Teilen

169. Muntah

last update Veröffentlichungsdatum: 11.07.2026 21:10:16

"Ekhem."

Tiba-tiba saja suara deheman yang berat dan tegas terdengar. Inggita segera mendongak, menatap ke arah sosok pria tinggi yang berdiri cukup dekat dengannya. Inggita melebarkan mata karena kaget dengan sosok pria tersebut.

"Tu-Tuan Raigen," ucap Inggita, menjauh dari sosok itu lalu membungkuk untuk memberi hormat.

"Kau tidak perlu melakukannya," ucap Raigen, mengulurkan tangan untuk menahan kepala Inggita yang menunduk padanya.

Tubuh Inggita langsung panas saat telapak tangan Raigen
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (6)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... padahal CaCi cocok loh, Kak, dengan Babang Igen. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
goodnovel comment avatar
CacaCici
Iya dong, Kak. Pria baik budi dan manis, type CaCi banget. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠) CaCi juga jomblo, jadi Babang Igen buat CaCi yah, Kak. Sehat selalu juga buat Kakak dan Keluarga. Huaaa ... Terima kasih banyak, Kakku sayang. (⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)⁠♡(⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Huaaa .... Padahal CaCi cocok loh sama Babang Igen. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   316. (G) Diusir dari Pulau

    "Wow, Dude! Aku tidak menyangka kalian akan seperti ini," ucap Gavin, menatap teman-temannya dengan ekspresi wajah tak percaya campur kecewa mendalam, "bisa-bisanya kalian diam-diam membuat acara tanpa kami. Ini namannya diskriminasi, tindakan jahat!""Kau dan Gabby sepertinya salah paham," ucap Darian, meraih gelas lalu minum secara santai. Setelah itu, dia kembali menatap ke arah Gavin, "ini acara pada perempuan. Kami juga tidak tahu dengan acara ini.""Ya, kami di sini saja karena mencari-cari pasangan kami yang mendadak menghilang. Ternyata mereka sedang membuat acara barbeque-an di sini," tambah Rezvan, "kemari dan bergabunglah."Gavin menghela napas dan berbuat bergabung. Akan tetapi tiba-tiba Gabby menggenggam tangannya secara erat, seolah tak membiarkannya bergabung ke sana. Wajah Gabby terlihat kecewa dan marah, matanya berkaca-kaca—terlihat ingin menangis. "Acara yang dibuat oleh para perempuan?""Ya." Rezvan, Arlond, Darian, dan Aiden menganggukkan kepala secara bersamaan.

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   315. (G) Acara Tanpa Aku

    "Ma-Mas Xavier," gumam Sera lagi. Nadanya terbata-bata karena gugup dan was-was. Ekspresi wajah suaminya terlihat tak bersahabat, tatapan Xavier padanya juga terasa menusuk dan membunuh. Sera berdiri lalu senyum kaku pada suaminya. "Hai, Mas," sapa Sera sambil mengangkat tangan, melambikan tangan secara pelan—dengan gerakan kecil pada suaminya. "Apa yang kau lakukan di sini?" dingin Xavier, berjalan maju ke arah istrinya. Sera meneguk saliva secara kasar, bergerak mundur karena panik saat Xavier mendekatinya. Namun, tangannya tiba-tiba dicekal cukup kuat oleh Xavier. Pria itu menyentak pergelangan tangannya sehingga Sera berakhir menabrak dada bidang suaminya. "Jawab!" dingin Xavier. "Main," jawab Sera sambil menunjukkan cengiran pada Xavier. "Ra, kamu …- Huaa … Kak Xavier!" teriak Kaina tiba-tiba, shock dan kaget saat mendongak ke arah Sera ternyata kakaknya sudah ada di sana. "Kemari!" dingin Xavier pada Kaina. Kaina segera berdiri lalu menghampiri kakaknya. "Kau yang menga

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   314. (G) Ditemukan

    "Ke-kenapa semua orang malah menjauhiku? A-aku … tidak ada yang mau menemaniku?" gumam Gabby pelan, menunjukan ekspresi murung dan sedih. "Akhir-akhir ini mereka semua sangat sibuk, pekerjaan mereka padat. Mungkin karena itu, mereka semua memutuskan untuk tidur karena sebelum liburan ini mereka semua kurang tidur. Kau tahu kan, mereka penggila kerja. Bahkan Elzeren yang masih muda," ujar Gavin, mengedikkan pundak—sama sekali tak mempermasalahkan teman-temannya yang pergi dan memilih tidur dibandingkan menemani Gabby jalan-jalan. "Lagipula masih ada aku. Ayo," lanjutnya. "Tapi … cuma kita berdua?" Gabby mengerutkan kening, menatap tak yakin pada Gavin."Kenapa tidak?" Gavin berujar santai. "Kamu nggak takut Nakilla cemburu?" Gabby menunjukkan ekspresi khawatir, seolah dia adalah orang yang paling peduli pada hubungan antara Gavin dan Nakilla."Tidak." Gavin menggelengkan kepala secara santai, "Nakilla perempuan pengertian. Dia tak akan cemburu dengan mudah. Toh, dia tahu kalau kau i

