Beranda / Mafia / PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA / BAB 18 PRIA ITU SIAPA?

Share

BAB 18 PRIA ITU SIAPA?

Penulis: sugi ria
last update Tanggal publikasi: 2026-01-11 20:11:39

Semua orang menoleh ke arah pintu. Di mana Kian berdiri dengan tangan masuk ke dalam saku. Tatapannya sama mengancamnya dengan sang tuan.

Mike mundur ke belakang sang mama. Sementara Madison tubuhnya gemetar. Kian dan Zen sama sadisnya. Madison tidak pernah mendapat sikap ramah dari dua orang itu.

Jika tidak ingat tujuannya menempel pada Zen demi sang putra. Madisonpasti sudah menjauh, sejauh mungkin dari Zen atau Kian.

"Apa tadi dia bilang?" Kian bertanya pada Valin.

"Ibu dari anak tuan Zen,"
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 211 THE DUEL

    Meski tidak seimbang dalam hal gender, tapi Valin tidak masalah."Kebetulan sekali. Aku memang ingin melawanmu."Sudut bibir Valin tertarik. Kesempatan ini yang dia tunggu. Lucio tidak bisa dikalahkan dengan cara biasa. Karena itu Valin harus memikirkan alternatif lain jika ingin membalas dendam pada Lucio."Kalau kamu kalah, kamu harus jadi milikku," ucap Lucio dengan keyakinan tingkat tinggi."Tuan Lucio yakin sekali akan menang melawanku."Tawa Lucio menguar. "Tentu saja. Asal kamu tahu, aku sudah lama menunggu hari di mana kamu menyerahkan diri padaku."Tentu saja, Lucio pikir akan sangat mudah mengatasi Valin. Seorang dokter biasa. Tanpa basic pertahanan diri. Lucio menganggap Valin hanya wanita yang kebetulan jadi istri Zen.Di tentu tidak akan menduga kalau ada campur tangan takdir dalam pernikahan keduanya. Pasti ada tujuan kenapa dua orang dipersatukan dalam ikatan tali pernikahan.Tuhan tidak asal menjodohkan makhluknya. Ada alasannya kenapa mereka bisa bersama.Untuk Valin

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 210 MENYANJUNGNYA

    Vante hanya bisa menipiskan bibir saat banyak senjata terarah padanya. Vante dikeroyok, tapi tak ada ketakutan sama sekali di wajahnya.Pria dan wanita bersenjata di depan Vante adalah mereka yang tadi cosplay jadi pejalan kaki. Setelah mobil pergi, mereka balik menodong Vante.Pemuda yang sampai detik ini tidak ada takutnya sama sekali. Vante tetap berdiri dengan kepala tegak, menantang pada mereka yang merasa bisa saja mengancam hidupnya."Anak buah Lucio Costra memang payah. Kecuali main keroyokan, kalian tidak punya keahlian lain.""Berani kau menghina tuan kami!" Hardik satu dari mereka."Tuan kalian bukan hanya perlu dihina. Jika dibutuhkan, dia harus dimusnahkan." Kokangan senjata terdengar serempak. Mereka tentu marah mendengar ucapan kalem tapi penuh provokasi dari Vante.Mereka siap menghabisi Vante sesuai perintah tuan mereka. Namun hal itu belum sempat terjadi. Ketika Vante dengan santai menarik senjata dari pinggangnya.Adik Valin yang tiap hari berkutat dengan keyboard

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 209 BRILIAN

    Yang disapa hanya menoleh. Tanpa ingin menyudahi kegiatan panas mereka. Meski acara bermesraan mereka terjeda, posisi keduanya tidak berubah. Sang pria tetap menempel pada tubuh si perempuan."Sunny, kau menyuruhku ke sini buat apa? Kalau hanya untuk menontonmu bermesraan dengan dia, aku akan bawa Rosalie pulang."Kata Xavier seraya memandang datar pada Sunny. Sang mantan dari masa kuliah.Sunny tertawa, sebelum melambaikan tangan pada Rosalie. Sosok yang memegang ujung pakaian Xavier di bagian pinggang. Tampak ketakutan, dengan mata memindai sekelilingnya."Sini, duduk sini," panggil Sunny."Jangan meracuninya," desis Xavier penuh peringatan.Sunny kembali tertawa. "Kau protektif sekali padanya." Perempuan itu tertawa perih, mengingat Xavier tidak pernah memperlakukan dirinya sedemikian rupa di masa lalu."Oke, cium dia. Baru aku akan biarkan kalian pergi.""Jangan ngaco kamu." Xavier merasakan Rosalie memegang erat lengannya. Dia tahu Rosalie jarang bahkan belum pernah pergi ke temp

