIP satu."Kelegaan seperti disiramkan ke dada Valin dan Vante. Setidaknya bukan Zen yang log out."Kenapa Kakak memandangku begitu?" Tanya Vante ketika mereka telah berada di ruangan Zen.Jika status pasien masih dalam perawatan intensif alias setara ICU. Akan ada pembatas transpar

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 134 TIDAK ADA YANG GRATIS

    Zen baru saja keluar dari sebuah sebuah ruangan meeting ketika satu pukulan menghantamnya. Mark langsung menahan sang pelaku yang tidak lain adalah Adrian.Zen sendiri hanya mengusap sudut bibirnya yang berdarah. Sakit? Hanya pukulan Adrian tidak akan membuatnya tumbang."Kau pembunuh! Audrey menin

    last update最終更新日 : 2026-03-30
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 118 MACHINTOS

    "Ah elah, baru mau juga hidup damai. Sudah disuruh balik lagi ke rumah lama. Zen, aku berhak menentukan jalanku sendiri!""Kau mau jalan sendiri, mau lari, mau tinggal di mana, itu bukan urusanku! Tapi Valin, dia istriku. Dia harus patuh padaku.""Patriarki!" Maki Vante tanpa ragu."Apa kamu bilan

    last update最終更新日 : 2026-03-29
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 131 CERAI

    "Percaya? Kau berusaha menghabisi Vante, apa hakmu minta aku percaya padamu!"Valin kian mengeratkan genggaman pada senjata di tangannya. Tubuh Valin gemetar begitu menyadari apa yang dia pegang. Benda itu, benda itu yang telah membuat ayah dan ibunya meninggal dengan tragis. Sylus menyadari reaks

    last update最終更新日 : 2026-03-30
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 132 KELELAHAN EKSTRIM

    "Cerai katamu?!"Valin meringis dengan mata memandang horor pada Zen. Paras lelaki itu berubah mengerikan, seperti iblis dari neraka. Sorot matanya merah penuh amarah. "Iya, aku mau cerai darimu!""Di dalam mimpimu!" Zen menggertakkan gigi.Berani sekali Valin berniat minta cerai darinya. Tertutup

    last update最終更新日 : 2026-03-30
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status