MasukNamaku Lisa. Aku mahasiswa baru tahun ini. Karena wajahku yang sangat cantik, serta dada dan kaki jenjang yang menawan, sejak pertama kali menginjakkan kaki di kampus, diriku langsung menarik perhatian banyak pria. Namun, aku tak berani berpacaran dengan mereka. Karena di usiaku yang baru menginjak delapan belas tahun ini, aku mengidap sebuah penyakit yang sangat memalukan.
Lihat lebih banyakIni adalah nyawa pertama yang tumbuh di dalam perutku, aku ingin mempertahankannya.Namun, sikap ayah tiri sangat keras.“Lisa, anak ini harus digugurkan. Kamu jangan lupa, pekerjaanku ini didapat dari koneksi ibumu. Kalau anak ini dipertahankan, aku bakal hancur!”Ayah tiri mencengkeram lenganku, cengkeramannya begitu kuat sampai lenganku terasa sangat sakit.Baru saat itulah aku menyadari bahwa diriku sama sekali tak sepenting itu di dalam hatinya.Mungkin baginya aku hanyalah sebuah alat pelampiasan nafsu yang datang menyerahkan diri secara sukarela.Aku mengibaskan tangan ayah tiri seperti orang gila.Aku bersumpah bahwa diriku pasti akan melahirkan anak ini.Melihat emosiku yang meledak-ledak, barulah sikap ayah tiri melunak kembali dan mencoba membujukku dengan kata-kata manis.Dia membual bahwa aku masih seorang mahasiswi dan masih harus menyelesaikan perkuliahan.“Waktu kamu meniduriku dan menyemprotkannya di dalam, kok kamu nggak bilang aku ini masih mahasiswi?”Aku menyindirn
Ayah tiri kembali menekan kepalaku ke bawah.Namun kali ini, menghadapi benda miliknya yang tebal dan mengerikan itu, aku tak bergairah sedikitpun.Pikiranku dipenuhi oleh bayangan pria yang tadi menatapku dari balik kaca jendela mobil.Ayah tiri juga menyadari bahwa aku sedang tidak fokus.Namun, dia tak mengambil pusing hal tersebut. Sebaliknya, begitu tiba di rumah, dia langsung menarikku ke area balkon dan bercinta dengan sangat sengit hingga bercucuran keringat.“Lisa, kenapa? Kamu sudah nggak menyukai ayah?”“Bu… bukan….”Sambil mengajakku meluapkan gairah, dia memanfaatkan kesempatan itu untuk menanyakan apa yang terjadi padaku hari ini.“Aku hanya… agak nggak enak badan….”Aku mendesah pelan, mencoba membohongi diri sendiri bahwa pria itu tak melihat apa-apa.Jikapun melihatnya, dia juga tak akan bisa melakukan apapun padaku.Meskipun berita ini tersebar, tak akan ada orang yang percaya bahwa gadis secantik diriku bisa ditembus oleh benda besar milik ayah tirinya sendiri….“Bag
Ayah tiri menghentakkan tubuhnya di dalam diriku dengan sangat gila.Sementara aku perlahan-lahan tenggelam dalam sensasi yang bercampur antara gairah hebat dan rasa bersalah.Dan sejak malam itu, hubungan antara aku dan ayah tiri menjadi jauh lebih dalam.Hanya saja, ada satu hal yang agak di luar dugaanku.Sejak hari itu pula, ayah tiri mulai melarangku berhubungan dengan pria lain dengan semakin ketat, bahkan untuk sekedar mengobrol biasa pun tak diperbolehkan.Tentu saja aku menurutinya.Aku malah sangat menikmati dan betah berada dalam rasa posesifnya.Karena sejak ibu pergi dinar keluar kota, hanya tersisa aku dan ayah tiri saja di rumah.Setiap hari hal yang paling kunantikan adalah menunggu ayah tiri pulang kerja.Mungkin juga karena aku masih muda, suka menerima hal-hal baru dan senang mencoba gaya-gaya baru.Ayah tiri pun menjadi semakin menyukaiku.Sering kali begitu bertemu, kami langsung saling berpelukan dan bergumul dengan gila, membiarkan satu sama lain menuntut kepuasa
Pikirku dengan tak rela.Namun, aku juga tahu.Bagaimanapun, hubungan antara aku dan ayah tiri adalah sesuatu yang tak pantas diperlihatkan.Malam harinya, aku berbaring di atas ranjang, berguling ke kiri dan ke kanan tanpa bisa tertidur.Hingga saat mendengar suara pintu kamar ibu yang tiba-tiba terbuka, aku langsung bangun dan menghampiri celah pintu.Mengintip melalui celah pintu.Seketika rasa gembira yang luar biasa meledak dalam diriku, karena orang yang keluar adalah ayah tiri, sosok yang sangat kurindukan.Mungkinkah ayah datang untuk mencariku?Dengan penuh harapan, aku memperhatikan ayah tiri berjalan melangkah ke arahku, hatiku benar-benar sangat bergetar saat ini.Ternyata benar, di antara ibu dan aku, ayah tiri lebih menginginkanku!Aku bahkan sudah bersiap-siap untuk menyambut kedatangan ayah tiri, tapi yang tak kuduga adalah saat tiba di depan pintu kamarku, langkah kakinya tak berhenti.Dia malah terus berjalan masuk ke dalam kamar mandi yang berada di sebelah.Hal itu






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.