/ Urban / Pemuda Pemikat Gadis Desa / Bab 214 Tertangkap Basah

공유

Bab 214 Tertangkap Basah

작가: Tristar
last update 게시일: 2026-07-02 18:03:00

Setelah keterkejutannya mereda, Tante Riana melangkah perlahan mendekati pintu kamar Tania. Dia ingin memastikannya tebakannya.

Setelah sampai di sisi pintu, dia sedikit mengintip ke arah dalam kamar, sampai pemandangan di dalam sana benar-benar bisa dia lihat.

"Te-ternyata benar dia!" gumam Tante Riana di dalam hatinya.

Saat ini, posisi Tania sedang bergoyang lincah di atas tubuh Joko. Sementara itu, Joko setengah bersandar di sandaran tempat t
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 255 Energi Dari Batu Mentah

    Tak lama kemudian, mereka sampai di gudang yang cukup besar. Di dalamnya, terlihat banyak sekali bongkahan batu dengan berbagai ukuran. "Tuan, silakan pilih saja!" ucap pria tua itu. Joko melirik Nadya. "Pilihlah!" Nadya mengangguk. Kemudian, dia dan Sonya mulai memilih batu. "Semoga saja mereka gak mengosongkan gudangku. Kalau tidak, aku benar-benar akan rugi!" ucap pria tua itu sambil terus melap keringat di dahinya. Joko menatap banyak bongkahan batu itu. Saat dia menatap lebih lekat ~ dia melihat ada beberapa batu yang memancarkan energi. Ada energi yang berwarna hijau, ada yang berwarna ungu, bahkan ada yang warna warni. Namun, energi yang terpancar itu berbeda-beda, ada yang tebal ada yang juga yang tipis. Karena penasaran, Joko mengambil bongkahan yang memancarkan warna hijau paling tebal, warna ungu paling tebal, dan juga bongkahan yang memancarkan energi tiga warna. "Tuan Muda, ini cuma bahan kualitas rendah. Di dalamnya pasti gak ada giok," ucap pria tua itu menging

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 254 Kompensasi

    "Kau... kau mau apa? Jangan macam-macam! Aku ini Tuan Muda dari keluarga...." sebelum Tuan Muda Sandi menyelesaikan perkataannya, Joko menyelanya. "Apa kau pikir aku takut? Aku bahkan berani membunuh sekarang juga!" Tatapan Joko menajam seperti harimau buas yang akan menerkam musuhnya. Wajah Tuan Muda Sandi semakin ketakutan. "Kau... kau mau apa?" "Kalau kau mau selamat, berikan berikan batu mentah yang sudah kau siapkan buat Nadya!" perintah Joko sambil menyodorkan tangannya memberi isyarat meminta. "I-itu... aku... aku gak punya!" balas Tuan Muda Sandi. Joko mengerutkan keningnya. "Kau.. jangan-jangan sedari awal sudah berniat menjebak Nadya," ucap Joko dengan suara dingin. "Bajingan, kau benar-benar sangat gak tahu malu!" teriak Nadya dengan ekspresi marah. "Pokoknya aku gak mau tahu. Kau harus memberikan giok mentah, kalau nggak... hehe... akan ku habisi kau!" ancam Joko. "Kau.. gak bisa... gak bisa bunuh aku! Kalau nggak, keluargaku pasti melaporkanmu ke polisi!" teriak

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 253 Berhasil Menerobos

    Joko menyeringai tipis. Dia tiba-tiba bergerak ~ menendang dada Tuan Muda Sandi. BUGHH!Suara benturan teredam terdengar, di sertai tubuh Tuan Muda Andi yang terlempar ke belakang.BRAKKK!Punggung Tuan Muda Andi menghantam kemari dengan keras sampai kemari itu roboh ke belakang. Tindakan Joko itu sangat cepat, bahkan empat pengawal di sana telat menyadarinya."Dasar sampah! Berani sekali kau mengincar wanita cantik di depanku!" ucap Joko dengan nada sinis."Uhuk... uhuk..." Tuan Muda Andi terbatuk hebat. Darah segar mengalir di mulutnya. Wajahnya tampak sangat ganas."Kau... kau!" teriaknya sambil menunjuk Joko."Bajingan, berani sekali kau!" teriak salah satu dari empat pengawal itu.Aura kuat meledak dari empat pengawal itu. Bahkan Joko pun merasa terancam saat merasakan aura itu."Hmmm... pasti merepotkan!" ucapnya dengan suara pelan. "Kalian mundur dulu!" ucap Joko kepada Nadya dan Sonya.