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 208 MAU PAMER

    Dua beradik itu tampak panik. Terlebih Valin. Dia takut hal buruk terjadi pada suaminya. Bahkan Vante yang biasanya acuh dengan Zen. Kali ini tampak cemas. "Jangan kenapa-napa, Zen," doa Valin dalam hati.Suasana makin tegang ketika mereka bertemu brankar dengan tubuh pasien tertutup kain. Pasien meninggal. Valin membeku dengan pikiran mendadak blank."Maaf, Tuan. Jalur khusus ke ruang pemulasaraan jenazah kebetulan sedang diperbaiki. Sekali lagi maaf, jika mengganggu kenyamanan kalian.""Tunggu dulu, itu pasien dari ruang VVIP satu?" Vante bertanya dengan jantung berpacu cepat."Oh, bukan. Identitas pasien tidak boleh kami beritahukan. Kecuali pada pihak keluarga. Yang jelas, pasien ini bukan dari ruang VVIP satu."Kelegaan seperti disiramkan ke dada Valin dan Vante. Setidaknya bukan Zen yang log out."Kenapa Kakak memandangku begitu?" Tanya Vante ketika mereka telah berada di ruangan Zen.Jika status pasien masih dalam perawatan intensif alias setara ICU. Akan ada pembatas transpar

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 207 KAKAKNYA ATASANKU

    "Audrey."Yuan menahan lengan Audrey. Perempuan itu hendak berbalik pergi. Audrey sama sekali tidak peduli dengan teriakan ibu Yuan."Apa?""Ayo menikah."Semua orang terbelalak. Termasuk Audrey sendiri."Kak Yuan!""Zhang Yuan! Kalau kau berani menikahinya aku tidak akan mengakuimu sebagai anak," ancam sang ibu."Bukankah Ibu selalu ingin menantu yang kaya?"Pernyataan Yuan membuat Yeye terbelalak. "Apa itu benar, Bi?""Bu-bukan begitu." Ibu Yuan gelagapan mendengar pertanyaan Yeye."Biar aku kasih tahu. Dia cari menantu yang bisa dia kendalikan. Benar begitu, Nyonya."Ibu Zhang mendadak pucat."Yuan, ibumu tidak akan setuju dengan hubungan kita. Jadi, kita tak bisa menikah."Senyum Audrey terbit sangat lebar. Pun dengan Yuan."Tapi aku tetap ingin menikahimu. Bagaimana?" Tantang Yuan dengan alis terangkat."Heh, dia tidak akan setuju." Audrey tidak percaya Yuan bersikeras ingin menikahinya."Masa bodoh," ujar Yuan tanpa pikir panjang."Yuan! Apa kamu sudah tidak menganggap aku sebag

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 206 MAU SETIA ATAU TERGODA

    "Dia masih dalam masa pemulihan. Tapi nekat mau menangani Zen.""Kau tahu kalau Valin itu sama seperti Zen. Sama-sama keras kepala. Kalau dia ingin sesuatu harus dia dapatkan."Kian dan Bryan masih adu debat soal kondisi Valin yang drop paska operasi Zen. Saat ini wanita itu sedang ditangani oleh dokter obgyn. Dengan Aiden turut andil di dalam sana.Satu hal yang membuat Kian dan yang lain saling pandang. Heran dengan sikap Aiden."Dan ancaman baru muncul. Aiden, dia menyukai Valin." Sylus muncul dari kamar Valin. Pria itu tentu saja punya peran penting dalam tiap tindakan medis yang berhubungan dengan kesehatan para rekannya. Termasuk Valin.Dia baru saja memastikan kalau Valin baik-baik saja. Sama seperti Zen, Shane dan Mark. Mereka berada di bawah pengawasan ketat Sylus dan tim rumah sakit."Mereka harus segera go publik. Atau keadaan makin runyam." Bryan menanggapi ucapan Sylus."Sebenarnya ini bukan masalah mereka belum go publik atau sudah. Meskipun semua orang mengetahui status

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 91 BRENGSEK SEMUA

    "Dasar tidak berguna!"Chris menghabisi semua orang yang ia bawa ke tempat Zen hari itu. Dia benar-benar marah, kesal sampai ingin mengancurkan apa saja yang ada di hadapannya. Rencana yang dia susun sangat rapi, dipatahkan dengan mudah oleh Zen. Pria itu seolah sudah tahu rencananya. Hingga upaya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 95 MAAF

    "Razen Archlight, uhuk!!""Diamlah!" Raung Zen penuh kemurkaan.Valin tersedak ketika Zen menenggelamkannya di kolam begitu mereka tiba di The Dream. Perempuan itu gelagapan kala Zen tak kunjung membiarkannya naik.Pria itu literally "memandikan" Valin dari segala kotoran yang menempel di tubuh san

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 99 DIBERESKAN

    "Jangan! Saya mohon jangan lakukan itu," Rud memohon dengan darah menetes di lantai. Harusnya dia langsung dilarikan ke rumah sakit. Lukanya harus ditangani, supaya darahnya berhenti keluar. Tapi siapa yang peduli.Bahkan Valin yang berada dalam pelukan Zen acuh pada keadaan Rud."Kenapa aku harus

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 82 DI KLUB MALAM

    "Semoga beruntung di tempat baru dokter Brown!"Teriakan Ivone disambut denting gelas yang beradu. Semua orang tampak menikmati pesta perpisahan dokter Brown. Dokter spesialis anak yang pernah bergabung di divisi UGD beberapa waktu lalu.Wanita berambut coklat itu terpaksa resign. Setelah memutuska

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-25
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status