Mag-log inSahabatku, Yuna Jiswara, punya gantungan boneka kelinci abu-abu. Dalam setahun, dia bisa berganti tas lebih dari sepuluh kali. Namun, gantungan boneka kelinci itu tetap dipakainya sejak masa kuliah hingga sekarang. Aku pernah menertawakannya karena menganggapnya terlalu sentimental. Sambil mengelus telinga kelinci itu, dia berkata, "Ini pemberian orang penting. Aku nggak tega menggantinya." Dia juga senang membuatkan pakaian untuk kelinci itu. Mulai dari setelan wanita kantoran, gaun Lolita, hingga seragam perawat seukuran telapak tangan. Aku sering menggodanya karena idenya macam-macam. Dia hanya tersenyum penuh arti. "Ganti pakaian, ganti suasana." Hingga tepat di hari ulang tahun pernikahanku yang ketiga, saat sedang merapikan ruang kerja suamiku, Kenzo Hendriko, aku menemukan kartu anggota sebuah studio kerajinan di dasar laci paling bawah. Awalnya, aku hanya ingin bertanya apakah diam-diam dia sedang menyiapkan hadiah untukku. Namun, begitu menerima kartu itu, pegawai toko justru tersenyum dan bertanya, "Kelinci abu-abu yang dulu dipesan khusus sama Pak Kenzo masih dipakai?" "Di bagian telinganya terukir angka 0717. Waktu itu, beliau bahkan berpesan khusus bahwa angka tersebut sangat penting." Aku terpaku di tempat. 0717 adalah tanggal ulang tahun Yuna. Malam itu, dengan alasan ingin melihat boneka kelincinya, aku memeriksanya. Benar saja, deretan angka itu terukir di bagian dalam telinganya. Aku bahkan belum sempat bertanya ketika ponsel Kenzo tiba-tiba menampilkan notifikasi dari sebuah hotel saat dia sedang mandi. Awalnya, aku berniat menggesernya begitu saja. Namun, kemudian aku melihat beberapa poster paket bertema dari hotel yang sama tersimpan di galeri. Permainan kantor, putri kerajaan, ruang praktik dokter yang serba putih. Aku menatap ketiga gambar itu. Jadi, inilah maksud dari "ganti suasana" yang selama ini Yuna bilang. Setiap kali dia mengganti pakaian kelinci itu, berarti mereka sedang mencoba permainan yang berbeda. Kelinci itu bukan sekadar hadiah yang tidak sanggup dia buang. Kelinci itu adalah buku kenangan perselingkuhan mereka, yang selama ini digantung tepat di depan mataku.
view moreSetelah bercerai, aku pindah ke sebuah apartemen kecil di selatan kota.Aku membeli seprai merah, cangkir merah, dan sebuah payung merah untuk diriku sendiri.Saat pertama kali datang ke rumahku, temanku tertawa dan berkata aku seperti sedang merayakan Tahun Baru sekali lagi.Aku mengangguk. "Memang benar.""Merayakannya lagi dari awal."Gaun pengantin itu tidak kuperbaiki.Renda lama peninggalan Ibu kusimpan terpisah dan tidak pernah lagi kujahitkan ke pakaian apa pun.Aku juga tidak menjadikannya benda kenang-kenangan.Renda itu terbaring tenang di dalam sebuah kotak kayu, seperti dulu Ibu diam-diam mencintaiku.Yuna akhirnya pergi.Kudengar dia menghapus semua unggahan di media sosialnya.Ada juga yang bilang dia pernah mendatangi Kenzo, tetapi ditolak dan tidak diizinkan masuk.Aku tidak pernah memastikan kebenarannya.Bagaimanapun juga, apa pun akhir kisahnya dengan Kenzo, itu sudah tidak ada hubungannya denganku.Sedangkan Kenzo ....Dia tidak pernah datang mencariku lagi.Dia ha
Setelah mengajukan perceraian, kami sepakat untuk datang bersama mengambil akta cerai.Di depan kantor catatan sipil, dia berdiri di bawah tangga sambil membawa sebotol soda jeruk.Embun membasahi permukaan botol kaca itu.Saat aku mendekat, suaranya terdengar begitu pelan."Giana."Aku mengangguk."Masuklah."Namun, dia tetap berdiri di tempatnya."Aku sampai harus pergi ke beberapa tempat untuk dapatkan ini.""Dulu, ini minuman kesukaanmu."Aku menatap botol soda itu.Dulu, aku pasti akan menerimanya.Hanya karena dia masih mengingat sedikit kenangan dari masa lalu, aku akan memaklumi semua luka yang telah diberikannya.Namun, sekarang aku hanya berkata, "Aku sudah nggak minum yang manis."Dia tertegun.Aku tersenyum tipis."Manusia bisa berubah."Jemari yang menggenggam botol itu perlahan memutih."Kalau begitu, akan kuingat lagi.""Apa yang sekarang kamu sukai dan nggak kamu sukai, akan kupelajari lagi dari awal."Aku menatapnya."Kamu tahu apa yang paling nggak aku sukai sekarang?
Sebelum gugatan resmi diajukan, pengacaraku menjadwalkan satu kali perundingan terakhir.Pertemuan itu berlangsung di kantor pengacara.Kali ini, Kenzo akhirnya bersedia berkompromi dan menyetujui perceraian secara baik-baik. Dia mengenakan pakaian formal, setelan hitam dengan dasi abu-abu tua.Dasi itu dulu kubelikan untuknya.Waktu itu, aku pernah berkata bahwa warna abu-abu membuatnya terlihat lebih berwibawa.Baru belakangan aku tahu, ternyata bukan aku yang menyukai warna abu-abu.Yuna-lah yang menyukainya.Di ruang rapat, pengacara mendorong rancangan pembagian harta ke hadapanku."Pak Kenzo bersedia melepaskan rumah yang diperoleh selama pernikahan beserta seluruh tabungannya."Aku menjawab, "Bagi saja sesuai ketentuan hukum."Kenzo langsung mengangkat kepala."Giana, aku mau kasih semuanya padamu."Aku menatapnya."Berikan saja pada Yuna.""Dia suka barang-barangmu.""Aku sudah nggak suka."Wajahnya seketika pucat."Aku dan dia sudah nggak ada hubungan apa-apa lagi.""Itu urusa
Yuna segera mengunggah sesuatu di akun media sosialnya.Sembilan foto sekaligus dalam satu unggahan.Setiap pakaian milik kelinci abu-abu itu ditata di bagian tengah, seolah sengaja dipamerkan.Ada setelan kerja, gaun ala putri kerajaan, jas dokter, hingga gaun pengantin mini.Keterangannya berbunyi, [Ada kebersamaan yang seharusnya tidak disalahpahami.]Unggahan itu sengaja disembunyikannya dariku.Namun, dia lupa bahwa kami memiliki terlalu banyak teman yang sama.Tak lama kemudian, tangkapan layar unggahan itu sudah dikirim ke ponselku.Seorang teman bahkan meneleponku dengan marah."Giana, dia sudah gila, ya?""Mau aku suruh orang memakinya?"Aku menjawab tenang, "Nggak perlu.""Biarkan saja dia mengunggahnya."Dua jam kemudian, unggahan itu tersebar di internet.Awalnya, orang-orang hanya menganggapnya sebagai tontonan untuk hiburan.Sampai seseorang mulai menguliknya dan menemukan bahwa setiap pakaian boneka yang dipamerkan Yuna ternyata persis sama dengan paket bertema yang pern












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.