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 252 Kena Tipu Lagi

    Keesokan paginya, Joko yang pertama terbangun. Dia mengecup kening Sonya, lalu melepaskan tangannya dari pinggang Sonya dan Nadya. Setelah itu, dia turun dari mobil, karena kebelet pengen kencing. Saat kembali ke mobil, terlihat Nadya sudah terbangun dari tidurnya. "Selamat pagi cantik," ucap Joko dengan penuh senyuman. "Pagi," balas Nadya dengan ekspresi datar. Mendengar keributan, Sonya pun terbangun. Dia menggeliat dengan posisi tangan di atas. Posenya itu tampak sangat menggoda, bahkan Joko langsung terpancing hasratnya saat melihat pemadaman itu. "Kalian laper gak?" tanya Joko. Kedua wanita itu mengangguk. "Ada mie instan di bagasi. Ada kompor kecil portabel juga. Kamu bisa masakin buat kita gak?" ujar Sonya dengan nada manja. "Tentu saja bisa! Mana mungkin aku membiarkan dua wanita cantikku kelaparan," ucap Joko dengan nada riang. Mendengar kata "Dua Wanita Cantikku" Nadya la

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 251 Sonya Belum Siap

    Sonya paham dengan apa yang diinginkan Joko. Dia buru-buru menggelengkan kepalanya."Kalau itu aku gak mau!" ucapnya dengan ekspresi sedikit panik."Ternyata wanita ini gak semudah itu di taklukkan!" gumam Joko di benaknya. Namun, dia tidak begitu saja menyerah. Joko memeluk erat tubuh wanita itu. "Ayolah, sekali saja! Aku bakal pelan-pelan kok! Nadya juga pasti sudah sangat pulas, gak akan bangun," ucapnya.Sonya tetap menggelengkan kepalanya. Joko meraih tangan Sonya, lalu meletakkannya di batang miliknya. Seketika, mata Sonya membelakangi ~ saat merasakan benda besar dan keras itu."Ka-kamu, ini apa?" tangannya sambil mencengkeram batang Joko."Apa lagi? Itu punya aku!" balas Joko dengan nada main-main.Sonya hampir berteriak karena terkejut, tapi dia dengan cepat menutupi mulutnya. Joko menyingkirkan selimut yang menutupi pahanya. Batang besar itu pun terpampang jelas du mata Sonya."Be-

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 250 Sonya Mau

    Sonya melingkarkan kedua tangannya di leher Joko. "Nona sepertinya menyukai kamu. Aku jadi gak enak, takut dia marah kalau tahu," ucapnya dengan nada manja. Joko mendekatkan bibirnya ke telinga Sonya. "Perlu kamu tahu, aku punya banyak wanita. Kalau memang dia suka sama aku, tentu saja dia harus bisa menerima keadaanku," bisiknya. Tangannya bergerak menekan sisi semangka Sonya. "Mmm..." Sonya mengeluarkan desahan lembut dengan tubuh yang sedikit menggeliat. "Gimana, boleh gak?" tanya Joko sambil meletakkan tangannya yang lain di dada Sonya dan satu jari menusuk masuk ke dalam belahan dadanya. "Jangan terlalu keras, jangan sampai Nona bangun," ucap Sonya. Joko sangat gembira. Dia tidak menahan diri lagi. Tangganya dengan cekatan melepaskan kancing kemeja yang di kenakan Sonya. Setelah semua terlepas, satu tangannya menyelusup masuk ke dalam Bra wanita itu. Gundukan kenyal berukuran sangat besar yang sangat diinginkannya itu

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 5 Godaan Dan Tawaran

    Joko melajukan motornya ke luar dari kampung, ia pergi menjemput gadis bernama Mia di kosannya. Sampai di sana, ternyata Mia belum siap. Pada akhirnya, Joko menjemput langganannya yang lain terlebih dahulu. Gadis yang Joko jemput bernama Dea. Kosan Dea tidak jauh dari kosan Mia, jadi tidak butuh

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 4 Bu Tika Lebih Berani

    Ketika hari mulai beranjak sore, Joko memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Penghasilannya dari mengojek hari ini sudah cukup banyak, jadi ia tidak perlu lagi berkeliling mencari penumpang hingga malam. Setelah selesai bersih-bersih, Joko duduk di kursi yang sudah tampak lapuk dimakan usia. Ia kemu

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 3 Goda Wanita Bersuami

    Setelah mengantarkan Bu Tika pulang ke rumahnya, Joko kembali melajukan motornya menuju warung Bu Sinta untuk mangkal di sekitar sana. Beberapa saat kemudian, Joko sampai di warung Bu Sinta. Warung Bu Sinta tampak sepi tak ada pembeli. Terlihat, Bu Sinta yang sedang sibuk menggoreng sesuatu di dal

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 6 Bantu Puaskan Aku, Bang!

    Tak lama kemudian, Bu Sinta telah selesai membuat kopi, lalu dia menyajikannya di meja depan Joko. "Nih... sudah jadi, silakan di minum," ucap Bu Sinta dengan riang. "Makasih yah." Joko langsung mengambil cangkir berisi kopi itu, laku menyesap kopi di dalamnya. Ekspresi wajahnya tampak sangat me

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status