Short
Perangkap Manis Ibu Mertua Sahabatku

Perangkap Manis Ibu Mertua Sahabatku

Par:  Pelan-pelan SajaComplété
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
7Chapitres
5Vues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

“Tante… kamu sendiri yang datang menawarkan diri…..” Sahabatku dan istriku berselingkuh di belakangku. Aku pun datang ke rumahnya untuk meminta pertanggungjawaban. Siapa sangka, ibu mertua sahabatku yang sexy malah sengaja mendekat dan menempelkan dadanya yang montok ke tubuhku. “Tante tahu kamu sudah dirugikan… bagaimana kalau tante yang membayarnya padamu….” Malam itu, aku benar-benar merasakan pesona seorang wanita dewasa dan rasanya luar biasa nikmat….

Voir plus

Chapitre 1

Bab 1

Namaku Rifki, seorang sales.

Karena sepanjang tahun jarang di rumah, aku merasa sangat bersalah pada istriku.

Oleh karena itu, sepulang dari dinas luar kota, aku sengaja tak memberitahunya karena ingin memberikan kejutan padanya.

Namun, begitu melangkah masuk ke dalam rumah, terdengar suara helaan napas yang memburu dari arah kamar tidur.

“David… kamu hebat sekali… kamu suami terbaikku malam ini….”

Suara istriku saat bermesraan terdengar sangat khas, mirip seperti suara kucing betina yang sedang birahi. Setelah bertahun-tahun mendengarnya, tentu saja aku tak mungkin salah mengenali suara itu.

Hanya saja aku tak menyangka wanita genit itu begitu berani, malah berselingkuh selagi aku tak ada di rumah.

Membayangkan hal itu, tiba-tiba hatiku terbakar amarah. Aku ingin langsung menerobos masuk untuk melihat siapa pria bajingan itu.

Aku pun memelankan langkah kaki, mengambil tongkat bisbol di dekat pintu, lalu pelan-pelan mengintip dari celah pintu kamar.

Dua orang di dalam sana sedang asik-asiknya bermesraan, tubuh mereka saling menempel erat.

Bokong montok istriku sampai tertekan, bahkan suaranya ikut terputus-putus karena hantaman yang kuat.

“Cepat… cepat sedikit, nikmat sekali….”

Pria bajingan itu mendaratkan tamparan ke bokong yang terus bergoyang itu hingga terdengar suara plak yang keras.

Melihat guncangan tubuh mereka, kesabaranku benar-benar habis.

Aku menggenggam erat tongkat bisbol di tanganku dan langsung mengayunkannya kuat-kuat ke arah pria yang sedang bergeliat di atas ranjang.

Pria itu langsung merasa kesakitan dan menjerit histeris, “Ah….”

Pria itu langsung reflek mengambil jaketnya untuk membungkus tubuhnya dan langsung melarikan diri secepat mungkin.

Aku terus mengejarnya dari belakang, tapi tak disangka, dia malah kabur ke rumah David, sahabat baikku sendiri.

Mengingat kembali ucapan istriku saat aku baru masuk tadi, “David, kamu hebat sekali….”

Aku langsung mematung di tempat. Sama sekali tak menyangka sahabat terbaikku sendiri tega berselingkuh dengan istriku.

Hal ini jauh lebih memancing emosiku daripada diselingkuhi oleh orang asing. Aku langsung mengepalkan tangan dan menggedor pintunya dengan kuat.

“David! David! Buka pintunya! Jangan jadi pengecut!”

Aku menggedor pintu cukup lama, tapi David tak punya nyali untuk membukanya.

Pada akhirnya, ibu mertuanya yang berstatus janda, Susi yang datang membuka pintu untukku.

Saat pintu terbuka, aku hampir tak mengenalinya.

Biasanya Susi memang merawat dirinya dengan sangat baik, tapi gaya berpakaiannya selalu tertutup.

Namun hari ini, dia tak hanya memakai gaun tidur bertali yang sexy, tapi juga membiarkan rambutnya terurai.

Seluruh tubuhnya memancarkan pesona wanita dewasa yang sangat memikat.

Bahkan dari jarak yang cukup jauh pun, aku sudah bisa menghirup aroma harum tubuhnya yang menyegarkan, seperti bunga teratai yang baru mekar.

Pemandangan itu langsung membuat tenggorokanku kering dan menelan ludah berkali-kali, sampai-sampai aku lupa menyapanya.

Malah Susi yang berbicara duluan, menarik kembali kesadaranku.

“Rifki? Sudah malam begini… ada apa kamu ke sini?”

Tatapan Susi tampak heran. Aku memaksa diriku mengalihkan pandangan dari bagian dadanya yang mulus dan menjawabnya,

“Tante Susi… maaf mengganggumu malam-malam begini. Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan langsung pada David!”

Susi seolah bisa membaca amarahku, raut wajahnya langsung berubah tegang.

Dia menatapku seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi mengurungkan niatnya. Setelah ragu-ragu cukup lama, akhirnya dia berkata perlahan,

“Rifki… kamu… kamu sudah menyadari sesuatu?”

Mendengar pertanyaan itu, mana mungkin aku masih tidak mengerti. Tampaknya Susi juga tahu soal hubungan antara istriku dan David.

Jika tidak, mana mungkin dia melontarkan pertanyaan seperti itu?

Emosiku langsung memuncak tanpa kendali. Tanpa peduli soal batasan umur dan status, aku langsung memojokkan Susi ke dinding dan menguncinya, lalu bertanya padanya,

“Tante Susi… kamu tahu sesuatu, ‘kan? Jawab!”

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
7
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status