Share

45. Siapa Pelakunya?

Author: CacaCici
last update publish date: 2026-05-31 20:58:09

Brak'

Aluja dengan cepat menutup box nasi tersebut dengan mata lebar dan wajah tegang. Wow! Amazing sekali!

'Astaga!' batin Aluna–jantung berdebar kencang dan tubuh panas dingin.

Demi Tuhan! Sesuatu yang Aluna lihat di kotak box ini terasa sangat horor. Bagaimana mungkin seorang Kaizen …-?

'Aku, Kaizen, cinta mati pada Aluna Rasya Adam ….'

Aluna menggelengkan kepala setelah mengeja ulang kalimat di tulisan yang dia temukan dalam box. Tidak mungkin!

"Aku, Kaizen, cinta mati pada Aluna Rasya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Mini Adae Jangkang
kayak Familiar sama bahasa nya ini ... siapa lagi lah kalau bukan mamer nya ...
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... sepertinya yah, Kakku.
goodnovel comment avatar
Mirza Hunawa
mama mertuanya yg lakuin kyknya... haahahaa...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   425. (GD) Kau Ingin Anak Bukan?

    Itu ninbulin fitnah, tahu nggak?" kesal Freza. "Sudah sudah! Hanya salah paham biasa. Lupakan saja," relai Luisa. "Iya, Nek." Kaina menganggukkan kepala pelan, "aku juga udah ngaku salah paham sama nama ElFre. Soalnya ElFre, El-nya siapa tahu … EliHendra dan Fre-nya Freza. Tahu-tahunya bukan.""Nama pacarku Hendra Chandra, Kaina. Bukan EliHendra!" kesal Freza. "Ya, maaf. Namanya juga baru jumpa. Jadi … mana kutahu nama lengkap Kak Hendra siapa," jawab Kaina santai. Umpannya sudah dimakan, tinggal dia yang harus sigap mengangkat joran, "sumpah, Nek, tadi kupikir nama Kak Hendra ini EliHendra. Makanya kupikir ElFre itu singkatan dari EliHendra dan Freza. Eh, ternyata bukan. Soalnya nama Kak Hendra nggak ada unsur El-El-nya. Kirain ada kayak Kak Elze-- Oh!" Di akhir kalimat, Kaina melebarkan mata dan seketika menoleh ke arah suaminya. Mulut Kaina terbuka lebar, tetapi ia tutup dengan telapak tangan. Dia menatap suaminya seolah sedang menemukan hal menakjubkan. "ElFre-- Elzeren Freza

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   424. (GD) Kaina si Kompor

    "Aku kayaknya salah sebut nama." Kaina berkata santai. "Ouh." Nakilla ber-oh-ria sambil menganggukkan kepala secara pelan.Di sisi lain, Freza tampak panik dan gugup setengah mati. Wajahnya pucat, ekspresinya gelisah. Sepertinya Kaina sengaja ingin menyerang dan mempermalukannya di sini. Dan Freza sama sekali tak menyangka perempuan ini bakalan berani seperti sekarang. Maksudnya, Kaina baru masuk ke keluarga ini, seharusnya dia menjaga image dan sikap agar tetap dicap menantu baik. "ElFre siapa?" tanya Elzeren, menatap dingin pada Kaina, "temanmu? Perempuan atau laki-laki?" "Bukan temanku, Kak," jawab Kaina pada Elzeren, "itu nama akun sosial media Kak Freza," tambahnya. "Oh." Elzeren seketika itu juga ber-oh-ria. Ah, dia kira itu nama laki-laki yang selalu melintas di pikiran istrinya, oleh karena itu Kaina bisa salah sebut. Ternyata hanya nama akun. "Iya, Elzeren. I-itu nama akun sosial mediaku yang baru kuganti." Freza berkata pelan, "aku minta mengikuti akun sosial media Kain

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   423. (GD) Salah Sebut

    Salah satu dari mereka mengamati Kaina yang sedang memberikan bunga pada Aina, di mana bunga tersebut pada akhirnya diambil oleh Aiden—langsung dari tangan Kaina. "Kak Elzeren, Kak Freza dan Kak Hendra datang," ucap Sabela, menatap Elzeren lembut akan tetapi melirik sinis pada Kaina. Satu-satunya orang yang tak suka pada Kaina di keluarga ini, mungkin hanya dia. Namun, dia sama sekali tak peduli. Toh, orang-orang hanya tak melihat betapa angkuh dan liciknya Kaina. "Silahkan duduk," ucap Elzeren santai, mempersilahkan sahabatnya tersebut untuk duduk. Ah yah, pria yang datang bersama Freza tersebut tak lain adalah kekasih Freza yang akan bertunangan dengan Freza. "Selamat atas pernikahanmu. Kudoakan kalian bahagia dan selalu bersama selamanya." ucap Hendra sambil senyum hangat. Dia dan Elzeren memang berteman, akan tetapi hanya sebatas teman. "Terima kasih," ucap Elzeren sambil senyum tipis. "Oh yah, maaf karena kemarin aku dan Freza pulang cepat. Aku ada urusan di tempat kerjaku

