Beranda / Romansa / RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR / Bab 13 Rencana Licik Dinara

Share

Bab 13 Rencana Licik Dinara

last update Terakhir Diperbarui: 2025-09-06 23:11:35

Di ruang kerjanya yang sunyi dan lenggang, Widipa berdiri tegap di depan jendela besar dengan tangan terlipat di dada, menatap keluar kota yang sibuk. Tatapannya dingin, nyaris tak terganggu. Dia baru saja menyelesaikan rapat membahas proyek.

Widipa menahan rasa kesal saat dia mendapat notifikasi pesan yang memberitahu jika Danastri baru saja keluar dari area makam. Widipa tahu benar gadis itu keras kepala dan tak mau mendengarkan dirinya.

["Nona Danastri baru saja pulang, Tuan. Dia bersama Tuan Aji."]

["Awasi dia dan larang dia ke manapun sampai saya pulang."]

Widipa mengetik pesan yang dikirimkan pelayannya dan dia menaruh ponselnya di saku hendak pulang, tetapi suara hak tinggi terdengar masuk begitu saja ke ruangannya. Sosok perempuan yang tak asing tersenyum lebar.

"Widipa .... akhirnya aku menemukanmu di sini."

Dinara masuk tanpa mengetuk. Gaun pastel yang dia kenakan bergoyang seiring langkah angkuhnya. Senyum dibuat-buat melekat di bibirnya, seolah dirinya pemilik sah ruangan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 146 Rencana Melenyapkan Nyawa Danastri

    Ruang tunggu di rumah sakit tampak hening dan sunyi. Ketiga orang menunjukkan ekspresi tegang. Antara rasa takut dan cemas.Sailendra, Arumi dan Widipa saat ini menunggu jalannya operasi Danastri. Sesekali Widipa berdiri lalu melihat pintu ruang operasi tertutup dan lampu merah belum berubah.Sudah dua jam lamanya mereka menunggu dalam ketidakpastian. Tak ada perawat atau dokter yang memberi mereka kabar."Tunggulah beberapa saat lagi, Dipa. Ayah yakin Sagara berhasil mengoperasi Danastr," kata Sailendra menenangkan sang putra."Tuhan akan melindunginya, Nak," ucap Arumi turut memberi ketenangan.Arumi pun merasakan ketakutan meski dia sudah berusaha sembunyikan, tetapi Sailendra mengetahui ekspresi Arumi dan mengenggam jemarinya agar ketakutan itu berkurang."Sudah aku katakan lebih baik dioperasi di Belanda saja, tapi Danastri tak mau," ujar Widipa menyesal menuruti permintaan Danastri."Kau ragu dengan penanganan dari Sagara?" tanya Sailendra tak suka dengan pernyataan Widipa."Per

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 145 Dinara Berubah

    Dinara Kinanti bukan lagi sang primadona yang menjadi idola di sosial medianya. Kontrak kerjasama sebagai model atau endorse sudah memutuskan hubungan dengannya.Hidup Dinara hanya bergantung pada sisa tabungan dan Julius yang masih peduli padanya. Dinara tak melakukan apapun hanya makan tidur dan melamun.Semua kejadian yang menimpanya membuat dia enggan mengurus dirinya dan dia tak peduli lagi dengan Danastri yang masuk berita televisi karena acara pernikahan.Tak ada lagi iri hati atau cemburu. Hidupnya sudah tak seperti dulu, dia kecewa pada sang ayah yang menipunya selama ini."Jika begini kejadiannya, aku tak akan mengikuti semua perkataan ayah.""Ayahlah yang mengajariku menaruh kebencian pada Danastri. Ayah juga yang mengatur semua hidupku. Ayah tak menyayangiku, dia hanya menjadikan aku alat untuk melancarkan semua aksinya."Dinara menyadari jika dirinya hanya alat bagi Bagas palsu. Pria itu tak benar-benar menyayanginya sebagai anak. Dipisahkan dengan ibu kandung, ditaruh di

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 144 Gugurkan Bayimu Itu Atau Vero Akan Celaka