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   313. (G) Semua Orang Menjauhi

    "Yah, aku setuju!" ucap Kaina sambil merangkul bangga pada Sera, "idemu memang brilian, Sahabatku," puji Kaina, memonyongkan bibir dan berniat mencium pipi Sera. Namun, dia tidak benar-benar berniat. Dia hanya mengoda Sera. "Iii." Sera langsung menjauhkan kepalanya supaya Kaina tidak bisa mencium pipinya. Dia menampilkan ekspresi wajah jijik, menatap muram campur berang pada sang sahabat. "Ajaran sesat sebenarnya. Tapi … sepertinya lumayan untuk dijalankan," ucap Ruby dengan nada rendah, mengamati dan menatap Sera dengan ekspresi wajah ragu. Masalahnya, Ruby dan Xyron saja tak akrab. Semisal Ruby mengikuti ajaran sesat Sera ini—memusuhi Xyron dengan cara mendiaminya, memangnya akan ada efeknya? Namun, ajaran sesat ini memang patut Ruby coba. Setidaknya Ruby tak harus berbicara dengan Xyron untuk beberapa hari ini. "Umm … aku akan coba ide kamu, Ra," ucap Calissya dengan nada canggung. Ini pertama kalinya dia berbicara dengan Sera. Sekalipun mereka sering duduk bersama dan ku

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   312. (G) Ajaran Sesat Sera

    "Pakai sekarang juga! Ini perintah suamimu, Sera Ghazalah Adam!" peringat Xavier. Sera mengerjap beberapa kali setelah itu berdiri dari pangkuan Xavier. Dia meraih lingeri tersebut lalu segera masuk ke kamar mandi untuk mengenakan baju seksi tersebut. Tak lama Sera keluar dari kamar, berjalan kikuk dan mendekat pada Xavier yang sudah pindah ke pinggir ranjang. Sebenernya pria itu duduk menghadap Sera, akan tetapi Xavier terlihat menunduk dan fokus menatap surat laporan medis milik Sera. Xavier terus membaca laporan tersebut secara berulang kali, efek terlalu senang akan jadi daddy. "Ma-Mas," cicit Sera setelah berdiri tak jauh dari suaminya. Dia begitu malu karena dress yang ia kenakan ini sangat seksi. Belahan dadanya terlihat jelas. Dari belakang, punggungnya juga terekspos jelas. Dress ini juga sangat pendek, hanya bisa menutupi pangkal paha. Itupun masih ada guntingan di atas samping, membuat paha dan pinggangnya tampak. "Humm?" Xavier berdehem rendah lalu mendongak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   311. (G) Kutukan

    Bug'Xavier menabrak sangat kuat dinding di sebelah pintu kamar. Namun, ekspresi wajahnya sama sekali tak menunjukan rasa sakit. Malah, senyuman pria dingin yang terkenal arogant itu terus mengembang. Tanpa peduli pada keadaannya, Xavier meraba-raba pintu lalu segera masuk ke dalam kamarnya. Demi Tuhan! Rasa senang yang menyelimutinya saat ini sangat kuat biasa, hingga rasanya dia seperti orang linglung yang buta. Dalam kepalanya hanya ada wajah istrinya yang sedang senyum lebar padanya. Lalu di matanya, terpampang jelas sebuah taman bunga indah yang luas. Euphoria yang dia rasakan terlalu kuat, hingga rasanya dia seperti berada di alam lain. Xavier Ghazan Adam akan menjadi seorang daddy, suatu saat anak kecil akan memanggilnya daddy. Hal yang membahagiakannya, anak itu terlahir dari perempuan yang sangat ia inginkan sejak …-Bug' Ketika Xavier akan masuk ke kamar, tiba-tiba saja dia terantuk oleh kakinya sendiri. Dia berakhir jatuh dalam posisi bertekuk lutut di lantai. Alih-alih

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status