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   422. (GD) Uncle Nakal

    Saat ini Kaina sudah di dalam Villa, ikut bergabung di ruang santai bersama keluarga barunya. Setelah makan, Kaina buru-buru masuk dengan alasan hujan akan segera turun. Padahal, dia ingin masuk karena tak tahan berduaan dengan Elzeren. Masalahnya Kaina malu karena keluarga pria itu terus mengintip meraka. "Tadaaa … Aunty bisa bikin bunga," ucap Kaina sambil menunjukkan sebuah bunga yang ia buat dari tissue pada Aina, purti Nakilla dan Aiden. "Waaahhh …." Aina menatap bunga tersebut dengan penuh binar, tangannya bertepuk tangan secara antusia dan senyuman gadis kecil berusia dua tahun itu merekah, "Uat Ai yaaa …," serunya lagi, kali ini menatap Kaina dengan penuh semangat dan harap. Kaina menganggukkan kepala, menyerahkan bunga tersebut pada keponakannya yang masih kecil dan sangat menggemaskan itu. Setelah Kaina menyerahkan bunga itu pada Aina, gadis kecil itu langsung menunjukkannya pada mommynya—Nakilla. "Maa … unga antik dayi Uti," celetuk anak itu yang masih menggunakan baha

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   421. (GD) Makan di Suap

    "Ngapain sih aku pake dress begini? Kan cuma acara biasa," ucap Kaina, di mana saat ini dia sudah sampai di villa keluarga suaminya. Setelah sampai, Kaina dan Elzeren disuruh sarapan berdua. Yah, mereka benar-benar sarapan berdua dan keluarganya hanya menonton dari kejauhan. Ck, itu sungguh canggung dan mendebarkan bagi Kaina. Setelah sarapan, Sera dan Nakilla langsung membawa Kaina ke atas untuk berganti pakaian. "Sekalipun ini hanya acara keluarga kita, tapi kamu harus tetap tampil bersinar. Soalnya kamulah pemeran utama dalam acara ini," ucap Nakilla, mendapat anggukan kepala dari Sera. "Lagian untuk beberapa hari ini, kamu tuh harus rajin tampil memukau. Supaya Kak Eiren nyesal," ucap Sera tiba-tiba. "Menyesal apa?" Kaina mengerutkan kening. "Menyesal karena merasa terlambat nikahin kamu," jawab Sera sambil senyum cengengesan pada Kaina. Nakilla tertawa kecil mendengar ucapan Sera tersebut sedangkan Kaina hanya menampilkan ekspresi wajah muram. Namun, dalam hati d

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   420. (GD) Penipuan

    "A-apanya yang tidak mungkin. Cukup jauhan," kesal Kaina lagi, efek terlalu gugup dan panik. Sekalipun Elzeren adalah pria yang dia sukai sejak lama dan malam seperti ini bagian dari impiannya, ternyata ini menakutkan dan menegangkan bagi Kaina. Ini tidak seindah imazinasinya, sensasi yang dia rasakan sekarang persis seperti saat dia tersesat di kuburan ketika malam hari dan sedang dikerja anjing liar. Elzeren tak mengatakan apa-apa, tetapi dia semakin mendekat hingga hingga hembusan nafasnya bisa Kaina rasakan—menerpa kulit wajah Kaina yang membuat Kaina semakin tegang dan panik. Tiba-tiba saja Elzeren menangkup pipinya kemudian dengan cepat mendaratkan bibir di atas bibir Kaina. Hal tersebut membuat Kaina melebarkan mata, tubuhnya membeku, dan jantungnya berdebar sangat gila. Saat itu juga Kaina merasa amnesia sesaat, dia kehilangan kosa kata di dalam kepala, tidak bisa berbuat apa-apa selain bengong dan melotot panik. Sedangkan Elzeren, dia memanfaatkan kepanikan Kaina untuk

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   6. Menikah

    Aluna dan Kaizen jatuhnya memang dijodohkan, karena selain insiden itu keduanya tidak pernah terikat apapun. Kaizen bukan pilihan Aluna dan Aluna juga bukan pilihan Kaizen. Keluarga mereka lah yang menentukan. Insiden itu bukan alasan mereka menikah, tetapi faktor yang menjadi alasan kuat mereka

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   5. Paksaan Menikah

    "Kak, i-ini wanita yang tidur dengan Kaizen," bisiknya dengan nada gemetar, efek deg degkan bertemu dengan calon menantunya, sosok yang membuktikan pada dunia kalau Kaizen normal! "Hah?" Nindi menunjukan ekspresi kaget, menatap Aluna dengan raut muka kaku lalu kembali menatap adik iparnya dengan e

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status