    Kafe itu tak seramai biasanya. Hanya ada beberapa pengunjung yang sedang fokus pada laptop masing-masing. Dinara terpaksa melangkahkan kakinya menuju ke sana untuk menemui seseorang.Dinara melangkah masuk dengan langkah ragu lalu berhenti ketika melihat sosok pria di sudut ruangan. Bagas pria yang selama ini selalu berpenampilan rapi disegani kini duduk dengan jaket biasa tanpa aura kejayaan. Untuk sesaat, hati Dinara terasa terpelintir. Ada iba yang muncul tanpa izin.Bagas mengangkat wajahnya. Tatapannya tajam saat Dinara ada di hadapannya, tetapi ada kelelahan jelas menggerogoti garis-garis wajahnya."Akhir kau datang," kata Bagas singkat.“Apa lagi yang ayah ingin bicarakan?” Dinara duduk di depannya. Tangannya terlipat di pangkuan dengan rahang yang mengeras."Pulanglah ke rumah ibu Dayu. Jangan tinggal dengan pria tak jelas," ungkit Bagas."Julius bukan pria tak jelas. Dia sahabatku dan selalu ada untukku," sahut Dinara seraya bersidekap."Besok tinggalkan apartemennya. Ayah ak

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 143 Rahasia Bagas Ditemukan

    "Kau masih memerhatikan dia, Dok? Kalau anda masih peduli dengannya bicaralah kalian berdua.""Ya andai saja bisa semudah itu, Dipa. Aku memerhatikannya bukan karena aku peduli dengannya, tapi aku memedulikan anak yang dia kandung. Bayi itu hadir karena kesalahan kami."Sagara dan Widipa berada di apartemen Danastri saat ini. Jika Widipa berada di sana untuk mengambil kardus barang yang tertinggal, tapi Sagara sengaja meminta ijin untuk tinggal di sana sebentar hanya ingin mengawasi Dinara.Sagara cemas jika Dinara melakukan tindakan di luar batas. Dia khawatir Dinara menggugurkan kandungannya tersebut dan dia tak menginginkan hal itu terjadi."Bicaralah dengannya jangan mengawasinya diam-diam. Untuk saat ini mungkin dia butuh seseorang yang bisa menjadi pelindungnya," ungkap Widipa melihat Sagara berdiri di balkon."Tunggu waktu yang tepat," jawabnya seraya berjalan menuju sofa lalu dia duduki dengan pandangannya terarah pada Widipa yang sibuk memilah kardus.Widipa berdiri di tengah

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 142 Ini Salah Siapa

    Satu persatu foto itu disobeknya menjadi robekan kecil lalu dibuangnya ke tong sampah. Wajah datarnya menunjukkan ketegaran meski masih ada luka.Pandangannya teralih ke tempat tidur, tubuhnya meremang lalu memeluk dirinya sendiri. Dia merasa jijik dengan tubuhnya. Setiap sentuhan yang diberikan lelaki itu membuatnya terhina."Kenapa kau begitu bodohnya tak mengenali suamimu sendiri, Vero?" Dia adalah Vero yang merutuki dirinya sendiri. Dia menyalahkan dirinya karena tak bisa mengenali pria yang menyamar menjadi suaminya.Dua puluh empat tahun dia seranjang, memadu kasih serta mencintai seorang pria yang ternyata telah membunuh suami aslinya."Seharusnya aku bisa mengetahuinya. Harusnya aku dapat mengenali sikapnya, tapi aku menyangkal itu semua dulu," gumamnya.Penyesalan terbesar Vero saat dia begitu memercayai jika anaknya tertukar dan yang lebih menyakitkan adalah Bagas palsu menyerahkan anak selingkuhannya berpura-pura menjadi anak tertukar.Vero tak menyangka Bagas palsu sudah

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 141 Mencari Bukti Rekaman

    "Kemarin ibu sudah menceritakan semuanya. Aku tak menyadari perubahan ayah waktu kecil, karena bagiku ayah yang tak kulihat setahun tetap sama.""Apa sekembalinya dia waktu pulang dari Belanda tetap berperilaku sama, Mas?"Malam ini Danastri menerima telepon dari Genta di Milan. Perbedaan waktu enam jam membuat Danastri bisa bicara dengan sang kakak sekarang.Sejak tahu identitas Danastri, mereka mulai membuka diri dan saling menerima keadaan masing-masing. Mereka kadang saling memberi kabar meski lewat telepon."Hanya satu yang aku ingat. Dia yang kita sebut ayah itu tak menyukai tomat padahal yang kuingat ayah dan aku menyukai jus tomat," ungkit Genta mengingat masa lalunya."Apa dia sudah ditahan?" tanya Genta di seberang nun jauh di sana."Belum, Mas. Masih ada satu bukti yang hilang. Rekaman video ketika dia membunuh ayah kita hilang meski rekaman itu tak sebagus jaman sekarang, tapi itu satu-satunya bukti," ujar Danastri."Aku yakin kebenaran akan berpihak kepada kita. Rekaman i

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status